Buku Sirah nabawiyah – Terjemah Ar Rahiqul Makhtum – Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarokfuri – Penerbit Ummul Qura

Buku Sirah Nabawiyah yang ada di hadapan pembaca ini merupakan buku terjemahan dari Ar Rahiq Al Makhtum yang diterbitkan oleh Penerbit Buku Ummul Qura Jakarta. Buku ini ditulis oleh Syaikh Shafiyyurrahman Al Mubarokfuri. Beliau adalah juara 1 penulisan buku sirah nabawiyah.

sirah nabawiyah Terjemah Rahiqul Makhtum Penerbit Ummul QUraNama Buku : Sirah Nabawiyah (Sejarah Hidup Nabi Muhammad)

Ukuran/Hal : 17 x 24 cm / 864 halaman

Berat: 1200 gram

Penulis: Syaikh Shafiyyurrrahman Al Mubarakfuri

Penerbit: Ummul Qura

Harga : Rp 159.000 ,- –> Rp 143.000

Anda Hemat: Rp 15.000,-

Pemesanan: 0857 2510 6570 (SMS/Whatsapp)

Line: Line Wisatabuku @smt6500o <- Cukup Klik Untuk Pengguna Line

Menyediakan Pula Buku Lain Seperti

Jual Buku Para panglima Islam Penakhluk Dunia - Kisah Para Nabi - Sirah Nabawiyah - Ar Rahiq Al Makhtum - Jual Buku Biografi Khlaifah Rasulullah

Sinopsis Buku Sirah Nabawiyah – Terjemahan Ar Rahiq Al Makhtum

Banyak sudah buku yang membahas sisik-melik kehidupan Rasulullah SAW. Namun, buku yang Anda baca ini telah mendapatkan sertifikasi internasional sebagai buku siroh Nabawiyah terbaik. Kupasannya komplit, namun mudah dipahami; tidak bertele-tele.Memotret kejadian demi kejadian dalam kehidupan Rasulullah SAW di mana beberapa buku sirah lain melewatkannya. Segala hal dan peristiwa yang ingin Anda ketahui dari kehidupan Nabi, ada di dalamnya. Riwayat yang digunakan penulis pun hanya berasal dari sumber yang otentik. Itulah mengapa kemudian Rabithah Alam Islami menetapkannya sebagai juara 11omba penulisan sirah Nabi.

Kini, beberapa versi Indonesia buku itu telah terbit. Namun, buku yang ada di tangan Anda ini memiliki kelebihan dibanding buku sejenis. Dilengkapi dengan takhrij riwayat oleh Syaikh Al-Albani dan beberapa pakar hadits lainnya. Anda pun akan diajak turut serta dalam peristiwa yang dialami Rasulullah SAW, dengan kehadiran peta-peta klasik saat itu. Sementara, tampilan visual dan audio dalam CD yang disertakan di buku ini semakin memudahkan Anda untuk paham dan hafal fase demi fase kehidupan sosok yang wajib kita cintai ini.Jadi, kurang apa lagi?

Sinopsis Buku Sirah Nabawiyah – Terjemahan Rahiqul Makhtum

DAFTAR ISI   iii
DAFTAR PETA   ivii
PENGANTAR PENERBIT   xix
KATA SAMBUTAN YANG MULIA SYAIKH MUHAMMAD ALI AL-HARAKAN   xxi
PENGANTAR TAHQIQ DAN TA’LIQ SYAIKH ABDULLAH BIN MANI’ AR-RAUQI   xxv
PENDAHULUAN TA’LIQ   xxix
Mengapa saya memilih buku Ar-Rahiq Al-Makhtum?   xxx
Pekerjaan saya dalam buku Ar-Rahiq Al-Makhtum   xxxi
KATA PENGANTAR PENULIS   xxxv
BIOGRAFI PENULIS   xxxvii

LETAK GEOGRAFIS ARAB DAN KONDISI PENDUDUKNYA   39
Letak Geografis Jazirah Arab   39
Bangsa Arab   42

KEKUASAAN DAN EMIRAT DI KALANGAN BANGSA ARAB   52
Raja-raja di Yaman   54
Raja-raja di Hirah   56
Raja-raja di Syam   59
Kekuasaan di Hijaz   60
Kekuasaan di Seluruh Penjuru Arab   67
Kondisi Politik   69

AGAMA BANGSA ARAB   71
Kondisi kehidupan Agama   84

GAMBARAN MASYARAKAT ARAB JAHILIYAH   86
Kondisi Sosial   86
Kondisi Ekonomi   91
Kondisi Moral   91

NASAB DAN KELUARGA NABI   95
Nasab Nabi SAW   95
Keluarga Nabi SAW   96

KELAHIRAN DAN EMPAT PULUH TAHUN SEBELUM KENABIAN   103
Hari Kelahiran   103
Di Tengah Bani Sa’ad bin Bakar   109
Kembali ke Pangkuan Ibunda Tercinta   114
Dalam Asuhan Kakaknya yang penuh Kasih Sayang   115
Dalam Asuhan Pamannya yang Penyayang   116
Meminta Hujan dengan Wajah Beliau   116
Bersama Sang Rahib Buhaira   117
Perang Fijar/Fujjar   118
Hilful Faudhul   118
Menggembalakan Kambing   120
Menikah dengan Khadijah   121
Revolusi Ka’bah dan Penyelesaian Pertikaian   123
Biografi Beliau Secara Global Sebelum Kenabian   125

DI BAWAH NAUNGAN KENABIAN DAN KERASULAN   131
Di Gua Hira’   131
Jibril Turun Membawa Wahyu   132
Wahyu Terputus   137
Jibril Turun Membawa Wahyu untuk Kedua Kalinya   139
Sedikit Penjelasan tentang Pembagian-pembagian Wahyu   140

PERINTAH MELAKSANAKAN DAKWAH KEPADA ALLAH DAN MATERI DAKWAH   142
PERIODE DAN TAHAPAN DAKWAH   146
TAHAPAN PERTAMA: UPAYA DAKWAH   147
Tiga Tahun Dakwah secara Sembunyi-sembunyi   147
Generasi Pertama   147
Shalat   147
Orang-orang Quraisy mendengar Kabar secara Global   152

TAHAPAN KEDUA: DAKWAH SECARA TERANG-TERANGAN   153
Perintah Pertama untuk menampakkan Dakwah   153
Berdakwah di Kalangan Kaum Kerabat   154
Di atas Bukti Shafa   156
Menyampaikan Kebenaran secara Terang-terangan dan Reaksi Orang-orang Musyrik   158
Quraisy Mengirim Utusan Kepada Abu Thalib   159
Kesepakatan Bersama untuk Orang-orang yang Menunaikan Haji dari Mendengarkan Dakwah   160
Beberapa Cara untuk Menghadang Dakwah   159
Berbagai Macam Tekanan   163
Darul Arqam   178
Hijrah ke Habasyah yang Pertama   179
Tipu Muslihat Quraisy dalam Menghadapi Orang-orang Muslim yang Hijrah ke Habasyah   187
Quraisy Mengancam Abu Thalib   191
Quraisy Kembali mendatangi Abu Thalib   192
Ide Para Thaghut untuk Membunuh Nabi   193
Masuk Islamnya Hamzah dan Abdul Muththalib   197
Masuk Islamnya Umar bin Khaththab   198
Utusan Quraisy Terpana oleh Al-Qur’an di Hadapan Rasulullah   208
Abu Thalib Mengumpulkan Bani Hasyim dan Bani Abdul Muththalib   212

PEMBOIKOTAN TOTAL TERHADAP KELUARGA NABI SAW   213
Piagam Kezaliman dan Kesewenang-wenangan   213
Tiga Tahun di Perkampungan Abu Thalib   214
Pembatalan terhadap Lembar Perjanjian   215
Delegasi Terakhir Quraisy Berkunjung Abu Thalib   218

TAHUN KESEDIHAN   222
Abu Thalib Wafat   222
Khadijah Berpulang ke rahmatullah   223
Kesedihan Datang Silih Berganti   224
Menikah dengan Saudah   226

FAKTOR-FAKTOR KESABARAN DAN KETEGARAN KAUM MUSLIMIN   227

TAHAPAN KETIGA: DAKWAH ISLAM DI LUAR KOTA MEKKAH   241
Rasulullah SAW di Kota Thaif   241

MENAWARKAN ISLAM KEPADA KABILAH DAN INDIVIDU   251
Kabilah-kabilah yang Ditawari Islam   251
Orang-orang yang Beriman selain Penduduk Mekkah   253
Enam Jiwa Suci dari Bumi Yatsrib   260

ISRA’ DAN MI’RAJ   263
BAIAT AQABAH PERTAMA   273
Duta Islam Pertama di Madinah   274
Kesuksesan yang Mengesankan   274
BAIAT AQABAH KEDUA   279
Permulaan Pembicaraan dan Penegasan Al-Abbas tentang Konsekuensi Perjanjian   280
Poin-poin Baiat   281
Penegasan Kembali Konsekuensi dari Baiat   283
Pelaksanaan Baiat   284
Dua Belas Orang sebagai Wakil Kaum   284
Setan Membocorkan Pelaksanaan Perjanjian   286
Persiapan Kaum Anshar untuk Menggempur Kaum Quaisy   286
Kaum Quraisy Mengajukan Protes kepada Para Pemimpin Yatsrib   287
Kepastian Berita Bagi Quraisy dan Upaya Mengusir Para Peserta Baiat   288

MEREKA YANG BERHIJRAH   290
Sedang di Parlemen Quraisy “Darun Nadwah”   294
Dialog di Parlemen dan Keputusan Keji untuk Membunuh Nabi   296
NABI SAW BERHIJRAH   303
Penyepungan Rumah Rasulullah SAW   304
Rasulullah SAW Meninggalkan Rumahnya   304
Perjalanan dari Rumah Menuju Gua   307
Saat Berdua di Dalam Gua   308
Perjalanan Menuju Madinah   313
Singgah di Quba’   326
Memasuki Kota Madinah   328
KEHIDUPAN DI MADINAH   337
KONDISI DI MADINAH YANG MASIH LABIL KETIKA HIJRAH   338

MEMBANGUN MASYARAKAT BARU   348
Membangun Masjid Nabawi   348
Mempersaudarakan Kaum Muslimin   350
Butir-butir Perjanjian Islam   352
Pengaruh Spiritual dalam Masyarakat   354
PERJANJIAN DENGAN YAHUDI   359
PERLAWANAN BERDARAH   362
Bujukan Quraisy untuk Memerangi Kaum Muslimin dan Kontak dengan Abdullah bin Ubay   362
Menyuarakan Tekad untuk Melakukan Perlawanan dari Al-Masjid Al-Haram   363
Quraisy Mengancam Kaum Muhajirin   364
Izin untuk Berperang   365
Satuan-satuan Pasukan Sebelum Perang Badar   368
PERANG BADAR KUBRA   379
Latar belakang Peperangan   379
Kekuatan Pasukan Islam dan pembagian Komando   380
Pasukan Islam Bergerak ke Badar   382
Peringatan di Mekkah   382
Penduduk Mekkah Bersiap untuk Perang   382
Kekuatan Pasukan Mekkah   383
Persoalan Kabilah Bani Bakar   383
Pasukan Mekkah Bergerak Maju   384
Kafilah Dapat Meloloskan Diri   384
Kebimbangan Pasukan Mekkah   385
Posisi Pasukan Islam yang Kurang Strategis   385
Majelis Permusyawaratan   386
Pasukan Islam Melanjutkan Perjalanan   389
Rasulullah Melakukan Kegiatan Mata-mata   389
Memperoleh Data Akurat tentang Pasukan Mekkah   390
Hujan Turun   391
Pasukan Islam Lebih Dahulu Menempati Posisi yang Lebih Strategis   391
Posisi Komandan Perang   392
Menyiagakan Pasukan dan Memanfaatkan Malam untuk Berdoa   393
Pasukan Mekkah Mulai Memasuki Arena Pertempuran dan Perpecahan di Kalangan Mereka   394
Dua Pasukan Saling Mengintai   397
Bara Peperangan Mulai Menyala   398
Dua Satu Lawan Satu   399
Perang Kolosal Dimulai   400
Rasulullah SAW Memohon kepada Allah   400
Para Malaikat Telah Turun   401
Serangan Balik   402
Iblis Ikut Lari Dari Medan Laga   404
Kekalahan Telak   405
Kengototan Abu Jahal   406
Kematian Abu Jahal   406
Pesona-pesona Keimanan dalam Peperangan Ini   410
Korban di Kedua Belah Pihak   315
Mekkah Menerima Kabar Kekalahan   417
Madinah Menerima Kabar Kemenangan   420
Pasukan Nabi Bergerak Menuju Medinah   420
Utusan Para Penyambut   423
Masalah Tawanan   424
Al-Qur’an Berbicara tentang Masalah Perang   427
KEGIATAN MILITER ANTARA PERANG BADAR DAN PERANG UHUD   430
Perang Bani Sulaim di Al-Kudr   431
KONSPIRASI UNTUK MEMBUNUH NABI   434
PERANG BANI QAINUQA’   438
Beberapa Gambaran Kelicikan Orang-orang Yahudi   438
Bani Qainuqa’ Melanggar Perjanjian   440
Bani Qainuqa’ Menyerah Setelah Dikepung   443
Perang Sawiq   445
Perang Dzu Amr   447
Ka’ab bin Al-Asyraf Tewas   447
Perang Buhran   453
Satuan Perang Zaid bin Haritsah   453

PERANG UHUD   456
Persiapan Quraisy untuk Perang Pembalasan   456
Kekuatan Pasukan Quraisy   458
Pasukan Mekkah Mulai Bergerak   458
Mata-mata Nabi SAW Mengintai Gerak-Gerik Musuh   458
Persiapan Kaum Muslimin Menghadapi Kondisi Darurat   459
Pasukan Mekkah Tiba di Sekitar Madinah   459
Majelis Permusyawaratan Menetapkan Strategi Defensif   460
Pembagian Pasukan dari Keberangkatan ke Medan Perang   461
Inspeksi Pasukan   463
Bermalam di Tempat antara Uhud dan Madinah   463
Abdullah bin Ubay dan Komplotannya Membelot   463
Sisa Pasukan Islam Pergi ke Uhud   465
Strategi Perang Defensif   466
Rasulullah SAW Meniupkan Semangat Patriotisme kepada Prajurit   469
Pengaturan Pasukan Mekkah   470
Trik Pasukan Quraisy Memperdayai Kaum Muslimin   471
Wanita-wanita Quraisy Bangkit Membakar Semangat   472
Awal Meletusnya Peperangan   473
Dahsyatnya Pertempuran di Sekitar Bendera   473
Pertempuran di Beberapa Titik Lain   475
Terbunuhnya Singa Allah Hamzah bin Abdul Muththalib   477
Menguasai Keadaan   478
Dari Pelukan Istri Langsung Mengambil Pedang dan Perisai   478
Peranan Para Pemanah dalam Pertempuran   479
Kekalahan Pasukan Musyrikin   479
Kesalahan Fatal Para Pemanah   480
Khalid bin Al-Walid Mengambil Jalan Memutar   481
Sikap Rasulullah SAW yang Patriotik   483
Pasukan Kaum Muslimin Kocar-Kacir   483
Pertempuran Berkobar di Sekitar Rasulullah SAW   486
Saat Paling Kritis dalam Kehidupan Rasulullah SAW   487
Para Shahabat Berkumpul di Sekitar Rasulullah SAW   490
Orang-orang Musyrik Semakin Meningkatkan Serangan   492
Patriotisme Tiada Tanding   493
Isu Kematian Rasulullah SAW dan Pengaruhnya terhadap Peperangan   495
Rasulullah Melanjutkan Pertempuran dan Menguasai Keadaan   495
Tewasnya Ubay bin Khalaf   497
Thalhah Membantu Nabi SAW Naik ke Gundukan Pasir   498
Serangan Terakhir Kaum Musyrikin   499
Para Syuhada Dicincang   500
Kualitas Persiapan Para Pahlawan Muslimin untuk Berperang hingga Titik  Penghabisan   500
Setelah Rasulullah tiba di Jalan Bukit   502
Kegembiraan Abu Sufyan Pasca Perang dan Dialognya dengan Umar   503
Mencari Korban yang Terbunuh dan Terluka   505
Evaluasi dan Pemakaman Jasad Para Syuhada   508
Rasulullah Memanjatkan Pujian dan Doa kepada Allah   510
Kembali Ke Madinah   511
Rasulullah Tiba di Medinah   512
Korban yang Terbunuh di Kedua Belah Pihak   513
Siaga Satu di Madinah Pasca Perang   513
Perang Hamra’ul Asad   514
Al-Qur’an Berbicara tentang Peperangan Ini   520
Hikmah dan Tujuan Jangka Panjang dari Peperangan Ini   521

EKSPEDISI PERANG ANTARA PERANG UHUD DAN AHZAB   523
Ekspedisi Abu Salamah   524
Ekspedisi Abdullah bin Unais   526
Utusan ke Ar-Raji’   526
Tragedi Bani Nadzir   533
Perang Najd   539
Perang Badar Kedua   540
Perang Daumatul Jundal   541
PERANG AHZAB   543
PERANG BANI QURAIZAH   562
KEGIATAN MILITER SETELAH PERANG BANI QURAIZHAH   572
Terbunuhnya Salam bin Abul Hurqaiq   572
Ekspedisi Pasukan Muhammad bin Maslamah   578
Perang Bani Lahyah   576
Ekspedisi Pasukan Berikutnya   577
PEPERANGAN BANI MUSHTHALIQ ATAU PERANG AL-MURAISI’   581
Peran Orang-orang Munafik Sebelum Perang Bani Mushthaliq   584
Peran Orang-orang Munafik dalam Perang Bani Mushthaliq   588
PENGIRIMAN PASUKAN SESUDAH PERANG MURAISI’   596
PERJANJIAN HUDAIBIYAH DZULQAIDAH 6 H   600
Penyebab Umrah Hudaibiyah   600
Mobilisasi Kaum Muslimin   600
Orang-orang Muslim Bergerak ke Mekkah   601
Upaya Quraisy menghalangi Kaum Muslimin Memasuki Masjidil Haram   603
Mengalihkan Rute Perjalanan dan Menghindari Bentrokan Fisik   603
Budail Menjadi Perantara antara Rasulullah SAW dan Quraisy   604
Beberapa Orang Utusan Quraisy   608
Allah Menahan Tangan Quraisy   607
Utsman bin Affan sebagai Duta kepada Pihak Quraisy   608
Isu Terbunuhnya Utsman dan Baiat Ridwan   609
Pengukuhan Perjanjian dam Butir-butinya   610
Kasus Abu Jundal   612
Menyembelih Hewan Korban dan Mencukur Rambut sebagai Tanda Umrah   613
Rasulullah SAW menolak Mengembalikan Para Wanita Mukminah yang Hijrah   613
Apa yang Bisa Dipetik dari Butir-butir Perjanjian Hudaibiyah?   615
Kekecewaan Kaum Muslimin dan Dialog Umat dengan Rasulullah SAW   618
Solusi atas Krisis Orang-orang Muslim yang Lemah   619
Beberapa Tokoh Quraisy Masuk Islam   621
TAHAPAN KEDUA: BABAK BARU   622
KEGIATAN MILITER SETELAH PERJANJIAN HUDAIBIYAH (PERANG GHABAH ATAU DZU QARAD)   647

PERANG KHAIBAR DAN WADIL QURA   650
Latar Belakang Peperangan   650
Berangkat ke Khaibar   651
Jumlah Pasukan Islam   652
Orang-orang Munafik Mengadakan Kontak dengan Pihak Yahudi   652
Jalan Menuju Khaibar   651
Beberapa Peristiwa di Tengah Perjalanan   655
Pasukan Islam Tiba di Pagar Khaibar   656
Persiapan untuk Bertempur dan Kondisi Benteng-benteng Khaibar   658
Permulaan Pertempuran dan Penaklukan Benteng Na’im   659
Penaklukan Benteng Ash-Sha’b bin Mu’adz   661
Penaklukan Benteng Az-Zubair   662
Penaklukan Benteng Ubay   663
Penaklukan Benteng An-Nizar   663
Penaklukan Kelompok Benteng Kedua dari Khaibar   664
Perundingan   665
Terbunuhnya Dua Anak Abil Huqaiq karena Melanggar Perjanjian   665
Pembagian Harta Rampasan   666
Kedatangan Ja’far bin Abu Thalib dan Orang-orang Asy’ariyin   668
Pernikahan Rasulullah SAW dengan Shafiyah   668
Masalah Daging Domba yang Dibubuhi Racun   669
Korban di Kedua Belah Pihak   670
Kaum Yahudi Fadak   671
Yahudi Wadil Qura   671
Yahudi Taima’   672
Kembali ke Madinah   673
Satuan Perang Aban bin Sa’id   673
SISA-SISA PEPERANGAN DAN SATUAN PASUKAN PADA 7 H   674
Perang Dzatur Riqa’   674
UMRAH QADHA’   680
PERANG MU’TAH   686
Latar Belakang Peperangan   686
Para Komandan Pasukan Islam dan Wasiat Rasulullah SAW   687
Ucapan Selamat Jalan bagi Pasukan Islam dan Tangisan Abdullah bin Rawahah   687
Pergerakan Pasukan Islam   689
Majelis Permusyawaratan di Mu’an   690
Pasukan Islam Bergerak Mendekati Musuh   690
Permulaan Pertempuran dan Pergantian Komandan   691
Bendera di Tangan Pedang Allah   692
Kesudahan Perang   694
Korban di Kedua Pihak   695
Dampak Peperangan   694
Satuan Pasukan ke Salasil   696
Satuan Pasukan Abu Qatadah ke Khadhirah   697
PENAKLUKAN MEKKAH   698
Latar Belakang Peperangan   698
Abu Sufyan Pergi ke Madinah untuk Memperbarui Isi Perjanjian   701
Bersiap-siap untuk Perang dan Usaha Merahasiakannya   704
Pasukan Islam Bergerak ke Arah Mekkah   706
Pasukan Islam Singgah di Marr Azh-Zhahran   708
Abu Sufyan di Hadapan Rasulullah   708
Pasukan Islam Meninggalkan Marr Azh-Zhahran menuju Mekkah   711
Orang-orang Quraisy Berpencar Menghindari Pasukan Islam   712
Pasukan Islam Berada di Dzu Thuwa   713
Pasukan Islam Masuk Mekkah   715
Rasulullah Masuk Masjidil Haram dan Membersihkannya dari Berhala   716
Berhala-berhala Itupun Roboh   717
Rasulullah Shalat di dalam Ka’bah lalu Berpidato di Hadapan Orang-orang Quraisy   717
Kunci Ka’bah Diserahkan kepada yang Berwenang   718
Bilal Mengumandangkan Adzan di Atas Ka’bah   720
Shalat kemenangan atau Shalat Syukur   720
Eksekusi Para Penjahat Kelas Kakap   721
Shafwan bin Umayyah dan Fadhalah bin Umair Masuk Islam   723
Pidato Rasulullah pada Hari Kedua Setelah Penaklukan   723
Kekhawatiran Anshar Andaikan Rasulullah SAW Menetap di Mekkah   724
Pengambilan Baiat   725
Keberadaan Rasulullah di Mekkah   727
Pengiriman Beberapa Satuan Perang dan Utusan   727
TAHAPAN KETIGA   732
PERANG HUNAIN   733
Pasukan Musuh Singgah di Authas   733
Penolakan terhadap pendapat Komandan Pasukan   734
Mata-mata Musuh   735
Mata-mata Rasulullah SAW   735
Rasulullah Saw Meninggalkan Mekkah   736
Pasukan Islam Mendapat Serangan Pemanah Mendadak   738
Kaum Muslimin Kembali dan Peperangan Berkobar Lagi   739
Kekalahan Musuh   739
Aksi Pengejaran   740
Harta Rampasan   741
Perang Tha’if   741
Pembagian Harta Rampasan di Ji’ranah   743
Orang-orang Anshar Memprotes Rasulullah SAW   745
Kedatangan Utusan Hawazin   747
Melaksanakan Umrah lalu kembali ke Madinah   749
PENGIRIMAN DUTA DAN SATUAN PERANG SEPULANG DARI PENAKLUKAN MEKKAH   750
Petugas yang Mengurusi Zakat   750
Pengiriman Satuan Pasukan   751
PERANG TABUK   759
Latar Belakang Peperangan   759
Informasi Simpang Siur tentang Persiapan Pasukan Romawi dan Ghassan   760
Informasi Khusus dan Akurat tentang Persiapan Pasukan Romawi beserta Ghassan   762
Rasulullah SAW Memutuskan untuk Berperang   763
Pengumuman untuk Persiapan memerangi Romawi   763
Kaum Muslimin Berlomba-lomba Melakukan Persiapan   764
Pasukan Islam Berangkat ke Tabuk   765
Pasukan Islam Tiba di Tabuk   768
Kembali ke Madinah   770
Orang-orang yang Tidak Ikut berperang   771

Pengaruh Peperangan   774
Ayat-ayat Al-Qur’an yang Turun Berkaitan dengan Peperangan Ini   775
Beberapa peristiwa Perang pada Tahun Ini   775
ABU BAKAR MENUNAIKAN IBADAH HAJI   776
SEKILAS TENTANG PEPERANGAN PADA MASA RASULULLAH   778
MANUSIA BERBONDONG-BONDONG MASUK AGAMA ALLAH   782
Kedatangan Para Utusan   783
Pertama: Utusan Abdul Qais   783
Kedua: Utusan Daus   784
Ketiga: Utusan Farwah bin Amru Al-Judzami   784
Keempat: Utusan dari Shuda’   785
Kelima: Kedatangan Ka’ab bin Zuhair bin Abu Salma   785
Keenam: Utusan dari Udzrah   788
Ketujuh: Utusan dari Sali   788
Delapan: Utusan dari Tsaqif   789
Kesembilan: Surat dari Para Raja Yaman   792
Kesepuluh: Utusan dari Hamdan   792
Kesebelas: Utusan dari Bani Fazarah   793
Keduabelas: Utusan dari Najran   793
Ketigabelas: Utusan dari Bani Hanifah   795
Empatbelas: Utusan dari Amir bin Sha’sha’ah   797
Kelimabelas: Utusan dari Tujib   798
Keenambelas: Utusan dari Tha’i   798
KEBERHASILAN DAKWAH ISLAM DAN PENGARUHNYA   801
HAJI WADA’   804
Satuan Perang Terakhir   812
KEMBALI KE HARIBAAN ILAHI   815
Tanda-tanda Perpisahan   815
Permulaan Sakit   819
Pekan Terakhir   819

Lima Hari Sebelum Wafat   819
Empat Hari Sebelum Wafat   821
Dua Hari atau Sehari Sebelum Wafat   823
Sehari Sebelum Wafat   823
Hari Terakhir Kehidupan Rasulullah SAW   823
Detik-detik Terakhir   824
Para Shahabat Dilanda Duka   825
Sikap Umar bin Al-Khaththab   826
Sikap Abu Bakar   826
Menangani Jasad Rasulullah SAW   827
RUMAH TANGGA NABAWI   829
SIFAT DAN AKHLAK   843
Kesempurnaan Fisik   843
Kesempurnaan Jiwa dan Kemuliaan Akhlak   849
DAFTAR PUSTAKA   860

Review Buku Sirah Nabawiyah Terjemahan Ar Rahiq Al Makhtum Syaikh Shafiyyurrahman Al Mubarakfuri

Biografi Syaikh Shafiyyurrahman Al Mubarakfuri

Syaikh Shafiyyurrahman AI-Mubarakfuri. Lahir pada 6 Januari 1943 di Mubarakpur, India. Keluarga beliau dinasabkan kepada kaum Anshar, sebagai keturunan sahabat Abu Ayyub Al-Anshan. Selesai mendalami Al-Qur’an sejak Ibtidaiyah di Darut Ta’lim Mubarakpur (1948), melanjutkan studi ke Ihya’ul Ulum di kota yang sama. Selama 5 tahun, fokus mempelajari bahasa Arab, Tafsir, Hadits, Fikih, Usul Fikih, dan lain-lain. Lulus Januari 1961 dengan predikat mumtaz (cum laude). Sebelumnya, berhasil meraih ijazah bergelar Maulawi pada Februari 1959. Juga, titel Alim dari Hai’ah AI-Ikhtibarat li Al-’Ulum Asy-Syarqiyyah di Allahabad, India pada Februari 1960.

Setelah itu, waktunya dihabiskan untuk aktivitas dakwah dan mengajar. Pernah menjabat Pimred majalah bulanan Muhaddits yang terbit di India dalam bahasa Urdu. Di sela-sela kesibukan tersebut, sempat meraih gelar formal dengan titel Fadhilah di bidang Sastra Arab pada 1976. Di tahun yang sama Rabithah Al-Alam menyelenggarakan kompetisi ilmiah tentang sirah nabawiyah. Saat itulah Syaikh menulis kitab Ar-Rahiq Al-Makhtum ini dan berhasil meraih juara I.

Kemudian, melanjutkan safari ilmiah ke Universitas Islam Madinah untuk melanjutkan proyek riset ilmiah di Pusat Pelayanan Sunnah dan Sirah Nabawiyah pada 1409 H dan bekerja di sana hingga akhir Sya’ban 1418 H. Setelah itu beliau bekgrja di Maktabah Darussalam di Riyadh sebagai pengarah di bagian Riset dan Tahqiq Ilmiah hingga wafat. Meninggal saat shalat Jumat pada 10 Dzulqa’dah 1427 H/1 Desember 2006 M di tempat kelahiran beliau, Mubarakpur, India.

Berikut Adalah Pengiriman Buku Sirah Nabawiyah Ke Berbagai Daerah

==============
Pesanan Buku: Sirah Nabawiyah
Alamat Pengiriman: Condet, Jakarta Timur
Status: Terkirim via Wahana
No Resi: AAZ19051
==============

==============
Pesanan Buku: Sirah Nabawiyah Ummul Qura
Alamat Pengiriman: Tebet, jakarta Selatan
Status: Terkirim via JNE
No Resi: SOCE600491184316
==============

==============
Pesanan Buku: 1. Bencana dan Peperangan Akhir Zaman
2. Fikih wanita
3. Al Wala wal Bara
4. Sirah Nabawiyyah
5. Halal Haram dalam Islam (Muhammad b. shalih al utsaimin), E146
6. Biografi 4 Imam Mazhab (Abd.Aziz asy syinawi)
7. Ensiklopedi Shalat (Abu abdurrahman adi b sa’ad)
8. Wisata bersama  Malaikat
9. Zionis dan Syiah bersatu Hantam Islam,
10.Syarah Al Kabair
11.Sejarah Nabi (DR.HAIKAL HUSEIN

Alamat Pengiriman: Margahayu, Kab. Bandung
Status: Terkirim via Indah Cargo
==============

==============
Pesanan Buku: Sirah Nabawiyah
Alamat Pengiriman: Merak, Kota Cilegon
Status: Terkirim via JNE
No Resi: SOCE600522583416
==============

==============
Pesanan Buku: Debat Islam vs Non Islam, Sirah nabawiyah
Alamat Pengiriman: Kec. Rawalumbu, Kota Bekasi
Status: Terkirim via Wahana
==============

==============
Pesanan Buku: Sirah Nabawiyah
Alamat Pengiriman: Rungkut, Kota Surabaya
Status: Terkirim via JNE
No Resi: SOCE600571194116
==============

==============
Pesanan Buku: Sirah Nabawiyah
Alamat Pengiriman: Pasar Minggu Jakarta Selatan
Status: Terkirim via JNE
No Resi: ABG08156
==============

==============
Pesanan Buku: Sirah Nabawiyah
Alamat Pengiriman: Gedongtengen, Kota Yogyakarta
Status: Terkirim via JNE
No Resi: SOCE600581144916
==============

==============
Pesanan Buku: Sirah Nabawiyah
Alamat Pengiriman: Mojotengah, Kab. Wonosobo
Status: Terkirim via JNE
No Resi: SOCE600591802716
==============

==============
Pesanan Buku: Sirah Nabawiyah
Alamat Pengiriman: Kec. Rengat Barat Kab. Indragiri Hulu
Status: Terkirim via pos
==============

==============
Pesanan Buku: Sirah Nabawiyah
Alamat Pengiriman: Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo
Status: Terkirim via JNE
No Resi: SOCE600680861616
==============

==============
Pesanan Buku: Sirah Nabawiyah
Alamat Pengiriman: Diwek, kab. Jombang
Status: Terkirim via JNE
No Resi: SOCE600683921116
==============

==============
Pesanan Buku: Sirah Nabawiyah Insan Kamil
Alamat Pengiriman: Pabean Cantikan, Kota Surabaya
Status: Terkirim via JNE
No Resi: SOCE600712373816
==============

Author: by Toko Buku Islam Online Terpercaya

Kunjungi channel kami di Wisata Buku Online

Tentang sirah di wikipedia

9181 Total Views 8 Views Today
Print Friendly

Incoming search terms:

  • sirah nabawiyah syaikh shafiyyurrahman al-mubarakfuri
  • sirah nabawiyah ummul qura
  • terjemah rahiqul makhtum pdf
  • ar rahiq al makhtum indonesia pdf
  • buku sirah nabawiyah ummul qura
  • harga buku sirah nabawiyah syaikh shafiyyurrahman al-mubarakfury
  • sirah nabawiyah syaikh shafiyyurrahman al-mubarakfury
  • buku sirah nabawiyah syaikh shafiyyurrahman al-mubarakfury
  • download sirah nabawiyah syaikh shafiyyurrahman al-mubarakfury
  • terjemah rahiqul makhtum
About Wisata Buku

Wisatabuku.com adalah tempat Share daftar isi buku islam, resensi, sinopsis, review, dan tempat belanja buku online. Anda juga dapat mendownload majalah maupun buletin di blog ini. Pemesanan: 0857 2510 6570

Comments

  1. Akhmad Denny says:

    Assalamualaikum,

    Saya ingin membeli buku sirah nabawiyah terbitan ummul quro ini. Mohon infonya

    Terima kasih,
    Denny

  2. Asslammualaikum…maaf macam mana saya dari malaysia ingin memesan buku sirah nabawiyah terbitan ummul quro

Trackbacks

  1. BUKU MENGENAL PRIBADI AGUNG NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU’ALAIHI WASALLAM – Markaz Siroh says:

    […] Buku : Mengenal Pribadi Agung Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi […]

Speak Your Mind

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.