Terjemahan Al Wajiz – Ensiklopedi Fiqih Islam Abdul ‘Azhim Bin Badawi Al-Khalafi – Pustaka As-Sunnah

Al Wajiz - Abdul 'Azhim Bin Badawi Al-Khalafi - Pustaka As-SunnahNama Buku : Al Wajiz Ensiklopedi Fiqih Islam dalam Al Qur’an dan As Sunnah Ash Shahihah

Ukuran/Hal : 15 x 23 cm /   halaman

Berat: 1200 gram

Penulis: Abdul ‘Azhim Bin Badawi Al-Khalafi

Penerbit: Pustaka As-Sunnah

Harga : Rp 189.000 ,- –> Rp 170.000

Anda Hemat: Rp 19.000,-

Pesan via Whatsapp: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan via SMS: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan Via Line: Line Wisatabuku <- Cukup Klik

Sinopsis Buku Al Wajiz – Abdul ‘Azhim Bin Badawi Al-Khalafi – Pustaka As-Sunnah

Para Salafus Shalih adalah generasi terbaik yang memahami secara mendalami akan risalah dienul Islam ini sehingga dalam mengaplikasikannya mereka memiliki kesadaran yang sangat tinggi, loyal, Istiqamah dan bekal intelektual yang mumpuni.

Untuk menelusuri jejak keberhasilan generasi Salafus Shalih apa yang harus kita benahi pada diri Ummat Islam? dan apa rahasia dan kriteria generasi hasil binaan Rasulullah ini?

Dalam Ensiklopedi fiqih ini kita temukan jawaban dan terget yang ingin dicapai oleh generasi Islam mendatang bersama Tokoh Ulama’ Salaf Syaikh ‘Abdul ‘Azhim bin Badawi al-Khalafi lewat kajian dan pemaparan hukum syari’at Islam dari bab Thaharah, Shalat, Zakat, Jual-beli, Jihad, Aimaan (sumpah) dan segudang permasalahan lainnya dengan Penyajian yang sistematis, padat dan berpijak pada al-Qur’an dan as-Sunnah as-Shahih serta pendapat yang rajih.

Daftar Isi Buku Al Wajiz – Abdul ‘Azhim Bin Badawi Al-Khalafi – Pustaka As-Sunnah

Daftar Isi

Pengantar Penerbit   5
Kata Pengantar Syaikh Muhammad Shafwat Nuruddin   7
Kata Pengantar Syaikh Shafwat asy-Syawadifi  13
Muqaddimah   17
Daftar Isi   27

KITAB ATH-THAHARAH __ 55
BAB AIR   55
BAB BENDA-BENDA YANG NAJIS   57
1 dan 2. Air Kencing dan Kotoran Manusia   57
3 dan 4. Madzi dan Wadi   58
5.    Kotoran Hewan yang dagingnya tidak dimakan   59
6.    Darah Haidh   60
7.    Air Liur Anjing   60
8.    Bangkai   60
1.     Bangkai Ikan dan Belalang   61
2.     Bangkai yang Darahnya Tidak Mengalir   61
3.     Tulang Bangkai serta Tanduk, Kuku, Rambut dan Bulunya   62
BAB CARA MEMBERSIHKAN NAJIS   62
1. Membersihkan Kulit Bangkai dengan Menyamaknya   63
2. Membersihkan Bejana yang Dijilat Anjing   63
3. Mensucikan Pakaian yang Terkena Darah Haidh   64
4. Membersihkan Bagian Bawah Pakaian Wanita   65
5. Mensucikan Pakaian dari Air Kencing Anak Kecil yang Masih Menyusu   65
6. Membersihkan Pakaian dari Air Madzi   65
7. Membersihkan Bagian Bawah Sandal   66
8. Mensucikan Tanah atau Lantai   66
BAB SUNNAH YANG FITHRAH   67
1. Khitan   68
2. Memelihara Jenggot   69
3. Siwak (untuk Membersihkan Gigi / Mulut)   71
1. Ketika Berwudhu’   71
2. Akan Shalat   71
3. Akan Membaca Al-Qur’an   71
4. Akan Masuk ke dalam Rumah   72
5. Bangun Malam Hendak Shalat Tahajjud   72
4. Makruh Hukumnya Mencabut Uban   72
BAB ADAB BUANG HAJAT/BUANG AIR   74
1. Dianjurkan bagi Orang yang Akan Masuk ke WC membaca Do’a   74
2. Apabila Keluar dari WC dianjurkan Mengucapkan, “GHUFRAANAKA” (Ya Allah, aku Mohon Ampunan-Mu)   75
3. Dianjurkan Mendahulukan Kaki Kiri Ketika Akan Masuk WC dan Kaki Kanan Ketika Akan Keluar   75
4. Ketika Akan Buang Air Kecil Ataupun Air Besar di Tempat Terbuka Dianjurkan Menjauh Hingga Tidak Terlihat Orang   76
5. Dianjurkan Tidak Mengganti Pakaiannya Sebelum Hampir Mendekat ke Tanah   76
6. Tidak Boleh Menghadap ke Arah Kiblat dan Tidak Pula Membelakanginya, Baik di Tempat Terbuka ataupun di Dalam Ruang Tertutup   76
7. Haram Buang Hajat pada Jalan Umum atau di Tempat Berteduh   77
8. Makruh bagi Seseorang Kencing di Tempat Pemandiannya   77
9. Haram Kencing di Air yang Tidak Mengalir   78
10. Boleh Kencing Berdiri, Namun Lebih Afdhal Duduk   78
11. Wajib Membersihkan Diri dari Kencing   79
12. Ketika Kencing atau Istinja’ Tidak Diperbolehkan Memegang Kemaluan dengan Tangan Kanan   79
13. Boleh Istinja’ dengan Air atau Batu dan yang Semisal Dengannya, Namun yang Afdhal dengan Menggunakan Air   80
14. Tidak Boleh Beristinja dengan Batu Kurang dari Tiga Buah   80
15. Tidak Boleh Beristinja dengan Tulang atau Kotoran Binatang   81
BAB BEJANA   81
Thaharah (Bersuci) untuk Shalat   82
BAB WUDHU’   83
1. Tata Cara Berwudhu’   83
2. Syarat-syarat Sahnya Wudhu’   84
3. Hal-hal yang Fardhu/ Najis dalam Wudhu’   85
4. Sunnah-sunnah Wudhu’: (Hal-hal yang disunnahkan Ketika Berwudhu’)   88
5. Hal-hal yang Membatalkan Wudhu’   92
6. Hal-hal yang Karenanya Diwajibkan Berwudhu’   96
7. Hal-hal yang di Dalamnya (kita) Dianjurkan Berwudhu’   96
BAB MENGUSAP DI ATAS KHUF   102
1. Syarat Bolehnya Mengusap di Atas Khuf   103
2. Masa Mengusap di Atas Khuf   104
3. Bagian yang Diusap dan Caranya   104
4. Mengusap Bagian Atas Kaos Kaki dan Sandal   104
5. Yang Membatalkan Mengusap Khuf   105
BAB MANDI BESAR   106
1. Hal-hal yang Mewajibkan Mandi   106
2. Rukun Mandi Besar   109
3. Tata Cara Mandi Besar yang Dianjurkan   109
4. Mandi yang Disunnahkan   112
BAB TAYAMMUM (Bersuci dengan Menggunakan Debu)   116
1. Dalil Disyariatkannya Tayammum   116
2. Sebab-sebab yang Membolehkan Tayammum   117
3. Pengertian Sha’id (Debu)   119
4. Sifat Tayammum/ Cara tayammum   119
5. Hal-hal yang Membatalkan Tayammum   120
6. Boleh Tayammum dengan Tembok   122
BAB HAIDH DAN NIFAS   122
1. Hal-hal yang Haram bagi Wanita yang Haidh dan Nifas   123
2. Hukum Orang yang Bercampur dengan Perempuan yang Haidh   124
3. Istihadhah   125
4. Hukum Mustahadhah   127

KITAB ASH-SHALAT __ 131
1. Kedudukan Shalat dalam Islam   132
2. Hukum bagi Orang yang Meninggalkan Shalat   132
3. Siapa Saja yang Wajib Menegakkan Shalat   136
4. Waktu-waktu Shalat   137
5. Pengertian Shalat Wushtha   139
6. Dianjurkan Mengerjakan Shalat Zhuhur pada Awal Waktu Ketika Suhu Panas dalam Keadaan Normal   139
7. Dianjurkan Shalat Zhuhur ;pada Waktu Dingin Ketika Suhu Panas Memuncak   140
8. Dianjurkan Shalat ‘Ashar di Awal Waktu   140
9. Dosa Orang yang Meninggalkan Shalat Ashar   140
10. Dosa Orang yang Mengakhirkan Shalat Ashar Sampai Matahari Menguning   141
11. Dianjurkan Menyegerakan Shalat Maghrib dan Dibenci Mengakhirkannya   141
12. Dianjurkan Mengakhirkan Shalat Isya’ Selama Tidak Menyulitkan  142
13. Dibenci Tidur Sebelum Shalat Isya’ dan Bercakap-cakap Sesudahnya Kecuali Mengandung Mashlahat   142
14. Dianjurkan Shalat Shubuh di Awal Waktu   143
15. Kapan Seseorang Dianggap Masih Mendapatkan Waktu Shalat?   143
16. Shalat yang Terlupakan   144
17. Apakah Orang yang Sengaja Meninggalkan Shalat Hingga Berakhir Waktunya Boleh Mengqadha’nya   144
18. Waktu-waktu yang Terlarang Mengerjakan Shalat Padanya   145
19. Dikecualikan dari Larangan Ini Satu Waktu tertentu dan Satu Tempat Tertentu   146
20. Dilarang Shalat Sunnah Sesudah Terbitnya Fajar dan Sebelum Shalat Shubuh   149
21. Dilarang Shalat Sunnah Apabila Iqamah Telah Dikumandangkan  149
22. Tempat-tempat yang Kita Dilarang Shalat Padanya   149
BAB ADZAN   151
1. Hukum Adzan   151
2. Keutamaan Adzan   152
3. Sifat Adzan   153
4. Dianjurkan bagi Muadzin Mengucapkan, Dua Kali Takbir dalam Sekali Nafas   155
5. Dianjurkan Melakukan Tarji’   155
6. Tatswib pada Adzan Pertama Shalat Shubuh   156
7. Dianjurkan Adzan pada Awal Masuknya Waktu Shalat dan Mendahulukan pada Waktu Shubuh Khususnya   157
8. Bacaan Ketika Mendengar Adzan dan Iqamah   158
9. Hal-hal yang Dianjurkan bagi Muadzin   161
10. Berapa Menit Jarak Antara Adzan dengan Iqamah   163
11. Dilarang Keluar dari Masjid Sesudah Adzan di Kumandangkan   163
12. Adzan dan Iqamah bagi Shalat yang Tertinggal   164
13. Syarat-syarat Sahnya Shalat   165
1. Mengetahui Masuknya Waktu Shalat   165
2. Suci dari Hadats Besar dan Kecil   165
3. Suci Pakaian, Badan, dan Tempat Shalat   165
4. Menutup Aurat   168
5. Menghadap Kiblat   169
BAB SIFAT SHALAT   172
1. Rukun-rukun Shalat   175
2. Kewajiban-kewajiban dalam Shalat   184
3. Sunnah-sunnah dalam Shalat Qauliyah dan Fi’liyah   191
1. Sunnah-sunnah Qauliyah   191
2. Sunnah-sunnah Fi’liyah   199
4. Doa dan Dzikir Sesuai Shalat   208
5. Perbuatan yang Dimakruhkan dalam Shalat   212
6. Hal-hal yang Mubah dilakukan dalam Shalat   218
7. Hal-hal yang Membatalkan Shalat   223
BAB SHALAT TATHAWWU/SHALAT SUNNAH   225
1. Keutamaan Shalat Tathawwu   225
2. Dianjurkan Melaksanakan Shalat Tathawwu’   226
3. Klarifikasi Shalat Tathawwu’   226
4. Dianjurkan Melakukan Shalat Empat Raka’at sebelum Ashar   227
5. Bacaan Ayat Al-Qur’an Nabi SAW pada Sebagian Shalat Ini   228
6. Shalat Witir   229
7. Qiyamul Lail (Shalat Malam)   236
8. Shalat Dhuha (Shalat Awwabin)   240
9. Shalat Thahur   242
10. Shalat Istikharah   243
11. Shalat Gerhana   244
12. Shalat Istiqaa’ (Shalat Minta Hujan)   247
13. Shalat Tilawah   248
14. Sujud Syukur   252
15. Sujud Sahwi   252
BAB SHALAT JAMA’AH   259
1. Hukum Shalat Berjama’ah   259
2. Keutamaan Shalat Berjama’ah   262
3. Bolehkah Kaum Wanita Pergi Shalat Berjama’ah di Masjid?   263
4. Rumah-rumah Mereka Lebih Baik bagi Mereka   264
5. Adab Berangkat ke Masjid   265
6. Do’a Keluar dari Rumah   266
7. Do’a Ketika Akan Masuk Masjid   267
8. Shalat Tahiyatul Masjid   268
9. Bila Iqamah Telah Dikumandangkan, Tiada Shalat Lagi, Kecuali Shalat Wajib   270
10. Fadhilah Mendapatkan Takbiratul Ihram Bersama Imam   270
11. Orang yang Datang ke Masjid di Saat Imam Sudah Selesai Shalat   271
12. Orang yang Masbuq Harus Mengikuti Imam dalam Keadaan Apapun   272
13. Kapan dianggap Mendaoatkan Satu Raka’at   272
14. Orang yang Ruku’ Sebelum Berada dalam Shaf   273
15. Imam Diperintah Memperpendek Bacaan   274
16. Imam Lebih Memanjangkan Raka’at Pertama   275
17. Wajib Mengikuti Imam dan Larangan Mendahuluinya   275
18. Orang yang Berhak Menjadi Imam   276
19. Anak Kecil Menjadi Imam   276
20. Orang yang Shalat Fardhu Bermakmum kepada yang Shalat Sunnah atau Sebaliknya   277
21. Orang Muqim Bermakmum kepada Musafir atau Sebaliknya   278
22. Apabila Musafir Bermakmum kepada Orang yang Muqim Harus Menyempurnakannya   279
23. Orang yang Mampu Berdiri Bermakmum kepada Orang yang Shalat dengan Duduk dan Iapun Duduk Bersamanya   279
24. Makmum Sendirian Harus Berdiri Persis di Sebelah Kanan Imam (Sejajar dengannya)   281
25. Makmum Dua Orang atau Lebih Berdiri dengan Membuat Shaf di Belakang Imam   281
26. Jika Makmum Seorang Perempuan Harus Berdiri di Belakang Imam   281
27. Kewajiban Meluruskan Shaf   282
28. Cara Meluruskan Shaf   284
29. Shaf Laki-laki dan Perempuan   284
30. KeutamaanShaf Pertama dan Shaf Sebelah Kanan   285
31. Makmum yang Lebih Pantas Berdiri di Belakang Imam   285
32. Makruh Shaf yang Dihalangi Tiang   286
33. Sejumlah ‘Udzur yang Membolehkan Seseorang Meninggalkan Shalat Jama’ah   286

BAB SHALAT MUSAFIR   288
1. Hukum Shalah Qashar (Memendekkan Shalat)   288
2. Jarak Perjalanan yang Dibenarkan untuk Mengqashar Shalat   290
3. Kawasan yang Dibenarkan Mulai Mengqashar Shalat   290
4. Apabila Seorang Musafir Tinggal di Negeri Orang Karena Ada Suatu Kepentingan dan Ia Tidak Berniat Muqim, Ia Harus Mengqashar Sampai Ia Keluar Darinya   291
5. Menjama’ Dua Shalat   292
BAB SHALAT JUM’AT   296
1. Perintah untuk Mengerjakan Shalat Jum’at   297
2. Ancaman Keras bagi yang Melalaikannya   298
3. Waktu Shalat Jum’at   299
4. Khutbah Jum’at   300
5. Petunjuk Nabi SAW dalam Hal Khutbah   300
6. Khutbah Hajat   301
7. Wajib Diam dan Haram Berbicara Ketika Khatib Sedang Khutbah   304
8. Kapan Makmum Dianggap Mendapat Shalat Jum’at   304
9. Shalat Sunnah Sebelum dan Sesudah Shalat Jum’at   304
10. Adab Datang ke Masjid pada Hari Jum’at   306
11. Do’a dan Dzikir yang Dianjurkan Dibaca pada Hari Jum’at   308
12. Shalat Jama’ah Jum’at di Masjid Jami’   309
13. Hari Raya Jatuh pada Hari Jum’at   310
14. Dianjurkan Imam Mengerjakan Shalat Jama’ah Jum’at Lagi Agar Orang yang Mau Mengerjakannya dan Orang yang Tidak Shalat ‘Id Dapat Mengerjakannya   311

BAB SHALAT HARI RAYA   311
1. Hukum Shalat Hari Raya   311
2. Waktu Shalat ‘Id   312
3. Pergi ke Tanah Lapang   313
4. Apakah Perlu Dikumandangkan Adzan dan Iqamah?   313
5. Sifat Shalat ‘Id   313
6. Surah yang Dibaca pada Shalat Hari Raya   314
7. Khutbah Setelah Shalat   315
8. Shalat Sunnah Sebelum dan Sesudah Shalat Hari Raya   315
9. Beberapa Amalan Sunnah yang Dianjurkan pada Hari Raya   315
10. Waktu Takbir pada Hari Raya Fitri Semenjak Keluar dari Rumah Sampai Shalat   317
11. Waktu Takbir Pada Hari Raya Qurban dimulai Sejak Shubuh Hari ‘Arafah Hingga Ashar Akhir Hari-hari Tasyrik   319

BAB SHALAT KHAUF   320

KITAB AL-JANAZAH __ 327
1. Hal-hal yang harus dikerjakan oleh Orang-orang yang Hadir pada Saat Seseorang Wafat   328
2. Hal-hal yang Boleh Dilakukan Para Pelayat dan Lainnya   330
3. Hal-hal yang Wajib Atas Sanak Kerabat   331
4. Hal-hal yang Haram Dilakukan Sanak Kerabat Mayit   334
5. Beberapa Hal yang Wajib Dilakukan untuk Mayit   336
BAB MEMANDIKAN JENAZAH   336
1. Hukum Memandikan   336
2. Cara Memandikan Jenazah   336
3. Yang Berhak Memandikan Mayat   338
4. Tidak Disyari’atkan Memandikan Jenazah yang Gugur Sebagai Syahid di Medan Perang   339
BAB MENGKAFANI JENAZAH   339
1. Hukum Mengkafani Jenazah   339
2. Beberapa Hal yang Disunnahkan dalam Kaitannya dengan  Kafan   340
BAB SHALAT JENAZAH   342
1. Hukum Shalat Jenazah   342
2. Dua Orang Pengecaulian yang Tidak Wajib Dishalati   342
3. Makin Banyak Orang yang menshalati Jenazah, Semakin Afdhal bagi Sang Mayat dan Lebih Bermanfaat   344
4. Dianjurkan Membentuk Tiga Shaf di Belakang Imam, Sekali pun Mereka Berjumlah Sedikit   344
5. Tempat Melaksanakan Shalat Jenazah   346
6. Tempat Berdirinya Imam   347
7. Cara Shalat Jenazah   348
8. Disyari’atkan Mengangkat Tangan pada Takbir Pertama   350
9. Tidak Boleh Mengerjakan Shalat Jenazah pada Waktu-waktu Terlarang Kecuali dalam Kondisi Darurat   355
10. Keutamaan Shalat Jenazah dan Mengantarkannya   355
11. Wajib Mempercepat Jalannya Jenazah ke Kuburan, Tanpa Harus Berlari   357
12. Do’a Ketika Akan Masuk Area Kuburan atau Ketika Melewatinya   358
BAB MENGUBUR JENAZAH   359
1. Hukum Mengubur Jenazah   359
2. Dilarang Mengubur Jenazah dalam Beberapa Keadaan Berikut ini, Kecuali dalam Kondisi Darurat   360
3. Wajib Mendalamkan, Melapangkannya, dan Membaguskan Liang Lahat   362
4. Beberapa Hal yang Disunnahkan Usai Pemakaman Mayat   366
BAB TA’ZIYAH (MELAYAT)   372
BAB ZIARAH KUBUR   376

KITAB ASH-SHIYAM __ 385

1. Hukum Shiyam   385
2. Keutamaan Puasa Ramadhan   386
3. Kewajiban Memulai Berpuasa di Bulan Ramadhan dengan Melihat Hilal   388
4. Cara Menetapkan Awal Bulan Ramadhan   388
5. Orang yang Wajib Melaksanakaan Shiyam   391
6. Mana yang Lebih Afdhal? Berpuasa ataukah Berbuka?   392
7. Hal-hal yang Wajib Dilakukan Laki-laki dan Wanita yang Telah Lanjur Usia serta Orang Sakit Menahun yang Tidak Diharapkan Kesembuhannya   393
8. Wanita yang Hamil dan Menyusui   394
9. Jumlah Makanan yang Wajib Diberikan   395
10. Rukun-rukun Shiyam   396
11. Hal-hal yang Membatalkan Puasa   397
12. Adab-adab Berpuasa   399
13. Beberapa Hal yang Diperbolehkan bagi Orang yang Berpuasa   403
14. Puasa Tathawwu’   406
15. Hari-hari yang Dilarang Berpuasa Padanya   410
BAB I’TIKAF   414

KITAB AZ-ZAKAT __419
1. Kedudukan Zakat dalam Islam   419
2. Anjuran Agar Menunaikan Zakat   420
3. Ancaman bagi Orang yang Tidak Mengeluarkan Zakat   421
4. Hukum Orang yang Mencegah Membayar Zakat   423
5. Siapakah yang Wajib Mengeluarkan Zakat?   426
6. Harta Benda yang wajib Dikeluarkan Zakatnya   426
a. Zakat Emas dan Perak   426
b. Zakat Tanaman dan Buah-buahan   428
c. Zakat Binatang Ternak   431
d. Zakat Barang Galian   438
7. Sasaran Pembagian Zakat   438
8. Apakah Delapan Golongan Ini Harus Mendapatkan Bagian Semua?   439
BAB ZAKAT FITRAH   448
1. Hukum Zakat Fitrah   448
2. Hikmah Zakat Fitrah   448
3. Siapakah yang Wajib Mengeluarkan Zakat Fitrah   449
4. Besarnya Zakat Fitrah   449
5. Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah   451
6. Yang Berhak Menerima Zakat Fitrah   452
7. Shadaqah Tathawwu’   452

KITAB AL-HAJJ __457
1. Keutamaan Haji dan Umrah   457
2. Hukum Ibadah Haji   458
3. Hajinya Anak Kecil dan Hamba Sahaya   461
4. Pengertian Istitha’ah   462
5. Haji bagi Wanita Muslimah   463
6. Bersegera dalam Menunaikan Ibadah Haji   463
7. Miqat-miqat   464
a. Miqat-miqat Zamani   464
b. Miqat-miqat Makani   465
8. Melewati Miqat-miqat dengan Tidak Berihram (Sebelum Niat Ihram)   466
9. Berihram dari Miqat   468
10. Orang yang Akan Berihram Boleh Mengucapkan Syarat Akan Bertahallul Bila Ada ‘Udzur Sakit dan Semisalnya   470
BAB SHIFAT (TATA CARA) HAJI NABI SAW   471
1. Rukun, Sunnah dan Wajib Haji   478
A. Sunnah-sunnah Ibadah Haji   478
1) Sunnah-sunnah Ihram   478
2) Sunnah-sunnah yang Dilakukan Ketika Masuk Mekkah   481
3) Sunnah-sunnah Thawaf   483
4) Sunnah-sunnah Sa’i   487
5) Sunnah-sunnah Ketika Keluar ke Mina   488
B. Rukun-rukun Haji   489
C. Kewajiban-kewajiban Ibadah Haji   491
2. Syarat-syarat Thawaf   494
3. Syarat-syarat Sa’i   497
4. Larangan-larangan dalam Ihram   498
5. Hal-hal yang Membatalkan Ibadah Haji   503
6. Larangan-larangan yang Berlaku di Haramain, Mekkah dan Madinah   504
7. Balasan bagi orang yang Membunuh Binatang Buruan   506
8. Beberapa Contoh Hukuman yang Seimbang yang Pernah Ditetapkan Nabi SAW dan Para Shahabatnya   509
9. Denda Apabila Jima’ di Waktu Menunaikan Ibadah Haji   511
10. Beberapa Macam Dam dalam Ibadah Haji   514
BAB UMRAH   463
1. Rukun-rukun Umrah   516
2. Hal-hal yang Diwajibkan dalam Umrah   517
3. Waktu Umrah   518
4. Boleh Melaksanakan Umrah Sebelum Menunaikan Ibadah Haji   518
5. Melaksanakan Umrah Berulang Kali   518
BAB ZIARAH KE KOTA MADINAH MUNAWWARAH   521
1. Keutamaan Kota Madinah   521
2. Keutamaan Masjid Nabawi dan Keistimewaan Shalat di dalamnya   521
3. Adab Ziarah Masjid Nabawi dan Kuburan yang Mulia   522
4. Ziarah ke Masjid Quba’   526
5. Ziarah ke Pemakaman Baqi’ dan Gunung Uhud   527
6. Beberapa Tempat Ziarah   528
7. Dua Peringatan yang Amat Urgen   528

KITAB AN-NIKAH __533
1. Hukum Nikah   533
2. Calon Isteri yang Ideal   535
3. Calon Suami yang Ideal   537
4. Melihat Gadis yang Akan Dilamar   539
5. Khithbah (Meminang)   540
6. Akad Nikah   541
7. Wajib Minta Izin kepada Sang Gadis Sebelum Dinikahi   542
8. Khutbah Nikah   543
9. Dianjurkan Mengucapkan Tahniah (Selamat) untuk Sang Pengantin   545
10. Mahar   545
11. Waktu yang Dianjurkan Memulai Bercampur dengan Isteri   549
12. Beberapa Perbuatan yang Dianjurkan Ketika Masuk ke Kamar Pengantin   549
13. Kewajiban Mengadakan Walimah   556
14. Batas Maksimal Poligami   567
15. Beberapa Perempuan yang Haram Dinikahi   567
16. Persusuan yang Menjadi Haram   571
17. Perempuan-perempuan yang Haram dinikahi untuk Sementara Waktu   572
18. Beberapa Perkawinan yang Bathil   576
1. Nikah Syighar   576
2. Nikah Muhallil   578
3. Nikah Mut’ah   579
19. Menikahi Seorang Wanita dengan Niat Sang Suami untuk Menceraikan Isterinya   580
20. Hak-hak Suami Isteri   581
1. Hak-hak Isteri yang Harus Ditunaikan Suami   582
2. Hak-hak Suami yang Wajib Ditunaikan oleh Isteri   594
21. Problematika Rumah Tangga   607
22. Penerapan Nusyuz dari Pihak Isteri   608
23. Penerapan Nusyuz dari Pihak Suami   613
24. Kiat Menangani Perpecahan Suami Isteri yang Kian Parah   616
25. Hukum Suami yang Mengharamkan Isterinya atau Budak Perempuannya   618
BAB ILAA’   620
1. Pengertian Ilaa’   620
2. Hukum Ilaa’   620
BAB ZHIHAR   622
1. Pengertian Zhihar   622
2. Contoh dan Beberapa Kasus Zhihar   622
3. Hukum Zhihar   627
HUKUM TALAK   627
1. Pengertian Talak   627
2. Hikmah Talak   627
3. Klarifikasi Talak   629
4. Talak Dilihat dari Segi Lafazh   629
5. Talak Dilihat dari Segi Ta’liq dan Tanjiz   631
6. Talak Dilihat dari Segi Argumentasi   631
7. Talak Ditinjau dari Segi Boleh Tidaknya Rujuk   635
BAB KHULU’   636
1. Pengertian Khulu’   636
2. Pensyaratan Khulu’   637
3. Peringatan Keras Terhadap Masalah Khulu’   638
4. Peringatan Keras bagi Para Suami Agar Tidak Mempersulit Isterinya   638
5. Khulu’ adalah Farakh, Bukan Talak   639
BAB IDDAH   642
1. Pengertian Iddah   642
2. Macam-macam Masa Iddah   642

KITAB AL-BUYU’ (JUAL-BELI) __649
1. Definisi Buyu’   649
2. Disyariatkannya Jual Beli   649
3. Dorongan dan Anjuran untuk Melakukan Usaha   650
4. Boleh Mencari Kekayaan bagi Orang yang Bertakwa   651
5. Anjuran agar Bersikap Bijak dalam Mencari Nafkah   652
6. Anjuran untuk Bersikap Jujur dan Waspada Terhadap Dusta   652
7. Anjuran Agar Mempermudah dan Bersikap Toleran dalam Melakukan Transaksi Jual Beli   653
8. Keutamaan Memberi Tangguh kepada Orang yang Sedang dalam Kesulitan   653
9. Dilarang Melakukan Penipuan   654
10. Dianjurkan Bersegera dalam Mencari Rizki   654
11. Dzikir Ketika Menjelang Masuk Pasar   654
12. Allah Menghalalkan Jual Beli   655
13. Jual Beli yang Terlarang   655
1) Jual Beli Secara Gharar (yang Tidak Jelas Sifatnya)   655
2) Jual Beli Secara Mulamasah dan Munabadzah   657
3) Jual Beli Barang Secara Habalul Habalah   658
4) Jual Beli Dengan Lemparan Batu Kecil   658
5) Upah Persetubuhan Pejantan   659
6) Jual Beli Sesuatu yang Belum Menjadi Hak Milik   659
7) Jual Beli Barang yang Belum Diterima   659
8) Jual Beli Atas Pembelian Saudara   660
9) Jual Beli Secara ‘Inah   661
10) Jual Beli Barang Secara Taqsith (Kredit atau dengan Penambahan Harga)   661

BAB BARANG YANG TIDAK BOLEH DIPERJUALBELIKAN   662
1. Khamer (Minuman Keras)   662
2. Bangkai, Babi dan Patung   662
3. Anjing   663
4. Gambar yang Bernyawa   663
5. Buah-buahan yang Belum Nyata Jadinya   664
6. Biji-bijian yang Belum Mengeras   665
BAB KHIYAR   666
1. Pengertian Khiyar   666
2. Pembagian Khiyar   666
1) Khiyar Majlis   666
2) Khiyar Syarat (Pilihan bersyarat)   667
3) Khiyar Aib   667
BAB RIBA   668
1. Pengertian Riba   668
2. Hukum Riba   669
3. Klarifikasi Riba   671
4. Beberapa Barang yang Padanya Diharamkan Melakukan Riba   671
BAB MUZARA’AH   677
1. Pengertian Muzara’ah   677
2. Pensyari’atan Muzara’ah   677
3. Penanggung Modal   677
4. Yang Tidak Boleh Dilakukan dalam Muzara’ah   678
BAB MUSAAQAT   679
1. Pengertian Musaaqat   679
2. Pensyari’atan Musaaqat   679
BAB MENGHIDUPKAN TANAH TAK BERTUAN   680
1. Pengertian Tanah Tak Bertuan   680
2. Ajakan Islam untuk Melakukan Ihyaul Mawaat   680
BAB IJARAH   681
1. Pengertian Ijarah ‘Upah’   681
2. Pensyari’atan Ijarah   681
3. Hal-hal yang Boleh Ditarik Upahnya   682
4. Anjuran Segera Membayar Upah   683
5. Dosa Orang yang Tidak Membayar Upah Pekerja   681
6. Perbuatan yang Tidak Boleh Diambil Upahnya Sebagai Mata Pencaharian   684
7. Upah Membaca Al-Qur’an   685
BAB SYIRKAH   687
1. Pengertian Syirkah   687
2. Pensyari’atan Syirkah   687
3. Syirkah Syari’iyah (Bentuk Kongsi yang Disyaratkan)   688
BAB MUDHARABAH   689
1. Pengertian Mudharabah   689
2. Pensyari’atan Mudharabah   689
3. Orang yang Mengembangkan Modal Harus Amanah   691
BAB SALAM   692
1. Pengertian Salam   692
2. Pensyari’atan Salam   692
3. Jual Beli secara Salam dengan Orang yang Tidak Punya Modal   693
BAB QIRADH   694
1. Keutamaan Qiradh (Pinjam Meminjam)   694
2. Peringatan Keras Tentang Hutang   695
3. Orang yang Mengambil Harta Orang Lain dengan Niat Hendak Dibayar atau Dirusaknya   697
4. Perintah Melunasi Hutang   697
5. Membayar dengan Baik   698
6. Menagih Hutang dengan Sopan   699
7. Memberi Tangguh kepada Orang yang Kesulitan   700
8. Penundaan Orang yang Mampu adalah Zhalim   701
9. Boleh Memenjarakan Orang yang Enggan Melunasi Hutangnya Padahal Mampu   701
10. Setiap Pinjaman yang Mendatangkan Manfaat Adalah Riba   701
BAB RAHN (GADAI)   702
1. Pengertian Rahn   702
2. Pensyari’atan Rahn   703
3. Penerima Barang Gadai Memanfaatkan Barang Jaminan   703
BAB HIWALAH   704
1.   Pengertian Hawalah   704
2. Hukum Menerima Hawalah   704
BAB WADI’AH (TITIPAN)   705
1. Pengertian Wadi’ah   705
2. Hukum Wadi’ah   705
3. Menanggung Resiko   706
BAB ‘ARIYAH (PINJAMAN)   707
1. Pengertian ’Ariyah   707
2. Hukum ‘Ariyah   707
3. Kewajiban Mengembalikannya   707
4. Menanggung Resiko   708
BAB LUQATHAH (BARANG TEMUAN)   709
1. Pengertian Luqathah   709
2. Kewajiban Orang yang Menemukan Barang Temuan   709
3. Dhallah (Barang Temuan Binatang Ternak) Berupa Kambing dan Unta   710
4. Hukum (Barang Temuan) Berupa Makanan dan Barang yang Remeh   711
5. (Barang Temuan) di Kawasan Tanah Haram   712
BAB LAQITH (Bayi / Anak kecil yang ditemukan)   712
1. Pengertian Laqith   712
2. Hukum Menemukan Laqith   713
3. Keislaman dan Kemerdekaan Laqith Serta Biaya Hidupnya   713
4. Pihak yang Berhak Menjadi Ahli Waris Laqith   714
5. Pengakuan Senasab dengan Laqith   714
BAB HIBAH   715
1. Pengertian Hibah   715
2. Dorongan Melakukan Hibah   715
3. Menerima Hibah (Pemberian) yang Sedikit   716
4. Hadiah yang Tidak Boleh Ditolak   716
5. Membalas Hibah   717
6. Orang yang Paling Utama Menerima Hadiah   717
7. Pengharaman Sikap Mengutamakan Sebagian Anak dalam Hal Hibah   718
8. Tidak Halal Seseorang Mengambil Kembali Pemberiannya dan Tidak Pula Membelinya   719
9. Orang yang Bershadaqah Kemudian Mewarisinya   721
10. Aparat Pemerintah yang Menerima Hadiah Adalah Ghulul (Pengkhianat)   722
BAB UMRA DAN RUQBA   723
1. Pengertian Umra dan Ruqba   723
2. Status dan Kedudukan Umra dan Ruqba   723
BAB GHASHAB   724
1. Pengertian Ghashab   724
2. Hukum Ghashab   724
3. Haram Memanfaatkan Barang Rampasan   726
4. Orang yang Terbunuh Demi Membela Hartanya Adalah Syahid   727
5. Merampas Tanah   727
BAB SYUF’AH   729
1. Pengertian Syuf’ah   729
2. Lahan Syuf’ah   729
3. Hak Syuf’ah Milik Tetangga, Bila Antara Keduanya Ada Hak Sekongsi   730
BAB WAKALAH   731
1. Pengertian Wakalah   731
2. Disyari’atkannya Wakalah   731
3. Hal-hal yang Boleh Diwakilkan   732
4. Wakil adalah Kepercayaan   732

KITABUL AIMAN WA AN-NUDZUR
(Sumpah-sumpah & Nadzar) __737
BAB AIMAN   737
1. Pengertian Aiman   737
2. Dengan Apakah Sumpah itu Menjadi Sah?   737
3. Bersumpah dengan Menyebut Selain Nama Allah adalah Syirik   738
4. Syubhat dan Jawabannya   739
5. Bersumpah dengan Menyebut Agama Selain Islam   740
6. Orang yang Disuruh Bersumpah dengan Menyebut Nama Allah Harus Ridha   741
7. Klarifikasi Yamin (Sumpah)   742
8. Sumpah Bergantung Pada Niat   745
9. Tidak Termasuk Melanggar Sumpah Orang yang Menyalahi Sumpahnya karena Lupa atau Keliru   747
10. Pengecualian dalam Sumpah   747
11. Orang yang Bersumpah untuk Melakukan Sesuatu, Lalu Melihat Ada yang Lebih Baik daripada Apa yang Disumpahkan   748
12. Dilarang Terus-Menerus Bersumpah   748
13. Kafarah Sumpah   749
14. Bersumpah dengan Kata haram   750
BAB NUDZUR   752
1. Pengertian Nadzar   752
2. Pensyari’atan Nadzar   752
3. Dilarang Mengucapkan Nadzar Mu’allaq (Bersyarat)   753
4. Kapan Nadzar Dianggap Sah dan Kapan Pula Dinilai Tidak Sah   753
5. Orang yang Bernadzar Kemudian Tidak Mampu Melaksanakan-nya   755
6. Orang yang Bernadzar Kemudian Meninggal Dunia   755

KITAB AL-ATH’IMAH (MAKANAN) __759
1. Pengertian Ath’imah   759
2. Hukum Ath’imah   759
3. Makanan yang Haram   761
4. Sesuatu yang Hukumnya disamakan dengan Bangkai   762
5. Yang Dikecualikan dari Bangkai dan Darah   762
6. Haram Memakan Keledai Jinak (Piaraan)   763
7. Haram Makan Setiap Binatang Buas yang Bertaring dan Setiap Burung yang Bercakar   763
8. Pengharaman Jallalah   764
9. Kapan Jallalah Kembali Haram   764
10. Segala yang Haram Menjadi Mubah Ketika dalam Kondisi Terpaksa   765
BAB PENYEMBELIHAN SECARA SYAR’I   766
1. Pengertian Dzakah (Penyembelihan)   766
2. Orang yang Binatang Sembelihannya Halal (untuk Dimakan)   766
3. Alat untuk Menyembelih   767
4. Cara Menyembelih   768
5. Sembelihan Janin   769
6. Menyebut Nama Allah Ketika Menyembelih   770
7. Menghadapkan Binatang Sembelihan ke Arah Kiblat (Ketika Menyembelih)   771
BAB BERBURU   772
1. Binatang Buruan yang Halal untuk Disembelih   773
2. Alat Berburu   773
3. Berburu dengan Anjing yang Tak Terlatih   775
4. Binatang Buruan yang Terjatuh ke Air   776
5. Binatang Buruan yang Belum Ditemukan Selama Dua Hari atau Tiga Hari, Lalu Ditemukan   776
BAB UDHHIYAH (HEWAN KURBAN)   777
1. Pengertian Udhhiyah   777
2. Hukum Udhhiyah   777
3. Binatang Ternak yang Boleh Disembelih sebagai Hewan Qurban   779
4. Seekor Unta dan Seekor Sapi, untuk Berapa Orang   779
5. Seekor Kambing untuk Sekeluarga   779
6. Binatang yang Tidak Boleh Disembelih Sebagai Hewan Qurban   780
7. Kambing Muda yang Tidak Cukup Dijadikan Hewan Qurban   781
BAB AQIQAH   782
1. Pengertian Aqiqah   782
2. Hukum Aqiqah   782
3. Waktu Aqiqah   783
4. Hal-hal yang Dianjurkan yang Berkaitan dengan Hak Bayi yang Baru Dilahirkan   783

KITAB AL-QASHAYA (WASIAT) __789
1. Pengertian Wasiat   789
2. Hukum Wasiat   789
3. Untuk Banyaknya Harta yang Dianjurkan Diwariskan   790
4. Tak Ada Wasiat bagi Ahli Waris   791
5. Muqaddimah yang Ditulis dalam Wasiat   792
6. Kapan Wasiat Menjadi Hak Milik Penuh   793
7. Peringatan   793
8. Peringatan Kedua   794

KITAB AL-FARAIDH __797
1. Pengertian Faraidh   797
2. Peringatan Keras Agar Tidak Melampaui Baras dalam Masalah Warisan   797
3. Harta Si Mayit yang Sah untuk Menjadi Warisan   798
4. Faktor-faktor yang Menyebabkan Seseorang untuk Mendapat Warisan   799
5. Sebab-sebab yang menghalangi Seseorang untuk Mendapat Warisan   799
6. Para Ahli Waris dari Pihak Lelaki   800
7. Perempuan-perempuan yang Menjadi Ahli Waris   802
8. Orang-orang yang Berhak Mendapatkan Harta Warisan   803
BAB ‘ASHABAH   808
1. Pengertian ‘Ashabah   808
2. Klarifikasi ‘Ashabah   809
BAB HAJB DAN HIRMAN   811
1. Pengertian Hajb dan Hirman   811
2. Pembagian Hajb   811

KITAB AL-HUDUD __815
1. Pengertian Hudud   815
2. Delik Hukuman Kejahatan   815
3. Keutamaan Melaksanakan Hukum Had   816
4. Kewajiban Menegakkan Hukuman Atas Keluarga Dekat ataupun Selain Mereka dan Atas Orang Terpandang maupun Rakyat Jelata   816
5. Tidak Dibenarkan Minta Kebebasan dari Hukuman, Apabila Hal Tersebut Sudah Dibawa ke Pengadilan   817
6. Dianjurkan Menutup Aib Sesama Mukmin   818
7. Hudud Sebagai Kafarah   818
8. Pihak yang Berwenang Melaksanakan Hudud   819
BAB HUKUMAN ZINA   820
1. Pengertian Zina   820
2. Hukum Zina   820
3. Klarifikasi Orang-orang yang Berzina   823
4. Hukuman Budak yang Berzina   825
5. Orang  yang Dipaksa Berzina Tidak Boleh Didera   825
6. Hukum Bikr (Perawan atau Perjaka) yang Berzina   826
7. Dengan Apa Hukum Had Sah Dilaksanakan?   827
8. Hukum Orang yang Mengaku Pernah Berzina dengan Si Fulanah  829
9. Hukum Had Harus Dilaksanakan Bila Saksinya Kuat   831
10. Hukum Orang Berzina dengan Mahramnya   832
11. Hukum Orang yang Menyetubuhi Binatang   833
12. Hukuman Orang yang Melakukan Liwath, Homoseksual   833
BAB QADZF   834
1. Pengertian Qadzf   834
2. Hukum Qadzf   834
BAB LI’AN   835
1. Pengertian Li’an dan Kasus Li’an   835
2. Macam Jenis yang Akan Menimpa Orang yang Melakukan Li’an   838
BAB HUKUMAN HAD BAGI PEMABUK   841
1. Pengharaman Arak   841
2. Pengertian Khamar   843
3. Sedikit Banyak Sama   844
4. Hukuman Had bagi Peminum Khamar   845
5. Yang Memperkokoh Pelaksanaan Hukuman Had (Bagi Peminum Khamar)   846
6. Tidak Boleh Melaknat Peminum Khamar   846
BAB HUKUMAN HAD BAGI PEMBERONTAK (Pembuat Kerusakan)   847
1. Pengertian Harabah (Pemberontak)   847
2. Hukum Harabah   848
3. Pemberontak Bertaubat Sebelum Ditangkap   849

KITAB AL-JINAYAT (PIDANA) __853
1. Definisi Jinayat   853
2. Islam Menghormati Kehormatan-kehormatan Kaum Muslimin   853
3. Haram Bunuh Diri   856
4. Hal-hal yang Membolehkan Melakukan Pembunuhan   859
5. Klarifikasi Pembunuhan   860
6. Akibat Hukum yang Mesti Diemban Pelaku Pembunuhan   860
7. Syarat-syarat Wajibnya Hukum Qishash   863
8. Sekelompok Diqishash Karena Telah Membunuh Seorang   865
9. Jelasnya Sebab Dilaksanakannya Hukum Qishash   865
10. Syarat Penyempurnaan Pelaksanaan Qishash   866
11. Teknis Pelaksanaan Hukum Qishash   869
12. Pelaksanaan Hukum Qishash Menjadi Wewenang Hakim   870
13. Hukum Qishash Selain Balas Bunuh   871
14. Syarat-syarat Qishash Selain Hukum Balas akan Pembunuhan   872
15. Hukum Qishash yang Menimpa Anggota Tubuh   872
16. Diqishash Karena Sengaja Melukai Orang Lain   873
BAB DIAT   873
1. Pengertian Diat   873
2. Dasar dan Landasan Diat   874
3. Pembunuhan yang Pelakunya Wajib Membayar Diat   876
4. Macam-macam Diat   876
5. Diat Anggota Tubuh   878
6. Diat Fungsi Anggota Tubuh   880
7. Diat Syijaj   881
8. Diat Jaa-iifah   883
9. Diat Perempuan   883
10. Diat Ahli Kitab   883
11. Diat Janin   884

KITAB AL-QADHA (PERADILAN) __ 889
1. Pensyari’atan Qadha’   889
2. Hukum Mengangkat Qadhi   890
3. Keutamaan Menjadi Qadhi   890
4. Resiko Menjadi Qadhi   891
5. Larangan Memburu Jabatan Qadhi   891
6. Orang yang Wajib Diangkat Sebagai Qadhi   892
7. Perempuan Tidak Boleh Jadi Hakim   893
8. Adab Qadhi   893
9. Qadhi Diharamkan Menerima Suap Maupun Hadiah   894
10. Qadhi Diharamkan Memutuskan Hukum Ketika Sedang Marah   894
11. Keputusan Hakim Tidak Dapat Mengubah yang Haq (Kebenaran) Sedikitpun   895
BAB TUDUHAN DAN BUKTI   896
1. Pengertian Tuduhan dan Bukti   896
2. Dosa Orang yang Mengaku-aku Milik Orang Lain sebagai Miliknya Pribadi   897
3. Dosa Orang yang Bersumpah Palsu Demi Mendapatkan Harta Orang Lain   897
4. Cara Menetapkan Tuduhan   898
5. Pengakuan   898
6. Kesaksian   899
7. Orang yang Diterima Kesaksiannya   900
8. Pembagian Kesaksian   902
9. Sumpah   904

KITAB AL-JIHAD __909
1. Pengertian Jihad   909
2. Dorongan Berjihad   910
3. Keutamaan Jihad   912
4. Ancaman Agar Tidak Meninggalkan Jihad   914
5. Hukum Jihad   916
6. Adab Qital (Etika Perang)   918
7. Orang yang Wajib Berjihad   921
8. Kapan Jihad Menjadi Fardhu ‘Ain?   922
9. Tawanan Perang   923
10. Salab   924
11. Ghanimah (Harta Rampasan)   925
12. Yang Berhak Mendapat Bagian dari Seperlima   927
13. Fa’i   927
14. Aqdudz Dzimmah   927
15. Konsekuensi Logis dari Akad Ini   928
16. Hukum-hukum yang Berlaku pada Ahludz Dzimmah   929
17. Kapan Perjanjian Menjadi Batal   929
18. Konsekuensi Logis dari Batalnya Perjanjian   930
19. Orang yang Wajib Membayar Jizyah   930
20. Kadar Jizyah   931
KITAB AL-ITQI (MEMERDEKAKAN BUDAK) __935
1. Pengertian ‘Itq   935
2. Anjuran Memerdekakan Budak dan Keutamaannya   935
3. Budak yang Paling Utama Dimerdekakan   937
4. Waktu Dianjurkan Memerdekakan Budak   937
5. Sebab-sebab Kemerdekaan Budak   937
6. Tadbir   939
7. Boleh Menjual Hamba Mudabbar dan Boleh Menghibahkannya   940
BAB KITABAH   940
1. Pengertian Kitabah   940
2. Hukum Kitabah   940
3. Kapan Hamba Mukatab Bisa Merdeka   941
4. Menjual Hamba Mukatab   942
5. Hak Ketuanan   942
Penutup   945
Daftar Pustaka   947
Biografi Syaikh Abdul Azhim Badawi al-Khalafi   951
***

Review Buku Al Wajiz – Abdul ‘Azhim Bin Badawi Al-Khalafi – Pustaka As-Sunnah


Author: Google+ by Toko Buku Islam Online Terpercaya

Kunjungi channel kami di Wisata Buku Online

baca referensi lain di id.wikipedia dan en.wikipedia

2792 Total Views 1 Views Today
Print Friendly

Incoming search terms:

  • al wajiz
  • Terjemahan al wajiz
  • Al-Wajiz
  • isi kitab al wajiz
  • Buku al-wajiz wisatabuku
  • Terjemah wajiz
  • terjemah fiqh al wajiz pdf
  • wajiz fi ushul fiqh pdf download
  • terjemahan kitab al wajiz
  • download terjemahan kitab al-wajiz pdf
About Wisata Buku

Wisatabuku.com adalah tempat Share daftar isi buku islam, resensi, sinopsis, review, dan tempat belanja buku online. Anda juga dapat mendownload majalah maupun buletin di blog ini. Pemesanan: 0857 2510 6570

Speak Your Mind

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.