417 Kesalahan Shalat – Syaikh Mahmud Al Mishri – Penerbit Al Hambra

417 Kesalahan Shalat - Syaikh Mahmud Al Mishri - Penerbit Al HambraNama Buku : 417 Kesalahan Shalat

Ukuran/Hal : 15 x 23 cm / 299  halaman

Berat: 400 gram

Penulis: Syaikh Mahmud Al Mishri

Penerbit: Penerbit Al Hambra

Harga : Rp  40.000 ,- –> Rp  36.000

Anda Hemat: Rp 4.000,-

Pesan via Whatsapp: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan via SMS: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan Via Line: Line Wisatabuku <- Cukup Klik

Sinopsis Buku 417 Kesalahan Shalat – Syaikh Mahmud Al Mishri – Penerbit Al Hambra

Beribadah memang harus sesuai sunnah. Itulah salah watu syarat pokok diterimanya ibadah kita di sisi Allah Swt. Karena, Nabi Saw. telah memberikan seperangkat tuntunan praktik ibadah kepada kita termasuk ibadah shalat. Dan, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk selalu beribadah berdasarkan tuntunan sunnah. Nabi Saw. pernah bersabda, “Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat”

Namun, kita memang tak bisa menutup mata terhadap realitas praktik ibadah umat Islam saat ini, yang masih sering berlumuran dengan berbagai kesalahan dan praktil bid’ah. Hal ini, disebabkan karena faktor kurangnya ilmu maupun lemahnya komitmen untuk menetapi sunnah-sunnah Nabi Saw.

Maka, hadirnya buku ‘417 Kesalahan Shalat’ ini, menjadi sangat urgen sekali. KArena, buku ini menjadi cermin koreksi terhadap berbagai kesalahan dalam ibadah shalat, serta sekaligus menjadi prdoman untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas shalat kita, dengan menunaikannya berdasarkan sunnah Nabi Saw.

Inilah sebuah buku yang sangat penting sekali dimiliki oleh kaum muslimin, agar praktik ibadah shalat yang kita kerjakan setiap hari, sesuai dengan tuntunan sunnah Nabi Saw. Selamat menyimak!

Daftar Isi Buku 417 Kesalahan Shalat – Syaikh Mahmud Al Mishri – Penerbit Al Hambra

ISI BUKU

PENGANTAR PENERBIT   3
PENGANTAR   19
PENGANTAR PENULIS   27

BERBAGAI BID’AH DAN KESALAHAN SEPUTAR MASJID   35

1. Meninggalkan Shalat Tahiyyatul Masjid   35
2. Tidak Membaca Doa Ketika Masuk dan Keluar Masjid   35
3. Masuk Masjid dengan Pakaian yang Jelek, Padahal Ia Mampu Berhias   37
4. Keluar dari Masjid Sesudah Adzan   37
5. Meludah di dalam Masjid   38
6. Berhadats di dalam Masjid   39
7. Mengumumkan Berita Kematian Melalui Mikrofon Masjid   39
8. Membaca Surat Al-Kahfi secara Bersama-sama pada Hari Jumat   40
9. Saling Mengobrol tentang Urusan Duniawi   40
10. Meninggikan Suara di dalam Masjid   41
11. Mencari Barang Hilang di Masjid   42
12. Jual Beli di dalam Masjid   42
13. Menanam Pohon di dalam Masjid   43
14. Menempelkan Informasi Bisnis di dalam Masjid   43
15. Melantunkan Syair yang Diharamkan   43
16. Meletakkan “Dakkah” di dalam Masjid   44
17. Menghias-hias Masjid dengan Berbagai Lampu dan Bunga Saat Acara Tertentu   44
18. Banyak Masjid di Satu Kampung   44
19. Menggunakan Prasarana Masjid untuk Keperluan di Tempat Lain   45
20. Memasang Jam yang Memiliki Bunyi Lonceng yang Keras   45
21. Menjadikan Masjid sebagai Jalan Lewat   45
22. Terjadinya Campur Baur antara Wanita dan Laki-laki di Masjid   45
23. Membaca Al-Qur’an di Masjid dengan Keras   46
24. Menutup Masjid sesudah Shalat Tanpa Ada Kepentingan   46
25. Menghalangi Diadakannya Kegiatan Ilmu di Masjid   47
26. Memasang Mihrab dan Menghiasinya   47
27. Melebarkan dan Meninggikan Mimbar Hingga Mencapai Atap   48
28. Membangun Menara-menara   48
29. Mengemis di dalam Masjid   49
30. Merokok di Kamar Kecil Masjid   49

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR TEMPAT SHALAT   50

1. Menghias Masjid   50
2. Menjadikan Kubur Sebagai Masjid   50
3. Shalat di Tempat yang Ada Gambarnya   51
4. Shalat di Kandang Unta   51
5. Shalat di Tempat Khasaf dan ‘Adzab   52
6. Shalat di Tanah Maghshubah   53
7. Shalat di Makam dan Kamar Mandi   53

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR WAKTU-WAKTU SHALAT   55

1. Kesalahan Saat Mengqadha’ Waktu Shalat yang Terlewat   55
2. Shalat di waktu-waktu Terlarang   55

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR PAKAIAN   58

1. Berpakaian Isbal   58
2. Shalat dengan Memakai Pakaian Tipis   59
3. Shalat dengan Membuka Kedua Bahunya   59
4. Shalat dengan Membuka Aurat   60
5. Menggulung Rambut, Pakaian dan Menyanggul Rambut Kepala   61
6. Berkeyakinan Tidak Bolehnya Shalat dengan Memakai Sandal dan Sepatu   63
7. Shalat Memakai Pakaian dari Hasil Haram   63
8. Shalat dengan memakai Pakaian Sempit yang Memperlihatkan Bentuk Tubuh   64
9. Menguraikan Pakaian Saat Shalat   65
10. Memakai Emas, Sutra, Perhiasan dan Benda Mengkilab (Bagi Laki-laki)   66
11. Shalat Memakai Pakaian yang Bergambar   67

BERBAGAI KESALAHAN KETIKA BUANG HAJAT   69

1. Was-was dalam Bersuci   69
2. Tidak Berdoa Ketika Masuk dan Keluar WC   69
3. Berbicara di dalam WC   71
4. Tidak Bertabir Ketika Buang Hajat   72
5. Membawa Sesuatu yang Mengandung Dzikrullah   73
6. Menghadap Kiblat Saat Buang Hajat   73
7. Menghadap Arah Datangnya Angin   74
8. Buang Hajat di Lubang Tempat Binatang   74
9. Meremehkan Menutup Kran Air atau Meninggalkannya Tanpa Diperbaiki   75
10. Buang Hajat di Saluran Sumber Air, di Tengah Jalan dan Tempat Berteduh   75
11. Bersuci Kurang dari Tiga Batu   76
12. Bersuci dengan Tangan Kanan   77
13. Sengaja Menarik-narik Kemaluan, Bersuara Keras dan Berdehem   78
14. Tidak Bersuci dari Kencing   78
15. Berkeyakinan Tidak Diperbolehkan Bersuci dengan Batu Selagi Ada Air   79
16. Bersuci dengan Kotoran Hewan atau Tulang   79
17. Meninggalkan Kebersihan Setelah Buang Hajat   80
18. Kencing di Kamar Mandi   80

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR WUDHU   82

1. Banyak Bercanda dan Berbicara Masalah Duniawi   82
2. Melafazhkan Niat   82
3. Meninggalkan Dzikir Sebelum Wudhu dan Sesudahnya   82
4. Dzikir-dzikir Ketika Wudhu (Antara Sunnah dan Bid’ah)   83
5. Makruh Berbicara Ketika Wudhu   84
6. Berlebih-lebihan Menggunakan Air Ketika Wudhu   84
7. Meremehkan Rukun-rukun Wudhu   84
8. Lupa Membasuh Tumit   85
9. Membaca Surat Al-Qadr Setelah Wudhu   85
10. Tidak Menyela Jari-jari   85
11. Adanya Suatu yang Menghalangi Masuknya Air   86
12. Membasuh Leher   86
13. Sunnah dalam Tansyif (Menyeka Air Wudhu)   87
14. Wudhu Sebelum Mencuci Kedua Telapak Tangan   87
15. Mencuci Kemaluan Sebelum Wudhu meskipun Tidak Berhadats   87
16. Tidak Wudhu Setelah Makan Daging Unta   88
17. Shalat Setelah Tertidur Tanpa Wudhu   89
18. Mengulang Wudhu Tanpa Ada Shalat Antara Keduanya   89
19. Tidak Wudhu Dengan Air Zam-Zam (Bertayammum sebagai Ganti Darinya)   90
20. Kebodohan Akan Jumlah Basuhan Anggota Wudhu   90
21. Tidak Memutar-mutar Cincin Ketika Wudhu   91
22. Saling Memerintah Agar Mengucapkan Lafadz “Zam-Zam” Selepas Wudhu   91
23. Keyakinan bahwa Mencukur Rambut dan Memotong Kuku Bisa Membatalkan Wudhu   92
24. Keyakinan bahwa Memasuh Dua Sepatu Itu Khusus di Musim Dingin   92
25. Keyakinan Pentingnya Mengulang Wudhu Bila Badan atau Pakaiannya Terkena Najis   93

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR PEMBATAL WUDHU   94

1. Muntah dan Sendawa   94
2. Menyentuh Kemaluan tanpa Syahwat   94
3. Menyentuh Wanita Tanpa Ada Penghalang   95
4. Keluarnya Darah   97

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR MANDI JANABAT   99

1. Kedua Pasangan Tidak Mandi Kecuali Bila Telah Mengeluarkan Mani (Orgasme)   99
2. Tidak Menutup Aurat dari Pandangan Manusia Ketika Mandi   99
3. Keyakinan bahwa Dua Mandi Tidak Boleh Digabung   100
4. Keyakinan bahwa Mandi Janabat Tidak Mencukupi Wudhu   100
5. Tidak Meratakan Air pada Seluruh Tubuh   100
6. Menunda Mandi setelah Jimak dan Haidh hingga Terbit Matahari   100
7. Menutup Kepala Ketika Mandi   101

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR TAYAMUM   102

1. Keyakinan bahwa Orang Junub tidak Diperbolehkan Shalat kecuali Bila telah Mandi meskipun Tidak Mendapatkan Air   102
2. Kesalahan dalam Tata Cara Tayamum   102
3. Bertayamum Padahal Ada Air   103

BERBAGAI KESALAHAN TERKAIT DENGAN ADZAN   104

1. Keyakinan bahwa Adzan Tidak Wajib   104
2. Keyakinan bahwa Orang yang Shalat Sendirian Tidak Wajib Adzan   105
3. Pendapat Tidak Disyariatkan Adzan bagi Yang Terluput   106
4. Pendapat Yang menyatakan Tidak Disyariatkan Adzan dan Iqamah bagi Wanita   106

BERBAGAI KESALAHAN PARA MUADZIN   107

1. Menambahkan sebagian kalimat baru dan doa-doa bid’ah sebelum adzan dan sesudahnya   107
2. Melagukan dan Tarik Suara dalam Adzan   107
3. Adzan Sulthani dan Adzan Jauqi   108
4. Menambahkan Kata Sayyidina dalam Syahadat Nabi n ketika Adzan   108
5. Mengeraskan Bacaan Shalawat Nabi n setelah Adzan   108
6. Terbaru-buru ketika Adzan   109
7. Ucapan Hayya ‘Ala Khairil Amal Setelah Membaca Hayya ‘Alash Shalah, Hayya ‘Alal Falah   109
8. Tidak Menolehkan Kepala Ketika Membaca Hayya ‘Alash Shalah, Hayya ‘Alal Falah   110
9. Tidak Menghadap Kiblat   110
10. Menghilangkan Huruf Ha dari Lafazh Ash-Shalah, dan Ha dari Lafazh Al-Falah   110
11. Mengingkari Orang yang Mengumandangkan Adzan Sebelum Terbit Fajar   111
12. Tidak Meletakkan Dua Jari di Telinga Ketika Adzan  111
13. Membaca Allahuwa Akbar (Dengan Menambah Huruf Wawu)   112
14. Selalu Mengajukan Orang Yang Buruk Suaranya untuk Mengumandangkan Adzan   112

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR ORANG YANG MENDENGAR ADZAN   113

1. Tidak Mengulang Adzan Bersama Muadzin   113
2. Sebagian Sebagian Orang Allahumma Inni As’aluka Bi Haqqin Hadzihi Da’wah   113
3. Tidak Bershalawat Kepada Nabi n setelah Adzan   113
4. Menambah Kalimat Wad Darajatul ‘Aliyatur Rafi’ah dalam Susunan Doa   114
5. Menambahkan Kalimat Innaka La Tukhliful Mi’ad   114
6. Membaca Allahumma Shalli Afdhalu Shalatan ‘Ala As’adi Makhluqatika   115
7. Mengulang Lafazh Adzan Meskipun di dalami WC   115
8. Membaca Allahu Akbarwal ‘Izzatu Lillahi   115
9. Mengumandangkan Adzan dengan Radio atau Kaset   115
10. Mendahului Muadzin   116
11. Mencium Dua Kuku Ibu Jari dan Mengusap Mata dengan Kedua Kuku Tadi ketika Tasyahud   16

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR IQAMAT SHALAT   117

1. Tidak berdoa Antara Adzan dan Iqamah   117
2. Tidak Menjawab Orang yang Iqamah   117
3. Ucapan Ketika Iqamah Qaimina Lillahi Tha’i’in   118
4. Membaca Allahumma Ahsin Wuqufara Baina Yadaika   118
5. Beriqamah Tanpa Ijin Imam   118
6. Beriqamah Shalat sedangkan Punggungnya Menghadap Kiblat atau Sambil Berjalan   118
7. Membaca  Mereka Aqamahallahu Wa Adamaha   118
8. Keyakinan bahwa Iqamah Shalat hanya Menjadi Haknya Muadzin  Saja   118
9. Mengada-ada Sebagian Ucapan dan Doa Bid’ah Ketika Iqamah   119
10. Ucapan Haqqan La Ilaha Illallah  119
11. Berdirinya Jama’ah Ketika Ucapan Qad Qamatish Shalah   119
12. Mengulang Iqamah Bila Waktu Shalat Masih Lama   120

BERBAGAI KESALAHAN UMUM DALAM SHALAT   121

1. Salah Satu Pasangan Suami Istri Meninggalkan Shalat   121
2. Wanita Tidak Shalat Pada Waktunya Padahal Telah Suci dari Haid   122
3. Wanita Ketika Masuk Waktu Shalat Lalu Haid   122
4. Diam dan Tidak Menggerakkan Lisan Ketika Shalat   122
5. Mempertautkan Jari-jari   122
6. Memejamkan Mata Ketika Shalat Tanpa Keperluan   123
7. Menghindari Puasa dan Shalat Selama Empat Puluh Hari Sejak Waktu Nifas Meski Telah Suci Sebelum Waktu Tersebut   124
8. Shalatnya Orang Sakit Dengan Isyarat Jarinya   124
9. Mencium Mushaf   124
10. Wanita Membaca Dengan Pelan Ketika Shalat Jahriyah   124
11. Shalat Sambil Duduk Padahal Mampu Berdiri   124
12. Mengusap Pasir dan Tanah Dalam Shalat   125
13. Mengerjakan Shalat untuk Orang Mati  126
14. Orang Sakit yang Meninggalkan Shalat Hingga Sembuh   126
15. Keluar Najis Saat Shalat   126
16. Ketika Menguap Tidak Menahannya   127
17. Menutup Mulut Atau Wajah Ketika Shalat   127
18. Menunaikan Puasa Ramadhan Namun Meninggalkan Shalat   128
19. Shalat Ketika Makanan Sudah Dihidangkan Atau Sambil Menahan Kencing Atau Berak   128
20. Membaca Bacaan dan Dzikir Tidak Pada Tempatnya Ketika Shalat   130
21. Menirukan Ucapan Imam Tanpa Ada Keperluan   130

BERBAGAI KESALAHAN DALAM BERDIRI (BERUPA UCAPAN DAN PERBUATAN)   131

1. Mengeraskan Niat   131
2. Mengeraskan Suara Saat Takbiratul Ihram   131
3. Kesalahan dalam Doa Istiftah Shalat   131
4. Tidak Membaca Isti’adzah dan Basmalah   133
5. Bertakbiratul Ihram Sambil Rukuk   134
6. Menambahkan Lafazh ‘Azza Wa Jalla Setelah Takbiratul Ihram   134
7. Mendahului Imam Ketika Takbiratul Ihram   134
8. Memandang ke Arah Langit Ketika Shalat   135
9. Bersandar Pada Tiang Atau Dinding Ketika Shalat   135
10. Ucapan Ista’anna Billah Sewaktu Imam Membaca Iyyaka Na’budu Wa Iyyaka Nasta’in   136
11. Mengangkat Kepala Ketika Membaca Amin   136
12. Melagukan dalam Lafazh Aamiin   136
13. Tidak Bersamaan Imam Ketika Membaca Aamin   136
14. Ucapan Aamiin li Walidayya Walil Muslimin, Ketika Imam Membaca Waladhdhaallin   137
15. Menyukai Diam Setelah Membaca Al-Fatihah   138
16. Membaca Sesuatu di Belakang Imam dalam Shalat Jahriyah   139
17. Kedua Tangan Terjuntai (Isdal)   141
18. Mengulang Bacaan Al-Fatihah   141
19. Kesalahan yang Sudah Merebak Seputar Surah Al-Fatihah   141
20. Meletakkan Tangan di Pinggang Ketika Shalat    142
21. Banyak Bergerak Ketika Shalat   142
22. Mendoyongkan Badan Ketika Shalat   143
23. Menoleh Ketika Shalat   144
24. Tidak Meluruskan Tulang Punggung Ketika Berdiri dan Duduk   145
25. Berdehem ketika Shalat   145
26. Berisyarat dengan Jari Telunjuk Ketika Mendengar Salah Satu Nama Allah   146
27. Meluruskan Shaf Berdasarkan Ujung-ujung Jari   146
28. Tidak Menyempurnakan Shaf   147
29. Tidak Meluruskan Shaf   147
30. Pengingkaran sebagian Makmum Pada Imam Mereka Bila Ia Mendahulukan Bacaan Surat Atas Surat Lainnya Berbeda Dengan Urutan Mushhaf   148
31. Mengeraskan Suara Bacaan dalam Shalat Sunnah (Selain Shalat Malam)   148
32. Meminta Rahmat Pada Ayat-ayat Rahmat dan Meminta Perlindungan Pada Ayat-ayat Ancaman   148
33. Mengeraskan Bacaan Al-Qur’an dan Dzikir-dzikir Ketika Shalat   149
34. Tidak Mengikuti Imam   150
35. Diamnya Sebagian Makmum Beberapa Saat Setelah Berdirinya Imam untuk Rakaat Berikutnya   150
36. Masuk pada Rakaat Berikutnya Sebelum Imam Melakukannya   150
37. Tidak Tahu Sunnah Tata Cara Mengangkat Kedua Tangan   151
38. Pemahaman Keliru Tentang Maksud ‘Meringankan Shalat’   151

BERBAGAI UCAPAN DAN PERBUATAN YANG SALAH KETIKA RUKUK   153

1. Mendahului Rukuknya Imam atau Terlambat   153
2. Tidak Tuma’ninah (Tenang) Ketika Rukuk   153
3. Mengucapkan Innalloha ma’ash shabirin Ketika Imam Rukuk   154
4. Bodoh terhadap Sunnah dalam Sifat Rukuk   154
5. Melakukan Takbiratul Ihram Sambil Rukuk   154
6. Ketidaktahuan bahwa Mengangkat Dua Tangan Ketika Bangkit dari Rukuk Adalah Sunnah   154
7. Meninggalkan Takbir Intiqal (Takbir pada Setiap Pindah Gerakan)   155
8. Menambahkan Lafazh Wasy-Syukru Ketika I’tidal   155
9. Keyakinan Bahwa Makmum Tidak Perlu Mengucap Sami’allahu liman hamidah   156
10. Rukuk di Belakang Shaf   156
11. Menghitung Sebagai Satu Rakaat Padahal Tertinggal Rukuk   157
12. Memandang Kedua Kakinya Ketika Rukuk   158
13. Membaca Al-Qur’an dalam Rukuk   158
14. Menggandeng Bacaan (Surat atau Ayat) dengan Takbir Rukuk   158
15. Mengangkat Kedua Tangan Seperti Berdoa Setelah Bangkit dari Rukuk   159
16. Imam Memanjangkan Bacaan Doa Qunut   159
17. Mengusap Wajah Setelah Selesai Membaca Doa Qunut   159

BERBAGAI KESALAHAN DALAM UCAPAN DAN PERBUATAN KETIKA SUJUD   160

1. Turun Sujud Dengan Mendahulukan Kedua Lutut   160
2. Rebahnya kedua Tangan dan Merapatkan Kedua Ketiak   161
3. Duduk Iq’a dalam Shalat   161
4. Sujud Bersama Imam atau Mendahuluinya   162
5. Tidak Sujud di Atas Tujuh Anggota Badan   162
6. Membaca Al-Qur’an Ketika Sujud   163
7. Merenggangkan Kedua Tapak Kaki Ketika Sujud   163
8. Tidak Membaca Doa Ketika Sujud   163
9. Kesalahan Dalam Sifat Duduk Diantara Dua Sujud   164
10. Tidak Membaca Doa ketika Duduk Diantara Dua Sujud   164
11. Tidak Tuma’ninah (Tenang) Ketika Sujud   165
12. Meninggalkan Sunnah Memperlama Duduk Di Antara Dua Sujud   166
13. Sujud Ketika Imam Duduk   166
14. Meninggikan Alas Untuk Digunakan Sujud Di Atasnya   167
15. Menggerakkan Jari-jari di Antara Dua Sujud   167
16. Menggenggam Jari-jari Tangan Ketika Sujud   167
17. Memperlama Sujud yang Kedua Pada Rakaat Terakhir   168

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR TASYAHUD   169

1. Kesalahan Mereka dalam Tata Cara Shalawat kepada Nabi n   169
2. Tidak Menggerakkan Jari Ketika Tasyahud   170
3. Ucapan ‘Assalamu’alaika ayyuhan Nabi…’   171
4. Menganggap Makruh Bila Menyempurnakan Shalawat Ibrahimiyah  dalam Tasyahud Awal   172
5. Mengacungkan Dengan Dua Jari Telunjuk Ketika Tasyahud   173
6. Duduk Tawarru’ pada Rakaat Kedua dan Duduk Iftirasyi pada Rakaat Keempat   173
7. Mengulang Tasyahud atau Diam sebagai Ganti Dari Doa   174
8. Tergesa-gesa Berdiri Sebelum Imam Salam   174
9. Tidak Memohon Perlindungan dari Empat Perkara sebelum Salam   174

BERBAGAI KESALAHAN KETIKA SALAM DAN SESUDAHNYA   176

1. Menggoyang-goyang Kepala Ketika Salam   176
2. Membalikkan Kedua Telapak Tangan Ketika Salam   176
3. Makmum Masbuk Berdiri untuk Menyempurnakan Rakaatnya yang Tertinggal Sebelum Imam Salam   176
4. Mengeraskan Bacaan Shalawat pada Nabi n Setelah Salam   177
5. Ketika Salam  Mengucapkan Allahumma Adkhilna Al-Jannata Wa As’Aluka An-Najah Minan Nar   177
6. Jabat Tangan Setelah Salam dan Mengucapkan Taqababalallah atau Haraman   177
7. Langsung Berdoa Setelah Salam   178
8. Langsung Sujud Setelah Shalat   179
9. Bertasbih dan Beristighfar Secara Berjamaah Usai Shalat   179
10. Menggunakan Biji Tasbih dan Meninggalkan Bertasbih dengan Jari-jari   179
11. Membaca Al-Fatihah Setelah Salam Lalu Mengucapkan ‘Ilaa Hadhratin Nabi n   180
12. Mengucapkan Istighfar Lebih dari Tiga Kali dalam Dzikir Shalat   180
13. Menambah Kata (Wa Ta’alaita) dalam Dzikir Shalat   181
14. Membaca Dua Ayat Setelah Ayat Kursi   181

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT BERJAMAAH   182

1. Tergesa-gesa Melangkah Ketika Menuju Shalat Jama’ah   182
2. Memakan Bawang Putih dan Bawang Merah Ketika Berangkat ke Masjid   182
3. Pendapat yang Menyatakan “Shalat Jama’ah Itu Sunnah atau Sunnah Muakkad”   184
4. Tidak Shalat Berjama’ah di Masjid   185
5. Mengakhirkan Shalat Jama’ah dari Waktu yang Terbaik   188
6. Tidak Shalat Berjama’ah Ketika Safar   188
7. Shalat di Kebun dan Tempat Umum serta Tidak Mengerjakan di Masjid Meskipun Jaraknya Dekat   189
8. Mengangkat Imam yang Tidak Layak   190
9. Memulai Shalat Sunnah Ketika Muadzin Iqamah   191
10. Berdirinya (Orang-orang yang Tidak Paham Sama Sekali tentang Al-Qur’an dan Sunnah) Tepat di Belakang Imam serta Menjauhnya Orang Alim yang Lebih Layak   191
11. Menyelisihi Sunnah Dalam Meratakan Shaf   191
12. Adanya Celah Diantara Jama’ah Shalat   192
13. Dekatnya Jarak Shaf Wanita dan Lelaki Tanpa Ada Sutrah (Pembatas)   192
14. Tidak Adanya Semangat Menempati Shaf Terdepan   193
15. Tidak Memasang Sutrah (Pembatas)   193
16. Lewat di Depan Orang yang Sedang Shalat   195
17. Shalat di Antara Tiang Masjid dan Membuat Shaf Baru   196
18. Shalat Sendirian di Belakang Shaf   197
19. Posisi Makmum Tidak Sejajar dengan Imam Ketika Shalat Berdua   198
20. Menempatkan Shaf Anak-anak di Belakang Shaf Laki-laki   199
21. Salam ke Kanan dan ke Kiri Ketika Berhadats Dalam Shalat   199
22. Mendirikan Jama’ah Kedua Padahal Jama’ah Pertama Belum Selesai   200
23. Keyakinan Bahwa Orang yang Shalat Sunat Tidak Boleh Diikuti Orang yang Shalat Wajib   200
24. Mengikuti Imam Dengan Sengaja Ketika Imam Mengerjakan Rakaat Tambahan Karena Lupa   201
25. Mengingkari Orang yang Bermakmum Pada Orang yang Menyempurnakan Rakaatnya   202
26. Mengambil Tempat Khusus Dalam Masjid   202
27. Menaruh Sajadah atau Semisalnya di Tempat Shalat   202

BERBAGAI KESALAHAN IMAM DALAM SHALAT   204

1. Imam Diam Cukup Lama Setelah Membaca Al-Fatihah   204
2. Ucapan “Innallaha la yanzhuru ilash shafil a’waj”   205
3. Membaca Lebih Dari Satu Ayat Dengan Bersambung   206
4. Memaksa Diri dan Berlebihan Dalam Membaca Al-Qur’an   206
5. Imam Mengkhususkan Doa untuk Dirinya Sendiri   207
6. Mengubah Suara Takbir Ketika Duduk   207
7. Melagukan dan Memanjangkan Takbir   207
8. Memperlama Berdiri dengan Mengurangi Rukun Shalat Lainnya   208
9. Memperpanjang Rakaat Kedua Melebihi Rakaat Pertama   208
10. Berlebihan dalam Memperpanjang Salam   208
11. Berlebihan Memanjangkan Kalimat “Allahu Akbar”   209

BERBAGAI KESALAHAN KHUSUS SEPUTAR SHALAT SUBUH   210

1. Ucapan Shadaqta Wa Burarta   210
2. Membaca Al-Fatihah Setelah Shalat   210
3. Mengecap Allahumma Shalli Alaihi Seratus Kali   210
4. Tidak Menunaikan Shalat Shubuh di Masjid   211
5. Membicarakan Urusan Duniawi Setelah Shalat Shubuh dan Berpaling dari Kebaikan Shalat Ini   211
6. Mengucapkan ‘Ash-Shalatu Khairu minan naum’ pada Adzan Kedua   212
7. Pengumandangan Adzan Kedua Sebelum Waktunya   213
8. Meninggalkan Sunnah Dua Adzan   213
9. Membaca Al-Qur’an dan Syair-syair Sebelum Adzan   214
BERBAGAI KESALAHAN KETIKA QUNUT   215
1. Mengatakan Bahwa Qunut Dalam Shalat Witir Itu Wajib   215
2. Menambahkan Lafazh Falakal hamdu ‘ala maa qadhaita’   216
3. Mengucapkan Asyhadu dan Haqqan ketika Mendengar Doa Qunut   216
4. Mengkhususkan Qunut Witir Pada Waktu Tertentu   216
5. Menutup Doa Qunut dengan Shalawat Untuk Nabi n   216
6. Kesalahan Ketika Membaca Doa dalam Qunut Nazilah   217
7. Mengusap Wajah Setelah Berdoa   218

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT MAGHRIB   219

1. Meyakini Wajibnya Meringankan dalam Shalat Maghrib   219
2. Berdoa (dengan Doa yang Tidak Shahih) Ketika Mendengar Adzan Maghrib   219
3. Mengingkari Shalat Sunat Sebelum Maghrib   220

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR QIYAMULLAIL   221

1. Tidak Mengerjakan Qiyamullail   221
2. Terlalu Berlebihan Mengerjakan Shalat Lail Lantas Ditinggal Begitu Saja   224
3. Terlalu Berlebihan Mengerjakan Shalat Lail Lantas Melupakan Shalat Subuh   224

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT TARAWIH   226

1. Meninggalkan Shalat Tarawih   226
2. Membaca Mushaf Ketika Shalat Tanpa Ada Keperluan   227
3. Terbaru-buru dalam Mengerjakan Shalat Tarawih   227
4. Keyakinan Adanya Batasan Satu Juz Al-Qur’an Setiap Hari   227
5. Dzikir-dzikir Bid’ah di Antara Setiap dua Rakaat   228

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT DHUHA   230

1. Keyakinan Bahwa Siapa yang Meninggalkan Shalat Dhuha Akan Mati Anggota Keluarganya Atau Buta Matanya   230
2. Tidak Mengerjakan Shalat Dhuha   230

SHALAT TASBIH DAN PERBEDAAN PARA ULAMA SEPUTAR MASALAH INI   232

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT ISTIKHARAH   234

1. Tidak Mengerjakan Shalat Istikharah   234
2. Keyakinan Bahwa Istikharah Harus Diiringi Mimpi   235
3. Tidak Tahu Bahwa Shalat Istikharah Ini Bisa Dilakukan Untuk Segala Urusan   235
4. Membuat Bid’ah Dalam Shalat Istikharat   236
5. Membaca Doa Istikharah Ketika Tasyahud   237
6. Mengulang Shalat Istikharah Sebanyak Tujuh Kali   238

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT ISTISQA’   239

1. Mengabaikan Shalat Istisqa’ Ketika Dibutuhkan   239
2. Menetapkan Surat Tertentu dalam Bacaan   240
3. Makmum Mengubah Posisi Selendang Seperti yang Dilakukan Imam   240

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT KUSUF   242

1. Mengabaikan Shalat Kusuf   242
2. Makmum Salam Bersama Imam Meskipun Ia Tertinggal Rukuk Pertama   242
3. Berpendapat bahwa Membaca Keras atau Lirih dalam Shalat Kusuf dan Khusuf Itu Sama Saja   243

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT KHAUF   244

1. Keyakinan bahwa Shalat Khauf Tidak Disyariatkan Setelah Wafatnya Nabi n   244

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT DALAM PER-JALANAN   245

1. Menyempurnakan Shalat Ketika Bepergian   245
2. Mengqashar atau Menjamak Sebelum Keluar dari Daerahnya   247
3. Jarak Diperbolehkan Mengqashar   247
4. Musafir Bermakmum Pada Orang Yang Menetap   248

MENJAMAK SHALAT KETIKA MUKIM   249

KESALAHAN ORANG SAKIT KETIKA MENINGGALKAN SHALAT   251

1. Makmum Berdiri Satu Shaf Di Kanan Imam   253
2. Berdiri Di Samping Tengah Jenazah Laki-laki Atau Di Samping Kepala Jenazah Perempuan   253
3. Mengeraskan Suara Takbir dan Mengangkat Tangan Setiap Kali Takbir   254
4. Bertakbir Tiga Kali dan Mengingkari Orang yang Bertakbir Lima Hingga Sembilan Kali   255
5. Mengingkari Orang yang Membaca Surat Setelah Al-Fatihah, Padahal Mereka Membaca Doa Istiftah   257
6. Melakukan Shalat Ghaib untuk Jenazah yang Sudah Dishalatkan   258
7. Membuat Bid’ah Seputar Doa-doa Shalat Jenazah   260
8. Melakukan Salam Setelah Takbir Keempat Pada Shalat Jenazah (Tanpa Berdoa)   261

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT IED   264

1. Menghidupkan Dua Malam ‘Ied   262
2. Kesalahan Pada Lafazh Takbir   262
3. Berpendapat Bahwa Shalat Id Itu Sunnah   263
4. Tidak Mengeraskan Takbir Sebelum Shalat Dimulai   263
5. Mengumandangkan Adzan dan Iqamah dalam Shalat ‘Ied   263
6. Mengerjakan Shalat Sunat Sebelum Shalat Ied dan Sesudahnya   264
7. Mengucapkan Ash-Shalatul Jami’ah   265
8. Para Makmum Mengeraskan Takbir   266
9. Mengangkat Kedua Tangan Ketika Takbir   267
10. Mengatakan Wajibnya Dzikir di Antara Dua Takbir   267
11. Membuka Khutbah dengan Takbir   268
12. Membagi Khutbah Id Menjadi Dua Khutbah   268

BERBAGAI KESALAHAN SEPUTAR SHALAT JUM’AT   270

1. Meninggalkan Shalat Jum’at   270
2. Menyakini Wajibnya Membaca Surat As-Sajdah dan Al-Insan Pada Shalat Subuh Hari Jum’at   271
3. Tidak Mandi, Berhias, Memakai Wewangian dan Bersiwak Pada Hari Jum’at   272
4. Membaca Al-Qur’an Lewat Mikrofon Sebelum Shalat Jum’at   273
5. Tidak Bersegera Menuju Shalat Jum’at   274
6. Tidak Membaca Surat Al-Kahfi   275
7. Tidak Bershalawat kepada Nabi n Pada Hari Jum’at   275
8. Tidak Mencukupkan dengan Satu Adzan pada Hari Jum’at   276
9. Tidak Shalat Tahiyyatul Masjid Ketika Imam Sedang Khutbah   277
10. Membuat Bid’ah Shalat Sunnah Qabliyah Sebelum Shalat Jum’at   278
11. Duduk di Shaf Paling Belakang Bagi Yang Datang Awal Waktu   279
12. Melangkahi Pundak pada Hari Jum’at   280
13. Shalat Tahiyyatul Masjid Sesudah Adzan atau Di Antara Dua Khutbah   281
14. Berbicara Ketika Berlangsung Khutbah   282
15. Menuangkan Minuman dan Mengedarkan Kotak Amal Saat Khutbah Berlangsung   283
16. Bersiwak Saat Khutbah Berlangsung dan Banyak Bergerak   284
17. Duduk Memeluk Kaki Pada Hari Jum’at Ketika Imam Berkhutbah   284
18. Mengeraskan Bacaan Shalawat Nabi n  dan Doa Memohon Keridhaan Untuk Para Sahabat Saat Khutbah   285
19. Mengawal Para Pemimpin Ketika Shalat Jum’at Berlangsung   285
20. Mengusap Khatib Setelah Ia Turun Dari Mimbar   286
21. Membaca Surat Al-Ikhlas Sebanyak Seribu Kali   286
22. Pengantin Baru Boleh Meninggalkan Shalat Jum’at dan Shalat Berjama’ah   286
23. Menyambung Antara Shalat Jum’at dengan Shalat Sesudahnya Tanpa Dipisah dengan Pembicaraan atau Lainnya   287
24. Mengerjakan Shalat Zhuhur Setelah Shalat Jum’at   288

BERBAGAI KESALAHAN PARA KHATIB   289

1. Tidak Mengucapkan Puji-pujian Pada Permulaan Khutbah   289
2. Berdoa Ketika Naik Mimbar   289
3. Tidak Mengucap Salam untuk Para Hadirin ketika Sudah Berada di Mimbar   290
4. Tidak Ada Nasehat dan Peringatan Pada Khutbah Kedua   290
5. Tidak Membatasi Tema Khutbah atau Materinya   290
6. Khatib Banyak Bersajak   290
7. Memperpanjang Khutbah dan Mempercepat Shalat   291
8. Sering Mengucap ‘Au Kama Qala’ (Atau Sebagaimana Beliau bersabda) Dalam Khutbah Pertama   292
9. Membaca Surah Al-Ikhlas Tiga Kali Antara Dua Khutbah   292
10. Mengucapkan Udzkurullaha Yadzhurkum   292
11. Berpaling ke Kanan dan ke Kiri Ketika Khutbah   292
12. Mengatakan “Orang Yang Bertaubat Seperti Orang Yang Tak Berdosa”   293
13. Mengecap Diakhir Khutbah “Innallaha Ya’muru bil ‘Adli wal Ihsan” (QS. An-Nahl: 90)   293
14. Suara Pelan dan Lamban dalam Penyampaian Khutbah   293
15. Bertelekan Pedang Atau Tongkat Ketika Khutbah   294
16. Khutbah Bersandar Pada Hadits-hadits Palsu   294
17. Tidak Peka dengan Kondisi Umat   294
18. Bodoh terhadap Ushul dan Kaidah Bahasa Arab   295
19. Mengangkat Tangan Ketika Berdoa   295
20. Berpakaian Isbal   296
21. Mencukur Jenggot dan Berpakaian Menyerupai Orang Kafir   296
22. Teladan yang Buruk   297

PENUTUP   299

Review Buku 417 Kesalahan Shalat – Syaikh Mahmud Al Mishri – Penerbit Al Hambra


Author: Google+ by Toko Buku Islam Online Terpercaya

Kunjungi channel kami di Wisata Buku Online

baca referensi lain di id.wikipedia

717 Total Views 1 Views Today
Print Friendly, PDF & Email
About Wisata Buku

Wisatabuku.com adalah tempat Share daftar isi buku islam, resensi, sinopsis, review, dan tempat belanja buku online. Anda juga dapat mendownload majalah maupun buletin di blog ini. Pemesanan: 0857 2510 6570

Comments

  1. Djajadi Moentasib says:

    Halaman 49 tentang merokok itu haram. Harap sertakan dalil sahih yang mendasari (Quran/Hadis). Saya tidak merokok dan setuju hal haramnya rokok, namun belum menemukan dalil yang mendasari. Terimakasih

Speak Your Mind

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.