Syarah 10 Muwashafat – Muhammad Husain Isa Ali Mashur – Penerbit Eraadicitra Intermedia

Syarah 10 Muwashafat - Muhammad Husain Isa Ali Mashur - Penerbit Eraadicitra IntermediaNama Buku : Syarah 10 Muwashafat

Ukuran/Hal : 15 x 23 cm / 350  halaman

Berat: 500 gram

Penulis: Muhammad Husain Isa Ali Mashur

Penerbit: Penerbit Eraadicitra Intermedia

Harga : Rp  85.000 ,- –> Rp  77.000

Anda Hemat: Rp 8.000,-

Pesan via Whatsapp: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan via SMS: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan Via Line: Line Wisatabuku <- Cukup Klik

Sinopsis Buku Syarah 10 Muwashafat – Muhammad Husain Isa Ali Mashur – Penerbit Eraadicitra Intermedia

Fondasi bagi kejayaan masyarakat adalah kualitas individu pembentuknya. Seperti apa kualitas individu sebuah masyarakat seperti itu pula kejayaan masyarakat. Untuk itu, Islam sangat concern pada pembentukan pribadi (takwin fardi), karena dari pribadi-pribadi muslim itulah nilai dan kemuliaan Islam dapat diterjemahkan ke dalam realita.

Atas dasar itu pula, perbaikan dari (islahul fardi) menjadi prioritas pertama dalam rangkaian maratibul amal. Logikanya, tidak mungkin kita dapat melakukan pembentukan keluarga muslim (takwin bait al muslim), membimbing masyarakat (irsyadul mujtama’), sampai menegakkan kepemimpinan dunia dengan penyebaran dakwah (ustadziyatul alam) bila individu fan pelakunya belum tersentuh perbaikan. Di sinilah nilai strategis dari 10 muwashafat, karena merupakan parameter bagi suksesnya perbaikan diri (islahul fardi) yang sekaligus garansi bagi suksesnya maratibul amal lainnya dan kesuksesan tujuan tarbiyah secara umum.

Buku Syarah 10 Muwashafat ini menjelaskan secara lengkap tentang 10 karakter yang harus dimiliki oleh setiap muslim. Ditulis oleh seorang dai sekaligus anggota Majlis Syura Ikhwanul Muslimin di Mesir yang sarat ilmu dan pengalaman.

DAftar isi Buku Syarah 10 Muwashafat – Muhammad Husain Isa Ali Mashur – Penerbit Eraadicitra Intermedia

DAFTAR ISI

PENGANTAR PENERBIT   v
DAFTAR ISI   vii

BAB 1. SALIMUL AQIDAH   1
A. Makna Akkidah   1
B. Syahadatain   2
1. Pengertian syahadatain   2
2. Makna la ilaha illallah   6
3. Syarat diterimanya syahadatain   7
4. Penjelasan lebih lanjut tentang syahadatain   11
5. Orang yang masih mengikrarkan dua kalimat syahadat tidak dianggap murtad   15
6. Macam-macam tauhid   16
a. Tauhid rububiyah   18
b. Tauhid asma wa shifat   23
c. Tauhid uluhiyah   34
7. Definisi ibadah   37
8. Macam-macam jenis ibadah   41
9. Syirik besar dan syirik kecil   46
C. Iman dan Rukun-Rukunnya   55
1. Tingkatan Iman, Islam, dan Ihsan   55
a. Tingkatan Islam   59
b. Tingkatan Iman   60
c. Tingkatan Ihsan   64
2. Iman kepada para malaikat   66
3. Iman kepada kitab-kitab Allah   79
4. Iman kepada para rasul   81
5. Iman kepada hari akhir dan tanda-tandanya   85
a. Iman kepada kiamat khusus (kematian)   88
b. Iman kepada azab dan nikmat kubur   90
c. Iman kepada hari kebangkitan   94
d. Iman kepada Sangkakala dan tiupannya   96
e. Iman kepada yaumul mahsyar   99
f. Iman kepada hari pengumpulan makhluk untuk perhitungan amal   102
g. Iman kepada catatan-catatan amal yang bertebaran   104
h. Iman kepada hari pemaparan dan perhitungan amal   106
i. Iman kepada perkara qisas pada hari kiamat   109
j. Iman kepada para saksi dan syuhada pada hari kiamat   111
k. Iman kepada mizan (timbangan amal)   114
l. Iman kepada shirath (jembatan di atas dua sisi neraka)   118
m. Iman kepada surga dan neraka   122
n. Iman kepada haudh (telaga di akhirat) dan meminum airnya   126
o. Iman kepada panji al-hamd pada hari kiamat   127
p. Iman kepada syafaat pada hari kiamat   128
6. Iman kepada takdir baik dan buruk   139
a. Tingkatan pertama: Iman kepada ilmu Allah ‘azza wa jalla   140
b. Tingkatan kedua: Iman kepada kitab yang terpelihara (lauhul mahfuzh)   142
c. Tingkatan ketiga: Iman kepada kehendak Allah yang pasti terlaksana dan kekuasaan-Nya yang menyeluruh   149
d. Tingkatan keempat: Iman kepada Allah bahwa Dialah Pencipta Segala Sesuatu   150

BAB 2. SAHIHUL IBADAH   153
A. Sahihul Ibadah Berarti Ibadah yang Sempurna dan Tanpa Cacat   153
B. Ibadah Dianggap Sah Apabila Memenuhi Syarat dan Rukunnya   154
1. Ibadah hanya kepada Allah   154
2. Dunia tempat beribadah   155
3. Harga surga adalah beribadah seumur hidup kepada Allah   156
C. Tata Cara Ibadah Sudah Ditentukan   157
D. Ibadah Mensalehkan Pribadi Muslim dan Menyebabkan Kecintaan Allah   160
E. Keimanan adalah Amal Saleh   162
F. Sahihul Ibadah: Shalat dengan Benar   168
G. Sahihul Ibadah: Menginfakkan Sebagian Rezeki yang Allah Berikan   170

BAB 3. MATINUL KHULUQ   175
A. Makna Matinul Khuluq   175
B. Muslim adalah Pribadi yang Tangguh dan Berakhlak Rabbani   181
C. Kebaikan Akhlak Seseorang Tergantung pada Usahanya   184
D. Akhlak adalah Rezeki dari Allah, dan Rezeki Menuntut Usaha untuk Meraihnya   187
E. Makna dari Akhlak Mulia   189
F. Akhlak Bisa Berubah Menjadi Baik atau Buruk   193
G. Faktor Pendukung Meraih Akhlak Mulia   195
H. Hawa Nafsu adalah Bahaya Laten yang Harus Dilawan   198

BAB 04. QAWIYYUL JISMI   201
A. Qawiyyul Jismi adalah Prioritas   201
B. Pengertian Qawiyyul Jismi   204
C. Bagaimana Cara Menggali Kekuatan Jasmani?   207
D. Melatih Diri untuk Mengeluarkan Potensi   209
E. Akhlak dan Fisik Rasulullah yang Sempurna nan Indah   211
F. Nabi Muhammad Memiliki Jasmani Prima   214
G. Nabi saw. Melatih Memanah dan Menggembleng Fisik para Sahabat   217
H. Nabi saw. Menggelar Bermacam Pertandingan Olahraga   220
I. Para Pemuda yang Matang Kedewasaan dan Kekuatan Tubuhnya   223
J. Tapi Nabi Juga Bersantai Bersama Istri dan para Sahabat   233

BAB 5. MUTSAQQAFUL FIKRI   235
A. Pengertian dari Mutsaqqaful Fikri   235
B. Ilmu Ada yang Tidak Bermanfaat   239
C. Ilmu didapat dengan Belajar   243
D. Mutsaqqaful Fikri: Pandai Memanfaatkan Waktu   244
E. Ruang Lingkup Mutsaqqaful Fikri   247
F. Pengetahuan Akal dan Pengetahuan Hati   249
G. Akal yang Sumbernya Terpelihara   251

BAB 6. QADIRUN ALAL KASBI   253
A. Qadirun Alal Kasbi Diraih Lewat Praktik dan Latihan   253
B. Pengajaran dan Pelatihan Kerja bagi Anak-anak   256
1. Urgensi pelatihan kerja bagi anak-anak-anak   256
2. Urgensi pelatihan kerja kepada anak bagi keluarga   257
3. Urgensi pelatihan kerja kepada anak bagi masyarakat   257
4. Pelatihan kerja dan aspek pendidikan bagi anak   258
C. Motivasi dalam Bekerja   259
D. Anjuran untuk Giat Berpagi-pagi dalam Mencari Rezeki   260
E. Anjuran Berdzikir kepada Allah di Lingkungan Kerja   261
F. Anjuran untuk Mencari dan Memakan yang Halal   263
G. Anjuran Bersikap Wara’ dan Meninggalkan Syubhat   266
H. Bersikap Mudah dalam Pergaulan   267
I. Ancaman Bersikap Curang   267
J. Beberapa Adab yang Harus Dijaga ketika Bermuamalah   268
K. Beberapa Jenis Pekerjaan Wiraswasta yang Disarankan   269
L. Beberapa Catatan dan Nasihat   270

BAB 7. MUNAZZAMUN FI SYU’UNIHI HARISHUN ALA WAQTIHI   273
A. Makna Munazzamun fi Syu’unihi Harishun ala Waqtihi   273
B. Prioritas dalam Memilah Urusan   276
C. Skala Prioritas Saat Aktivitas Sangat Padat   277
D. Tentang Urusan yang Mudah dan Urusan yang Penting   279
E. Tentang Waktu   280
F. Kewajiban yang Terikat dengan Waktu   281
1. Di dalam ibadah   283
2. Di dalam rumah   284
3. Bersama masyarakat   285
4. Dalam hal pekerjaan   285
5. Urusan dakwah   286
G. Poin penting   288
H. Beberapa Stimulan untuk Menjaga Waktu   289

BAB 8. NAFIUN LIGHAIRIHI   293
A. Diawali dengan Kisah   293
B. Kemanfaatan adalah Saudara Kandung Keimanan   295
C. Nabi saw. adalah Sosok Penuh Kebajikan dan Kebaikan   298
D. Dalam Diri para Sahabat Ada Keteladanan yang Baik   300
E. Berbuat Kebajikan kepada Manusia Berarti Berbuat Kebajikan Kepada Allah   303
F. Manfaat yang Muncul dari Akidah Seorang Mukmin   305
G. Menunaikan Kebaikan adalah Hak Orang Lain yang Harus Ditunaikan   307
H. Usaha Tanpa Modal   308
I. Amal Shaleh Bermanfaat bagi Pelakunya di Dunia dan Akhirat   310
J. Contoh Keteladanan Orang-orang Mulia dalam Memberikan Manfaat kepada Orang Lain   312
K. Makhluk Terbaik Memberitahumu tentang Permasalahan Ini   315
L. Bentuk-bentuk Aplikatif Nafiun Lighairihi   318
1. Bersama diri sendiri   318
2. Bersama keluarga   320
3. Bersama tamu   324
4. Bersama tetangga   326
5. Bersama saudara dan kerabat   328
6. Bersama masyarakat saat di jalan raya   332
7. Bersama rekan-rekan kerja   333
8. Bersama semua makhluk Allah   335

BAB 9. MUJAHIDUN LINAFSIHI   337
A. Cara Mengendalikan Jiwa   337
B. Ragam Amal Kebaikan untuk Mengendalikan Jiwa   339
1. Mengendalikan jiwa terhadap pasangan   339
2. Mengendalikan jiwa saat makan   341
3. Mengendalikan jiwa terhadap anak-anak   342
4. Mengendalikan jiwa di saat tidur   345
5. Mengendalikan jiwa di saat waktu luang   345
6. Mengendalikan jiwa di jalanan   346
7. Mengendalikan jiwa dalam profesi dan pekerjaan   348
8. Mengendalikan jiwa dalam aksi dakwah   349
C. Cara Mengubah Perbuatan Menjadi Karakter   350

***

Review Buku Syarah 10 Muwashafat – Muhammad Husain Isa Ali Mashur – Penerbit Eraadicitra Intermedia


Author: Google+ by Toko Buku Islam Online Terpercaya

Kunjungi channel kami di Wisata Buku Online

363 Total Views 1 Views Today
Print Friendly

Incoming search terms:

  • buku syarah 10 muwashafat
  • 10 muwashafat
  • daftar isi syarah 10 muwashafat
  • downlood sarah 10 muasofat
  • ringkasan penjelasan syarah 10 muwashafat salimul aqidah redaksi muhammad husain isa ali manshur
  • sharah 10 muwasafahat
About Wisata Buku

Wisatabuku.com adalah tempat Share daftar isi buku islam, resensi, sinopsis, review, dan tempat belanja buku online. Anda juga dapat mendownload majalah maupun buletin di blog ini. Pemesanan: 0857 2510 6570

Speak Your Mind

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.