Sejarah Hidup Rasulullah – Syaikh Shafiyurrahman al Mubarakfuri – Penerbit Insan Kamil

Sejarah Hidup Rasulullah - Syaikh Shafiyurrahman al Mubarakfuri - Penerbit Insan KamilNama Buku : Sejarah Hidup Rasulullah

Ukuran/Hal : 15 x 23 cm / 987  halaman

Berat: 1300 gram

Penulis: Syaikh Shafiyurrahman al Mubarakfuri

Penerbit: Penerbit Insan Kamil

Harga : Rp  125.000 ,- –> Rp  110.000

Anda Hemat: Rp 15.000,-

Pesan via Whatsapp: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan via SMS: 0858 6766 8777
Pesan Via Line: @Wisatabuku <- Cukup Klik

Sinopsis Buku Sejarah Hidup Rasulullah – Syaikh Shafiyurrahman al Mubarakfuri – Penerbit Insan Kamil

Buku yang ada di hadapan Anda ini adalah sejarah kehidupan Rasulullah Saw yang sudah ditahqiq, sehingga kita bisa mengetahui derajat kisah yang disebutkan dalam buku tersebut. Juga dapat menjadi wawasan tambahan agar tidak terjebak dalam kebingungan; mana kisah yang memiliki sumber periwayatan, mana kisah yang diperdebatkan kebenarannya, dan mana kisah yang tidak ada sumbernya sama sekali.

Sejatinya buku ini adalah gabungan dari dua buku :

Pertama, buku sejarah yang fenomenal karena menjuarai lomba penulisan Sirah Nabawiyyah tingkat Internasional; Ar-Rahiq al-Makhtum, Bahtsun fi As-Sirah As-Sirah An-Nabawiyyah ‘ala Shahibiha Afdhal Ash-Shalatu wa As-Salam, tulisan Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfuri.

Kedua, buku berjudul At-Ta’liq ‘ala Ar-Rahiq Al-Makhtum, tulisan Syaikh Abu Abdurrahman Mahmud bin Muhammad Al-Mallah, dan sudah dikoreksi ulang oleh Prof. Dr. Nasir bin Abdul Karim Al-‘Aql,  Syaikh Abdulloh bin Mani’ Ar-Ruqiy, dan Syaikh Muhammad bin Abdullah Al-‘Ausyan.

Metode penulisan yang digunakan oleh pentahqiq adalah dengan mencantumkan beberapa kisah tentang Rasulullah saw yang ada di dalam buku Ar-Rahiq Al-Makhtum yang perlu dikritisi, kemudian beliau sematkan koreksi tersebut di bawahnya. Namun, untuk memudahkan pembaca dalam memahami alur kisah sekaligus koreksi yang ada, kami menggabungkannya dengan buku pokoknya secara langsung. Kemudian kami sematkan koreksi itu di bagian footnote, tepat di bagian akhir setiap kisah yang dikoreksi oleh pentahqiq.

Semoga kehadiran buku ini dapat menambah wawasan pengetahuan kita terkait sejarah kehidupan Rasulullah saw sehingga kita dapat membedakan mana kisah yang shahih, dha’if, mungkar, maupun maudhu’.

Daftar Isi Buku Sejarah Hidup Rasulullah – Syaikh Shafiyurrahman al Mubarakfuri – Penerbit Insan Kamil

Daftar Isi

Kata Sambunan Penerbit — iii
Daftar Isi — v
Sekapur Sirih Tentang Buku — xxi
Kata Pengantar Dr. Abdullah Umar Nashif — xxv
Kata Pengantar Syaikh Muhammad Bin Ali Al-Harakan — xxviii
Kata Pengantar untuk Tahqiq Rahiqul Makhtum Syaikh Abdullah Bin Mani’ Ar-Ruqiy — xxxii
Seuntai kat Pentahqiq dan Penta’liq — xxxvi
Pendahuluan — xlii
Beberapa Kesalahan di Cetakan Lama dan Direvisi oleh Penulis di Cetakan Baru — xliv

LETAK GEOGRAFIS ARAB DAN SUKU-SUKUNYA — 53
Letak Geografis Negeri Arab — 53
Kaum-kaum Bangsa Arab — 53

PEMERINTAHAN DAN KEKUASAAN BANGSA ARAB — 69
Raja Negeri Yaman — 69
Raja di Hirah — 73
Raja di Syam — 76
Kekuasaan di Hijaz — 77
Pemerintahan di Penjuru Tanah Arab — 85
Kondisi Politik — 87

AGAMA-AGAMA BANGSA ARAB — 89
Kondisi Agama — 105

GAMBARAN MASYARAKAT ARAB ZAMAN JAHILIYAH — 107
Kondisi Sosial — 107
Kondisi Ekonomi — 114
Kondisi Moral — 114

NASAB NABI MUHAMMAD Saw DAN KELUARGANYA — 119
Nasab Nabi Muhammad saw — 119
Keluarga Nabi saw — 120

KELAHIRAN MUHAMMAD Saw DAN EMPAT TAHUN SEBELUM DIANGKAT MENJADI NABI — 131
Kelahiran Muhammad saw — 131
Di Lingkungan Bani As’ad — 134
Peristiwa Pembelahan Dada — 139
Kembali ke Pangkuan Ibunda Tercinta — 139
Di Bawah Asuhan Kakeknya yang Penuh Kasih Sayang — 140
Hidup Bersama Pamannya — 141
Meminta Hujan dengan Perantara Nabi Muhammad saw —142
Bertemu Rahib Bahira — 142
Perang Fijar — 143
Hilful Fudhul — 144
Menikah dengan Khadijah — 146
Merenovasi Ka’bah dan Perkara Pengambilan Keputusan — 148
Riwayat Hidup Muhammad saw Sebelum Diangkat Menjadi Nabi — 150

MASA KENABIAN, RISALAH DAN DAKWAH — 153
Periode Makkah — 153

DI BAWAH NAUNGAN NUBUWWAH DAN RISALAH — 154
Di Gua Hira’ — 154
Jibril as Turun Membawa Wahyu —155
Masa Terputusnya Wahyu — 159
Jibril Turun Menyampaikan Wahyu Kedua Kalinya — 161
Tingkatan-tingkatan Turunnya Wahyu — 165
TAHAPAN PERTAMA :
DAKWAH KE JALAN ALLAH SECARA SEMBUNYI-SEMBUNYI — 167
Generasi Pertama — 167
Shalat — 170

TAHAPAN KEDUA
DAKWAH SECARA TERANG-TERANGAN
Perintah Pertama untuk Berdakwah secara terang-terangan — 173
Berdakwah kepada Keluarga Dekat — 174
Di Atas Bukit Shafa — 176
Sidang Majelis Membahas Upaya Menghalangi Jamaah Haji agar tidak Mendengarkan Dakwah Muhammad — 179
Berbagai Metode dalam Menghadang Laju Dakwah — 183
Beragam Tekanan — 195
Sikap Kaum Musyrikin Terhadap Rasulullah saw — 201
Utusan Quraisy Kepada Abu Thalib — 202
Kaum Quraisy Mengancam Abu Thalib — 203
Kaum Quraisy Kembali Mendatangi Abu Thalib — 204
Darul Arqam — 212
Hijrah ke Habasyah yang Pertama — 213
Sujudnya Kaum Musyrikin Bersama Kaum Muslimin dan Kembalinya Para Muhajirin — 216
Hijrah ke Habasyah yang Kedua — 219
Tipu Daya Suku Quraisy Terhadap Muhajirin di Habasyah — 220
Puncuk Penyiksaan dan Upaya Pembunuhan Rasulullah saw — 224
Masuk Islamnya Hamzah bin Abdul Muthalib — 228
Masuk Islamnya Umar bin Khatab — 229
Perwakilan Suku Quraisy Menemui Rasulullah — 241
Para Pemuka Quraisy Mengajak Rasulullah Berunding — 245
Ambisi Abu Jahal untuk Membunuh Rasulullah — 246
Negosiasi dan Kompromi — 248
Kaum Quraisy Bingung, Berpikir Keras dan Menghubungi Orang-orang Yahudi — 252
Sikap Abu Thalib dan Keluarganya — 254

PEMUTUSAN HUBUNGAN SECARA MENYELURUH —256
Perjanjian yang Zalim dan Melampaui Batas — 256
Tiga Tahun di Rumah Abu Thalib — 257
Pembatalan Lembaran Perjanjian — 258

DUTA TERAKHIR QURAISY YANG MENGUNJUNGI ABU THALIB — 262
Wafatnay Abu Thalib — 266
Khadijah Kembali ke Haribaan Allah — 268
Duka yang Bertumpuk-tumpuk — 268
Menikah dengan Saudah — 270

FAKTOR-FAKTOR PENGUAT KESABARAN DAN KETEGUHAN — 271
1. Keimanan kepada Allah — 271
2. Kepemimpinan yang Digandrungi Oleh Setiap Hati — 272
3. Rasa Tanggung Jawab — 276
4. Iman kepada Akhirat —277
5. Al-Qur’an 277
6. Berita Gembira Tentang Kemenangan — 279

PERIODE KETIGA
MENDAKWAHKAN ISLAM DI LUAR MAKKAH —286
Rasulullah Berdakwah ke Thaif —286

MENAWARKAN ISLAM KEPADA KABILAH-KABILAH DAN INDIVIDU — 295
Kabilah-Kabila yang Ditawari Islam —295
1. Bani Kalb — 295
2. Bani Hanifah — 296
3. Bani Amir bin Sha’sha’ah —296
Orang-orang Beriman dar Selain Penduduk Makkah — 297
1. Suwaid bin Ash-Shamit — 298
2. Iyyas bin Mu’adz — 299
3. Abu Dzar Al-Ghifari — 300
4. Thufail bin Amru Ad-Dausiy —302
5. Dhimad Al-Azdiy — 304
Enam Orang dari Pennduduk Yatsrib — 305
Pernikahan Rasulullah dengan Aisyah binti Abu Bakar — 307

ISRA’ DAN MI’RAJ —308
BAIAT AQABAH PERTAMA — 318
Delegasi Islam di Madinah — 319
Keberhasilan yang Gemilang — 320

BAIAT AQABAH KEDUA — 325
Permulaan Dialog dan Perjelasan Abbas tentang Beratnya Tanggung Jawab —326
Klausul Baia— 328
Penegasan Beratnya Tanggungjawab Baiat —329
Pelaksanaan Baiat —330
Dua Belas Pemuka Kaum — 331
Setan Membocorkan Perjanjian — 333
Kesiapan Kaum Anshar untuk Melawan Suku Quraisy — 333
Protes Suku Quraisy kepada Pemuka Yatsrib — 334
Kaum Quraisy Mendapat Kepastian Berita dan Memburu Pelaku Baiat — 335

PERMULAAN HIJRAH — 337
1. Hijrahnya Abu Salamah — 338
2. Hijrahnya Shuhaib bin Sinan Ar-Rumi — 339
3. Hijrahnya Umar bin Khattab Bersama Dua Rekannya — 339

PERISTIWA DI DARUN NADWAH (PARLEMEN QURAISY)
Perbincangan di Darun Nadwah dan Kesepakatan Jahat untuk Membunuh Nabi saw — 344

RASULULLAH SAW HIJRAH — 350
Skenario Kafir Quraisy dan Skenario Allah saw — 350
Pengepungan Rumah Rasulullah saw —351
Rasulullah saw Meninggalkan Rumahnya — 353
Dari Rumah Menuju Gua Tsur — 355
Berada di Dalam Dua Bersama Abu Bakar — 355
Perjalanan Menuju Madinah — 360
Beberapa Kejadian Selama di Perjalanan — 362
1. Bertemu Pengembala Kambing — 362
2. Rasulullah “Penunjuk Jalan” — 363
3. Melewati Tenda Ummu Ma’bad — 363
4. Perjalanan Maka Diendus oleh Suraqah Bin Malik — 368
5. Bertemu Buraidah Bin Hushaib Al-Aslami — 370
6. Berjumpa dengan Abu Aus Tamim bin Hajar — 372
7. Bertemu dengan Zubair — 373
Sampai di Kuba — 373
Memasuki Kota Madinah — 376

PERIODE MADINAH — 383
Periode Dakwah dan Jihad di Madinah — 383
Penduduk Madinah dan Kondisi Mereka Saat Rasulullah saw Hijrah — 383
Para Shahabat Rasulullah saw — 384
Kaum Musyrikin — 387
Orang-orang Yahudi — 388

PERIODE PERTAMA
MEMBANGUN MASYARAKAT BARU — 396
Membangun Masjid Nabawi — 396
Mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Anshar — 398
Sumpah Setia Terhadap Islam — 401
Pengaruh Keimanan dalam Kehidupan Bermasyarakat — 402

PERJANJIAN DENGAN KAUM YAHUDI — 408
PERJUANGAN YANG MENUNTUT PENGORBANAN NYAWA — 411
Bujuk Rayu Kaum Quraisy dan Komunitas Mereka dengan Abdullah bin Ubay — 411
Orang Quraisy Bertekad Menghalangi Orang Lain Dari Masjidil Haram — 412
Kafir Quraisy Meneror Kaum Muhajirin — 413
Izin Untuk Berperang — 415
Ghazwah (Peperangan) dan Sariyah Sebelum Perang Badar — 417
1. Sariyah Saiful Bahr — 418
2. Sariyah Rabigh — 418
3. Sariyah Al-Kharrar — 419
4. Ghazwah (Perang( Abwa’ atau Waddan — 419
5. Ghazwah (Perang) Buwath — 420
6. Ghazwah (Perang) Shafawan — 421
7. Ghazwah (Perang) Dzul Usyairah — 421
8. Sariyah Nakhlah — 422

PERANG BADAR KUBRO
PERTEMPURAN PENENTU YANG PERTAMA DALAM ISLAM — 429
Sebab Terjadinya Peperangan — 429
Kekuatan Pasukan Islam dan Pembagian Komando — 430
Pasukan Islam Bergerak ke Arah Badar — 431
Peringatan Bagi Penduduk Makkah — 432
Penduduk Makkah Bersiap untuk Berangkat — 432
Kekuatan Pasukan Mekah — 433
Persoalan Terkait Kabilah Bani Bakr — 433
Pasukan Makkah Mulai Bergerak — 434
Kafilah Dagang yang Berhasil Meloloskan Diri — 434
Kebimbangan Pasukan Makkah dan Perpecahan di Tubuh Mereka — 435
Posisi Pasukan Islam yang Cukup Rawan — 436
Majelis Permusyawaratan — 437
Pasukan Kaum Muslimin Melanjutkan Perjalanan — 439
Rasulullah Melakukan Operasi Mata-mata — 440
Mendapat Informasi Akurat tentang Posisi Pasukan Makkah — 441
Turun Hujan — 442
Pasukan Islam Menempati Posisi Strategis — 443
Markas Komando — 444
Mobilisasi Tentara dan Istirahat Malam — 445
Pasukan Makkah Memasuki Kancah Peperangan dan Terjadinya Perpecahan di Antara Mereka — 446
Dua Pasukan Saling Mengintai — 449
Detik-detik Meletusnya Peperangan — 450
Perang Tanding — 451
Perang Masal — 552
Rasulullah saw Memohan kepada Allah — 453
Para Malaikat Turun Membantu — 454
Serangan Balik — 455
Iblis Lari dari Medan Perang — 458
Kekalahan Telak — 459
Sepak Terjang Abu Jahal — 459
Akhir Hayat Abu Jahal — 460
Pesona-pesona Iman dalam Peperangan — 464
1. Abu Hudzaifah — 464
2. Abu Al-Bakhtary bin Hisyam — 464
3. Abdurrahman bin Auf — 466
4. Umar bin Khattab — 468
5. Abu Bakr Ash-Shiddiq — 469
6. Sa’ad bin Mua’adz — 469
7. Ukasyah bin Mihshan Al-Asady — 470
8. Mush’ab bin Umair Al-Abtary — 470
9. Abu Hudzaifah — 471
Korban dari Kedua Belah Pihak — 471
Makkah Menerima Berita Kekalahan — 473
Madinah Meneriman Kabar Kemenangan — 476
Pasukan Nabi Bergerak Menuju Madinah — 477
Utusan Penyambut Kedatangan Pasukan Kaum Muslimin — 480
Masalah Tawanan — 481
Al-Qur’an Berbicara tentang Peperangan Badar — 485

KEGIATAN MILITER ANTARA PERANG BADAR DAN PERANG UHUD — 488
Ghazwah (Perang) Bani Sulaim di Al-Kudr — 491
Konspirasi Jahat untuk Membunuh Nabi saw — 491

PERANG BANI QAINUQA’ — 495
Bukti Kelicikan Orang-orang Yahudi — 495
Bani Qainuqa’ Melanggar Perjanjian — 496
Bani Qainuqa’ Dikepung, Menyerah, dan Akhirnya Diusir dari Madinah — 501

PERANG AS-SAWIQ —504
Perang Dzu Amr — 506
Pembunuhan Ka’Abu Hanifah bin Al-Asyraf — 507

Perang Buhran — 514
Ekspedisi Perang (Sariyah) Zaid bin Haritsah — 514

Perang Uhud — 517
Persiapan Suku Quraisy Menghadapi Pertempuran Ganas — 517
Stamina dan Komando Pasukan Kaum Quraisy — 519
Pasuan Mekah Mulai Bergerak — 520
Mata-Mata Rasulullah saw Mendapat Informasi Pergerakan Musuh — 520
Persiapan Kaum Muslimin Menghadapi Segala Kemungkinan — 521
Pasukan Musuh Tiba di Pinggiran Kota Madinah — 521
Mengadakan Majelis Musyawarah — 522
Pembagian Pasukan dan Pemberangkatan ke Medan Perang — 523
Inspeksi Pasukan — 526
Bermalam di Tempat antara Uhud dan Madinah — 526
Pembelotan Abdullah bin Ubay dan Rekan-rekannya — 527
Stategi Pertahanan — 530
Rasulullah saw Meniupkan Ruh Patriotisme kepada Pasukan Islam —532
Persiapan Pasukan Mekah — 533
Politik Pecah Belah Kaum Quraisy —534
Kesungguhan Wanita-wanita Quraisy Membangkitkan Semangat Pasukan — 536
Awal Tersulutnya Peperangan — 536
Pertempuran di Sekitar Panji Perang Quraisy dan Terbunuhnya Para Pemegang Panji — 537
Kecamuk Perang di Titik Lainnya — 539
Terbunuhnya Singa Allah, Hamzah bin Abul Muthalib — 541
Kaum Muslimin Menguasai Keadaan — 542
Meninggalkan Pelukan Wanita Menuju Medan Perang — 542
Peran Divisi Pemanah dalam Pertempuran — 543
Kekalahan Menimpa Kaum Musyrikin — 543
Kesalahan Fatal Satuan Pemanah — 545
Manuver Khalid bin Al-Walid Membuat Pasukan Islam Terkepung — 546
Keberanian Rasulullah saw Menghadapi Kepungan Quraisy — 547
Pasukan Kaum Muslimin Kocar Kacir — 548
Pertempuran Sengit di Sekeliling Rasulullah saw — 551
Saat yang Paling Kritis dalam Hidup Rasulullah — 552
Awal Berkumpulnya Para Sahabat di Sekitar Rasulullah saw — 556
Tentara Musyrikin Semakin Melakukan Tekanan — 559
Patriotisme yang Tak Tertandingin — 560
Berita Kematian Rasulullah dan Pengaruhnya dalam Perjuangan — 563
Rasulullah saw Meneruskan Perjuangan dan Menguasai Keadaan — 564
Kematian Ubay bin Khalaf — 566
Thalhah Membantu Rasulullah saw Bangkit Menaiki Batu — 567
Seranan Terakhir yang Dilancarkan oleh Orang-orang Musyrik — 568
Perlakuan Keji Terhadap Jasad Para Syuhada’ — 569
Kesiapan Pahlawan Islam untuk Berpegang Hingga Akhir Pertempuran — 570
Setibanya Rasulullah saw di Lereng Bukit — 572
Kegembiraan Abu Sufyan di Penghujung Perang — 573
Janji Bertemu di Badar — 574
Memastikan Gerakan Kaum Musyrikin — 575
Mencari Para Korban yang Terbunuh dan Terluka — 576
Mengumpulkan Para Syuhada’ dan Mengebumikan Mereka —578
Rasulullah saw Memuji dan Berdoa kepada Allah SWT — 581
Kepulangan Menuju Madinah dan Sambutan Penuh Cinta dan Kasih Sayang — 583
Rasulullah saw Tiba di Madinah — 585
Jumlah Korban dari Kedua Belah Pihak — 585
Duka Menyelimuti Langit Madinah — 586
Ghazwah (Perang) Hamra’ Al-Asad — 586
Al-Qur’an Berbicara tentang Perang Uhud — 593
Hikmah yang Sangat Berharga dari Perang Uhud — 594

SATUAN-SATUAN PERANG ANTARA PERANG UHUD DAN PERANG AHZAB — 597
Sariyah Abu Salamah — 598
Sariyah Abdullah bn Unais — 599
Utusan ke Ar-Raji’— 599
Tragedi Bi’ru Ma’unah — 602
Ghazwah (Perang) Bani Nadhir — 606
Ghazwah (Perang) Nejd — 614
Perang Badar Jilid Dua —616
Ghazwah (Perang) Daumatul Jandal — 617

PERANG AHZAB — 620
GHAZWAH (PERANG) BANI QURAIZHAH — 641
AKSI-AKSI MILITER SETELAH PERANG BANI QURAIZHAH —652
Terbunuhnya Sallam bin Abu Al-Huqaiq — 652
Sariyah Muhammad bin Maslamah — 655
Ghazwah (Perang) Bani Lahyan — 657
Pengutusan Satuan Perang Yang Lain — 658
1. Sariyah Ukasyah bin Mihshan — 658
2. Sariyah Muhamamd bin Maslamah —658
3. Sariyah Abu Ubaidah Ibnul Jarrah — 659
4. Sariyah Zaid bin Haritsah — 659
5. Sariyah Zaid bin Haritsah — 659
6. Sariyah Zaid bin Haritsah — 661
7. Sariyah Zaid bin Haritsah — 661
8. Sariyah Al-Khabath — 661

GHAZWAH (PERANG) BANI MUSTHALIQ ATAU AL-MURAISI’ — 663
Perangan Orang-orang Munafik Sebelum Perang Bani Musthaliq — 665
Peranan Kaum Munafik Dalam Ghazwah (Perang) Bani Musthaliq — 670
1. Orang-orang munafik berkata., “Sungguh, jika kita kembali ke Madinah (seusai dari perang bani Musthaliq), pastilah orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah dari sana.” (QS. Al-Munafiqun : 8) —671
2. Haditsul Ifki (Cerita Dusta Atas Ibunda Aisyah) —675

PENGIRIMAN PASUKAN TEMPUR (SARIYAH) SETELAH PERANG AL-MURAISI’ —681
1. Sariyah Abdurrahman bin Auf — 681
2. Sariyah Ali bin Abu Thalib — 681
3. Sariyah Abu Bakar Ash-Shiddiq atau Zaid bin Haritsah — 682
4. Sariyah Kurz bin Jabir Al-Fihry — 683

PERJANJIAN HUDAIBIYAH — 686
Sebab Terjadinya Perjanjian Hudaibiyah — 686
Memobilisasi Kaum Muslimin —687
Kaum Muslimin Bergerak Menuju Mekkah — 687
Upaya Quraisy Menghalangi Kaum Muslimin Dari Baitullah — 688
Mengalihkan Jalur Perjalanan dan Usaha Menghindari Pertumpahan Darah — 689
Budail Menjadi Perantara Antara Rasulullah saw dan Kaum Quraisy — 690
Para Utusan Suku Quraisy — 691
Dia (Allah SWT) lah Yang Mencegah Tangan Mereka dari Membinasakan Kamu — 693
Utsman bin Affan Sebagai Duta Menemui Pihak Quraisy — 694
Tersiarnya Kabar Tentang Kematian Utsman dan Bai’atur Ridwan — 695
Pengukuhan Perjanjian Damai Beserta Poin-poinnya — 697
Penolakan Abu Jandal — 699
Menyembelih Hewan Qurban dan Mencukur Rambut Sebagai Tanda Umrah — 700
Rasulullah saw Menolak Mengembalikan Para Wanita Mukminah Yang Berhijrah —702
Faedah Yang Bisa Diambil Dari Poin-Poin Perjanjian Hudaibiyah — 703
Kaum Muslimin Bersedih dan Dialog Umar Bersama Rasulullah saw — 706
Berakhirnya Masa Suram Golongan Lemah — 709
Tokoh-tokoh Quraisy Masuk Islam — 711

PERIODE KEDUA — 712
Babak Baru —712

KORESPONDENSI KEPADA PARA RAJA DAN PENGUASA — 714
1. Surat kepada An-Najasyi, Raja Habasyah — 715
2. Surat kepada Muqauqis, Raja Mesir —719
3. Surat kepada Kisra, Raja Persi — 722
4. Surat kepada Qaishar, Raja Ramawi — 724
5. Surat kepada AL-Mundzir bin Sawi — 730
6. Surat kepada Haudzah bin Ali, Penguasa Negeri Yamamah —731
7. Surat kepada Al-Harits bin Abu Syamir Al-Ghassani, Pemimpin Damaskus — 732
8. Surat kepada Raja Oman — 732

AKTIVITAS MILITER SETELAH PERJANJIAN HUDAIBIYAH —739
Ghazwah (Perang) Ghabah atau Dzu Qarad — 739
GHAZWAH (PERANG) KHAIBAR DAN WADIL QURA — 743
Penyebab Peperangan — 743
Bergerak Menuju Khaibar — 744
Kekuatan Pasukan Islam — 745
Orang-orang Munafik Menjalin Kontak dengan Kaum Yahudi —746
Perjalanan Menuju Khaibar — 746
Beberapa Peristiwa Yang Terjadi di Tengah Perjalanan — 747
1. Untaian Syair Amir bin Al-Akwa’— 747
2. Mendirikan Shalat Seusai Makan, Tanpa Memperbarui Wudhul —748
3. Rasulullah saw Melabuhkan Doa Sebelum Masuk Perkampungan Khaibar — 749
Pasukan Islam Menuju Tembok Khaibar — 749
Benteng Khaibar — 750
Markas Komando Pasukan Islam — 751
Persiapan Perang dan Kabar Gembira Meraih Kemenangan — 752
Awal Pertempuran dan Pembebasan Benteng Na’Imam — 753
Penaklukan Benteng Ash-Sha’b bin Mu’adz —755
Penaklukan Benteng Az-Zubair — 756
Penaklukan Benteng Ubay — 757
Penaklukan Benteng An-Nizar — 758
Penaklukan Benteng Pertahanan Lapis Kedua Wilayah Khaibar — 759
Perundingan — 760
Kedua Putra Al-Huqaiq Dihukum Mati karena Melanggar Perjanjian — 760
Kepulangan Ja’far bin Abu Thalib dan Orang-orang Asy’ariyin — 763
Pernikahan dengan Shafiyah — 764
Daging Kambing Beracun — 765
Korban Perang Khaibar dari Kedua Belah Pihak — 766
Fadak — 767
Wadil Qura — 767
Taima’ — 769
Kembali ke Madinah —770
Sariyah Aban bin Sa’id — 770

SARIYAH DAN GHAZWAH LAIN YANG TERJADI PADA TAHUN 7 HIJRIYAH — 772
Ghazwah (Perang) Dzatur Riqa’ — 772
1. Sariyah Ghalib bin Abdullah Al-Laitsi — 776
2. Sariyah Hisma — 777
3. Sariyah Umar bin Khattab — 777
4. Sariyah Basyir bin Sa’ad Al-Anshary —777
5. Sariyah Ghalib bin Abdullah Al-Laitsy — 777
6. Sariyah Abdullah bin Rawahah — 778
7. Sariyah Basyir bin Sa’ad Al-Anshary — 778
8. Sariyah Abu Hadrad Al-Aslamy — 779

UMRAH QADHA’ — 780
PERANG MU’TAH — 786
Sebab Terjadinya Peperangan — 786
Para Komandan Pasukan dan Pesan Rasulullah saw Kepada Mereka — 787
Pemberangkatan Pasukan Islam Dan Tangisan Abdullah bin Rawahah — 787
Pasukan Islam Bergerak — 789
Majelis Musyawarah di Ma’an — 789
Pasukan Islam Bergerak Menuju Posisi Lawan — 790
Perang Berkobar dan Pergantian Komandan — 790
Panji Perang Berpindah ke Tangan Pedang Allah — 792
Akhir Peperangan — 793
Jumlah Korban Kedua Belah Pihak — 795
Dampak Peperangan — 795
Sariyah Menuju Dzat As-Salasil — 796
Sariyah Abu Qatadah Ke Khadhirah — 797

FATHUL MAKKAH (Penaklukan Kota Makkah) — 798
Sebab Terjadinya Peperangan — 798
Kedatangan Abu Sufyan di Madinah untuk Memperbarui Perjanjian — 801
Persiapan Perang dan Upaya Merahasiakannya — 804
Pergerakan Pasukan Islam Menuju Mekah — 807
Pasukan Islam Singgah di Marr Azh-Zhahran — 809
Abu Sufyan di Hadapan Rasulullah — 809
Pasukan Islam Meninggalkan Marr Azh-Zhahran Menuju Mekkah — 813
Orang-orang Quraisy Berhamburan Menyelamatkan Diri — 814
Pasukan Islam di Dzu Thuwa — 815
Pasukan Islam Memasuki Mekah — 816
Rasulullah saw Memasuki Masjidil Haram, lalu Membersihkannya dari Berhala — 818
Rasulullah saw Shalat di Dalam Ka’bah Lalu Berkutbah di Hadapan Para Shahabat — 819
Pada Hari Ini, Tidak Ada Celaan Atas Kalian — 820
Kunci Ka’bah Dikembalikan Kepada Penjaganya yang Semula — 821
Bilal Mengumandangkan Adzan di Atas Ka’bah — 821
Shalat Al-Fath (Kemenangan) Atau Shalat Asy-Syukur (Syukur) — 822
Mengeksekusi Beberapa Tokoh Para Pendosa — 822
Safwan bin Umayyah dan Fadhalah bin Umair Masuk Islam — 824
Khutbah Rasulullah saw Pada Hari Kedua Fathul Mekah — 825
Kaum Anshar Khawatir Jika Rasulullah Menetap di Mekah — 826
Pengambilan Bai’at (Sumpah Setia) — 827
Aktivitas Selama Menetap Di Mekah — 829
Pengiriman Sariyah dan Para Utusan — 830
1. Pengutusan Khalid bin Al-Walid — 830
2. Pengutusan Amru bin Al Ash — 831
3. Pengutusan Khalid bin Al-Walid — 832

PERIODE KETIGA — 835
PERANG HUNAIN — 836
Pergerakan Pasukan Musuh dan Persinggahan Mereka di Authas — 836
Yang Berpengalaman di Medan Perang Mematahkan Pendapat Komandan — 837
Unit Pasukan Pengintai Musuh — 838
Unit Pasukan Pengintai Rosulullah saw — 838
Rasulullah saw Meninggalkan Mekah, Bergerak Menuju Hunain — 839
Pasukan Islam Mendapat Serangan Secara Tiba-tiba — 840
Pasukan Islam Bersatu Kembali dan Meneruskan Peperangan — 841
Kekuatan Musuh Terpecah Diikuti dengan Kekalahan Telak — 842
Aksi Pengejaran — 843
Harta Rampasan — 844

PERANG THAIF — 845
Pembagian Harta Rampasan Perang di Ji’ranah — 848
Sahabat Anshar Tidak Terima Putusan Rasulullah — 849
Kedatangan Utusan Hawazin — 851
Melaksanakan Umrah Kemudian Kembali Ke Madinah — 853

PENGIRIMAN UTUSAN DAN SATUAN PASUKAN PERANG SETELAH FATHUL MAKKAH — 854
Para Petugas Zakat — 854
Pengiriman Satuan Pasukan Perang (Sariyah) — 855
1. Sariyah Uyainah bin Hishn Al-Fazary — 855
2. Sariyah Quthbah bin Amir — 857
3. Sariyah Adh-Dhahak bin Sufyan Al-Kilaby — 857
4. Sariyah Alqamah bin Mujazzir Al-Mudlijy — 857
5. Sariyah Ali bin Abu Thalib — 858

PERANG TABUK — 862
Penyebab Peperangan — 862
Informasi Simpang Siur Mengenai Persiapan Romawi dan Ghassan — 863
Informasi Akurat Mengenai Persiapan Pasukan Romawi dan Ghassan — 865
Suasana Semakin Genting — 866
Keputusan Rasulullah saw Untuk Berangkat — 866
Pengumuman untuk Melakukan Persiapan Melawan Pasukan Romawi — 867
Kaum Muslimin Berlomba-lomba Melakukan Persiapan Perang — 867
Pasukan Islam Bergerak ke Tabuk — 869
Pasukan Islam Tiba Di Tabuk — 872
Kembali ke Madinah — 874
Orang-orang Yang Tidak Ikut Serta — 876
Pengaruh Peperangan — 879
Ayat Al-Qur’an Yang Turun Mengenai Perang Tabuk — 880

BEBERAPA PERISTIWA PENTING YANG TERJADI PADA TAHUN 9 HIJRIYAH — 881
ABU BAKAR MENUNAIKAN HAJI — 882
TELAAH SEPUTAR PEPERANGAN YANG TERJADI — 884
UMAT MANUSIA MASUK ISLAM BERBONDONG-BONDONG — 888
Para Utusan Yang Datang — 889
1. Utusan Abdul  Qais — 889
2. Utusan Daus — 890
3. Utusan Farwah bin Amru Al-Judzamy — 890
4. Utusan dari Shuda’ — 889
5. Kedatangan Ka’Abu Hanifah bin Zuhair bin Abu Salma — 892
6. Utusan dari Udzrah — 894
7. Utusan dari Bani Balli — 895
8. Utusan dari Tsaqif — 895
9. Utusan dari Raja-raja Yaman — 899
10. Utusan dari Hamdan — 899
11. Utusan Bani Fazarah — 900
12. Utusan dari Najran — 901
13. Utusan dari Bani Hanifah — 903
14. Utusan dari Bani Amir bin Sha’sha’ah — 906
15. Utusan Tujib — 907
16. Utusan dari Thayyi’ — 908

KEBERHASILAN DAKWAH NABI SAW SERTA IMPLIKASINYA — 911
HAJI WADA’ (Haji Perpisahan) — 915
Satuan Pasukan Terakhir — 924

KEMBALI KEHARIBAAN ALLAH — 926
Tanda-tanda Perpisahan — 926
Permulaan Sakit — 929
Pekan Terakhir — 930
Lima Hari Sebelum Wafat — 930
Emapt Hari Sebelum Wafat — 932
Tiga Hari Sebelum Wafat — 934
Sehari Atau Dua Hari Sebelum Wafat — 934
Sehari Sebelum Wafat — 935
Hari Terakhir dalam Kehidupan Rasulullah saw — 935
Rasulullah saw Tutup Usia — 937
Rasa Sedih Menggelayuti Hati Para Shahabat — 939
Sikap Umar bin Al-Khattab — 939
Sikap Abu Bakar — 940
Pengurusan Jenazah dan Pemakaman Jasad Rasulullah saw —  941

RUMAH TANGGA RASULULLAH SAW — 944
1. Khadijah binti Khuwailid — 944
2. Saudah binti Zam’ah — 945
3. Aisyah binti Abu Bakar Ash-Shiddiq — 945
4. Hafshah binti Umar bin Khattab — 945
5. Zainab binti Khuzaimah — 946
6. Ummu Salamah, Hindun binti Abu Umayyah — 946
7. Zainab binti Jahsy bin Rabab — 946
8. Juwairiyah binti Al-Harits — 947
9. Ummu Habibah, Ramlah binti Abu Sufyan — 948
10. Shafiyah binti Huyay bin Akhthab — 951
11. Maimunah binti Al-Harits — 952

SIFAT DAN AKHLAK RASULULLAH SAW — 962
Kesempurnaan Fisik — 962
Kesempurnaan Jiwa dan Kemuliaan Akhlak — 968

DAFTAR PUSTAKA — 979
SEKILAS TENTANG SYAIKH SHAFIYURRAHMAN AL-MUBARAKFURY — 987

***

Review Buku Sejarah Hidup Rasulullah – Syaikh Shafiyurrahman al Mubarakfuri – Penerbit Insan Kamil


Author: Google+ by Toko Buku Islam Online Terpercaya

Kunjungi channel kami di Wisata Buku Online

1000 Total Views 1 Views Today
Print Friendly, PDF & Email
About Wisata Buku

Wisatabuku.com adalah tempat Share daftar isi buku islam, resensi, sinopsis, review, dan tempat belanja buku online. Anda juga dapat mendownload majalah maupun buletin di blog ini. Pemesanan: 0857 2510 6570

Speak Your Mind

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.