Ringkasan Shahih Muslim – Abdul Qowi Al Mundziri – Penerbit Insan Kamil

Ringkasan Shahih Muslim - Abdul Qowi Al Mundziri - Penerbit Insan KamilNama Buku : Ringkasan Shahih Muslim

Ukuran/Hal : 15 x 23 cm /   halaman

Berat: 1500 gram

Penulis: Abdul Qowi Al Mundziri

Penerbit: Penerbit Insan Kamil

Harga : Rp  157.000 ,- –> Rp  142.000

Anda Hemat: Rp 15.000,-

Pesan via Whatsapp: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan via SMS: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan Via Line: Line Wisatabuku <- Cukup Klik

Sinopsis Buku Ringkasan Shahih Muslim – Abdul Qowi Al Mundziri – Penerbit Insan Kamil

Hadits Muslim dikenal luas berderajat shahih. Kedudukannya sejajar dengan Hadits Bukhari. Sehingga kedua kitab ini menjadi hadits rujukan bagi umat Islam. Disamping itu, Imam Muslim mempunyai ciri khas tersendiri dalam menyusun kitab, serta memperkenalkan metode baru yang belum ada sebelumnya. Muslim lebih berhati-hati dalam menyusun kata-kata dan redaksinya, karena menyusunnya di negeri sendiri dengan berbagai sumber di masa kehidupan guru-gurunya.

Kitab asli Shahih Muslim memuat 7275 hadits disertai pengulangan. Adapun buku yang kini berada di hadapan Anda ini adalah versi ringkasannya. Kitab ini diringkas oleh Imam Al-Hammam Abu Muhammad Abdul ‘Adzhim bin Abdul Qawi Al-Mundziri, kemudian ditahqiq oleh Syaikh Ahmad Ali Sulaiman. Imam Al-Mundziri berhasil meringkasnya menjadi 2188 hadits dengan membuang hadits yang diulang. Kitab ringkasan karya Imam Al-Mundziri ini menurut banyak ulama adalah kitab ringkasan Shahih Muslim terbaik yang pernah ada, karena memiliki penyajian dan metodologi yang sangat baik.

Ringkasan Shahih Muslim yang ada di hadapan pembaca, merupakan salah satu kitab kumpulan hadits rujukan utama di dalam Islam setelah Al-Qur’an. Meski telah dikumpulkan dan disusun oleh Imam Muslim sejak ratusan tahun yang lalu, kitab yang fenomenal ini tak pernah lekang termakan zaman. Hal ini disebabkan, hampir semua hadits yang tercantum di dalamnya mencapai derajat shahih.

Dikarenakan hadir dalam versi ringkasan, kitab ini menjadi lebih mudah dipahami. Selain itu, ketika hendak mencari salah satu hadits kita tak perlu bersusah payah merujuknya. Akhirnya, dengan hadirnya buku ini semoga bisa melengkapi pemahaman ilmu hadits kita. Selamat mengarungi lautan ilmu.

Daftar Isi Buku Ringkasan Shahih Muslim – Abdul Qowi Al Mundziri – Penerbit Insan Kamil

DAFTAR ISI

Pengantar Penerbit  v
Daftar Isi  vii
Mukadimah Pentahqiq  viii
Biogafi Penulis  ix

1. KITAB IMAN
1. Bab  :  Permulaan Iman adalah Ucapan “Laa Ilaaha Illaallah”  1
2. Bab  :  Aku diperintah untuk Memerangi sampai mereka mengucapkan, “Laa Ilaaha Illaallah”  4
3. Bab  :  Orang yang membunuh orang Kafir yang telah Mengucapkan : “Laa Ilaaha Illaallah”  5
4. Bab  :  Barang siapa menemui Allah Ta’ala dengan Keimanan yang Yakin, Niscaya Dia Masuk Surga  8
5. Bab  :  Makna Iman dan Penjelasan Ciri-cirinya  13
6. Bab  :  Perbuatan yang Paling Utama adalah Iman Kepada Allah  14
7. Bab  :  Perintah untuk Beriman dan Meminta Perlindungan kepada Allah dari Bisikan Setan    14
8. Bab  :  Keimanan kepada Allah dan Keistiqamahan  15
9. Bab  :  Mukjizat Nabi SAW dan Kewajiban Mengimaninya  15
10. Bab  :  Tiga perkara yang bila itu ada pada diri Seseorang Dia akan merasakan Kenikmatan Iman  17
11. Bab  :  Orang yang Ridha Allah sebagai Tuhannya, Ia akan merasakan nikmatnya Iman  18
12. Bab  :  Empat ciri orang Munafik  18
13. Bab : Perumpamaan Mukmin itu seperti tanaman, dan orang Kafir seperti pohon Cedar    19
14. Bab  : Orang Mukmin itu seperti Pohon Kurma  19
15. Bab  :  Malu sebagian dari Iman  20
16. Bab  :  Berbuat baik kepada Tetangga dan menghormati Tamu termasuk Kesempurnaan Iman  20
17. Bab  :  Tidak akan masuk Surga, Orang yang tetangganya tidak merasa aman oleh Gangguannya  21
18. Bab  :  Mengubah Kemungkaran dengan Tangan, Lidah atau Hati adalah Bagian dari Keimanan  21
19. Bab : Orang yang Mencintai Ali adalah Orang Mukmin, sedangkan yang membencinya Termasuk orang Munafik  22
20. Bab  :  Salah satu Ciri Keimanan adalah Mencintai Kaum Anshar, dan salah satu iri Kemunafikan adalah Membenci Kaum Anshar  23
21. Bab  :  Iman akan berkumpul ke Madinah  23
22. Bab  :  Keimanan dan Hikmah itu terdapat pada orang Yaman  23
23. Bab  :  Orang yang tidak Beriman tidak akan Bermanfaat Baginya Amal Shalih  24
24. Bab  : Kalian Tidak akan masuk Surga Hingga kalian Beriman  24
25. Bab  : Seorang Pezina tidak akan Berzina dalam keadaan Iman  24
26. Bab  : Seorang Mukmin tidak Disengat Dua Kali di Lubang yang Sama  25
27. Bab  :  Bisikan Keimanan  25
28. Bab  :  Dosa yang paling Besar adalah Syirik kepada Allah  26
29. Bab  :  Janganlah Kalian Kembali kepada Kekufuran Sepeninggalku, dan Kalian saling Membunuh satu sama Lain  26
30. Bab  :  Barang siapa yang Membenci Ayahnya, maka Dia telah Kufur  27
31. Bab  :  Orang yang berkata kepada Saudaranya “Hai Kafir”  27
32. Bab  :  Dosa apakah yang Paling Besar?  28
33. Bab  :  Barang siapa yang meninggal dalam keadaan tidak Menyekutukan Allah, Niscaya Dia Masuk Surga  28
34. Bab  :  Tidak akan Masuk Surga orang yang di Hatinya ada kesombongan  29
35. Bab  :  Mencela keturunan dan Meratapi ayat termasuk Kekafiran  29
36. Bab  :  Barang siapa Mengatakan, “Kami diberi Hujan karena Bintang”, Dia telah Kafir  30
37. Bab :  Apabila Seorang hamba Sahaya melarikan Diri dari Tuannya, maka dia telah Kafir    30
38. Bab  :  Pemimpinku adalah Allah, dan Orang-orang Mukmin yang Shalih  31
39. Bab  :  Ganjaran Kebaikan Orang Mukmin adalah di Dunia dan Akhirat, sedangkan Ganjaran Kebaikan Orang Kafir di Dunia saja  31
40. Bab  :  Apa itu Islam dan Tanda-tandanya?  31
41. Bab  :  Islam dibangun di atas Lima Fondasi  32
42. Bab  :  Manakah Ajaran Islam yang lebih baik?  33
43. Bab  :  Islam, Haji dan Hijrah menghapus Doa yang sebelumnya  33
44. Bab  :  Mencaci Orang Islam termasuk Perbuatan Fasik, dan Memeranginya adalah Kafir    34
45. Bab  :  Orang yang menganut Islam dengan Baik tidak akan disiksa karena perbuatannya pada masa Jahiliyah  35
46. Bab  :  Apabila salah seorang diantara kalian menganut Islam dengan baik, setiap kebaikan yang dilakukan akan dicatat menjadi Sepuluh Kebaikan  35
47. Bab  :  Seorang Muslim ialah orang yang menyelamatkan Saudaranya Muslim yang lain, melalui Lidah dan Tangannya  36
48. Bab  :  Orang yang melakukan kebaikan Pada Masa Jahiliyah, kemudian masuk Islam  36
49. Bab  :  Hati-hati terhadap Ujian  37
50. Bab  :  Islam mulai Muncul dalam keadaan Asing, dan akan kembali Asing sebagaimana awal munculnya  37
51. Bab  :  Wahyu Pertama yang diterima oleh Rasulullah SAW  38
52. Bab  :  Wahyu datang kepada Rasul Berturut-turut  40
53. Bab  :  Naiknya Nabi ke Langit dan menerima Kewajiban Shalat  40
54. Bab  :  Nabi SAW menjelaskan para Nabi SAW  43
55. Bab  :  Nabi Muhammad SAW menjelaskan Al-Masih a.s dan Dajjal  44
56. Bab  :  Nabi SAW Mengimami Para Nabi  45
57. Bab  :  Nabi ke Sidratul Muntaha ketika Isra’  46
58. Bab  :  Firman Allah Ta’ala, “Maka jadilah Dia Dekat (kepada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi)”  47
59. Bab  :  Melihat Allah yang Mahatinggi  47
60. Bab  :  Keluarnya orang yang bertauhid dari Neraka  52
61. Bab  :  Syafaat  56
62. Bab  :  Sabda Nabi SAW, “Aku adalah Orang pertama yang memberi Syafaat di Surga, dan Aku adalah Nabi yang paling banyak Pengikutnya”  59
63. Bab  :  Nabi SAW Meminta dibukakan Pintu Surga  60
64. Bab  :  Sabda Nabi, ‘Setiap Nabi Mempunyai Doa Mustajab’  60
65. Bab  :  Doa Nabi SAW untuk Umatnya  60
66. Bab  :  Firman Allah SWT, “Dan peringatkanlah Kerabatmu yang Terdekat”  62
67. Bab  :  Manfaat dari Nabi SAW bagi Abu Thalib  62
68. Bab  :  Sabda Nabi SAW : Tujuh Puluh Ribu Orang dari Umatku masuk Surga tanpa Hisab    63
69. Bab  :  Sabda Nabi SAW, “Sesungguhnya aku berharap kalian menjadi setengah penghuni Surga”  64
70. Bab  :  Sabda Rasulullah SAW bahwa Allah berfirman kepada Adam, “Keluarkanlah pasukan Neraka yang terdiri dari 999 orang setiap kelipatan seribu”  65

2. KITAB WUDHU
1. Bab  :  Allah tidak akan menerima shalat tanpa Thaharah  67
2. Bab  :  Mencuci tangan setelah bangun tidur, sebelum memasukkannya kedalam Bejana   67
3. Bab  :  Larangan buang Hajat di tengah Jalan, atau di tempat berteduh Manusia  68
4. Bab  :  Tabir untuk Menutupi diri saat buang Hajat  68
5. Bab  :  Doa ketika Masuk WC  68
6. Bab  :  Larangan menghadap Kiblat ketika Buang Air Besar dan Kecil  69
7. Bab  :  Boleh buang Air menghadap Kiblat apabila dalam suatu Bangunan  69
8. Bab  :  Tidak boleh Kencing di Air, lalu Mandi dengan Air itu  70
9. Bab  :  Istibra’ dan Bertirai ketika Kencing  70
10. Bab  :  Larangan Beristinja’ dengan Tangan Kanan  70
11. Bab  :  Beristinja’ dengan Air setelah Buang Hajat  71
12. Bab  :  Beristinja’ dengan Hitungan Ganjil  71
13. Bab  :  Istijmar harus dengan Batu, tidak dengan Kotoran dan Tulang  71
14. Bab  :  Pemanfaatan Kulit Bangkai Hewan  72
15. Bab  :  Setiap Kulit yang disamak Hukumnya Suci  72
16. Bab  :  Jika Anjing Menjilat Bejanamu, maka harus dibasuh Tujuh Kali  73
17. Bab  :  Keutamaan Berwudhu  73
18. Bab  :  Wudhu dapat Menghapus Dosa-dosa  74
19. Bab  :  Bersiwak ketika Wudhu  74
20. Bab  :  Mendahulukan yang Kanan ketika berwudhu dan Lainnya  75
21. Bab  :  Sifat Wudhu Rasulullah SAW  75
22. Bab  :  Mengeluarkan Air dari Hidung  76
23. Bab  :  Orang-orang yang Muka,, Kedua Tangan dan Kakinya Berkilauan karena Menyempurnakan Wudhu  76
24. Bab  :  Barang siapa Berwudhu, Hendaklah ia Menyempurnakannya  77
25. Bab  :  Menyempurnakan Wudhu meskipun dalam keadaan Dingin  79
26. Bab  :  Kesempurnaan Perhiasan Seorang Mukmin di Akhirat Tergantung Kesempurnaan Wudhunya  79
27. Bab  :  Barang siapa yang tidak membasuh salah satu anggota Wudhu, maka Basuhlah dan hendaklah dia mengulangi Shalatnya  79
28. Bab  :  Ukuran Air untuk Berwudhu dan Mandi  80
29. Bab  :  Membasuh Dua Kasut  80
30. Bab  :  Masa Berlaku Mengusap Dua Kasut  81
31. Bab  :  Mengusap Ubun-ubun dan Sorban  82
32. Bab  :  Mengusap Sorban  82
33. Bab  :  Satu Wudhu untuk beberapa Kali Shalat   83
34. Bab  :  Doa setelah Berwudhu  83
35. Bab  :  Mencuci Madzi lalu Berwudhu  84
36. Bab  :  Tidurnya orang yang Duduk tidak Membatalkan Wudhu  84
37. Bab  :  Berwudhu setelah Makan Daging Unta  84
38. Bab  :  Berwudhu setelah Makan Makanan yang Dibakar  85
39. Bab  :  Dihapusnya Hukum Berwudhu setelah Makan Daging yang Dibakar  85
40. Bab  :  Apabila seseorang merasa Mendapati Sesuatu Ketika Shalat  86

3. KITAB MANDI
1. Bab  :  Kewajiban Mandi itu bila Keluar Mani  87
2. Bab  :  Penghapusan Hukum tidak Wajib Mandi Kecuali Keluar Mani dengan Kewajiban Mandi apabila Dua Khitan telah Bertemu  88
3. Bab  :  Wanita yang Mimpi Bersetubuh  89
4. Bab  :  Ukuran Air untuk Mandi Junub  89
5. Bab  :  Orang yang sedang Mandi Bertabir Bajunya  90
6. Bab  :  Hendaklah seseorang Mandi Janabah sendirian dengan Menutup Auratnya  90
7. Bab  :  Larangan melihat Aurat Laki-laki dan Perempuan  91
8. Bab  :  Hendaklah Seseorang enutup Auratnya, dan orang tidak melihatnya Telanjang  91
9. Bab  :  Laki-laki dan Perempuan Mandi Junub dari Satu Bejana  92
10. Bab  :  Orang yang Junub Hendaknya Berwudhu, Apabila mau Tidur atau makan  92
11. Bab  :  Wudhu bagi orang yang Junub sebelum Mandi  92
12. Bab  :  Barang siapa Menggauli Istrinya kemudian ingin Mengulanginya, hendaknya ia berwudhu sebelumnya  93
13. Bab  :  Tayamum  93
14. Bab  :  Tayamumnya orang yang Junub  94
15. Bab : Tayamum untuk Menjawab Salam  95
16. Bab  :  Mukmin itu Tidak Najis  95
17. Bab  :  Berdzikir kepada Allah SWT setiap saat  96
18. Bab  :  Seorang yang Berhadats boleh makan sebelum Berwudhu  96

4. KITAB HAID
1. Bab  :  Firman Allah Ta’ala, “Mereka bertanya kepadamu tentang Haid”  97
2. Bab  :  Sifat mandi Perempuan setelah Haid dan Junub  98
3. Bab  :  Perempuan Haid mengambilkan Sorban atau Baju  98
4. Bab  :  Perempuan Haid menyisir dan Mencuci Kepala Suaminya  99
5. Bab  :  Bersandar dan Membaca Al-Qur’an di Pangkuan Istri yang Sedang Haid  99
6. Bab  :  Tidur Bersama Istri yang sedang Haid dalam Satu Selimut  99
7. Bab  :  Menggauli Istri yang sedang Haid diatas Sarung  100
8. Bab  :  Minum dalam satu Cawan dengan Istri yang Sedang Haid  100
9. Bab  :  Mandi dan Shalat bagi Perempuan yang Istihadhah  101
10. Bab  :  Perempuan Haid tidak diharuskan Mengqadha Shalat, akan tetapi harus Mengqadha Puasa  101
11. Bab  :  Lima Perkara Fitrah  101
12. Bab  :  Sepuluh Perkara Fitrah  102
13. Bab  :  Memberikan Siwak kepada orang yang Lebih Tua  102
14. Bab  :  Potonglah Kumis dan Peliharalah Jenggot  102
15. Bab  :  Mencuci Air Kencing di dalam Masjid  103
16. Bab  :  Memercikkan Air ke Baju yang Terkena Kencing Bayi  104
17. Bab  :  Mencuci Pakaian yang Terkena Mani  104
18. Bab  :  Mencuci Baju yang terkena Darah Haid  105

5. KITAB SHALAT
1. Bab  :  Permulaan Azan  106
2. Bab  :  Sifat Azan  106
3. Bab  :  Azan itu Digenapkan, sedangkan Iqamah Diganjilkan  107
4. Bab  :  Menunjuk Dua orang Muazin  107
5. Bab  :  Menunju Seorang yang buta Menjadi Muazin  108
6. Bab  :  Keutamaan Azan  108
7. Bab  :  Keutammaan Muazin  109
8. Bab :  Menirukan Ucapan Muazin  109
9. Bab  :  Keutamaan Mengikuti Ucapan Muazin  109
10. Bab  :  Kewajiban Shalat   110
11. Bab  :  Pada mulanya Kewajiban Shalat itu Dua Rakaat Dua Rakaat  112
12. Bab  :  Shalat Lima Waktu adalah Penghapus Dosa diantara Lima Waktu Shalat   112
13. Bab  :  Orang yang Meninggalkan Shalat adalah Kafir  112
14. Bab  :  Waktu-waktu Shalat   113
15. Bab  :  Menyegerakan Shalat Subuh  114
16. Bab  :  Menjaga Shalat Subuh dan Asar  114
17. Bab  :  Larangan Shalat ketika Terbit Matahari dan Terbenamnya  115
18. Bab  :  Shalat Zuhur di Permulaan Waktu  115
19. Bab  :  Menunda shalat Saat Suhu Udara sangat Panas hingga agak Dingin  116
20. Bab  :  Permulaan waktu Shalat Ashar  116
21. Bab  :  Menjaga Shalat Asar dan larangan untuk tidak Shalat Setelahnya  117
22. Bab  :  Ancaman bagi orang yang meninggalkan Shalat Asar  117
23. Bab  :  Shalat Wustha  118
24. Bab  :  Larangan Shalat setelah Asar dan Subuh  118
25. Bab  :  Larangan Shalat dan Mengubur Jenazah pada Tiga Waktu  118
26. Bab  :  Dua Rakaat setelah Asar  119
27. Bab  :  Mengqadha Shalat Asar setelah Shalat Maghrib  119
28. Bab  :  Dua rakaat sebelum Maghrib setelah Terbenam Matahari  120
29. Bab  :  Waktu shalat Maghrib adalah ketika Matahari Terbenam  120
30. Bab  :  Waktu Shalat Isya’ dan Mengakhirkannya  120
31. Bab  :  Nama Shalat Isya’  121
32. Bab  :  Larangan mengakhirkan Shalat   121
33. Bab  :  Amal yang paling utama adalah Shalat pada waktunya  121
34. Bab  :  Barang siapa yang mendapatkan satu rakaat shalat ia telah mendapatkan shalat  122
35. Bab  :  Barang siapa yang tidur atau lupa tidak mengerjakan shalat, maka hendaklah ia shalat ketika ingat  122
36. Bab  :  Shalat menggunakan satu lembar Pakaian  125
37. Bab  :  Shalat dengan pakaian yang bergambar  125
38. Bab  :  Shalat di atas Tikar  126
39. Bab  : Shalat menggunakan Dua Sandal  126

TENTANG MASJID
40. Bab : Masjid Pertama yang dibangun di Muka Bumi  127
41. Bab  :  Pembangunan Masjid Nabi SAW  127
42. Bab  :  Masjid yang dibangun Berdasarkan Ketakwaan  128
43. Bab  :  Keutamaan Shalat di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram  129
44. Bab  :  Mendatangi Masjid Quba dan Shalat didalamnya  129
45. Bab  :  Keutamaan orang yang Membangun Masjid karena Allah  130
46. Bab  :  Keutamaan Masjid  130
47. Bab  :  Keutamaan orang yang Banyak Melangkah ke Masjid  130
48. Bab  :  Barang siapa yang Berjalan menuju Masjid untuk Melaksanakan Shalat, dihapuslah Dosa-dosanya dan Diangkat Derajatnya  131
49. Bab  :  Berjalan dengan tenang dan tidak tergesa-gesa ketika menuju Masjid untuk Shalat  131
50. Bab  :  Keluarnya Perempuan ke Masjid  132
51. Bab  :  Larangan Perempuan Pergi ke Masjid  132
52. Bab  :  Doa Masuk Masjid  132
53. Bab  :  Apabila Masuk Masjid Shalatlah Dua Rakaat  133
54. Bab  :  Larangan untuk Keluar Masjid setelah Azan  133
55. Bab  :  Kafarat orang yang Meludah di Masjid  133
56. Bab  :  Makruh Memakan Bawang Putih lalu mendatangi Masjid  134
57. Bab  :  Orang yang Memakan Bawang Merah dan Bawang Putih hendaknya Menjauhi Masjid  134
58. Bab  :  Mengeluarkan Orang yang didapati Berbau Bawang Merah dan Bawang Putih dari Masjid  134
59.  Bab : Larangan Mengumumkan Barang Hilang di Masjid  136
60. Bab  :  Larangan Menjadikan Kuburan sebagai Masjid  136
61. Bab  :  Larangan Membangun Masjid di Kuburan  136
62. Bab  :  Dijadikan Bagiku Bumi sebagai Masjid dan Suci  137
63. Bab  :  Tinggi Sutrah orang yang Shalat   137
64. Bab  :  Mendekati Sutrah  138
65. Bab  :  Lewat di Depan orang yang Sedang Shalat  138
66. Bab : Perintah menghadap Kiblat  139
67. Bab : Perpindahan Kiblat dari Syam ke Mekkah  139
68. Bab : Apabila Iqamah telah dikumandangkan, tidak ada Shalat Kecuali Shalat Fardhu  139
69. Bab : Kapan Jamaah Berdiri untuk Shalat apabila Iqamah dikumandangkan?  140
70. Bab : Iqamah dikumandangkan apabila Imam telah Keluar untuk Shalat   140
71. Bab : Imam keluar untuk Mandi setelah dikumandangkan Iqamah  140
72. Bab : Merapikan Barisan shalat  141
73. Bab : Shaf yang paling Utama adalah yang Terdepan  141
74. Bab : Bersiwak setiap Hendak Shalat   142
75. Bab : Keutamaan Berzikir ketika memasuki Shalat   142
76. Bab : Mengangkat dua tangan dalam shalat   142
77. Bab : Pembuka dan Penutup Shalat   143
78. Bab : Takbir dalam Shalat  143
79. Bab : Larangan mendahului Imam dalam Takbir, dan Gerakan Shalat Lainnya  144
80. Bab  : Makmum harus Mengikuti Imam  144
81. Bab : Meletakkan Tangan diatas Tangan Satunya Ketika Shalat  145
82. Bab : Doa antara Takbir dan Bacaan Fatihah  145
83. Bab : Tidak mengeraskan Bismillaahir Rahmaanir Rahiim dalam shalat   147
84. Bab : Bacaan Basmalah  147
85. Bab : Wajib Membaca Al-Fatihah dalam Shalat  148
86. Bab : Membaca Ayat Al-Qur’an yang Mudah  149
87. Bab : Bacaan di Belakang Imam  149
88. Bab : Ucapan Amin  150
89. Bab : Bacaan dalam Shalat Subuh  150
90. Bab : Bacaan dalam Shalat Zuhur dan Asar  151
91. Bab : Bacaan dalam Shalat Maghrib  151
92. Bab : Bacaan dalam Shalat Isya  152
93. Bab : Larangan Mendahului Imam dalam Rukuk dan Sujud  152
94. Bab : Larangan Mengangkat Kepala sebelum Imam  153
95. Bab : Meletakkan Kedua Tangan diantara Kedua Paha (Tathbiq) ketika Rukuk  153
96. Bab : Meletakkan Kedua Telapak Tangan diatas Lutut dan Penghapusan Tathbiq  154
97. Bab : Doa ketika Rukuk dan Sujud  154
98. Bab : Larangan membaca Al-Qur’an ketika Rukuk dan Sujud  155
99. Bab : Bacaan ketika Mengangkat Kepala setelah Rukuk  155
100. Bab : Keutamaan Sujud dan Anjuran Memperbanyak Doa pada saat itu  156
101. Bab : Berdoa ketika Sujud  156
102. Bab : Cara Bersujud  156
103. Bab : Lurus dalam Sujud dan Mengangkat Kedua Siku  157
104. Bab : Merenggangkan Tangan ketika Sujud  157
105. Bab : Cara duduk ketika Shalat  157
106. Bab : Duduk Beralas Dua telapak Kaki yang Ditegakkan  158
107. Bab : Tasyahud dalam Shalat   158
108. Bab : Meminta Perlindungan dalam Beberapa Hal ketika Shalat  160
109. Bab : Doa dalam Shalat  160
110. Bab : Melaknat Setan ketika Shalat dan Berllindung Darinya  161
111. Bab : Shalawat Kepada Nabi SAW  161
112. Bab : Cara Salam dalam Shalat   162
113. Bab : Makruh Berisyarat dengan Tangan Ketika Salam dalam Shalat  162
114. Bab : Ucapan setelah Salam  163
115. Bab : Takbir setelah Shalat  163
116. Bab : Tasbih, Tahmid dan Takbir setelah Shalat   164
117. Bab : Beralih dari Posisi Shalat ke Kanan atau Kiri  164
118. Bab : Orang yang berhak menjadi Imam  164
119. Bab : Mengikuti mam dan Melakukan Gerakan Setelahnya  165
120. Bab : Anjuran Agar Imam meringankan Shalatnya  165
121. Bab : Mencari Pengganti Imam apabila Sakit  166
122. Bab : Mengangkat Imam diantara Imam yang Masbuk  167
123. Bab : Keharusan orang yang Mendengar Azan untuk mendatangi Masjid  168
124. Bab : Keutamaan Shalat Berjamaah  169
125. Bab : Shalat berjamaah termasuk Sunnah-sunnah Rasul  169
126. Bab : Menunggu Shalat dan Keutamaan Berjamaah  169
127. Bab : Keutamaan Shalat Isya dan subuh secara Berjamaah  170
128. Bab : Ancaman bagi Orang yang tidak menghadiri Shalat Isya dan Subuh Berjamaah  170
129. Bab : Keringanan bagi orang yang ketinggalan Shalat Jamaah karena Uzur     171
130. Bab : Perintah Membaguskan Shalat   171
131. Bab : Seimbang dan Sempurna dalam Shalat   172
132. Bab : Shalat yang paling utama adalah yang lama bacaannya  172
133. Bab : Perintah untuk tenang saat Shalat   173
134. Bab : Menjawab Salam dengan Isyarat ketika Shalat   173
135. Bab : Larangan berbicara ketika Shalat  173
136. Bab : Boleh mengucapkan Tasbih dalam Shalat ketika diperlukan  175
137. Bab : Larangan melihat ke langit ketika Shalat  175
138. Bab : Ancaman bagi orang yang lewat di depan orang yang Sedang Shalat    176
139. Bab : Menghalangi dengan keras orang lewat di depan orang Shalat  176
140. Bab : Sutrah untuk orang Shalat   177
141. Bab : Shalat di Depan Tombak  177
142. Bab : Shalat dengan Sutrah Kendaraan  178
143. Bab : Melewati orang yang sedang Shalat di belakang Sutrah  178
144. Bab : Larangan Terburu-buru dalam Shalat  178
145. Bab : Larangan meludah di depan ketika Shalat  179
146. Bab : Menahan agar tidak menguap ketika Shalat  179
147. Bab : Menggendong Anak ketika Shalat  179
148. Bab : Mengusap Kerikil ketika Shalat   180
149. Bab : Menginjak Ludah dengan Sandal  180
150. Bab : Mengikat Rambut ketika Shalat   180
151. Bab : Shalat saat makanan dihidangkan  181
152. Bab  :  Lupa ketika Shalat dan Perintah untuk Sujud Sahwi  181
153. Bab  :  Sujud Tilawah  182
154. Bab  :  Qunut dalam shalat Subuh  183
155. Bab  :  Qunut pada Shalat Zuhur dan Shalat lainnya  184
156. Bab  :  Qunut pada Shalat Maghrib  184
157. Bab  :  Shalat dua Rakaar sebelum shalat Subuh  184
158. Bab  :  Keutamaan Shalat Dua rakaat sebelum Shalat Subuh  184
159. Bab  :  Bacaan dalam Dua rakaat sebelum shalat Subuh  185
160. Bab  :  Berbaring setelah Shalat Dua rakaat sebelum subuh  185
161. Bab  :  Duduk di Mushala setelah Shalat Subuh  185
162. Bab  :  Shalat Dhuha  186
163. Bab  :  Shalat Dhuha Dua Rakaat  186
164. Bab  :  Shalat Dhuha Empat Rakaat  186
165. Bab  :  Shalat Dhuha Delapan Rakaat  187
166. Bab  :  Mewasiatkan Shalat Dhuha  187
167. Bab  :  Shalat Awwabin  187
168. Bab  :  Barang siapa Bersujud kepada Allah, ia akan mendapatkan Surga  188
169. Bab  :  Keutamaan orang yang Shalat Sunat Dua belas rakaat dalam sehari semalam  188
170. Antara Dua Azan (Azan dan Iqamah) ada Shalat Sunnah  189
171. Bab  :  Shalat Nafilah sebelum dan sesudah Shalat Fardhu  189
172. Bab  :  Shalat Nafilah dalam sehari semalam  189
173. Bab  :  Melaksanakan Shalat Sunat di Masjid  190
174. Bab  :  Melaksanakan Shalat Nafilah di Rumah  191
175. Bab  :  Shalat dengan berdiri bila mampu dan bila tidak, hendaknya dengan duduk  191
176. Bab  :  Amal yang paling disukai allah adalah yang berkelanjutan  191
177. Bab  :  Lakukanlah Amal yang kalian mampu mengerjakannya  192
178. Bab  :  Shalat Malam Nabi dan Doa-doanya  192
179. Bab  :  Doa Nabi dalam shalat Malam  193
180. Bab  :  Shalat malam itu Dua-dua rakaat, sedangkan Witir satu rakaat pada akhir Malam  194
181. Bab  :  Shalat malam boleh sambil berdiri atau duduk  194
182. Bab  :  Makruh hukumnya seorang yang tidur semalam penuh, dan tidak melaksanakan shalat   195
183. Bab  :  Orang yang mengantuk ketika Shalat hendaklah Tidur  195
184. Bab  :  Ikatan Setan terbuka karena shalat   195
185. Bab  :  Pada malam hari ada suatu waktu yang Mustajab  196
186. Bab  :  Anjuran berdoa dan berzikir pada akhir malam  196
187. Bab  :  Menggabungkan Shalat malam, orang tertidur atau sakit, sehingga tidak bisa shalat malam  197
188. Bab  :  Shalat Witir  199
189. Bab  :  Witir dan dua rakaat sebelum Subuh  199
190. Bab  :  Siapa yang Khawatir tidak bisa bangun pada akhir malam, hendaklah Witir pada permulaan Malam  200
191. Bab  :  Shalat Witiriah kalian sebelum Subuh  200
192. Bab  :  Keutamaan membaca Al-Qur’an ketika Shalat  201
193. Bab  :  Tentang kesamaan apa yang dibaca dari dua surat dalam satu rakaat   201
194. Bab  :  Hadits tentang Shalat pada bulan Ramadhan  202
195. Bab  :  Anjuran Melaksanakan Qiyam Ramadhan  203

6. BAB-BAB TENTANG SHALAT JUM’AH
1. Bab  :  Hari Jum’at sebagai Hidayah bagi Umat Muhammad  204
2. Bab  :  Keutammaan Hari Jum’at  204
3. Bab  :  Waktu Mustajab pada Hari Jum’at  205
4. Bab  :  Surat yang dibaca dalam Shalat Subuh pada Hari Jum’at  205
5. Bab  :  Mandi pada hari Jum’at  206
6. Bab  :  Memakai Wangi-wangian dan Bersiwak pada hari Jum’at  206
7. Bab  :  Keutamaan berangkat awal waktu pada hari Jum’at  207
8. Bab  :  Shalat Jum’at dilaksanakan ketika Matahari sudah condong ke Barat   207
9. Bab  :  Pembuatan Mimbar Rasulullah SAW dan Shalat di Atasnya  207
10. Bab  :  Bacaan ketika Khotbah  208
11. Bab  :  Mengeraskan suara ketika Berkhotbah  209
12. Bab  :  Khotbah secara ringkas  210
13. Bab  :  Yang tidak boleh dibuang ketika Khotbah  210
14. Bab  :  Membaca Al-Qur’an di atas Mimbar ketika Khotbah  211
15. Bab  :  Isyarat dengan Jari Telunjuk ketika Khotbah  211
16. Bab  :  Tentang Firman Allah Ta’ala “Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka Bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (Berkhotbah)”  211
17. Bab  :  Bacaan dalam Shalat Jum’at  212
18. Bab  :  Mengajarkan suatu Ilmu ketika Khotbah  212
19. Bab  :  Duduk diantara Dua Khotbah dalam Shalat Jum’at  213
20. Bab  :  Meringankan Shalat dan Khotbah  213
21. Bab  :  Apabila seseorang masuk Masjid saat Imam Berkhotbah hari Jum’at, hendaknya ia Shalat (Tahiyatul Masjid)  213
22. Bab  :  Diam Saat Khotbah  214
23. Bab  :  Keutamaan orang yang mendengarkan dan Diam ketika Khotbah Jum’at  214
24. Bab  :  Shalat di Masjid setelah Shalat Jum’at  214
25. Bab  :  Shalat di Rumah setelah Shalat Jum’at  215
26. Bab  :  Tidak boleh Shalat setelah Shalat Jum’at kecuali setelah Berbicara atau keluar dari Masjid  215
27. Bab  :  Ancaman bagi orang yang meninggalkan Shalat Jum’at  216

7. SHALAT DUA HARI RAYA
1. Bab : Tidak adanya Azan dan Iqamah dalam Shalat Id  217
2. Bab : Shalat Dua Hari Raya sebelum Khotbah  217
3. Bab : Surat yang Dibaca dalam Shalat Dua Hari Raya  218
4. Bab : Tidak ada Shalat sebelum dan sesudah Shalat Id di Mushala  218
5. Bab : Keluarnya para Wanita untuk Menghadiri Shalat Dua Hari Raya  219
6. Bab  :  Ucapan Gadis Ketika Hari Raya  219

8. SHALAT MUSAFIR
1. Bab  :  Mengqashar Shalat meskipun dalam keadaan Amam  221
2. Bab  :  Shalat yang diqashar dalam keadaan Safar  222
3. Bab  :  Mengqashar Shalat ketika Haji  222
4. Bab  :  Mengqashar Shalat ketika berada di Mina  222
5. Bab  :  Menjamak Dua Shalat ketika Safar  223
6. Bab  :  Menjamak Dua Shalat ketika sedang Mukim  223
7. Bab  :  Shalat di Rumah ketika Hujan  223
8. Bab  :  Meninggalkan Shalat Sunat ketika Safar  224
9. Bab  :  Shalat Sunah diatas Kendaraan ketika Safar  225
10. Bab  :  Shalat Sunat Dua Rakaat di Masjid ketika datang dari Safar  225
11. Bab  :  Shalat Khauf  225
12. Bab  :  Shalat Kusuf  226
13. Bab  :  Shalat Istisqa’  227
14. Bab  :  Keberkahan Hujan  228
15. Bab  :  Berllindung ketika melihat angin kencang, mendung dan bergembira dengan turunnya hujan  228
16. Bab  :  Angin Timur dan Angin Barat  229

9. KITAB JENAZAH
1. Bab  :  Menengok orang sakit  230
2. Bab  :  Doa bagi orang yang Sakit dan Meninggal  230
3. Bab  :  Menalqin orang yang Menghadapi Kematian dengan Laa Ilaaha Illallaah  231
4. Bab  :  Barang siapa yang suka bertemu dengan Allah maka Allah pun suka bertemu dengannya  231
5. Bab  :  Berprasangka baik kepada Allah ketika Ajal Menjemput  232
6. Bab  :  Memejamkan Mata Mayit dan Mendoakannya  233
7. Bab  :  Menutupi Mayat  233
8. Bab  :  Arwah orang Mukmin dan Arwah orang Kafir  233
9. Bab  :  Sabar menghadapi Musibah ketika awal Kejadian  234
10. Bab  :  Pahala bagi orang yang anaknya Meninggal  235
11. Bab  :  Ucapan ketika mendapat Musibah  235
12. Bab  :  Menangisi orang Meninggal  236
13. Bab  :  Larangan meratapi orang yang Meninggal  236
14. Bab  :  Bukan termasuk golongan kami orang yang menampar-nampar Pipi, Mengoyak-oyak Baju  237
15. Bab  :  Mayit disiksa karena Tangisan orang yang hidup  237
16. Bab  :  Orang yang Beristirahat dan orang Beristirahat darinya  237
17. Bab :  Memandikan Mayit  238
18. Bab  :  Mengafani Mayit  238
19. Bab  :  Mengafani Mayit dengan Baik  239
20. Bab  :  Bersegera dalam Pengurusan Jenazah  239
21. Bab  :  Larangan mengantar Jenazah bagi Perempuan  240
22. Bab  :  Berdiri karena Ada Jenazah  240
23. Bab  :  Penghapusan Anjuran berdiri menghormati Jenazah  240
24. Bab  :  Posisi Imam ketika Shalat Jenazah  240
25. Bab  :  Takbir dalam Shalat Jenazah  241
26. Bab  :  Lima Takbir dalam Shalat Jenazah  241
27. Bab  :  Doa untuk Mayit  241
28. Bab  :  Menshalatkan Mayit di Masjid  242
29. Bab  :  Shalat di Kuburan  242
30. Bab  :  Orang yang Bunuh Diri  243
31. Bab  :  Keutamaan Shalat Jenazah dan Mengiringinya  243
32. Bab  :  Barang siapa yang dishalatkan oleh Seratus orang maka dia akan mendapatkan Syafaat  244
33. Bab  :  Barang siapa yang dishalatkan oleh Empat Puluh orang maka dia akan mendapatkan Syafaat  244
34. Bab  :  Tentang Pujian atau Celaan bagi orang yang Meninggal  244
35. Bab  :  Naik kendaraan setelah menshalati Jenazah  245
36. Bab  :  Memasang Beludru Merah di Kuburan  246
37. Bab  :  Liang Lahat dan Menegakkan Batu Bata di atas Mayit  246
38. Bab  :  Perintah untuk Meratakan Kuburan  246
39. Bab  :  Makruh Membangun dan Menembok Kuburan  246
40. Bab  :  Apabila seseorang Mati maka akan diperlihatkan kepadanya tempat Kembalinya setiap Pagi dan Sore, Syurga dan Neraka  247
41. Bab  :  Pertanyaan Dua Malaikat kepada Hamba apabila telah diletakkan di dalam Kubur  247
42. Bab  :  Firman Allah Ta’ala, “allah akan meneguhkan orang-orang yang beriman dengan ucapan yang Kokoh”  248
43. Bab  :  Siksa Kubur dan Berllindung darinya  248
44. Bab  :  Yahudi disiksa di kuburnya  249
45. Bab  :  Ziarah Kubur dan Memintakan Ampunan untuk mereka  249
46. Memberikan Salam kepada Ahli Kubur, Menyayangi dan Mendoakan mereka  250
47. Bab  :  Duduk di atas Kubur dan Shalat diatasnya  252
48. Bab  :  Laki-laki Shalih yang di Puji  252

10. KITAB ZAKAT
1. Bab  :  Kewajiban Zakat  253
2. Bab  :  Harta, Tanaman dan Hewan yang dikeluarkan Zakatnya  254
3. Bab  :  Hasil panen yang dizakati 10 persen dan 5 persen  254
4. Bab  :  Tidak Wajib Zakat bagi orang Islam atas Budak dan Kudanya  254
5. Bab  :  Tentang mendahulukan Zakat dan menolak mengeluarkan Zakat  254
6. Bab  :  Tentang orang yang tidak mengeluarkan Zakat  255
7. Bab  :  Orang yang Menumpuk Harta dan Ancaman bagi mereka  258
8. Bab  :  Perintah agar para pengurus Zakat diperlakukan dengan Baik  258
9. Bab  :  Doa bagi orang yang Memberikan Zakat  259
10. Bab  :  Pemberian untuk memelihara Keimanan  259
11. Bab  :  Pemberian kepada orang yang dituntukkan hatinya agar tertarik kepada Islam, dan menyabarkan orang yang kuat Imannya  259
12. Bab  :  Sedekah tidak dihalalkan bagi Rasulullah SAW dan Keluarganya  262
13. Bab  :  Keluarga Nabi tidak suka menggunakan Harta Sedekah  263
14. Bab  :  Bolehnya Memberi Hadiah kepada Keluarga Nabi SAW  264
15. Bab  :  Nabi menerima Hadiah dan Menolak Sedekah  265
16. Bab  :  Zakat Fitrah Kurma dan Gandum yang Diwajibkan kepada Kaum Muslimin  265
17. Bab  :  Zakat Fitrah berupa Makanan, Keju dan Anggur Kering  266
18. Bab  :  Perintah mengeluarkan Zakat Fitrah sebelum Keluar Shalat Id  266
19. Bab  :  Anjuran untuk Sedekah  266
20. Bab  :  Anjuran untuk Berinfak  267
21. Bab  :  Anjuran untuk Bersedekah sebelum Tidak ada rang yang Mau menerimanya  268
22. Bab  :  Sedekah kepada Suami dan Anak  268
23. Bab  :  Sedekah kepada Kerabat  269
24. Bab  :  Sedekah kepada Bibi  270
25. Bab  :  Silaturahmi kepada Ibu yang Musyrik  271
26. Bab  :  Sedekah untuk Ibu yang Sudah Meninggal  271
27. Bab  :  Anjuran untuk bersedekah kepada rang yang membutuhkan, dan pahala orang yang merintis kebaikan   271
28. Bab :  Sedekah kepada orang Miskin dan Ibnu Sabil  272
29. Bab  :  Jagalah dirimu dari Azab Neraka walaupun hanya dengan Separuh Buah Kurma  273
30. Bab  :  Anjuran menyedekahkan Susu hewan Piaraan  274
31. Bab  :  Keutamaan sedekah orang yang Masih sehat dan Mencintai Harta  274
32. Bab  :  Diterima dan Dipeliharanya sedekah dari Usaha yang Baik  275
33. Bab  :  Tidak Meremehkan sedekah yang sedikit  276
34. Bab  :  Firman Allah Ta’ala, “Orang-rang yang mencela orang-rang Mukmin yang memberi sedekah degan Sukarela”  276
35. Bab  :  Orang yang mengumpulkan sedekah dan berbuat Kebaikan  276
36. Bab  :  Setiap perbuatan Baik itu merupakan Sedekah  277
37. Bab  :  Tasbih, Tahlil dan Perbuatan Baik adalah Sedekah  278
38. Bab  :  Setiap Persendian Wajib dikeluarkan Sedekahnya  278
39. Bab  :  Diterimanya Sedekah meskipun Jatuh bukan kepada rang yang Berhak  279
40. Bab  :  Orang yang bersedekah dan orang yang kikir  280
41. Tentang orang yang Berinfak dan orang yang Menahan  280
42. Bab  :  Bendahara yang dapat dipercaya termasuk golongan yang Bersedekah  280
43. Bab  :  Berinfaklah dan janganlah menghitung-hitung dan mengingat-ingat   281
44. Bab  :  Istri yang menyedekahkan Harta Suami  281
45. Bab  :  Seorang Hamba Sahaya menginfakkan Harta Tuannya  282
46. Bab  :  Menjaga kehormatan dan Sabar  282
47. Bab  :  Merasa cukup dan Qana’ah  283
48. Bab  :  Menjaga diri dari meminta-minta  283
49. Bab  :  Larangan Meminta-minta kepada Orang lain  283
50. Bab  :  Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah  284
51. Bab  :  Orang miskin yang tidak berkecukupan dan tidak meminta-minta  285
52. Bab  :  Kaya itu bukan karena banyak harta  285
53. Bab  :  Larangan Tamak terhadap Harta  285
54. Bab  :  Jika anak Adam mempunyai dua Lembah Harta dia pasti menginginkan Lembah yang Ketiga  186
55. Bab  :  Keindahan dunia yang dilimpahkan  286
56. Bab  :  Bolehnya Menerima pemberian bagi orang yang tidak meminta-minta dan Tamak  287
57. Bab  :  Orang yang dibolehkan meminta  288
58. Bab  :  Memberi orang yang meminta dengan Kasar  288

11. KITAB PUASA
1. Bab  :  Keutamaan Puasa  290
2. Bab  :  Keutamaan Bulan Ramadhan  290
3. Bab  :  Larangan Mendahului Berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadhan  291
4. Bab  :  Puasa ketika melihat Hilal  291
5. Bab  :  Satu bulan itu Dua Puluh Sembilan Hari  291
6. Bab  :  Allah membentangkan Hilal untuk dilihat  292
7. Bab  :  Masing-masing Negeri Berbeda Ru’yah  292
8. Bab  :  Dua bulan Hari Raya, Tidak Berkurang  293
9. Bab  :  Makan Sahur ketika hendak berpuasa  293
10. Bab  :  Mengakhirkan Sahur  294
11. Bab  :  Ciri Fajar permulaan orang puasa dilarang makan  294
12. Bab  :  Firman Allah SWT, “Makanlah dan Minumlah sampai jelas bagimu antara Benang Putih dan Benang Hitam” (QS. Al-Baqarah [2] : 187)    294
13. Bab  :  Bilal Azan di Tengah Malam, maka Makanlah dan Minumlah  295
14. Bab  :  Puasa orang yang Junub ketika Fajar  295
15. Bab  :  Orang berpuasa yang makan atau minum karena lupa  296
16. Bab  :  Ucapan orang yang sedang berpuasa jika diundang Makan  296
17. Bab  :  Kafarat orang yang bersetubuh pada Siang Ramadhan  297
18. Bab  :  Hukum mencium bagi orang yang Berpuasa  298
19. Bab  :  Apabila malam telah tiba dan Matahari telah terbenam, berbukalah orang yang Berpuasa  298
20. Bab  :  Menyegerakan Berbuka  298
21. Bab  :  Larangan Puasa Wishal  299
22. Bab  :  Puasa dan Berbuka ketika Safar  299
23. Bab  :  Puasa ketika Safar bukanlah suatu Kebaikan  300
24. Bab  :  Orang yang berpuasa tidak boleh mencela orang yang Berbuka  301
25. Bab  :  Pahala orang yang Tidak Berpuasa dalam Perjalanan jika ia menangani suatu pekerjaan  301
26. Bab  :  Berbuka Puasa Demi Kekuatan menghadapi Musuh  301
27. Bab  :  Pilihan antara Berpuasa atau Berbuka dalam Perjalanan  302
28. Bab  :  Mengqadha Puasa Ramadhan di Bulan Sya’ban  303
29. Bab  :  Mengqadha Puasa orang yang telah meninggal  303
30. Bab  :  Firman Allah, “Dan orang-orang yang Berat Menjalankan Puasa, Jika mereka meninggalkannya maka Wajib membayar Fidyah”. (QS. Al-Baqarah [2] : 184)  304
31. Bab  :  Berpuasa dan berbuka dalam beberapa Bulan  304
32. Bab  :  Keutamaan Puasa kakrena Allah  304
33. Bab  :  Keutamaan Puasa pada bulan Muharam  305
34. Bab  :  Puasa hari Asyura  305
35. Bab  :  Pada hari apa dilakukan puasa Asyura?  305
36. Bab  :  Keutamaan Berpuasa pada hari Asyura  306
37. Bab  : Orang yang terlanjur makan pada hari Asyura, hendaklah berpuasa pada sisa harinya  307
38. Bab  :  Puasa pada bulan Sya’ban  307
39. Bab  :  Berpuasa pada pertengahan bulan Sya’ban  308
40. Bab  :  Melanjutkan Puasa Ramadhan dengan Puasa Enam hari di Bulan Syawal  308
41. Bab  :  Tidak Berpuasa pada Sepuluh Dzulhijjah  308
42. Bab  :  Puasa pada hari Arafah  308
43. Bab  :  Meninggalkan Puasa Arafah bagi orang yang sedang melaksanakan Haji  309
44. Bab  :  Larangan berpuasa pada Idul Adha dan Idul Fitri  310
45. Bab  :  Larangan berpuasa pada hari Tasyrik  310
46. Bab  :  Puasa hari Senin  310
47. Bab  :  Larangan mengkhususkan puasa pada hari Jum’at  311
48. Bab  : Berpuasa Tiga hari Setiap Bulan  311
49. Bab  :  Larangan berpuasa Terus-menerus  311
50. Bab  :  Puasa yang paling Utama adalah Puasa Daud, yaitu Satu hari Puasa dan satu hari berbuka  312
51. Bab  :  Orang yang Pagi hari Berpuasa Sunah kemudian Berbuka  312

12. KITAB I’TIKAF
1. Bab  :  Kapankah orang yang akan Beri’tikaf masuk ke tempat I’tikaf  314
2. Bab  :  I’tikaf di Sepuluh Pertama dan Sepuluh Pertengahan  315
3. Bab  :  I’tikaf pada sepuluh Malam Terakhir bulan Ramadhan  315
4. Bab :  Bersungguh-sungguh pada Sepuluh Malam Terakhir  316
5. Bab  :  Lailatul Qadar dan Mencarinya pada Sepuluh Terakhir Bulan Ramadhan  316
6. Bab  :  Lailatul Qadar adalah Malam Dua Puluh Satu  316
7. Bab  :  Lailatul Qadar adalam Malam Dua Puluh Tiga  316
8. Bab  :  Carilah Lailatul Qadar pada Malam ke-9, ke-7, dan ke-5  317
9. Bab  :  Lailatul Qadar adalah Malam Kedua Puluh Tujuh  318

13. KITAB HAJI
1. Bab  :  Kewajiban Haji hanya satu kali seumur hidup  319
2. Bab  :  Pahala Haji dan Umrah  319
3. Bab  :  Tentang Haji Akbar  320
4. Bab  :  Keutamaan Hari Arafah  320
5. Bab  :  Doa apabila Naik kendaraan ketika berangkat Haji atau Lainnya  321
6. Bab  :  Perempuan Pergi Haji beserta Mahramnya  321
7. Bab  :  Haji anak Kecil dan Ganjaran orang yang Mengajaknya  322
8. Bab  :  Menghajikan orang yang tidak mampu Berkendara  323
9. Bab  :  Perempuan yang sedang Haid atau Nifas jika hendak Berihram  323
10. Bab  :  Miqat-miqat Haji dan Umrah  323
11. Bab  :  Wangi-wangian bagi orang yang Ihram sebelum melakukan Ihram   324
12. Bab  :  Al-Misk adalah Minyak Wangi Terbaik  325
13. Bab  :  Kayu Gaharu dan Kapur Barus  325
14. Bab  :  Tumbuhan Raihan  325
15. Bab  :  Berihram dari Masjid Dzul Halifah  326
16. Bab  :  Memulai Ihram ketika Kendaraan mulai Bergerak  326
17. Bab  :  Berihram untuk Haji dari Mekkah  327
18. Bab  :  Talbiah  328
19. Bab  :  Talbiah untuk Umrah dan Haji  328
20. Bab  :  Tentang Haji Ifrad  329
21. Bab  :  Haji dan Umrah Bersamaan (Haji Qiran)  329
22. Bab  :  Haji Tamattu’  330
23. Bab  :  Orang yang Berihram untuk Haji dengan Membawa Hewan Kurban  330
24. Bab  :  Penghapusan hukum Tahallul dari Ihram dan Perintah menyempurnakannya  331
25. Bab  :  Kurban untuk Haji Qiran  332
26. Bab  :  Kurban untuk Haji Tamattu’  333
27. Bab  :  Umrah sesudah Haji  334
28. Bab  :  Berhaji dan Berumrah dengan Niat Bersyarat  334
29. Bab  :  Orang yang berihram dengan Berjubah dan ada bekas Pewarna rambut dan Jenggot  335
30. Bab  :  Pakaian orang yang terlarang bagi orang yang Berihram  336
31. Bab  :  Binatang Buruan bagi orang yang sedang Berihram  336
32. Bab  :  Daging Binatang Buruan bagi orang yang sedang berihram, tetapi Pemburu dan Penyembelihnya orang yang tidak berihram  337
33. Bab  :  Binatang yang boleh dibunuh oleh orang yang Berihram  338
34. Bab  :  Bekam bagi orang yang Berihram  338
35. Bab  :  Mengobatii Mata  bagi oang yang sedang Berihram  339
36. Bab  :  Orang yang beihram mencuci kepalanya  339
37. Bab  :  Fidyah bagi orang yang Berihram  340
38. Bab  :  Menangani orang yang meninggal dunia ketika sedang Berihram  341
39. Bab  :  Bermalam di Dzi Tuwa’ dan Mandi sebelum masuk Mekkah  341
40. Bab  :  Masuk Mekkah dan Madinah melalui satu jalan, keluar melalui jalan lain  341
41. Bab  :  Singgah di Mekkah bagi orang yang Berhaji  342
42. Bab  :  Berlari kecil ketika Tawaf dan Sa’i   342
43. Bab  :  Mencium Hajar Aswad ketika Tawaf  343
44. Bab  :  Mengusap Dua Rukun Yamani ketika Tawaf  344
45. Bab  :  Tawaf dengan Berkendara  344
46. Bab  :  Tawaf dengan Menaiki Kendaraan karena Uzur  345
47. Bab  :  Tawaf antara Shafa dan Marwah, dan tentang Firman Allah, “Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari Syiar Allah”  345
48. Bab  :  Sa’i Tujuh Kali antara Shafa dan Marwah sebagai Satu Keutuhan  346
49. Bab  :  Tawaf dan Sa’i bagi orang yang datang ke Mekkah untuk Berhaji  346
50. Bab  :  Memasuki Ka’bah, lalu Shalat dan Berdoa di dalamnya  347
51. Bab  :  Tata cara Haji Nabi  348
52. Bab  :  Bertalbiah dan Bertakbir ketika Berangkat dari Mina ke Arafah  354
53. Bab  :  Wukuf dan Firman Allah Ta’ala, “Kemudian Bertolaklah kalian dari Tempat Bertolaknya orang banyak”  355
54. Bab  :  Berangkat dari Arafah dan Shalat di Muzdalifah  356
55. Bab  :  Cara berjalan ketika Berangkat dari Arafah  356
56. Bab  :  Shalat Maghrib dan Isya di Muzdalifah  357
57. Bab  :  Shalat Maghrib dan Isya di Muzdalifah dengan satu kali Iqamah  357
58. Bab  :  Shalat Subuh pada Akhir Malamm sebelum waktunya di Muzdalifah  358
59. Bab  :  Berangkat pada malam hari mendahului para Jamaah bagi Wanita yang Lemah  358
60. Bab  :  Berangkat lebih awal dari Muzdalifah bagi Wanita  358
61. Bab  :  Sunnah mendahulukan Wanita yang Lemah berangkat dari Muzdalifah  359
62. Bab  :  Bertalbiah sampai melempar Jumrah Aqabah  359
63. Bab  :  Melempar Jumrah Aqabah dari Tengah Lembah, dan Bertakbir pada setiap kali lemparan kecil  360
64. Bab  :  Melempar Jumrah Aqabah dari atas kendaraan Pada Hari Nahar  361
65. Bab  :  Ukuran Kerikil Jumrah  361
66. Bab  :  Waktu Pelemparan Jumrah  361
67. Bab  :  Melempar Jumrah dengan Hitungan Ganjil  362
68. Bab  :  Pencukuran Rambut Kepala Nabi SAW ketika Haji  362
69. Bab  :  Bercukur Bersih dan memotong sebagian Rambut  362
70. Bab  :  Melempar Jumrah, Menyembelih Kurban, Bercukur dan Permulaan Cukur dari Sisi Kanan  363
71. Bab  :  Barang siapa yang mencukur sebelum Menyembelih atau Menyembelih sebelum melempar Jumrah  363
72. Bab  :  Mengalungi Hewan Kurban dan menandainya ketika Ihram  364
73. Bab  :  Mengirimkan hewan sembelihan dan mengalunginya bagi orang yang tidak berihram  365
74. Bab  :  Menunggangi Hewan kurban  365
75. Bab  :  Binatang Kurban yang Kepayahan sebelum sampai di tempat penyembelihan  366
76. Bab  : Berserikat dalam sembelihan  366
77. Bab  :  Hewan sembelihan berupa Sapi  367
78. Bab  :  Menyembelih Unta dalam keadaan berdiri dan terikat  367
79. Bab  :  Menyedekahkan Daging Kurban, kulit yang ditaruh pada punggung Unta untuk melindungi dari dingin dan kulitnya  367
80. Bab  :  Tawaf Ifadhah Pada Hari Nahr  367
81. Bab  :  Barang siapa yang telah Tawaf di Baitullah, dia telah Batal dari Ihram   368
82. Bab  :  Haji Qiran cukup satu kali Sa’i untuk Haji dan Umrah  368
83. Bab  :  Waktu Tahallul bagi orang yang berihram untuk Haji dan Umrah  369
84. Bab  :  Sunah berhenti dan shalat di Muhashab pada hari Nafar  369
85. Bab  :  Wajib bermalam di Mina pada Hari-hari Tasyrik dan dibolehkan tidak bermalam bagi orang yang bertugas memberi Minum  370
86. Bab  :  Tinggalnya orang yang berhijrah di Mekkah setelah selesai melaksanakan Haji dan Umrah  371
87. Bab  :  Janganlah Seseorang Meninggalkan Baitullah sebelum mengakhiri dengan Tawaf Wada’  371
88. Bab  :  Perempuan yang Haid sebelum Tawaf Wada’  371
89. Bab  :  Bolehnya Umrah pada Bulan-bulan Haji  372
90. Bab  :  Keutamaan Umrah pada Bulan Ramadhan  372
91. Bab  :  Berapa Kali Nabi SAW melaksanakan Haji?  373
92. Bab  :  Berapa kali Nabi SAW Melaksanakan Umrah?  373
93. Bab  :  Memangkas rambut ketika Umrah  374
94. Bab  :  Pelaksanaan Umrah bagi orang yang Haid  374
95. Bab  :  Bacaan ketika Pulang dari Haji dan lain-lain  375
96. Bab  :  Singgah dan Shalat di Dzul Hulaifah ketika pulang dari Haji dan Umrah  375
97. Bab  :  Keharaman Mekkah beserta hewan Buruan, Pohon dan barang temuannya  376
98. Bab  :  Nabi SAW memasuki Mekkah tanpa Berihram ketika Fathul Mekkah  377
99. Bab  :  Dinding dan pintu Ka’bah  378
100. Bab  :  Peruntuhan Ka’bah dan pembangunannya kembali  378
101. Bab  :  Pengharaman Madinah beserta hewan buruan dan pohonnya, serta Berdoa Untuknya  380
102. Bab  : Anjuran untuk tinggal di Madinah, dan Bersabar atas penderitaan yang terjadi di kota itu  383
103. Bab  :  Tentang kota Madinah terlindung dari Wabah Tha’un dan Dajjal  384
104. Bab  :  Madinah mengeluarkan orang-orang Hajat  384
105. Bab  :  Barang siapa yang bermaksud jahat kepada penduduk Madinah, Allah akan menghancurkannya  385
106. Bab  :  Anjuran bermukim di Madinah seteah Penaklukan kota-kota lain  385
107. Bab  :  Madinah ketika ditinggalkan Penghuninya  385
108. Bab  :  Antara Kubur dan Mimbar adalan taman Surga  386
109. Bab  :  Uhud adalah Gunung yang mencintai kami dan yang kami Cintai   386
110. Bab  :  Tidak dianjurkan Bepergian kecuali ke tiga Masjid  386
111. Bab  :  Keutamaan Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi  387
112. Bab  :  Masjid yang dibangun atas dasar Takwa  387
113. Bab  :  Masjid Quba dan Keutamaannya  388

14. KITAB NIKAH
1. Bab  : Anjuran untuk Menikah  389
2. Bab  :  Sebaik-baik perhiasan dunia adalah Wanita Shalihah  390
3. Bab  :  Menikahi perempuan yang Beragama  390
4. Bab  :  Menikahi Gadis  391
5. Bab  :  Larangan Meminang Pinangan Saudaranya  391
6. Bab  :  Melihat Perempuan yang akan Dinikahi  392
7. Bab  :  Meminta persetujuan Janda dan Gadis dalam Pernikahan  392
8. Bab  :  Syarat-syarat dalam Nikah  393
9. Bab  :  Menikahi Anak Kecil  393
10. Bab  :  Membebaskan Budak, lalu menikahinya  394
11. Bab  :  Nikah Syighar  395
12. Bab  :  Nikah Mut’ah  396
13. Bab  :  Penghapusan dan Pengharaman Nikah Mut’ah  396
14. Bab  :  Orang yang Ihram tidak boleh Menikah  398
15. Bab  :  Pengharaman seorang Wanita dan Bibinya digabung dalam satu ikatan perkawinan  398
16. Bab  :  Mahar Nabi SAW kepada Istri-istri Beliau  399
17. Bab  :  Menikah dengan Mahar Emas seberat Biji Kurma  399
18. Bab  :  Menikah dengan Mahar Mengajarkan Al-Qur’an  399
19. Bab  :  Tentang Firman Allah, “Kamu boleh Menangguhkan Menggauli siapa yang kamu kehendaki diantara Mereka”  401
20. Bab  :  Menikahkan pada Bulan Syawal  401
21. Bab  :  Walimah Pernikahan  401
22. Bab  :  Menghadiri Undangan Pernikahan  403
23. Bab  :  Bacaan Ketika Jima’  404
24. Bab  :  Firman Allah Ta’ala “Istri-istri kalian adalah Ladang bagi Kalian”  404
25. Bab  :  Wanita yang menolak ajakan suaminya di atas tempat tidur  405
26. Bab  :  Menyebarkan Rahasia Istri  405
27. Bab  :  Allah menutup Perbuatan Seorang Hamba, akan tetapi hamba itu menampakkannya  405
28. Bab  :  Melakukan Azi kepada Istri dan Budak Perempuan  406
29. Bab  :  Menyetubuhi Istri pada waktu Hamil  407
30. Bab  :  Menyetubuhi Tawanan yang Hamil  407
31. Bab  :  Membagi Giliran diantara Istri-istri  408
32. Bab  :  Bermalam di Rumah Janda dan Gadis  409
33. Bab  :  Seorang istri boleh memberikan Gilirannya kepada yang lain  409
34. Bab  :  Tidak memberikan giliran kepada sebagian Istri  410
35. Bab  :  Apabila seseorang melihat seorang Wanita yang mengagumkan hendaknya mendatangi Istrinya karena itu dapat menenteramkan Gejolak Hatinya  410
36. Bab  :  Bersikap dan berkata-kata yang baik kepada Wanita  411
37. Bab  :  Seorang Mukmin tidak akan membenci wanita Beriman  411
38. Bab  :  Kalaulah bukan karena Hawa, Seorang istri tidak akan mengkhianati suaminya  411
39. Bab  :  Barang siapa yang pulang dari Bepergian, janganlah tergesa-gesa menemui Istrinya agar istrinya berdandan dan bersiap-siap  412

15. KITAB TALAK
1. Bab  : Suami yang Menalak Istrinya dalam keadaan Haid  413
2. Bab  :  Talak tiga pada Masa Rasulullah SAW   414
3. Bab  :  Perempuan yang ditalak Suaminya, lalu menikah dengan Laki-laki lain namun tidak Disetubuhi, ia tidak boleh kembali ke suami Pertamanya  414
4. Bab  :  Tentang Firman Allah, “Wahai Nabi, mengapa Engkau mengharamkan apa yang telah Allah Halalkan bagimu?“ dan Perselisihan di dalamnya  415
5. Bab  :  Suami yang memberikan Pilihan kepada Istrinya  417
6. Bab  :  Firman Allah Ta’ala, “Jika Keduanya Menentangnya”  419

16. KITAB IDDAH
1. Bab  :  Wanita Hamil yang Melahirkansesudah Suaminya Wafat  422
2. Bab  :  Wanita yang ditalak lalu keluar untuk Memetik Buah Kurma  423
3. Bab  :  Wanita yang ditalak yang keluar dari Rumahnya karena takut Keamanan Dirinya  423
4. Bab  :  Menikahi Perempuan yang Ditalak setelah Habis masa Iddahnya  424
5. Bab  :  Wanita yang Ditinggal Mati Suaminya Wajib Berkabung selama Masa Iddah dan tidak menggunakan Celak selama itu  425
6. Bab  :  Meningalkan Wewangian dan Pakaian Berwarna bagi wanita yang berkabung  426

17. KITAB LI’AN
1. Bab  :  Tentang seseorang yang Melahirkan sesudah suaminya Wafat  427
2. Bab  :  Mengingkari Anak dan Kemripannya dengan Nenek Moyangnya  431
3. Bab  :  Nasab Anak Ikut Pemilik Ranjang  432
4. Bab  :  Diterimanya Ucapan orang yang Ahli dalam mengenali Jejak  432

18. KITAB PENYUSUAN
1. Bab  :  Saudara Sepersusuan itu Haram Dinikahi seperti Haramnya karena Keturunan  433
2. Bab  :  Orang yang Disusui menjadi Mahram Suami Ibu yang Menyusui  433
3. Bab  :  Putri Saudara Sepersusuan adalah Mahram  434
4. Bab  :  Anak Tiri Bawaan Istri dan Saudari Istri adalah Termasuk Mahram  434
5. Bab  :  Menyusu sekali atau dua kali Hisapan  435
6. Bab  :  Menyusu Lima kali Hisapan  435
7. Bab  :  Menyusui Orang Dewasa   436
8. Bab  :  Persusuan yang Menyebabkan Mahram itu adalah yang Mengenyangkan Perut dari Lapar  437

19. KITAB NAFKAH
1. Bab  :  Memulai dari diri sendiri, Keluarga dan Kerabat Dekat  438
2. Bab  :  Nafkah Para Budak dan Dosa orang yang menahan kebutuhan pokok mereka  439
3. Bab  :  Keutamaan memberi Nafkah kepada keluarga  439
4. Bab  :  Hendaklah seorang Istri menafkahkan Harta Suaminya dengan Baik kepada Keluarganya  440
5. Bab  :  Perempuan yang Ditalak Tiga tidak mendapatkan Nafkah  440

20. KITAB MEMERDEKAKAN HAMBA SAHAYA
1. Bab  :  Keutamaan orang yang memerdekakan Hamba Sahaya Perempuan yang Beriman  442
2. Bab  :  Anak yang Memerdekakan Orang Tuanya  442
3. Bab  : Orang yang memerdekakan Budak dengan Membayar sisa Saham  443
4. Bagian Bab sebelumnya : Upaya Budak untuk Merdeka  443
5. Bab  :  Pengundian dalam Memerdekakan Hamba Sahaya  443
6. Bab  :  Hak Ketaatan Budak itu Milik orang yang Memerdekakan  444
7. Bab  :  Bagian Bab Sebelumnya : Hamba Sahaya yang Dimerdekakan Boleh memilih Suaminya  445
8. Bab  :  Larangan Jual Beli dan Menghadiahkan Hak Ketaatan  445
9. Bab  :  Budak Manapun yang Menisbatkan Diri kepada Suatu Kaum tanpa Seizin Tuannya  446
10. Bab  :  Apabila Seseorang memukul Budaknya, Kafaratnya adalah Membebaskannya  446
11. Bab  :  Ancaman Keras bagi Orang yang Menuduh Seorang Budak Berzina  447
12. Bab  :  Berlaku Baik kepada Hamba Sahaya dalam Hal Makan dan Pakaian, serta tidak Membebani mereka dengan Pekerjaan yang tidak mereka Mampu  447
13. Bab  :  Ganjaran Seorang Hamba Sahaya apabila memberi Nasihat kepada Majikannya, dan Beribadah dengan Baik kepada Tuhannya  449
14. Bab  :  Menjual Budak Mudabbar apabila tidak ada lagi harta Lain  449

21. KITAB JUAL BELI
1. Bab  :  Jual beli makanan dengan makanan yang sepadan Nilainya  450
2. Bab  :  Larangan Menjual Makanan sebelum lengkap  451
3. Bab  :  Memindahkan makanan apabila dijual dengan tanpa diketahui ukurannya  451
4. Bab  :  Menjual makanan yang sudah ditakar dengan makanan tidak diketahui takarannya  452
5. Bab  :  Menjual Kurma harus setakaran  452
6. Bab  :  Menjual Setumpuk Kurma  452
7. Bab  :  Tidak boleh menjual Buah-buahan sebelum Baik  453
8. Bab  :  Larangan Menjual buah-buahan sebelum tampak Baik  453
9. Bab  :  Jual beli Muzabanah (Seorang yang menjual Buah Kebunnya)  454
10. Bab  :  Jual beli dengan system Ariyah dengan memperkirakan Takarannya  454
11. Bab :  Ukuran Penjualan Ariyah yang dibolehkan  454
12. Bab  :  Menjual buah-buahan yang kemudian Membusuk  455
13. Bab  :  Orang yang memberi Hutang mengambil apa yang mereka Dapat  455
14. Bab  :  Menjual pohon Kurma yang Berbuah  455
15. Bab  :  Jual Beli Mukhabarah dan Muhaqalah  456
16. Bab  :  Jual beli Mu’awamah  456
17. Bab  :  Jual beli satu orang Hamba Sahaya dengan dua orang Hamba Sahaya  457
18. Bab  :  Larangan menjual Kambing yang susunya sengaja tidak diperah  457
19. Bab  :  Larangan menjual barang yang Haram dimakan  458
20. Bab  :  Larangan menjual Khamer  458
21. Bab  :  Larangan menjual Bangkai, Berhala dan Babi  459
22. Bab  :  Larangan memanfaatkan Penjualan Anjing, Uang hasil Pelacuran dan Upah Tukang Ramal  459
23. Bab  :  Larangan memanfaatkan hasil Penjualan Kucing  459
24. Bab  : Hasil Kerja tukang Bekam adalah Tidak Baik (Kotor)  460
25. Bab  :  Upah Tukang Bekam diperbolehkan  460
26. Bab  :  Menjual Unta Habalul Habalah  461
27. Bab  :  Larangan jual beli dengan cara Melumasah dan Munabadzah  461
28. Bab  :  Larangan jual beli dengan cara Melempar Batu dan jual beli Gharar  462
29. Bab  :  Larangan jual beli dengan cara Najasy  462
30. Bab  :  Larangan membeli atau menawar barang yang ada dalam penguasaan saudaranya  462
31. Bab  :  Larangan menghadang barang Dagangan  462
32. Bab  :  Janganlah Orang Kota menjual kepada Orang Desa  463
33. Bab  :  Larangan Menimbun  463
34. Bab  :  Jual beli dengan Memilih  463
35. Bab  :  Jujur dan Jelas dalam Jual Beli  464
36. Bab  :  Orang yang menipu dalam jual beli  464
37. Bab  :  Barang siapa yang Menipu, dia bukan dari Golonganku  464
38. Bab  :  Penukaran Uang dan Penjualan Emas dengan Perak secara Kontan  465
39. Bab  :  Cara jual beli Emas dengan Emas dan Gandum dengan Gandum serta seluruh barang yang termasuk Riba harus sama dan Kontan  465
40. Bab  :  Larangan jual beli Emas dengan Perak yang tidak kontan  466
41. Bab  :  Janganlah kalian menjual Satu Dinar dengan Dua Dinar dan jangan pula Satu Dirham dengan Dua Dirham  567
42. Bab  :  Menjual Kalung yangn terbuat dari Emas dan Permata  467
43. Bab  :  Menetapkan Riba dalam jual beli secara kontan  467
44. Bab  :  Laknat bagi orang yang memakan Riba dan memberi makan Riba  469
45. Bab  :  Mengambil yang benar-benar Halal dan meninggalkan Syubhat  469
46. Bab  :  Barang siapa yang meminjam sesuatu maka kembalikanlah dengan yang lebih baik, karena oran yang terbaik adalah orang yang paling baik dalam pengembalian  469
47. Bab  :  Larangan bersumpah dalam jual beli  470
48. Bab  :  Menjual Unta dan pengecualian membawanya  471
49. Bab  :  Merelakan sebagian Hutang  472
50. Bab  :  Penundaan Pembayaran Hutang oleh orang kaya adalah suatu Kezaliman dan Pengalihan Hutang  473
51. Bab  :  Memberikan kelonggaran kepada orang yang dalam kesulitan dan mempermudah Urusan  473
52. Bab  :  Barang siapa mendapati barangnya dengan jelas pada seseorang yang Pailit  474
53. Bab  :  Jual beli dan Pegadaian  474
54. Bab  :  Meminjam utang buah-buahan  474
55. Bab  :  Syuf’ah (Hak membeli bagian dari dua orang yang bersekutu)  475
56. Bab  :  Menyandarkan Kayu di Dinding Tetangga  475
57. Bab  :  Siapa yang berlaku Zalim terhadap sejengkal Tanah (Milik Orang lain), kelak akan digantungkan pada hari Kiamat kelak Tujuh Lapis Bumi di Lehernya  475
58. Bab  :  Lebar jalan yang diperselisihkan, maka lebarnya ditetapkan Tujuh Hasta  476

22. KITAB MUZARA’AH
1. Bab  :  Larangan menyewakan Lahan Pertanian  477
2. Bab  :  Menyewakan Tanah dengan Makanan  477
3. Bab  :  Meyewakan Tanah dengan Emas dan Perak  478
4. Bab  :  Persewaan  478
5. Bab  :  Memberikan Lahan  479
6. Bab  :  Persekutuan dalam pertanian dan penggarapan lahan dengan upah sebagian penghasilan buah-buahan atau hasil pertanian lainnya  479
7. Bab  :  Tentang orang yang menanam pohon atau tanaman  480
8. Bab  :  Menjual kelebihan air  480
9. Bab  :  Larangan menahan kelebihan air dan rerumputan  480

23. KITAB WASIAT, SEDEKAH, NAHL DAN UMRA
1. Bab  :  Anjuran untuk berwasiat bagi orang yang mempunyai sesuatu untuk diwasiatkan  482
2. Bab  : Mewasiatkan sepertiga Harta dan tidak boleh Lebih  483
3. Bab  :  Wasiat Nabi SAW tentang Kitab Allah  484
4. Bab  :  Wasiat Nabi SAW untuk mengeluarkan Kaum Musyrikin dari Jazirah Arab, dan tentang dibolehkannya Delegasi  485
5. Bab  :  Larangan mengambil kembali Sedekah  485
6. Bab  :  Orang yang memberi sebagian Anaknya tanpa memberi yang lain  486
7. Bab  :  Orang yang memberikan Harta selama waktu Terbatas  487
24. KITAB FARAIDH
1. Bab  :  Orang Muslim tidak mewarisi orang Kafir, dan orang Kafir tidak mewarisi orang Muslim  488
2. Bab  :  Berikanlah bagian warisan kepada ahli Warisnya  488
3. Bab  :  Warisan Kalalah  489
4. Bab  :  Ayat yang turun paling akhir adalah Ayat Kalalah  490
5. Bab  :  Barang siapa meninggalkan HArta, itu milik ahli Warisnya  490

25. KITAB WAKAF
1. Bab  :  Mewakafkan Harta Pokok dan Menyedekahkan Hasilnya  491
2. Bab  :  Pahala yang diterima Manusia sesudah Mati  492
3. Bab  :  Sedekah untuk Si Mayit yang tidak Mewasiatkannya  492

26. KITAB NADZAR
1. Bab  :  Kewajiban menunaikan Nadzar jika untuk taat kepada Allah  493
2. Bab  :  Perintah untuk Mengqadha Nadzar  494
3. Bab  :  Orang yang Bernadzar untuk Berjalan Kaki ke Ka’bah  494
4. Bab  :  Larangan Bernadzar dan Nadzar itu tidak bisa menolak sesuatu pun  495
5. Bab  :  Tidak boleh menunaikan Nadzar untuk maksiat, dan Nadzar untuk sesuatu yan bukan Miliknya  495
6. Bab  :  Kafarat Nadzar  497

27. KITAB SUMPAH
1. Bab  :  Larangan Bersumpah atas Nama Ayah  498
2. Bab  :  Larangan bersumpah atas Nama Thaghut  499
3. Bab  :  Barang siapa yang bersumpah Demi Lata dan Uzza hendaklah mengucapkan “Laa Ilaaha Illallaah”  499
4. Bab  :  Anjuran Mengucapkan “Insya Allah” ketika Bersumpah  499
5. Bab  :  Sumpah itu tergantung niat orang yang mengatakan Sumpah  500
6. Bab  :  Barang siapa Merebut Hak Muslim dengan Sumpahnya, Dia Wajib masuk Neraka   500
7. Bab  :  Barang siapa Bersumpah, kemudian melihat ada yang lebih baik dari pada sumpahnya, hendaklah ia membayar Kafarat dan melakukan apa yang dipandangnya lebih baik  501
8. Bab  :  Kafarat Sumpah  502

28. KITAB PERLINDUNGAN JIWA, QISHASH DAN DIYAT
1. Bab  :  Perlindungan Jiwa, arta dan Kehormatan  503
2. Bab  :  Perkara yang Pertama Kali diputuskan pada Hari Kiamat Nanti adalah yang berhubungan dengan Darah (Pembunuhan)  504
3. Bab  :  Penyebab Halalnya Darah seorang Muslim  505
4. Bab  :  Hukuman bagi orang yang Murtad, lalu membunuh dan memerangi  505
5. Bab  :  Dosa orang yang Pertama Kali Membunuh  506
6. Bab  :  Orang yang bunuh diri dengan sesuatu akan disiksa di Neraka dengannya  506
7. Bab  :  Orang yang membunuh dengan Batu, dibunuh dengan Batu juga  508
8. Bab  :  Orang yang gigi depannya Tanggal, karena menggigit Tangan orang lain  508
9. Bab  :  Hukuman melukai Tubuh adalah dengan Qishash, kecuali jika mereka rela ditebus dengan Diyat  508
10. Bab  :  Orang yang mengaku membunuh, lalu ia menyerahkan diri kepada Wali Si Korban, dan mereka mau memaafkannya  509
11. Bab  :  Diyat Wanita Hamil yang mati dan gugur Kandungannya, disebabkan Pukulan pada perutnya  510
12. Bab  :  Sesuatu yang tidak ada Diyatnya  511

29. KITAB QASAMAH (SUMPAH TERKAIT TUDUHAN PEMBUNUHAN)
1. Bab  :  Orang yang melakukan Qasamah  512
2. Bab  :  Menetapkan Sumpah sebagaimana berlaku pada Zaman Jahiliyah  513

30. KITAB HUDUD
HUKUMAN ZINA  514
1. Bab  :  Hukuman bagi Gadis yang Berzina dan Pezina yang sudah Menikah  514
2. Bab  :  Merajam Pezina yang sudah Menikah  515
3. Bab  :  Hukuman bagi orang yang mengaku telah Berzina  515
4. Bab  :  Orang yang mengaku Berzina mengulangi Pengakuannya sampai Empat Kali, Lubang yang disediakan untuk orang yang dirajam, Menangguhkan Hukuman Rajam bagi orang yang sedang Hamil, dan Menshalatkan orang yang Mati Dirajam  516
5. Bab  :  Merajam orang Yahudi yang tinggal di Negara Islam bila Berzina  517
6. Bab  :  Mencambuk Budak Perempuan yang Berzina  518
7. Bab  :  Pemilik Budak Menghukum budaknya yang Berzina  519

HUKUMAN BAGI PENCURI  519
1. Bab  :  Ketentuan hukum Potong Tangan  519
2. Bab  :  Memotong Tangan orang yang mencuri barang seharga Tiga Dirham  520
3. Bab  :  Larangan meminta Syafaat dalam Hukum Hudud  520

HUKUMAN PEMINUM ARAK  521
1. Bab  :  Berapa kali cambukan hukuman oang yang minum Khamr  521
2. Bab  :  Cambukan merupakan sebuah Hukuman  522
3. Bab  :  Barang siapa yang melakukan kejahatan lalu dia dihukum, maka itu adalah sebagai kifarat baginya  522

31. KITAB KEPUTUSAN PENGADILAN DAN PERSAKSIAN
1. Bab  :  Keputusan hukum berdasarkan yang Tampak dan Argumen yang dipahami  524
2. Bab  :  Orang yang Keras Kepala dan Suka Bermusuhan  525
3. Bab  :  Memutuskan perkara berdasarkan Sumpah Terdakwa  525
4. Bab  :  Memutuskan Perkara dengan sumpah dan seorang saksi  525
5. Bab  :  Seorang Hakim tidak boleh memutuskan perkara dalam keadaan marah  525
6. Bab  :  Apabila Hakim hendak memutuskan perkara, lalu berjihad, baik itu benar maupun salah  526
7. Bab  :  Perbedaan Dua Mujtahid dalam memutuskan Perkara  526
8. Bab  :  Tugas Hakim adalah mendamaikan dua orang yang bermusuhan  527
9. Bab  :  Saksi yang Terbaik  528

32. KITAB BARANG TEMUAN
1. Bab  :  Hukum barang temuan  529
2. Bab  :  Barang temuan milik orang Haji  530
3. Bab  :  Barang siapa menyembunyikan hewanyang tersesat, ia adalah orang sesat  530
4. Bab  :  Janganlah seseorang memerah Susu ternak orang lain tanpa seizinnya  530

33. KITAB MENJAMU TAMU
1. Bab  :  Hukum orang yang tidak melayani Tamu  532
2. Bab  :  Perintah untuk menjamu tamu  533
3. Bab  :  Membantu orang yang membutuhkan dengan kelebihan Hartanya  533
4. Bab  :  Perintah mengumpulkan Bekal yang sedikit, dan saling berbagi Dengannya  534

34. KITAB JIHAD
1. Bab :  Tentang Firman Allah Ta’ala, “Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang Gugur di Jalan Allah itu Mati) dan Penjelasan Arwah para Syuhada”  535
2. Bab  :  Pintu Surga di bawah Naungan Pedang  536
3. Bab  :  Anjuran dan Keutamaan Berjihad  536
4. Bab  :  Naiknya Derajat seorang Hamba disebabkan Berjihad  537

5. Bab  :  Manusia yang paling utama adalah orang yang berjihad di jalan Allah dengan jiwa dan Hartanya  538
6. Bab  :  Orang yang mati dalam keadaan tidak pernah berperang di jalan Allah dan tidak pernah Berniat untuk itu  538
7. Bab  :  Keutamaan Berjihad di Lautan  539
8. Bab  :  Keutamaan Ribath  540
9. Bab  :  Berangkat Berjihad di Jalan Allah Pagi atau Sore lebih baik daripada Dunia Seisinya  540
10. Bab  :  Tentang Firman Allah Ta’ala, “Apakah kalian hendak menjadikan pemberi minum Jamaah Haji”  540
11. Bab  :  Anjuran untuk meminta Kesyahidan  541
12. Bab  :  Keutamaan Syahid di Jalan Allah  541
13. Bab  :  Niat dalam Beramal  542
14. Bab  :  Allah meridhai para Syuhada dan mereka pun Ridha kepada-Nya  542
15. Bab  :  Mati Syahid itu ada Lima Macam  543
16. Bab  :  Mati karena Tha’un adalah Syahid  543
17. Bab  :  Semua orang yang mati Syahid diampuni kecuali Utangnya  544
18. Bab  :  Barang siapa yang terbunuh karena mempertahankan Hartanya, dia mati syahid  544
19. Bab  :  Tentang Firman Allah Ta’ala, “Di antara orang-orang Mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah”  545
20. Bab  :  Orang yang berperang untuk meninggikan kalimat Allah  546
21. Bab  :  Orang yang bertempur karena Riya’ dan Popularitas  546
22. Bab  :  Besarnya pahala orang gugur Syahid  547
23. Bab  :  Orang yang berperang lalu terbunuh atau mendapat Ghanimah  548
24. Bab  :  Pahala orang yang membekali Pasukan  548
25. Bab  :  Barang siapa telah menyiapkan bekal berperang lalu sakit, serahkanlah bekalnya kepada orang lain yang ikut berperang  549
26. Bab  :  Kemuliaan Istri orang yang berjihad, dan tentang orang yang bertugas mengurusi keluarga orang yang Berjihad tetapi berkhianat  549
27. Bab  :  Tentang Sabda Rasulullah SAW “Akan selalu ada sekelompok dari umatku yang menang dalam kebenaran sampai hari Kiamat”  550
28. Bab  :  Dua orang yang saling membunuh tapi keduanya masuk Surga  551
29. Bab  :  Orang yang pernah membunuh orang Kafir, lalu konsisten dalam kebaikan, dia tidak akan masuk Neraka  551
30. Bab  :  Keutamaan orang yang memberikan Unta untuk berjihad di Jalan Allah  552
31. Bab  :  Tentang Firman Allah Ta’ala, “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi”  552
32. Bab  :  Anjuran Latihan Memanah   553
33. Bab  :  Memelihara Kuda itu mendatangkan Keuntungan hingga hari Kiamat  553
34. Bab  :  Tidak menyukai Kuda Belang  554
35. Bab  :  Pacuan Kuda dan Pelatihannya  554
36. Bab  :  Tidak ikut Bertempur karena Uzur dan Firman Allah Ta’ala, “Tidaklah Sama antara Mukmin yang duduk (Tidak ikut berperang)”  555
37. Bab  :  Orang yang tidak ikut berjihad karena sakit  555

35. KITAB PERANG
1. Bab  :  Wasiat kepada para Komandan Perang dan Pasukannya  556
2. Bab  :  Perintah kepada para Utusan untuk mempermudah Urusan  557
3. Bab  :  Orang yang berangkat perang mewakili yang tidak berangkat  557
4. Bab  :  Batasan umur orang yang sudah boleh ikut perang dan yang belum boleh  558
5. Bab  :  Larangan Safar ke Negara Musuh dengan membawa Al-Qur’an  558
6. Bab  :  Safar di tempat yang subur dan kering, serta Istirahat di tengah Jalan  559
7. Bab  :  Safar termasuk bagian dari Adzab  559
8. Bab  :  Makruh malam-malam mengetuk pintu bagi orang yang baru datang dari bepergian  559
9. Bab  :  Doa sebelum berperang dan menyerang musuh  560
10. Bab  :  Surat Nabi kepada para Raja, mengajak mereka masuk Agama Allah  560
Surat Rasulullah SAW kepada Heraklius, mengajaknya agar masuk Islam  561
11. Bab  :  Doa Nabi SAW kepada Allah dan kesabaran beliau menghadapi Celaan orang-orang Munafik  564
12. Bab  :  Larangan berkhianat  566
13. Bab  :  Menepati Janji  566
14. Bab  :  Tidak mengharap bertemu musuh dan bersabar jika harus bertemu  566
15. Bab  :  Doa agar musuh dihancurkan  567
16. Bab  :  Perang itu Tipudaya  567
17. Bab  :  Minta bantuan kepada kaum Musyrikin dalam peperangan  568
18. Bab  :  Wanita ikut berperang bersama para pasukan  568
19. Bab  :  Larangan membunuh Wanita dan Anak-anak dalam perang  570
20. Bab  :  Serangan malam hari yang mengenai kaum Wanita dan Anak-anak musuh  570
21. Bab  :  Menebangi dan membakar pohon Kurma milik Musuh  570
22. Bab  :  Mengambil makanan di wilayah Musuh  571
23. Bab  :  Ghanimah dihalalkan khusus untuk umat ini (Islam)  571
24. Bab  :  Harta rampasan Perang  572
25. Bab  :  Memberi bagian tambahan untuk pasukan perang  573
26. Bab  :  Mengambil Seperlima harta rampasan perang  573
27. Bab  :  Memberikan harta musuh yang terbunuh kepada yang membunuhnya  574
28. Bab  :  Memberikan harta musuh yang terbunuh kepada dua orang yang membunuhnya dengan Ijtihad  575
29. Bab  :  Ijtihad tidak memberikan harta musuh yang terbunuh kepada pembunuhnya  576
30. Bab  :  Memberikan seluruh harta musuh yang dibunuh kepada pembunuhnya  577
31. Bab  :  Barter Tawanan  577
32. Bab  :  Seperlima untuk Allah dan Rasul-Nya  578
33. Bab  :  Harta Fai’  579
34. Bab  :  Bagian pasukan penunggang Kuda dan Pejalan Kaki  583
35. Bab  :  Wanita tidak mendapat bagian Ghanimah  583
36. Bab  :  Melepaskan Tawanan  584
37. Bab  :  Mengusir kaum Yahudi dari Kota Madinah  586
38. Bab  :  Mengeluarkan Kaum Yahudi dan Nasrani dari Jazirah Arab  586
39. Bab  :  Hukum orang yang menyerang dan melanggar Perjanjian  587

36. KITAB HIJRAH DAN PEPERANGAN
1. Bab  :  Hijrah Nabi SAW dan Mukjizat-mukjizatnya  588
2. Bab  :  Perang Badar  590
3. Bab  :  Bala bantuan Malaikat, Penebus Tawanan, dan Penghalalan Ghanimah  592
4. Bab  :  Ucapan Nabi SAW kepada korban perang Badar setelah Kematian mereka  594
5. Bab  :  Perang Uhud  595
6. Bab  :  Perang Uhud  596
7. Bab  :  Jibril dan Mikail ikut berperang membantu Nabi SAW pada perang Uhud  596
8. Bab  :  Allah sangat Murka kepada orang yang dibunuh oleh Rasulullah SAW   597
9. Bab  :  Gangguan yang diterima oleh Nabi SAW dari kaumnya  597
10. Bab  :  Kesabaran para Nabi terhadap Gangguan kaum mereka  599
11. Bab  :  Kematian Abu Jahal  600
12. Bab  :  Kematian Ka’ab bin Al-Asyraf  600
13. Bab  :  Perang Riqa’  602
14. Bab  :  Perang Ahzab atau Khandaq  602
15. Bab  :  Bani Quraizhah  604
16. Bab  : Perang Dzu Qarad  605
17. Bab  :  Kisah Hudaibiyyah dan Perjanjian Nabi Saw dengan kaum Quraisy  615
18. Bab  :  Perang Khaibar  616
19. Bab  :  Muhajirin mengembalikan pemberian Anshar setelah mereka mendapatkan kemenangan Perang  617
20. Bab  :  Penaklukan Mekkah dengan Kekerasan dan Kemurahan Hati Rasulullah SAW kepada Quraisy  618
21. Bab  :  Menyingkirkan Berhala dari sekitar Ka’bah  621
22. Bab  :  Orang Quraisy tidak boleh dibunuh lagi setelah Penaklukan Mekkah dengan Diikat dan dilempari batu  621
23. Bab  :  Baiat sesudah Penaklukan Mekkahh adalah untuk Islam, Jihad, dan Kebaikan  621
24. Bab  :  Tidak ada Hijrah setelah Fathu Mekkah, tetapi Jihad dan Niat  622
25. Bab  :  Perintah Berbuat kebaikan bagi orang yang kesulitan untuk Hijrah  622
26. Bab  :  Orang yang diizinkan tinggal di Pedusunan setelah Hijrah  623
27. Bab  :  Perang Hunain  623
28. Bab  :  Perang Tha’if  626
29. Bab  :  Jumlah peperangan Rasulullah SAW   626

37. KITAB KEPEMIMPINAN
1. Bab  :  Para Khalifah dari Kaum Quraisy  628
2. Bab  :  Menunjuk Khalifah dan Membiarkannya (Pilihan Rakyat)  629
3. Bab  :  Perintah untuk memenuhi pembaiatan Khalifah yang Pertama Dibaiat kemudian Khalifah yang dibaiat selanjutnya  630
4. Bab  :  Apabila ada Dua Khalifah yang Dibaiat  632
5. Bab  :  Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya  632
6. Bab  : Larangan mencari dan Tamak dalam Pangkat  633
7. Bab  : Kami tidak akan memberikan Tugas kepada orang yang menginginkannya  634
8. Bab  :  Apabila Seorang pemimpin memerintahkan untuk bertakwa kepada Allah dan berlaku adil, maka baginya Pahala   635
9. Bab  :  Orang yang diberi Jabatan dan ia mampu berlaku adil padanya  635
10. Bab  : Orang yanng diberi Jabatan, kemudian apakah ia menyusahkan atau bersikap lembut  635
11. Bab  :  Agama itu Ansihat  636
12. Bab  :  Orang yang menipu rakyat dan tidak memberi nasihat kepada mereka  636
13. Bab  :  Tentang penghianatan para pemimpin dan beratnya perkara tersebut  637
14. Bab  :  Apa yang disembunyikan para pemimpin adalah penghianatan  638
15. Bab  :  Pemberian Hadiah untuk para Pemimpin  639
16. Bab  :  Berbaiat kepada Nabi SAW dibawah pohon untuk tidak melarikan diri (Dari Medan Perang)  640
17. Bab  :  Berbaiat untuk Mati  641
18. Bab  :  Berbaiat untuk mendengar dan taat sesuai dengan kemampuan  641
19. Bab  :  Baiat untuk patuh dan taat kecuali jika melihat Kekufuran yang nyata   641
20. Bab  :  Diujinya wanita-wanita Mukmin apabila mereka Hijrah ketika berbai’at  642
21. Bab  :  Taat kepada Pemimpin  642
22. Bab  :  Patuh dan Taat kepada yang mengamalkan Kitab Suci Allah SWT  643
23. Bab  :  Tidak ada ketaatan dalam kemaksiatan kepada allah, Ketaatan itu hanya ada dalam Perbuatan Baik  643
24. Bab  :  Apabila diperintahkan untuk berbuat Maksiat,, maka jangan dengar dan Taat  644
25. Bab  : Taat kepada para Pemimpin, Meskipun mereka tidak memberikan Haknya  644
26. Bab  :  Pemimpin yang baik dan pemimpin yang buruk  645
27. Bab  :  Mengingkari perbuatan buruk para pemimpin dan tidak memerangi mereka selama mereka melaksanakan shalat   645
28. Bab  :  Perintah untuk tetap berada dalam barisan Jama’ah kaum Muslimin ketika terjadi bencana (Fitnah)  646
29. Bab  :  Orang yang keluar dari ketaatan dan meninggalkan Jama’ah  647
30. Bab  :  Orang yang memecah belah persatuan umat Islam  648
31. Bab  :  Barang siapa memerangi kami, maka ia bukan termasuk golongan kami   648
32. Bab :  Perintah untuk berpegang teguh kepada tali agama Allah dan meninggalkan Perpecahan  648
33. Bab  :  Menolak hal yang baru (dalam masalah Agama)  649
34. Bab :  Orang yang menganjurkan orang lain untuk berbuat baik, tetapi ia sendiri tidak melakukannya  649

38. KITAB HEWAN BURUAN DAN SEMBELIHAN
1. Bab  : Berburu dengan panah dan menyebut nama Allah ketika hendak memanah  651
2. Bab  :  Berburu dengan anak panah, Anjing yang terlatih dan Anjing yang belum dilatih  652
3. Bab  :  Berburu dengan kayu yang berat dan membaca Basmalah ketika melepas anjing buruan  652
4. Bab  :  Apabila seseorang kehilangan hewan buruannya, lalu ia menemukannya  653
5. Bab  :  Diperbolehkan memelihara Anjing pemburu dan Anjing penjaga hewan ternak  653
6. Bab  :  Membunuh Anjing  654
7. Bab  :  Larangan menggunakan Ketapel  654
8. Bab  :  Larangan memancang hewan ternak  655
9. Bab  :  Perintah menyembelih hewan dengan baik dan menajamkan pisau terlebih dahulu  655
10. Bab  :  Menyembelih itu menggunakan semua benda yang dapat mengalirkan darah (pisau) dan larangan menyembelih dengan gigi dan kuku   656

39. KITAB TENTANG KURBAN
1. Bab  :  Apabila masuk tanggal sepuluh Dzul Hijjah dan salah seorang dari kalian hendak berkurban, maka janganlah mengambil rambut ataupun kukunya  657
2. Bab  :  Waktu untuk menyembelih hewan kurban  657
3. Bab  :  Barang siapa menyembelih hewan kurban sebelum shalat Ied, maka itu tidak dibenarkan  658
4. Bab  :  Umur hewan kurban yang diperbolehkan  658
5. Bab  :  Berkurban dengan kambing muda (berumur sekitar empat puluh tahun –Edt)  659
6. Bab  :  Anjuran berkurban dengan dua ekor domba putih yang bertanduk  659
7. Bab  :  Nabi Muhammad SAW menyembelih hewan kurban untuk dirinya, keluarganya, dan untuk umatnya  659
8. Bab  :  Larangan memakan daging hewan kurban setelah tiga hari  660
9. Bab  :  Dibolehakn makan daging hewan kurban diatas tiga hari dan boleh menyimpannya, berbekal dan bersedekah dengannya  660
10. Bab  :  Fara’ dan Atirah  661
11. Bab  : Barang siapa yang menyembelih karena selain Allah  661

40. KITAB TENTANG MINUMAN
1. Bab  :  Diharamkannya Khamer (minuman keras)  663
2. Bab  :  Tiap yang memabukkan adalah Haram  665
3. Bab  :  Setiap minuman yang memabukkan adalah haram  665
4. Bab  :  Barang siapa meminum Khamer di dunia, maka ia tidak akan meminumnya di Akhirat kecuali jika ia bertaubat  666
5. Bab  :  Minuman keras terbuat dari Kurma dan Anggur  666
6. Bab  :  Minuman keras yang dibuat dari Kurma Muda dan Kurma Matang  666
7. Bab  :  Minuman keras itu berasal dari Lima Jenis  667
8. Bab  :  Larangan merendam Anggur dan Kurma sekaligus  667
9. Bab  :  Larangan membuat Nabidz (proses menjadi khamr) dalam Labu Kering dan Wadah yang dicat dengan bahan sejenis Ter  668
10. Bab  :  Diperbolehkan membuat Nabidz dalam Bejana dari Batu  668
11. Bab  :  Boleh membuat Nabidz dalam wadah apapun dan larangan minum yang memabukkan  668
12. Bab  :  Bolehnya minum minuman dari Guci yang dicat dengan Ter  669
13. Bab  :  Masa berlakunya Nabidz  669
14. Bab  :  Khamer yang dijadikan Cuka  670
15. Bab  :  Berobat dengan Khamr  670
16. Bab  :  Tentang menutup Bejana  670
17. Bab  :  Tutuplah wadah-wadah kalian dan ikatlah Geriba-geriba kalian  671
18. Bab  :  Madu, Nabidz, Air dan Susu  672
19. Bab  :  Meminum dengan Menggunakan Gelas Kayu  673
20. Bab  :  Larangan untuk membalikkan wadah minuman  673
21. Bab  :  Larangan untuk minum dengan Bejana yang terbuat dari Emas dan Perak  674
22. Bab  :  Apabila minum, maka bagian Kanan yang lebih berhak (untuk didahulukan)  675
23. Bab  :  Meminta izin kepada anak kecil untuk memberikan terlebih dahulu kepada orang Dewasa  675
24. Bab  :  Larangan menghembuskan Nafas di dalam Bejana (Ketika Minum)  676
25. Bab  :  Rasulullah SAW pernah bernafas ketika minum  676
26. Bab  :  Larangan minum sambil berdiri  676
27. Bab  :  Keringanan minum Air Zam-zam sambil berdiri  676

41. KITAB MAKANAN
1. Bab  :  Membaca Basmalah ketika hendak makan  678
2. Bab  :  Makan dengan tangan Kanan  679
3. Bab  :  Memakan yang ada di dekatnya  680
4. Bab  :  Makan dengan tiga jari  680
5. Bab  :  Jika salah seorang diantara kalian makan, hendaklah ia menjilati tangannya sendiri atau menjilatkannya kepada orang lain  680
6. Bab  :  Menjilati jari jemari tangan dan piring  681
7. Bab  :  Mengusap makana apabila terjatuh dan memakannya  681
8. Bab  :  Mengucapkan Alhamdulillah setelah makan dan minum  681
9. Bab  :  Pertanyaan atas kenikmatan  makan dan minum  682
10. Bab  :  Memenuhi Undangan makan dari Tetangga  682
11. Bab  :  Orang yang diundang kejamuan lalu mengajak orang lain  683
12. Bab  :  Mengutamakan Tamu  683
13. Bab  :  Makanan dua orang cukup untuk tiga orang  684
14. Bab  :  Orang mukmin makan dengan satu Usus dan orang kafir makan dengan Tujuh usus  685
15. Bab  :  Tentang makan Labu  685
16. Bab  :  Lauk pauk yang paling enak adalah Cuka  686
17. Bab  :  Makan Kurma dengan membuang bijinya diantara dua Jari  686
18. Bab  :  Makan Kurma sambil Jongkok  687
19. Bab  :  Rumah yang tidak ada Kurmanya, berarti penghuninya Kelaparan  687
20. Bab  :  Larangan memakan dua Kurma sekaligus  687
21. Bab  :  Makan Mentimun dengan Kurma  688
22. Bab  :  Keutamaan Buah Pohon Arok Hitam  688
23. Bab  :  Makan Daging Kelinci  689
24. Bab  :  Hukum makan daging Biawak  689
25. Bab  :  Makan Belalang  690
26. Bab  :  Makan Binatang Laut dan Makhluk yang terlempar dari dalamnya  690
27. Bab  :  Makan Daging Kuda  692
28. Bab  :  Larangan makan daging Keledai Peliharaan (jinak)  692
29. Bab  :  Larangan untuk memakan daging Binatang bertaring dan berkuku tajam (binatang buas)  693
30. Bab  :  Larangan Memakan Burung yang Berkuku Tajam  693
31. Bab  :  Makruh Hukumnya makan Bawang Putih  693
32. Bab  :  Tidak boleh mencela makanan  694

42. KITAB PAKAIAN DAN PERHIASAN
1. Bab  :  Yang mengenakan sutera didunia hanyalah orang yang tidak mempunyai bagian diakhirat, namun diperbolehkan untuk memanfaatkannya (selain memakainya) dan menjualnya  695
2. Bab  :  Barang siapa yang memakai sutera ketika di dunia, nisaya dia tidak akan memakainya ketika di akhirat kelak  696
3. Bab  :  Tidak layak bagi orang-orang yang bertakwa mengenakan selendang sutera  697
4. Bab  :  Larangan mengenakan sutera kecuali selebar dua jari tangan  697
5. Bab  :  Larangan memakai pakaian luar yang terbuat dari sutera  698
6. Bab  :  Keringanan untuk mengenakan sutera karena adanya penyakit  698
7. Bab  :  Keringanan untuk mengenakan baju dengan kerah sutera  699
8. Bab  :  Memotong kain sutera untuk dijadikan kerudung wanita  700
9. Bab  :  Larangan untuk memakai pakaian yang dicampur sutra, kain yang berwarna kuning dan cincin emas  700
10. Bab  :  Larangan mencelup pakaian dengan Za’faran (warna kuning)  700
11. Bab  :  Menyemir rambut dan uban  701
12. Bab  :  Tidak meniru orang Yahudi dan Nasrani dalam hal celupan  701
13. Bab  :  Tentang memakai pakaian terbuat dari katun  701
14. Bab  :  Mengenakan mantel yang bergambar  702
15. Bab  :  Mengenakan kain dan baju bulu yang kasar  702
16. Bab  : Tentang Permadani  702
17. Bab  :  Menyediakan kasur sesuai dengan keperluan  703
18. Bab  :  Kasur kulit berisi sabut  703
19. Bab  :  Menyelimuti seluruh badan dan meninggikan lutut dalam satu pakaian  703
20. Bab  :  Larangan tidur terlentang dengan meletakkan kaki yang satu ke atas yang lainnya  703
21. Bab  :  Diperbolehkan terlentang dengan menumpangkan sebelah kaki pada kaki yang lain  704
22. Bab  :  Menaikkan kain ke pertengahan betis  704
23. Bab  :  Allah tidak akan melihat kepada orang yang memanjangkan kainnya karena sombong  704
24. Bab  :  Tiga kelompok orang yang mana Allah tidak akan bicara dan melihat kepada mereka  705
25. Bab  :  Barang siapa yang memanjangkan pakaiannya karena sombong  705
26. Bab  :  Ketika ada orang yang berjalan dengan sombong, tiba-tiba ia dibenamkan kedalam perut bumi  706
27. Bab  :  Malaikat tidak akan masuk ke sebuah rumah yang ada anjing atau gambar  706
28. Bab  :  Malaikat tidak akan masuk kedalam rumah yang ada gambarnya kecuali sebuah tulisan atau gambar di baju  707
29. Bab  :  Makruh hukumnya menggunakan tirai penutup yang ada gambarnya dan memotongnya menjadi bantal  707
30. Bab  : Bantal yang bergambar dan menjadikannya sebagai sandaran  708
31. Bab  :  Siksa bagi orang yang suka menggambar pada hari kiamat kelak  709
32. Bab  :  Ancaman bagi orang-orang yang suka menggambar  709
33. Bab  :  Larangan untuk memakai cincin emas dan minum dengan wadah dari perak dan mengenakan kain sutera  710
34. Bab  :  Membuang cincin emas  710
35. Bab  :  Rasulullah SAW memakai cincin perak yang bertuliskan Muhammad Rasulullah dan para Khalifah sesudahnya pun juga memakainya  711
36. Bab  :  Cincin perak bermata batu akik Habasyah dan memakainya ditangan kanan  712
37. Bab  :  Memakai cincin di jari kelingking tangan kiri  712
38. Bab  :  Larangan memakai cincin pada jari tengah dan jari di dekatnya   712
39. Bab  :  Anjuran untuk memakai sandal  713
40. Bab  :  Apabila ada yang memakai sandal, maka hendaklah ia memulai dari kaki kanan dan apabila melepaskannya, maka hendaklah ia memulainya dari kaki kiri  713
41. Bab  :  Larangan berjalan dengan hanya mengenakan satu sandal  713
42. Bab  :  Larangan mencukur sebagian rambut kepala  714
43. Bab  :  Larangan menyambung rambut bagi wanita  714
44. Bab  :  Larangan bagi wanita untuk menyambung rambutnya dengan sesuatu  714
45. Bab  :  Kutukan Allah kepada wanita yang membuat tato dan merenggangkan giginya untuk kecantikan  715
46. Bab  :  Menampakkan kepuasan dengan sesuatu yang tidak diberikan kepadanya  716
47. Bab  :  Wanita yang berpakaian tapi auratnya tampak  716
48. Bab  :  Memotong kalung pada leher binatang  717
49. Tentang lonceng, dan sesungguhnya Malaikat tidak mau menemani orang-orang yang di rumah mereka ada anjing dan lonceng  717
50. Bab  :  Larangan membuat cap (Menggambari dengan besi panas atau dengan tato) pada bagian wajah binatang  718
51. Bab  :  Membuat tato pada telinga kambing  718
52. Bab  :  Memberi tanda di punggung  718

43. KITAB ADAB
1. Bab  :  Sabda Nabi : “Berilah nama dengan namaku dan jangan memberi julukan sama dengan julukanku”  720
2. Bab  :  Memberi nama “Muhammad”  720
3. Bab  :  Nama yang paling disukai Allah adalah “Abdullah” dan “Abdurrahman”  721
4. Bab  :  Memberi nama bayi Abdurrahman  721
5. Bab  :  Memberi nama bayi Abdullah dan mengusap serta mendoakannya  722
6. Bab  :  Memberi nama dengan nama Nabi dan orang-orang shaleh  723
7. Bab  :  Memberi nama bayi “Ibrahim”  723
8. Bab  :  Memberi nama bayi “al Mundzi”  724
9. Bab  :  Mengganti nama dengan yang lebih baik  724
10. Bab  :  Nama Barrah diganti dengan nama Juwairiyah  724
11. Bab  :  Nama Barrah diganti dengan nama Zainab  725
12. Bab  :  Anggur disebut “Alkarm” (mulia)  725
13. Bab  :  Larangan memberi nama ; Aflah, Rabah, Yasar, dan Nafi’  726
14. Bab  :  Keringanan dalam memberi nama  726
15. Bab  :  Pemberian nama Hamba, Sahaya dan Tuan  727
16. Bab  :  Memberi julukan anak kecil  727
17. Bab  :  Perkataan ayah kepada putranya : Wahai anakku  728
18. Bab  :  Nama yang paling hina disisi Allah adalah Malikul Amlak  728
19. Bab  :  Hak Muslim atas Muslim lainnya ada lima  728
20. Bab  :  Larangan duduk-duduk dijalan dan memberikan hak jalan  729
21. Bab  :  Orang yang berkendaraan memberi salam kepada yang berjalan dan yang sedikit memberi salam kepada yang banyak  729
22. Bab  :  Meminta izin dan mengucapkan salam  730
23. Bab  :  Menyingkap tirai (hijab) sebagai tanda memberi izin  731
24. Bab  :  Makruh hukumnya mengucapkan kata ‘Saya’ ketika minta izin untuk bertamu  731
25. Bab  :  Larangan mengintip pada saat minta izin  731
26. Bab  :  Barang siapa mengintip rumah tanpa izin, maka cungkillah matanya  732
27. Bab  :  Pandangan yang tiidak diengaja dan memalingkan pandangan darinya  732
28. Bab  : Barang siapa yang datang ke suatu majlis, maka sebaiknya ia memberi salam dan duduk  732
29. Bab  :  Larangan menyuruh seseorang berdiri dari tempat duduknya dan ia menempatinya  733
30. Bab  :  Apabila salah seorang kamu berdiri dari tempat duduknya, kemudian dia kembali lagi ke tempatnya itu, maka dia lebih berhak dengan tempatnya  733
31. Bab  :  Larangan dua orang berbisiktanpa melibatkan yang ketiga  733
32. Bab  :  Memberi salam kepada anak kecil  734
33. Bab  :  Janganlah kamu mendahului menguapkan salam kepada orang-orang Yahudi dan Nashrani  734
34. Bab  :  Membalas salam pada ahli kitab  734
35. Bab  :  Melarang perempuan keluar setelah turun ayat tentang hijab  735
36. Bab  :  Mengizinkan isteri keluar untuk buang hajat  735
37. Bab  :  Memboncengkan perempuan bermahram  736
38. Bab  :  Apabila suami-isteri berjalan bersama laki-laki lain yang belum dikenalnya, maka hendaklah sang suami mengatakan, wanita ini adalah isteriku  737
39. Bab  :  Larangan bagi lelaki untuk bermalam di rumah seorang wanita yang tidak disertai mahramnya  737
40. Bab  :  Larangan masuk ke rumah wanita yang suaminya sedang tidak berada dirumah  738
41. Bab  :  Melarang banci masuk kerumah seorang wanita  738
42. Bab  :  Mematikan api (lampu) ketika hendak tidur  739

44. KITAB RUQYAH
1. Bab  :  Tentang Ruqyah Jibril a.s kepada Nabi Muhammad  740
2. Bab  :  Tentang Yahudi menyihir Nabi Muhammad SAW  741
3. Bab  :  Membaca surat Mu’awwidzat untuk orang sakit lalu dihembuskan  742
4. Bab  :  Meruqyah dengan nama Allah dan Ta’awwudz  742
5. Bab  :  Memohon perlindungan dari godaan syaitan ketika Shalat   742
6. Bab  :  Ruqyah untuk gigitan binatang dengan ummul Qur’an (Al-Fatihah)  743
7. Bab  :  Ruqyah orang yang sakit demam  743
8. Bab  :  Tentang ruqyah gigitan serangga  744
9. Bab  : Ruqyah dari gigitan Kalajengking  744
10. Bab  :  Penyakit akibat pengaruh pandangan mata memang ada, dan apabila kamu di
Suruh mencuci mata, maka cucilah  745
11. Bab  :  Ruqyah penyakit akibat pandangan mata  745
12. Bab  :  Ruqyah penyakit akibat pandangan mata  746
13. Bab  :  Meruqyah dengan pasir atau debu  746
14. Bab  :  Seseorang meruqyah keluarganya jika sakit  747
15. Bab  :  Boleh meruqyah selama tidak mengandung syirik  747

45. KITAB PENYAKIT DAN BEROBAT
1. Bab  :  Rasa sakit yang menimpa orang mukmin  749
2. Bab  :  Keutammaan menjenguk orang sakit  750
3. Bab  :  Jangan mengatakan : ‘Celaka aku’  751
4. Bab  :  Setiap penyakit ada obatnya  751
5. Bab  : Sakit demam adalah luapan Neraka Jahanam, maka kompreslah dengan air  751
6. Bab  :  Penyakit demmam menghapus kesalahan  752
7. Bab  :  Penyakit Epilepsi dan pahalanya  752
8. Bab  :  Talbinah melembutkan hati orang sakit  753
9. Bab  :  Berobat dengan minum Madu  753
10. Bab  :  Berobat dengan syuniz  754
11. Bab  :  Barang siapa pagi hari makan kurma Ajwah, maka ia tidak akan mudah keracunan dan terserang sihir  754
12. Bab  :  Cendawan adalah sebagian dari Embun madu dan airnya untuk obat mata  755
13. Bab  :  Berobat dengan Kust India  755
14. Bab  :  Berobat dengan ladud  756
15. Bab  :  Tentang hijamah dan obat yang dihirup lewat hidung  756
16. Bab  :  Berobat dengan Hijamah dan besi panas  756
17. Bab  :  Berobat dengan membedah urat dan dengan besi panas  757
18. Bab  :  Menyembuhkan luka dengan besi panas  758
19. Bab  :  Berobat dengan Khamer  758

46. KITAB THA’UN (WABAH PENYAKIT)
1. Bab  :  Wabah penyakit adalah azab, janganlah kalian masuk ke wilayah yang dilanda wabah, dan jangan keluar dari wilayah itu apabila sedang berada didalamnya  759

47. KITAB TENTANG THIYARAH DAN PENYAKIT MENULAR
1. Bab  :  Tidak ada penyakit yang menular, tidak thiyarah, tidak ada tabu di bulan shafat, dan tidak ada mayat yang menjadi hantu  762
2. Bab  :  Orang yang sakit tidak bercampur dengan orang yang sehat  763
3. Bab  :  Tidak ada bintang penyebab turun hujan  764
4. Bab  :  Tidak ada Hantu  764
5. Bab  :  Menjauhi orang yang berpenyakit menular  764
6. Bab  :  Tentang Fa’al yang baik  764
7. Bab  :  Kesialan ada di rumah, istri dan Kuda  765

48. KITAB PERDUKUNAN
1. Bab  :  Larangan mendatangi juru ramal dan menyebutkan garis-garis nasib   766
2. Bab  :  Berita langit yang diperoleh Jin  766
3. Bab  :  Melempar syaitan dengan bintang ketika mencuri pendengaran  767
4. Bab  :  Barang siapa mendatangi dukun (juru ramal) maka shalatnya tidak akan diterima  768

49. KITAB ULAR DAN YANG SEJENISNYA
1. Bab  :  Larangan membunuh ular yang bersarang di rumah  769
2. Bab  :  Memberi izin kepada jin selama tiga hari  770
3. Bab  :  Membunuh Ular  771
4. Bab  :  Membunuh Cecak  772
5. Bab  :  Tentang Membunuh Semut  772
6. Bab  :  Tentang Membunuh Kucing  773
7. Bab  :  Tikus dan penitisannya  773
8. Bab  : Memberi minum binatang  774

50. KITAB SYAIR DAN SEJENISNYA
1. Bab  :  Melantunkan Syair  775
2. Bab  :  Ucapan penyair yang paling benar  775
3. Bab  :  Larangan menumpuk hapalan Syair  776
4. Bab  :  Menaburkan debu pada wajah orang yang memuji  776
5. Bab  :  Makruhnya merekomendasikan dan memuji seseorang  777
6. Bab  :  Bermain Nardasyir  777

51. KITAB MIMPI
1. Bab  :  Mimpi Nabi Muhammad SAW  778
2. Bab  :  Mimpi Nabi Muhammad tentang Musailamah Al-Kadzdzab dan ‘Ansi Al-Kadzdzab  779
3. Bab  :  Sabda Nabi SAW : “Barang siapa melihatku dalam mimpi, maka ia benar-benar telah melihatku”  780
4. Bab  :  Mimpi baik itu dari Allah dan mimpi buruk itu dari syetan  780
5. Bab  :  Mimpi yang benar dari Allah, dan barang siapa bermimpi yang tidak ia sukai, maka janganlah menceritakan kepada orang lain  781
6. Bab  :  Apabila ada orang bermimpi tentang sesuatu yang tidak disukai, maka hendaklah ia Berllindung kepada Allah dan mengubah posisi tidurnya  781
7. Bab  :  Mimpi orang Mukmin itu adalah satu bagian dari empat puluh enam bagian kenabian  782
8. Bab  :  Mimpi yang baik satu bagian dari tujuh puluh bagian kenabian  782
9. Bab  :  Apabila kiamat telah dekat, maka mimpi seorang muslim jarang yang tidak benar  782
10. Bab  :  Perihal takwil mimpi  783
11. Bab  :  Jangan memberitahukan perlakuan syetan dalam tidur (mimpi)  784

52. KITAB KEUTAMAAN NABI MUHAMMAD SAW
1. Bab : Pensucian diri Nabi Muhammad SAW  785
2. Bab :  Sabda Nabi : “Aku adalah pemimpin dari anak Adam”  785
3. Bab  :  Perumpamaan petunjuk dan ilmu yang disampaikan Nabi SAW  786
4. Bab  :  Nabi Muhammad SAW penyempurna dan penutup para Nabi  787
5. Bab  :  Batu mengucapkan salam kepada Nabi SAW  787
6. Bab  :  Air mengalir dari sela-sela jari Nabi SAW  788
7. Bab  :  Tanda-tanda kemuliaan Nabi SAW pada air  788
8. Bab  :  Keberkahan Nabi SAW pada makanan  789
9. Bab  :  Keberkahan Nabi SAW pada susu  793
10. Bab  :  Keberkahan Nabi SAW pada samin  795
11. Bab  :  Patuhnya pohon kepada Nabi SAW  795
12. Bab  :  Terbelahnya Bulan  802
13. Bab  :  Terhindarnya Nabi SAW dari orang yang hendak menyakitinya  802
14. Bab  :  Terhindarnya Nabi SAW dari orang yang hendak membunuhnya  804
15. Bab  :  Makan daging kambing yang diberi Racun  804
16. Bab  :  Nabi Muhammad SAW Menerka dengan benar  805
17. Bab  :  Sabda Nabi SAW : “Aku mencegahmu masuk Neraka”  806
18. Bab  :  Nabi SAW adalah orang yang paling mengenal Allah dan orang yang paling takut kepada-Nya  807
19. Bab  :  Jauhnya Nabi SAW dari dosa dan perbuatan yang diharamkan Allah SWT   807
20. Bab  :  Shalat Nabi SAW sehingga kedua kaki beliau bengkak dan sabda Nabi SAW, “Apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang pandai bersyukur”  807
21. Bab  :  Sabda Nabi SAW : “Aku mendahului kalian tiba di telaga dalam Surga”  808
22. Bab  :  Keagungan telaga Rasulullah SAW dan tibanya umat beliau disana  808
23. Bab  :  Sifat, Masa diutus dan Usia Nabi SAW  811
24. Bab  :  Tentang cap Kenabian  812
25. Bab  :  Gambaran mulut, kedua dan tumit Nabi SAW  813
26. Bab  :  Gambarang Jenggot Nabi SAW  813
27. Bab  :  Tentang Uban Nabi SAW  814
28. Bab  :  Gambaran Rambut Nabi SAW  814
29. Bab  :  Nabi menjuntai dan menurai rambutnya  814
30. Tentang senyum Rasulullah SAW  815
31. Bab  :  Rasulullah SAW sangat pemalu melebihi rasa malu seorang perawan dalam pingitannya  815
32. Bab  :  Wanginya tubuh Nabi SAW dan kelembutan sentuhan tangannya  815
33. Bab  :  Keringat Nabi SAW dalam cuaca dingin ketikka menerima wahyu  816
34. Bab  :  Wanginya keringat Nabi SAW  816
35. Mengharap keberkahan dari keringat Nabi SAW  817
36. Bab  :  Kedekatan Nabi SAW dengan masyarakat dan permintaan keberkahan kepada beliau  817
37. Rasulullah SAW adalah paling menyayangi anak keil dan keluarga  818
38. Bab  :  Kasih sayang Rasulullah SAW terhadap wanita dan perintah beliau kepada para suami agar berlaku lembut kepada mereka  819
39. Bab  :  Keberanian Rasulullah di Medan Perang  819
40. Bab  :  Nabi SAW adalah orang yang paling baik budi pekertinya  820
41. Bab  :  Sifat berbicara Nabi SAW  821
42. Bab  :  Rasulullah SAW mencari waktu yang tepat untuk menyampaikan nasihat  821
43. Bab  :  Nabi SAW adalah orang yang paling banyak berbuat kebaikan  821
44. Bab  :  Tidak pernah Nabi SAW diminta sesuatu, kemudian menjawab “Tidak”  822
45. Bab  :  Pemberian Nabi SAW yang sangat banyak  823
46. Bab  :  Janji Rasulullah SAW   823
47. Bab  :  Jumlah nama-nama Nabi SAW  824
48. Berapa lama Nabi SAW menetap di Makkah dan di Madinah  824
49. Bab  :  Berapa usia Nabi SAW ketika wafat  825
50. Bab  :  Apabila Allah menyayangi suatu umat, maka Dia wafatkan Nabi mereka mendahului mereka  826
51. Bab  : Firmah Allah SWT : “Demi Allah, sesungguhnya mereka tidak beriman hingga meminta keputusan kepadamu”  826
52. Bab  :  Mengikuti Sunah Nabi SAW dan firman Allah SWT : “Janganlah kamu menanyakan tentang sesuatu yang apabila dijelaskan, maka akan memberatkanmu”  827
53. Bab  :  Menjauhi larangan Rasulullah SAW   828
54. Bab  :  Masalah Agama yang diajarkan Rasulullah SAW dan perbedaan antara urusan agama dengan pendapat beliau dalam masalah keduniaan  828
55. Bab  :  Keinginan untuk melihat Rasulullah SAW   829
56. Bab  :  Orang yang ingin melihat Nabi SAW dengan keluarga dan hartanya  830

53. KITAB PARA NABI DAN KEUTAMAAN MEREKA
1. Bab  :  Permulaan Penciptaan Nabi Adam a.s  831
2. Bab  :  Keutamaan Nabi Ibrahim a.s  831
3. Bab  :  Khitannya Nabi Ibrahim a.s  832
4. Bab  :  Ucapan Nabi Ibrahim a.s, “Wahai Rabbku, tunjukkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang yang telah mati”, juga tentang Nabi Luth dan Nabi Yusuf a.s  832
5. Bab  :  Perkataan Nabi Ibrahim a.s : “Sesungguhnya Aku sakit”. (QS. Ash-Shafaat [37] : 89), tapi berhala yang paling besar inilah yang telah melakukannya. (Al-Anbiya [21] : 63) dan dalam kisah : “kamu adalah saudara perempuanku”.  833
6. Bab  :  Tentang Nabi Musa a.s dan Firman Allah SWT : “Maka Allah membersihkan Musa dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakana, dan Musa adalah orang yang mempunyai kedudukan mulia disisi Allah”.  834
7. Bab  :  Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir a.s  835
8. Bab  :  Sabda Nabi Muhammad SAW : “Janganlah membedakan diantara para Nabi Allah”   838
9. Bab  :  Wafatnya Nabi Musa a.s  839
10. Bab  :  Sabda Nabi SAW : “Aku melewati Nabi Musa ketika ia sedang shalat di kuburnya”  840
11. Bab  :  Tentang Nabi Yusuf a.s  840
12. Bab  :  Tentang Nabi Zakaria a.s  841
13. Bab  :  Tentang Nabi Yunus a.s  841
14. Bab  :  Tentang Nabi Isa a.s  841
15. Bab  :  Sentuhan setan terhadap setiap Bayi yang dilahirkan, kecuali Bayi Maryam dan Putranya  842
16. Bab  :  Ucapan Nabi Isa a.s : “Aku beriman kepada Allah dan Aku Dustakan Diriku”  842

54. KITAB KEUTAMAAN PARA SAHABAT NABI SAW
Keutamaan Abu Bakar As-Sidiq  843
1. Bab  :  Tentang Sabda Rasulullah SAW : “Apa pendapatmu dengan dua orang, sedangkan Allah adalah yang ketiganya”  843
2. Bab  :  Sabda Nabi SAW : “Orang yang harta dan persahabatannya paling dekat denganku adalah Abu Bakr”  843
3. Bab  :  Tentang orang yang paling dicintai Nabi adalah Abu Bakar a.s  844
4. Bab  :  Berkumpulnya amalan kebaikan dari Abu Bakar Shiddiq dan Masuknya ia kedalam Surga  844
5. Bab  : Sabda Nabi SAW : “Sungguh Aku, Abu Bakar dan Umar mempercayai hal itu”  845
6. Bab  :  Pertemanan Abu Bakar dan Umar a.s dengan Nabi SAW  845
7. Bab  :  Abu Bakar sebagai Khalifah  846
8. Bab  :  Keutamaan Umar bin Khaththab  847
9. Bab  :  Keutamaan Utsman bin Affan r.a  850
10. Bab  :  Keutamaan Ali bin Abi Thalib r.a  853
11. Bab  :  Keutamaan Thalhah bin Abdullah r.a  855
12. Bab  :  Keutamaan Zubair bin Awwam r.a  855
13. Bab  :  Keutamaan Thalhah bin Zubair  856
14. Bab  :  Keutamaan Sa’ad bin Abu Waqqash r.a  857
15. Bab  :  KeutamaanAbu Ubaidah bin Jarrah r.a  859
16. Bab  :  Keutamaan Hasan dan Husain r.a  860
17. Bab  :  Keutamaan Fatimah r.a putrid Nabi SAW  861
18. Bab  :  Keutamaan Ahlul Bait Nabi SAW  862
19. Bab  :  Keutamaan Aisyah Ummul Mukminin r.a istri Nabi SAW  864
20. Bab  :  Tentang cerita Ummu Zara  869
21. Bab  :  Keutamaan Khadijah Ummul Mukminin r.a istri Nabi SAW  871
22. Bab  :  Keutamaan Zainab istri Nabi SAW Ummul Mukminin r.a  873
23. Bab  :  Keutamaan Ummu Salamah istri Nabi SAW Ummul Mukminin r.a  873
24. Bab  :  Keutamaan Ummu Sulaim r.a, Ummu Anas bin Malik r.a  874
25. Bab  :  Keutamaan Ummu Aiman Hamba Sahaya Nabi SAW Ummu Usamah bin Zaid r.a  874
26.  Bab :  Keutamaan Zaid bin Harits r.a  875
27. Bab  :  Keutamaan Zaid bin Harits dan Usamah bin Zaid r.a  875
28. Bab  :  Keutamaan Bilal bin Rabbah pelayan Abu Bakar Shiddiq r.a  876
29. Bab  :  Keutamaan Salman, Shuhaib dan Bilal  876
30. Bab  :  Keutamaan Anas bin Malik  877
31. Bab  :  Keutamaan Jakfar bin Abu Thalib dan Asma binti Umais beserta penumpang perahu mereka  878
32. Bab  :  Keutamaan Abdullah bin Jakfar bin Abu Thalib  880
33. Bab  :  Keutamaan Abdullah bin Abbas  880
34. Bab  :  Keutamaan Abdullah bin Umar  881
35. Bab  :  Keutamaan Abdullah bin Zubair  881
36. Bab  :  Keutamaan Abdullah bin Mas’ud  882
37. Bab  :  Keutamaan Abdullah bin Amr bin Hiram  883
38. Bab  :  Keutamaan Abdullah bin Salam   884
39. Bab  :  Keutamaan Saad bin Muadz  886
40. Bab  :  Keutamaan Abu Thalhah Al-Anshary dan Istrinya Ummu Sulaim  886
41. Bab  :  Keutamaan Ubay bin Kaab  888
42. Bab  :  Keutamaan Abu Dzar Al-Ghifari  888
43. Bab  :  Keutammaan Abu Musa Al-Asy’ari  894
44. Bab  :  Keutamaan Abu Musa Al-Asy’ari dan Abu Amir Al-Asy’ari  895
45. Bab  :  Keutamaan Abu Hurairah Ad-Dausi  896
46. Bab  :  Keutamaan Abu Dujana Simak bin Kharasyah  898
47. Bab  :  Keutamaan Abu Sufyan Sakhr bin Harb  899
48. Bab  :  Keutamaan Julaibib   900
49. Bab  :  Keutamaan Hassan bin Tsabit  900
50. Bab  :  Keutamaan Jarir bin Abdullah Al-Bajali  904
51. Bab  :  Keutamaan Para Sahabat yang berbai’at di bawah pohon  904
52. Bab  :  Keutamaan Syuhada dalam perang Badar  905
53. Bab  :  Keutamaan kaum Quraisy dan kaum Ansar dan selain mereka  906
54. Bab  :  Keutamaan wanita Quraisy  906
55. Bab  :  Keutamaan kaum Anshar  907
56. Bab  :  Kabilah Ansar yang Terbaik  908
57. Bab  :  Baiknya persahabatan orang-orang Ansar  909
58. Bab  :  Keutamaan orang-orang Asy’ari  909
59. Bab  :  Doa Nabi SAW untuk suku Ghifar dan suku Aslam  910
60. Bab  :  Keutamaan Suku Muzainah, Juhainah, Ghifar  911
61. Bab  :  Tentang sedekanya Kabilah Thayyi’  911
62. Bab  :  Tentang Kabilah Daus  912
63. Bab  :  Keutamaan Bani Tamim  912
64. Bab  :  Mempersaudarakan para Sahabat Nabi SAW  912
65. Bab  :  Sabda Nabi SAW : “Aku adalah Pengaman bagi para Sahabatku. Para sahabatku adalah pengaman bagi umatku”  913
66. Bab  :  Keutamaan para sahabat, para Tabi’in serta orang-orang yang datang sesudah zaman mereka  914
67. Bab  :  Sebaik-baiknya masa adalah masa sahabat, kemudian masa berikutnya, kemudian masa berikutnya  914
68. Bab  :  Kalian akan mendapatkan manusia bagaikan barang Tambang  915
69. Bab  :  Sabda Nabi SAW dalam waktu Seratus Tahun yang akan datang, tidak akan ada lagi di Muka Bumi orang yang hidup sekarang  915
70. Bab  : Larangan mencaci-maki para sahabat Nabi SAW dan Keutamaan mereka atas orang-orang setelah mereka  916
71. Bab  :  Uwais Al-Qarni dari kalangan Tabi’in dan keutammaannya  916
72. Bab  :  Tentang Keutamaan Negeri Mesir dan penduduknya  918
73. Bab  :  Tentang penduduk negeri Oman  919
74. Bab  :  Tentang Keutamaan Salman Al-Farisi  919
75. Bab  :  Manusia bagaikan Seratus Unta yang tidak ada seekor pun dapat Ditungganginya  919
76. Bab  :  Tentang Pendusta dan Durjana dari Tsaqif  920

55. KITAB KEBAIKAN DAN SILATURAHIM
1. Bab  :  Berbuat baik pada kedua Orang tua dan siapakah diantara keduanya yang lebih
Berhak untuk diperlakukan dengan baik  922
2. Bab  :  Mendahulukan berbuat baik kepada Orang Tua dari Ibadah  922
3. Bab  :  Meninggalkan Jihad karena Berbuat Baik pada kedua Orang Tua dan menemani mereka berdua  925
4. Bab  :  Sabda Nabi SAW Sesungguhnya Allah telah mengharamkan Durhaka pada Ibu  925
5. Bab  :  Celakalah orang yang mendapati Kedua Orang Tuanya atau salah satu dari keduanya sudah lanjut Usia, tetapi ia tidak berusaha masuk Surga   925
6. Bab  : Di antara Bakti seseorang yang paling baik kepada orang tuanya adalah menyambung tali keluarga karib orang tuanya setelah orang tuanya meninggal dunia  926
7. Bab  :  Bersikap baik pada Anak Perempuan  926
8. Bab  :  Silaturahim dapat memanjangkan Usia  927
9. Bab  :  Menyambung Silaturahim walaupun mereka memutuskannya  927
10. Bab  :  Silaturahim dan akibat memutuskannya  928
11. Bab  :  Tentang orang yang menanggung anak Yatim  928
12. Bab  :  Pahala orang yang membantu para Janda dan orang-orang Miskin  929
13. Bab  :  Tentang orang-orang yang saling mencintai karena Allah SWT   929
14. Bab  :  Seseorang akan bersama orang yang dicintainya  930
15. Bab  :  Apabila Allah mencintai seorang hamba, maka dia akan menjadikan para hamba cinta Kepada-Nya  930
16. Bab  :  Roh-roh itu seperti Prajurit yang berkelompok-kelompok  931
17. Bab  :  Seorang Mukmin dengan Mukmin lainnya bagaikan satu bangunan  931
18. Bab  :  Orang-orang Mukmin dalam hal saling mencintai, mengasihi dan menyayangi bagaikan satu tubuh  931
19. Bab  :  Seorang Muslim itu saudara bagi Muslim lainnya, ia tidak boleh menzhaliminya dan tidak boleh merendahkannya  932
20. Bab  :  Tentang Allah menutupi aib seorang hamba  932
21. Bab  :  Tentang syafaat orang yang duduk bersama Beliau  933
22. Bab  :  Perumpamaan teman dekat yang baik  933
23. Bab  :  Tentang Wasiat pada tetangga  934
24. Bab  :  Berbuat baik pada Tetangga  934
25. Bab  :  Sifat lemah lembut  934
26. Bab  :  Sesungguhnya Allah mencintai lemah lembut  935
27. Bab  :  Tentang siksa orang yang sombong  935
28. Bab  :  Tentang orang yang bersumpah dengan kesombongan atas Nama Allah SWT  936
29. Bab  :  Manusia yang paling buruk kedudukannya dan orang yang dihindari oleh manusia karena takut kejelekannya  936
30. Bab  :  Maaf  937
31. Bab  :  Tentang orang yang dapat menguasai dirinya ketika ia sedang marah  937
32. Bab  :  Mengucapkan Ta’awwudz (A’udzu billahi Minasy-Syaithaanir Rajiim) ketika marah  937
33. Bab  :  Manusia diciptakan dalam kondisi yang tidak dapat mengendalikan dirinya sendiri  938
34. Bab  :  Tentang kebaikan dan Dosa  938
35. Bab  : Barang siapa yang menyingkirkan ranting (Duri) dari jalan  939
36. Bab  :  Duri dan Musibah yang menimpa seorang Mukmin  939
37. Bab  :  Penderitaan dan kesedihan yang menimpa seorang Mukmin  940

38. Bab  :  Larangan saling memarahi, saling mendengki, dan saling membelakangi  940
39. Bab  :  Yang paling baik di antara keduanya ialah yang lebih dahulu memberi salam  941
40. Bab  :  Tentang kebencian dan perpecahan  941
41. Bab  :  Larangan Memata-matai, saling bersaing, dan buruk sangka  941
42. Bab  :  Setan mengadu Domba orang-orang ahli shalat   942
43. Bab  :  Setiap manusia disertai Setan  942
44. Bab  :  Larangan Ghibah (Membicarakan saudaramu mengenai sesuatu yang tidak ia sukai)  943
45. Bab :  Larangan Memfitnah  943
46. Bab  :  Tidak akan masuk Surga orang yang menyebarkan Fitnah  943
47. Bab  :  Tentang orang yang bermuka dua  944
48. Bab  :  Tentang jujur dan dusta  944
49. Bab  :  Keadaan yang membolehkan berdusta  945
50. Bab  :  Larangan untuk menyeru dengan dakwaan kaum Jahiliyah  945
51. Bab  :  Larangan mencaci maki  946
52. Bab  :  Larangan Mencela Tahun (Masa)  946
53. Bab  :  Larangan bagi seseorang untuk mengacungkan senjata pada saudaranya  947
54. Bab : Menahan Ujung Mata anak Panah di dalam Masjid  947
55. Bab  :  Larangan Memukul wajah  948
56. Bab  :  Larangan melaknat binatang dan menyakitinya  948
57. Bab  :  Dibencinya seorang laki-laki apabila ia menjadi seorang Pelaknat  949
58. Bab  :  Tentang orang yang mendoakan kehancuran bagi orang lain  949
59. Bab  :  Doa Nabi SAW bagi Mukminin merupakan pembersih dosa dan rahmat  950

56. KITAB KEDZALIMAN
1. Bab  :  Tentang diharamkannya kedzaliman dan perintah untuk Istighfar dan Taubat  952
2. Bab  :  Ditangguhkannya siksaan bagi orang yang berbuat Dzalim  954
3. Bab  :  Perintah agar seseorang membantu saudaranya yang berbuat Dzhalim dan yang di Dzalimi  954
4. ab  :  Tentang orang-orang yang menyiksa orang lain  955
5. Bab  :  Janganlah kalian memasuki tempat-tempat tinggal orang yang menzhalimi diri mereka sendiri kecuali kalian menangis  955
6. Bab  :  Minum dari Air yang di Sterilkan  956
7. Bab  :  Qishash dan memenuhi hak pada hari Kiamat  956

57. KITAB TAKDIR
1. Bab  :  Firman Allah “Sesungguhnya kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran”  958
2. Bab  :  Segala sesuatu itu sesuai takdirnya, hingga kelemahan dan kecerdasan  958
3. Bab  :  Perintah agar kuat dan meninggalkan kelemahan  959
4. Bab  :  Takdir itu sudah dituliskan sebelum penciptaan  959
5. Bab  :  Tentang ketentuan Takdir dan perdebatan Nabi Adam dan Nabi Musa   959
6. Bab  :  Mendahuluinya Takdir dan Firman  Allah : “Dan demi Jiwa serta penyempurnaannya/ penciptaaanya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu jalan kefasikan dan ketakwaan”  960
7. Bab  :  Takdir, kesengsaraan dan kebahagiaan  961

8. Bab  :  Tentang Akhir Amalan  962
9. Bab  :  Tentang ketentuan Ajal dan bagian rezeki  962
10. Bab  :  Tentang penciptaan manusia dan tentang kesengsaraan dan kebahagiaan  963
11. Bab  :  Sesungguhnya manusia itu telah ditentukan nasib perzinaannya  965
12. Bab  :  Allah memalingkan hati manusia dengan kehendak-Nya  966
13. Bab  :  Setiap manusia dilahirkan dalam keadaan suci  966
14. Bab  :  Tentang nasib anak kaum Musyrik  966
15. Bab  :  Tentang seorang anak yang dibinuh Nabi Khindir  967
16. Bab  :  Tentang anak kecil yang meninggal dan penciptaan Ahli Surga dan Neraka sedangkan mereka masih berada dalam tulang rusuk bapak-bapak mereka  967

58. KITAB ILMU
1. Bab  : Diangkatnya Ilmu (Keislaman) dan munculnya kebodohan  968
2. Bab  :  Tentang dicabutnya Ilmu  968
3. Bab  :  Tentang dicabutnya Ilmu dengan mewafatkan para Ulama  969
4. Bab  :  Barang siapa dapat memberikan Suri Tauladan yang baik atau buruk dalam Islam  969
5. Bab  :  Barang siapa mengajak kepada kebaikan atau kesesatan  970
6. Bab  :  Tentang penulisan selain Al-Qur’an dan peringatan bagi yang mendustakan Nama Rasulullah SAW   970

59. KITAB DOA
1. Bab  :  Tentang Asma Allah SWT dan bagi orang yang menjaganya  972
2. Bab  :  Doa Nabi SAW  972
3. Bab  :  Ya Allah, ampunilah Aku, kasihanilah aku, selamatkanlah aku, dan berikanlah rezeki kepadaku  975
4. Bab  :  (Ya Allah berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di Akhirat, serta peliharalah kami dari siksa Api Neraka  975
5. Bab  :  Doa memohon hidayah dan jalan yang lurus  975
6. Bab  :  Doa dengan menyebutkan Amalan salih yang pernah dilakukan karena Allah  976
7. Bab  :  Doa ketika mendapatkan musibah  978
8. Bab  : Dikablkan doa seorang hamba selama ia tidak tergesa-gesa  978
9. Bab  :  Kesungguhan dalam berdoa dan jangan mengatakan jika Engkau berkehendak  978
10. Bab  :  Tentang waktu di Malam yang dikabulkan doa padanya  979
11. Bab  :  Anjuran berdoa dan berdzikir pada akhir Malam dan dikabulkan padanya   979
12. Bab  :  Doa ketika Ayam Berkokok  979
13. Bab  :  Doa bagi seorang Muslim yang jauh  980
14. Bab  :  Makruhnya berdoa untuk segera mendapat balasan di dunia  980
15. Bab  :  Larangan mengharapkan kematian karena tertimpa kesengsaraan dan anjuran berdoa kebaikan  981

60. KITAB DZIKIR
1. Bab  :  Anjuran Dzikir kepada Allah dan mendekatkan diri pada-Nya dengan senantiasa berdzikir pada-Nya  982
2. Bab  :  Tentang senantiasa dzikir dan terkadang meninggalkannya  983
3. Bab  :  Tenang berkumpul untuk membaca Al-Qur’an bersama-sama  983
4. Bab  :  Barang siapa yang duduk berdzikir pada Allah dan memuji-Nya, dia membanggakan kalian di hadapan para Malaikat  984
5. Bab  :  Keutamaan majelis Dzikir, doa, dan istighfar pada Allah  985
6. Bab  :  Tentang orang-orang yang berdzikir pada Allah  986
7. Bab  :  Melafadzkan Laa ilaaha illallah  986
8. Bab  :  Tentang Dzikir dengan mengeraskan suara  987
9. Bab  :  Doa ketika di sore hari  987
10. Bab  :  Doa ketika hendak tidur dan kerita berbaring  988
11. Bab  :  Bertasbih setelah shalat Subuh  991
12. Bab  :  Keutamaan Lafadz Tasbih  992
13. Bab  :  Tentang Tahlil, Tahmid dan Tasbih  993
14. Bab  :  Lafadz yang paling dicintai Allah adalah Subhaanallah wa bihamdih  993
15. Bab  :  Barang siapa yang meafadzkan : Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariikalah dalam sehari sebanyak seratus kali  994
16. Bab  :  Tentang barang siapa yang bertasbih sebanyak seratus kali  994

61. KITAB BERLLINDUNG DAN LAINNYA
1. Bab  :  Berlindung dari fitnah kejahatan  996
2. Bab  :  Berlindung dari kelemahan dan kemalasan  997
3. Bab  :  Berlindung dari takdir buruk dan kesialan   997
4. Bab  :  Berlindung dari hilangnya kenikmatan  997
5. Bab  :  Mendoakan orang yang bersin apabila mengucapkan hamdalah  998

62. KITAB : TAUBAT DAN DITERIMANYA TAUBAT DAN LUASNYA RAHMAT ALLAH SWT DAN LAINNYA
1. Bab  :  Perintah untuk Bertaubat  999
2. Bab  :  Anjuran untuk Bertaubat  1000
3. Bab  :  Tentang Kejujuran dalam BErtaubat, dan Firman Allah SWT : “(Dan allah juga telah menerima taubat) tiga orang yang ditangguhkan (penerimaan taubat) mereka”  1000
4. Bab  :  Diterimanya Taubat orang yang sudah membunuh Seratus Jiwa  1010
5. Bab  :  Barang siapa Bertaubat sebelum Matahari Terbit dari Barat (kiamat), maka Allah masih akan menerima Taubatnya  1012
6. Bab  :  Diterimanya Taubat orang yang berbuat Dosa Siang dan Malam    1012
7. Bab  :  Diampuninya Dosa  1012
8. Bab  :  Luasnya Rahmat Allah SWT dan Rahmat-Nya mengalahkan Murka-Nya  1013
9. Bab  :  Apa yang ada disisi Allah SWT dari Rahmat dan Siksa  1013
10. Bab  :  Allah menyayangi setiap Hamba-Nya melebihi Kasih Sayang Ibu terhadap Anaknya  1014
11. Bab  :  Amalannya tidak ada yang dapat menyelamatkan Seseorang  1014
12. Bab  :  Tidak ada seorang pun yang lebih Sabar dari yang menyakitkan dari Allah SWT  1014
13. Bab  :  Tidak ada seorang pun yang Melebihi Kecemburuan Allah SWT   1015
14. Bab  :  Tentang bisikan dan pengakuan Hamba atas setiap Dosa-dosanya  1015
15. Bab  :  Pengakuan kenikmatan pada hari Kiamat atas orang Kafir dan Munafik  1016
16. Bab  :  Tentang Kesaksian Anggota Tubuh seorang hamba pada hari Kiamat atas Amalannya  1018
17. Bab  : Tentang Takut kepada Allah SWT dan sangat takut akan Siksa-Nya  1018
18. Bab  :  Tentang Seorang Hamba yagn berbuat Dosa lalu ia memohon Ampun kepada Allah SWT  1019
19. Bab  :  Tentang orang yang melakukan Dosa, kemudian ia Berwudhu dan shalat Fardhu  1020
20. Bab  :  Dijadikan bagi setiap Muslim Penebus dari Siksa Api Neraka dari Kalangan Kafir  1020

63. KITAB : ORANG-ORANG MUNAFIK
1. Bab  :  Firman Allah SWT : “Apabila datang kepadamu orang-orang munafik” sampai firman-Nya : “supaya mereka bubar”  1022
2. Bab  :  Berpalingnya orang-orang munafik dari meminta kepada Nabi SAW untuk memohonkan ampunan  1023
3. Bab  :  Tentang disebutnya orang-orang munafik dan tanda-tanda mereka  1024
4. Bab  :  Tentang orang-orang Munafik pada malam perjanjian Aqabah dan jumlah mereka  1024
5. Bab  :  Perumpamaan orang munafik bagaikan seekor Kambing yang bingung diantara dua Kambing  1025
6. Bab  :  Dihembuskan angin yang sangat kencang untuk kematian orang munafik  1025
7. Bab  :  Kerasnya siksaan bagi orang munafik pada hari kiamat  1026
8. Bab  :  Bumi memuntahkan jenazah orang munafik yang murtad dan membiarkannya tergeletak  1026

64. KITAB : SIFAT HARI KIAMAT
1. Bab  :  Allah akan menggenggam bumi pada hari kiamat, “dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya” (QS. Az Zumar [39] : 67)  1028
2. Bab  :  Tentang sifat bumi pada hari Kiamat  1028
3. Bab  :  Setiap hamba akan dibangkitkan dalam kondisi saat ia meninggal  1029
4. Bab  :  Dibangkitkan berdasarkan Amalan  1029
5. Bab  :  Manusia akan dikumpulkan (pada hari kiamat) dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang dan kulup (belum dikhitan)  1029
6. Bab  :  Manusia akan dibangkitkan atas beberapa golongan  1030
7. Bab  :  Orang kafir dikumpulkan dengan berjalan pada wajahnya pada hari Kiamat  1030
8. Bab  :  Pada hari Kiamat Matahari didekatkan pada manusia  1031
9. Bab  :  Tentang banyaknya keringat pada hari kiamat  1031
10. Bab  :  Orang Kafir meminta tebusan (perlindungan) pada hari Kiamat  1031

65. KITAB : SIFAT SURGA
1. Bab  :  Tentang rombongan pertama yang masuk Surga  1033
2. Bab  :  Orang yang masuk Surga fisiknya seperti Nabi Adam  1034
3. Bab  :  Beberapa kaum masuk Surga, hati mereka seperti Hati Burung  1035
4. Bab  :  Dihalalkannya Keridaan bagi Penghuni Surga  1035
5. Bab  :  Penghuni Surga melihat Penghuni kamar-kamar diatas mereka  1035
6. Bab  :  Penghuni Surga makan di dalamnya  1036
7. Bab  :  Persembahan bagi ahli Surga  1036
8. Bab  :  Tentang Abadinya kenikmatan bagi Penghuni Surga  1038
9. Bab  :  Didalam Surga terdapat sebuah pohon yang mana seorang penunggang Kendaraan berjalan dalam naungannya selamma Seratus Tahun, ia tidak juga sampai  1038
10. Bab  :  Tentang sifat Tenda di dalam Surga  1039
11. Bab  :  Tentang pasar di dalam Surga  1039
12. Bab  :  Di dunia ada yang termasuk sungai-sungai Surga  1039
13. Bab  :  Surga diliputi hal-hal yang tidak menyenangkan   1040
14. Bab  :  Kaum wanita adalah Penghuni Surga yang paling sedikit  1040
15. Bab  :  Tentang ahli Surga dan ahli Neraka dan ciri-ciri mereka di dunia  1040
16. Bab  :  Kekalnya penghuni Surga dan penghuni Neraka didalamnya  1042

66. KITAB : SIFAT NERAKA
1. Bab  :  Tentang tali kekang Neraka  1043
2. Bab  :  Tentang sangat panasnya Api Neraka Jahanam  1043
3. Bab  :  Tentang Jauhnya ke Dasar Neraka Jahanam  1044
4. Bab  :  Tentang penghuni Neraka yang paling ringan siksanya  1044
5. Bab  :  Api Neraka yang Menimpa orang-orang yang Disiksa  1044
6. Bab  :  Neraka dihuni orang-orang yang angkuh dan Surga dihuni orang-orang yang lemah  1045
7. Bab  :  Siksa bagi orang yang membuat Unta Saibah di Neraka  1045
8. Bab  :  Besarnya Gigi Geraham orang Kafir di Neraka  1046
9. Bab  :  Siksa bagi orang-orang yang menyiksa orang lain  1046
10. Bab  :  Dicelupkannya orang Termewah di dunia ke dalam Neraka dan dicelupkannya orang paling sengsara di dunia ke dalam Surga  1047

67. KITAB : FITNAH
1. Bab  :  Tentang dekatnya fitnah dan kehancuran jika kemaksiatan merajalela  1048
2. Bab  :  Tentang turunnya fitnah seperti tempat jatuhnya hujan  1049
3. Bab  :  Dihamparkan fitnah pada hati dan noda hitam padanya  1049
4. Bab  :  Setan mengutus Bala Tentaranya untuk menebarkan Fitnah diantara Manusia  1050
5. Bab  :  Tentang Fitnah dan sifat-sifatnya  1050
6. Bab  :  Tentang Fitnah dan orang yang menghafalkannya  1052
7. Bab  :  Fitnah dari Arah Terbitnya Dua Tanduk Setan  1053
8. Bab  :  Akan dibelanjakannya Harta Simpanan Kisra dan Kaisar di jalan Allah  1053
9. Bab  :  Kehancuran Umat ini dikarenakan sebagian membinasakan sebagian lainnya  1054
10. Bab  :  Sungguh kalian akan mengikuti Sunnah-sunnah orang sebelum kalian  1055
11. Bab  :  Umatku akan dibinasakan oleh Kaum Quraisy dan perintah untuk meninggalkan mereka  1055
12. Bab  :  Akan ada rangkaian Fitnah, orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri  1055
13. Bab  :  Bila Dua orang Muslim berhadapan dengan Pedang, Pembunuh dan yang terbunuh ada di Neraka  1056
14. Bab  :  ‘Ammar akan dibunuh oleh kelompok Pembelot  1057
15. Bab  :  Kiamat tidak terjadi hingga ada dua Kubu Besar Berperang  1057
16. Bab  :  Kiamat tidak terjadi hingga seseorang melewati Kuburan seseorang lalu ia Berkata : Andai aku ditempatnya  1057
17. Bab  :  Tidak terjadi Kiamat sehingga banyak Terjadi Haraj (Pembunuhan)  1058
18. Bab  :  Tidak terjadi Kiamat sehingga pembunuh tidak mengerti alasan apa ia membunuh  1058
19. Bab  :  Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga keluar sebuah Api dari Negeri Hijaz  1058
20. Bab  :  Tidak akan terjadi hari Kiamat sehingga Daus Kembali menyembah patung Dzul Khalashah  1059
21. Bab  :  Tidak akan terjadi hari Kiamat sehingga Laata dan ‘Uzza kembali Disembah  1059
22. Bab  :  Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga satu Kota yang satu sisinya Daratan dan Sisi lainnya Lautan diperangi  1060
23. Bab  :  Tidak akan terjadi hari Kiamat sehingga Furat mengumpulkan Emas seperti Gunung  1060
24. Bab  :  Tidak akan terjadi hari Kiamat  sehingga kalian memerangi satu kaum yang wajah mereka seperti Perisai yang Dipalu  1061
25. Bab  :  Tidak akan terjadi hari Kiamat  sehingga seseorang muncul dari Qahthan  1061
26. Bab  :  Tidak akan terjadi hari Kiamat sehingga ada seseorang bernama Jahjah jadi Penguasa  1061
27. Bab  :  Tidak akan terjadi hari Kiamat apabila masih ada yang berkata Allah Allah  1062
28. Bab  :  Akan diutus Angin dari Yaman yang akan mencabut Nyawa orang yang masih ada Iman dihatinya  1062
29. Bab  :  Kiamat tidak terjadi kecuali atas Manusia-manusia Jahat  1062
30. Bab  :  Tidak akan terjadi Kiamat sehingga muncul para Dajjal Pendusta  1063
31. Bab  :  Tentang kaum Muslimin memerangi Yahudi  1063
32. Bab  :  Kiamat terjadi ketika bangsa Romawi adalah Manusia paling banyak  1063
33. Bab  :  Tentang memerangi kaum Romawi dan banyak terjadi pembunuhan ketika munculnya Dajjal  1064
34. Bab  :  Terjadinya perluasan wilayah kaum Muslimin menjelang turunnya Dajjal  1065
35. Bab  :  Tentang Pembebasan Konstantinopel  1066
36. Bab  :  Tentang dibenamkannya Pasukan yang menguasai Baitullah  1067
37. Bab  :  Tentang pemukiman Madinah dan kemegahannya tanda dekatnya hari Kiamat  1068
38. Bab  :  Dzus Suwaiqatain dari Habasyah akan meruntuhkan Ka’bah  1068
39. Bab  :  Irak menahan Dirhamnya  1068
40. Bab  :  Tentang diangkatnya Amanah dan Iman dari Diri  1069
41. Bab  :  Ada Akhir Zama nada seoroang pemimpin menebar harta Cuma-Cuma  1070
42. Bab  :  Tentang tanda-tanda yang terjadi sebelum Kiamat  1070
43. Bab  :  Segeralah beraal sebelum datangnya Rangkaian Fitnah seperti malam yang Gelap Gulita  1071
44. Bab  :  Segeralah beramal sebelum datang Enam Perkara  1071
45. Bab  :  Ibadah saat terjadi Haraj  1071
46. Bab  :  Tentang Kisah Ibnu Shayyad  1072
47. Bab  :  Tanda-tanda Pertama (Kiamat) adalah Terbitnya Matahari dari Arah Barat  1083
48. Bab  :  Sifat Dajjal, Kemunculannya, dan kisah Al Jassasah  1083
49. Bab  :  Dajjal diikuti Yahudi Ashbahan berjumlah Tujuh puluh Ribu  1087
50. Bab  :  Manusia akan lari dari Dajjal ke Gunung dan sedikitnya Bangsa Arab ketika itu  1088
51. Bab  :  Tidak ada wujud manusia sejak Adam diciptakan hingga terjadinya Kiamat yang lebih Besar dari Dajjal  1088
52. Bab  :  Turunnya Isa putra Maryam dia mematahkan Salib dan membunuh Babi  1088
53. Bab  :  Aku diutus dan Hari Kiamat (Dekatnya) seperti ini  1090
54. Bab  :  Dekatnya terjadi hari Kiamat  1090
55. Bab  :  Kiamat terjadi sementara orang tengah memeras Unta Perahan, belum juga
Wadahnya sampai ke Mulutnya hingga Kiamat terjadi  1091
56. Bab  :  Jarak antara dua Tiupan Sangkakala itu Empat Puluh dan Manusia akan Hancur kecuali Tulang Ekornya  1091
57. Bab  :  Wanita adalah Fitnnah yang paling bahaya bagi kaum Pria  1092
58. Bab  :  Peringatan dari Fitnah Wanita  1092

68. KITAB : ZUHUD DAN KELEMBUTAN HATI
1. Bab  :  “Ya Allah, Jadikanlah Rizki keluarga Muhammad Berupa makan Pokok”  1093
2. Bab  :  Susahnya kehidupan Nabi SAW dan Keluarganya  1093
3. Bab  :  Nabi SAW pernah tidak mengadapati Kurma Kelek sekalipun untuk mengiri Perutnya  1095
4. Bab  :  Kaum Fakir Muhajirin akan mendahului golongan kaya masuk ke dalam Surga  1095
5. Bab  :  Kebanyakan Penghuni Surga adalah orang-orang Fakir  1096
6. Bab  :  Tentang Zuhud terhadap Dunia dan Kehinaan Dunia di sisi Allah SWT  1096
7. Bab  :  Kekhawatiran ketika banyak harta dan berlomba-lomba dalam Meraihnya  1097
8. Bab  :  Khawatir terjadi saling berebut dan saling mendengki ketika banyak Negeri yang ditaklukkan  1098
9. Bab  :  Bila dibandingkan dengan kehidupan Akhirat, maka kehidupan dunia seperti tetesan Air tersisa di Jari setelah dicelupkan kedalam Lautan  1098
10. Bab  :  Tentang dunia sebagai Ujian dan bagaimana menghadapinya  1098
11. Bab  :  Sedikitnya Harta Dunia dan KEsabaran dalam menghadapinya serta memakan dedaunan dari pohon  1100
12. Bab  :  Keluarga dan Harta yang mengantar Jenazah akan kembali dan yang tinggal hanyalah Amal  1102
13. Bab  :  Perhatikanlah orang-orang yang berada di bawah kalian  1102
14. Bab :  Sesungguhnya Allah mencintai Hamba yang bertakwa, merasa cukup dan menyendiri (Untuk Beribadah dan mengurus urusan Pribadi)  1102
15. Bab  :  Barang siapa yang menyekutukan Allah dengan selain-Nya dalam Amalannya  1103
16. Bab  :  Orang yang memperdengarkan dan memperlihatkan amal perbuatannya  1103
17. Bab  :  Orang yang mengucapkan perkataan (tanpa teliti) yang karenanya ia Terlempar ke Neraka  1104
18. Bab  :  Semua urusan orang Mukmin itu baik  1104
19. Bab  :  Sabar dalam mempertahankan Agama ketika diuji dan kisah Ashabul Ukhdud  1104

69. KITAB : KEUTAMAAN AL-QUR’AN
1. Bab  :  Tentang Surat Al-Fatihah  1108
2. Bab  :  Membaca Al-Qur’an Surat Al-Baqarah dan Surat Ali-Imran  1109
3. Bab  :  Keutamaan Surat Al-Baqarah  1109
4. Bab  :  Ayat-ayat Akhir surat Al-Baqarah  1110
5. Bab  :  Keutamaan membaca Surat Al-Kahfi  1110
6. Bab  :  Keutamaan membaca Surat Al- Ikhlash  1110
7. Bab  :  Keutamaan membaca Al-Mu’awwidzatain (Surat Al-Falaq dan An-Nas)  1111
8. Bab  :  Orang yang dimuliakan karena Al-Qur’an  1111
9. Bab  :  Keutamaan Belajar Al-Qur’an  1112
10. Bab  :  Perumpamaan orang yang pandai membaca Al-Qur’an dan yang tidak pandai membacanya  1112
11. Bab  :  Orang yang membaca Al-Qur’an dengan Mahir dan orang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata  1113
12. Bab  :  Turunnya Sakinah (Kedamaian) karena membaca Al-Qur’an  1113
13. Bab  :  Tidak boleh dengki kecuali dalam dua hal  1114
14. Bab  :  Perintah menjaga Hafalan Al-Qur’an dengan memperbanyak bacaannya  1115
15. Bab  :  Membaguskan suara dalam membaca Al-Qur’an  1115
16. Bab  :  Mengulang-ulang Bacaan Al-Qur’an  1116
17. Bab  :  Mengeraskan bacaan Al-Qur’an pada waktu Malam dan mendengarkannya  1116
18. Bab  :  Al-Qur’an diturunkan dengan Tujuh Bacaan Lahjah  1116
19. Bab  :  Rasulullah SAW Membacakan Al-Qur’an kepada Orang Lain  1117
20. Bab  :  Rasulullah SAW Membacakan Al-Qur’an kepada Jin  1117
21. Bab  :  Rasulullah SAW Mendengarkan Al-Qur’an yang dibaca oleh orang lain  1119
22. Bab  :  Larangan berbeda pendapat tentang Al-Qur’an  1120

70. KITAB : TAFSIR
1. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan masuklah Pintu gerbang BAitul Maqdis dengan Bersujud dan katakanlah Bebaskanlah…”  1121
2. Bab  :  Firman Allah SWT  : “Bukanlah satu Kebaikan…” (Al-Baqarah [2] : 189)  1121
3. Bab  :  Ucapan Nabi Ibrahim a.s Ya Tuhanku, Tunjukkanlah kepadaku Bagaimana Engkau menghidupkan kembali orang yang telah Mati  1122
4. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan Jika kamu menampakkan apa yang ada di dalam Hatimu atau kamu menyembunyiannya Niscaya Allah akan membuat Perhitungan”  1122
5. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dia-Lah yang menurunkan Al-Kitab (Al-Qur’an) kepada Kamu, diantara (Isi) Nya ada ayat-ayat yang Muhkamaat”  1124
6. Bab  :  Firman Allah SWT : “Janganlah Sekali-kali kamu menyangka bahwa Orang-orang yang Gembira dengan apa yang telah mereka kerjakan”  1124
7. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku Adil terhadap hak-hak Perempuan Yatim”  1126
8. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan barangsiapa yang Miskin, maka bolehlah ia maan Harta itu menurut yang Patut”  1127
9. Bab  :  Firman Allah SWT : “Mengapa kamu menjadi Dua Golongan dalam (menghadapi) orang-orang Munafik: (QS. An-Nisaa [4] : 88)  1127
10. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan barang siapa yang membunuh orang Mu’min secara Sengaja”  1128
11. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan ‘Salam’ Kepadamu”  1128
12. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan jika seorang Wanita khawatir akan Nusyuz atau sikap tidak acuh dari Suaminya”  1128
13. Bab  :  Firman Allah SWT : “Pada hari ini telah u-Sempurnakan untuk amu Agamamu”  1129
14. Bab  :  Firman Allah SWT : “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan Iman mereka dengan Kezaliman”  1129
15. Bab  :  Firman Allah SWT : “Makalah tidak bermanfaat lagi Iman seseorang terhadap dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu…” (Al-An’aam [6] : 158)  1130
16. Bab  :  Firman Allah SWT : “Ambillah oleh kalian pakaian dan perhiasan kalian setiap memasuki Masjid” (Al-A’raaf [7] : 31)  1131
17. Bab  : Firman Allah SWT : “Dan itulah Surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan Amal-amal yang dahulu kamu kerjakan”  1131
18. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan Allah sekali-kali tidak akan Mengazab mereka, sedang kamu berada diantara mereka” (Al-Anfaal [8] : 33)  1132
19. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan sekali-kali janganlah kamu shalatkan Jenazah salah seorang mereka yang mati, dan jangan pula kamu berdiri di Kuburannya”  1132
20. Bab  :  Surat At-Taubah, Al-Anfaal dan Al-Hasyr    1133
21. Bab  :  “Sesungguhnya segala perbuatan yang baik menghapuskan (Dosa) segala Perbuatan yang buruk”  1134
22. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan mereka bertanya kepadamu tentang Ruh”  1134
23. Bab  :  Firman Allah SWT : “Mereka itulah orang-orang yang selalu berdoa dan mencari kepada Rabb mereka Wasilah…”  1135
24. Bab  :  Firman Allah SWT : “Janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalat dan janganlah kamu merendahkannya”  1135
25. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan kami tidak memberikan penimbangan terhadap (Amal) mereka pada Hari Kiamat”  1136
26. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan berilah mereka peringatan tentang Hari Penyesalan”  1137
27. Bab  :  Firman Allah SWT : “Apakah Kamu telah melihat orang Kafir kepada Ayat-ayat Kami”  1137
28. Bab  :  Firman Allah SWT : “Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan Pertama Begitulah kami akan mengulanginya”  1138
29. Bab  :  Firman Allah SWT : “Inilah dua Golongan (Golongan Mukmin dan Golongan Kafir)  1139
30. Bab  :  Firman Allah SWT : “Sesungguhnya orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga”  1139
31. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan janganlah kamu paksa Budak-budak Wanitamu untuk melakukan Pelacuran”  1147
32. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah”  1148
33. Bab  :  Firman Allah SWT : “Tidak Seorangpun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka, Yaitu bermacam-macam Nikmat Surga yang menyenangkan”  1148
34. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan sesungguhnya kami merasakan kepada mereka Sebagian Azab yang dekat (Di Dunia) sebelum Azab yang lebih besar (Di Akhirat)”  1149
35. Bab  :  Firman Allah SWT : “(Yaitu) ketika mereka datang kepadamu dari Atas dan dari Bawahmu  1149
36. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan Matahari berjalan di tempat Peredarannya”  1149
37. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan mereka tidak Mengagungkan Allah dengan Pengagungan yang semestinya”  1150
38. Bab  :  Firman Allah SWT : “Kamu sekali-kali tidak dapat bersembunyi dari Kesaksian Pendengaran…”  1150
39. Bab  :  Firman Allah SWT : “Maka Tunggulah hari ketia langit membawa Kabut yang Nyata”  1151
40. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan Dia-Lah yang Menahan Tangan mereka dari Membinasakanmu”  1152
41. Bab  :  Firman Allah SWT : “Janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi”  1153
42. Bab  :  Firman Allah SWT : “Ketika kami bertanya kepada Jahannam, apakah kamu telah penuh? Maka ia menjawab : Apaah masih ada Tambahan?”  1154
43. Bab  :  Firman Allah SWT : “Fahal Min Muddakir?”  1154
44. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan Dia telah menciptakan Jin dari Api yang Menyala-nyala  1155
45. Bab  :  Firman Allah SWT : “Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah”  1155
46. Bab  :  Firman Allah SWT : “Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar) mereka berdoa : Ya Tuhan kami, Berilah kami ampunan, Juga saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu daripada Kami”  1155
47. Bab  :  Firman Allah SWT : “Katakanlah Hai Muhammad, telah diwahyukan kepadaku bahwasanya sekumpulan Jin telah mendengarkan Al-Qur’an”  1156
48.  Bab :  Firman Allah SWT : “Janganlah kamu gerakkan Lidahmu untu membaca Al-Qur’an karena hendak cepat-cepat Menghapalnya”  1157
49. Bab  :  Firman Allah SWT : “(Yaitu) Hari (Ketika) manusia berdiri menghadap Rabb semesta Alam”  1158
50. Bab  :  Firman Allah SWT : “Maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang Mudah”  1158
51. Bab  :  Firman Allah SWT : “Wadzdzakara Wal Untsa”  1158
52. Bab  :  Firman Allah SWT : “Tuhanmu tidak meninggalkanmu dan tidak pula membencimu”  1159
53. Bab  :  Firman Allah SWT : “Bermegah-megahan telah melalaikamu”  1159
54. Bab  :  Firman Allah SWT : “Apabila telah datang Pertolongan Allah dan Kemenangan”  1160

Review Buku Ringkasan Shahih Muslim – Abdul Qowi Al Mundziri – Penerbit Insan Kamil


Author: Google+ by Toko Buku Islam Online Terpercaya

Kunjungi channel kami di Wisata Buku Online

baca referensi lain di id.wikipedia

1480 Total Views 2 Views Today
Print Friendly, PDF & Email
About Wisata Buku

Speak Your Mind

*

error: Content is protected !!
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.