Buku Rahasia Keutamaan Amal – Syaikh Dr. Ibrahim Amir ar Ruhaili – Pustaka At Tazkia

Rahasia Keutamaan Amal - Syaikh Dr. Ibrahim Amir ar Ruhaili - Pustaka At TazkiaNama Buku : Rahasia Keutamaan Amal

Ukuran/Hal : 14 x 20.5 cm /   halaman

Berat: 300 gram

Penulis: Syaikh Dr. Ibrahim Amir ar Ruhaili

Penerbit: Pustaka At Tazkia

Harga : Rp  31.000 ,- –> Rp  28.000

Anda Hemat: Rp 3.000,-

Pesan via Whatsapp: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan via SMS: 0858 6766 8777
Pesan Via Line: @Wisatabuku <- Cukup Klik

Sinopsis Buku Rahasia Keutamaan Amal – Syaikh Dr. Ibrahim Amir ar Ruhaili – Pustaka At Tazkia

Salah satu resep ampuh dalam manajemen efektif adalah bertindak berdasarkan skala prioritas (aulawiyat). Yang genting harus didahulukan daripada yang penting. Yang penting harus diutamakan daripada yang perlu. Sedang yang perlu harus lebih diistimewakan daripada pelengkap. Jika kaidah ini dipraktikkan, kesuksesan tampak lebih nyata di depan mata.

Kiat itu ternyata tak cuma tokcer dalam urusan bisnis duniawi. Dalam urusan ibadah dan akhirat, pemahaman tentang skala prioritas ini sangat diperlukan. Bayangkan saja jika perkara sunnah lebih didahulukan daripada yang wajib. Atau, meninggalkan yang makruh lebih diutamakan daripada yang haram. Tanpa perlu berdebat, yang terjadi adalah kekacauan.

Syaikh Dr. Ibrahim Amir ar-Ruhaili berupaya menguraikan berbagai latar di balik perbedaan tingkatan amal, menilik situasi dan kondisinya. Tujuannya, bukan hanya memperkaya cakrawala umat dalam aspek syariah. Penulis yang menjabat sebagai professor madya sekaligus ketua Departemen Aqidah Universitas Islam Madinah—berupaya membagikan panduan tentang cara meningkatkan kualitas amal ibadah secara maksimum. Agar ibadah tak dilakukan sekadarnya. Tapi dengan kesungguhan hati, sepenuh jiwa dan raga.
Sebagai sebuah topik yang masih relatif jarang dikaji secara populer, sebaiknya Anda berpikir dua kali untuk melewatkan buku ini.

Daftar Isi Buku Rahasia Keutamaan Amal – Syaikh Dr. Ibrahim Amir ar Ruhaili – Pustaka At Tazkia

Daftar Isi

Pengantar Penerbit   vii
Pengantar Penerjemah   ix
Daftar Isi   xiii
Mukaddimah   1
Pendahuluan   9

Bab I

Perbedaan Keutamaan Amal Berdasarkan Jenisnya   13

Bab II

Perbedaan Keutamaan Amal Berdasarkan Wajib dan Sunnahnya   33
Pernyataan ulama salaf yang menjelaskan kaidah ini, diantaranya   33

Bab III

Perbedaan Keutamaan Amal Berdasarkan Niat dan Mantapnya Keikhlasan   51

Bab IV

Perbedaan Keutamaan Amal Berdasarkan Bagusnya Mutaba’ah   60
I. Mutaba’ah Khusus   61
a. Melakukan hal-hal sunnah yang menyertai amal  62
b. Membersihkan amal dari dosa dan kemaksiatan   65
c. Berbuat baik dengan memberikan maaf kepada orang yang berbuat tidak baikkepadamu, baik dengan ucapan maupun perbuatan   67
1. Waktu-waktu utama untuk amalan fardhu   71
2. Waktu-waktu utama untuk amalan sunnah   76

II. Muntaba’ah Umum   86

Bab V

Perbedaan Keutamaan Amal Berdasarkan Pelaksanaannya Secara Berkesinambungan   93

Bab VI

Perbedaan Keutamaan Amal Berdasarkan Pelaksanaannya Secara Sederhana, Benar, dan Memudahkan   106

Bab VII

Perbedaan Keutamaan Amal Berdasarkan Keutamaan Pelaku dan Kedudukannya di Sisi Allah   125

Bab VIII

Perbedaan Keutamaan Amal Berdasarkan Situasi dan Kondisinya   130

I. Waktu dan tempat-tempat yang ditunjukkan nash bahwa amalan-amalan yang dilakukan didalamnya lebih diutamakan secara mutlak   131
1. Bulan-bulan Hurum   131
2. Bulan Ramadhan   133
3. Sepuluh Terakhir Bulan Ramadhan   134
4. Bulan Dzulhijjah   135
5. Hari-hari Tasyriq   137
6. Lailatul Qadar   139
7. Hari Arafah   139
8. Dua Hari Raya   141
9. Hari Jum’at   142

II. Waktu-waktu dan tempat-tempat yang ditunjukkan oleh nash-nash atas keutamaan sebagian amalan yang dilakukan didalamnya secara khusus   144
1. Bulan Sya’ban   144
2. Hari Asyura’   146
3. Al-Ayyam al-Bidh pada Setiap Bulannya   147
4. Enam Hari Bulan Syawal   148
5. Senin dan Kamis pada Setiap Pekan   149
6. Sepertiga Malam yang Terakhir   150
7. Awal dan Akhir Hari   152

Bab IX

Perbedaan Keutamaan Amal Berdasarkan Tempatnya   156
I. Negeri-negeri yang ditunjukkan oleh berbagai nash tentang kemuliaan dan keutamaan penduduknya:   156
a. Mekah al-Mukarramah   156
b. Madinah Nabawiyah   157
c. Syam   158
II. Berbagai tempat yang ditunjukkan oleh nash-nash akan keutamaannya, keutamaan beramal didalamnya, dan dilipatgandakan pahalanya   161
a. Mendirikan shalat wajib bagi kaum pria lebih diutamakan dilakukan di dalam masjid daripada dilakukan di tempat lainnya   161
b. Keutamaan mendirikan shalat di masjid-masjid yang diutamakan atas masjid-masjid yang lainnya   163
1. Masjidil Haram   163
2. Masjid Nabawi   163
3. Masjid al-Aqsha   164
4. Masjid Quba’   165

Bab X

Perbedaan Keutamaan Amal Berdasarkan Kemanfaatannya Untuk Sesama   167

Bab XI

Perbedaan Keutamaan Amal Berdasarkan Keadaan yang Menyertainya   178
I. Ketika manusia sudah rusak dan muncul berbagai fitnah   178
II. Ketika banyak manusia yang lalai   180
III. Keadaan-keadaan dimana kebutuhan kaum Muslimin sangat besar terhadap sebagian amalan, dan kemaslahatan   182
a. Berbagai keadaan yang melemahkan dorongan untuk istiqamah, sementara dorongan untuk menyelisihinya sangat kuat   184
b. Ketika pelaku sanggup untuk melakukan sebagian amal dengan sempurna, sementara amal-amal yang lainnya tidak bisa demikian   188
c. Ketika berbagai amalan shalih menyertai dan berhimpun pada diri seorang hamba   192

Bab XII

Menimbang Sebab-sebab Perbedaan Keutamaan Amal dan Cara Memilihnya   201
Kaidah pertama: Mendahulukan kewajiban daripada sunnah   203
Kaidah kedua: Mendahulukan sunnah rawatib (bersifat rutin) daripada sunnah yang bersifat mutlak   205
Kaidah ketiga: Mendahulukan tugas-tugas yang dituntut oleh waktu dan keadaan yang ditetapkan untuknya dibandingkan ibadah-ibadah lain   206
Kaidah keempat: Mendahulukan keutamaan-keutamaan yang berkaitan esensi ibadah itu sendiri dibanding keutamaan yang berkaitan dengan waktu dan tempat   207
Kaidah kelima: Jika ada beberapa yang sama dalam hal keutamaannya, atau salah satunya lebih kuat dibanding yang lain, maka yang lebih utama adalah menggabungkan di antara amal-amal tersebut   210
Kaidah Keenam: Jika ada dua amal yang saling berhadapan; salah satunya memiliki kemuliaan pada dirinya, sedang yang lainnya memiliki jumlah dan kuantitas, manakah yang harus didahulukan?   212

Penutup   221

***

Review Buku Rahasia Keutamaan Amal – Syaikh Dr. Ibrahim Amir ar Ruhaili – Pustaka At Tazkia


Author: Google+ by Toko Buku Islam Online Terpercaya

Kunjungi channel kami di Wisata Buku Online

baca referensi lain di id.wikipedia

715 Total Views 2 Views Today
Print Friendly, PDF & Email
About Wisata Buku

Speak Your Mind

*

error: Content is protected !!
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.