Hari hari Terakhir Kehidupan Rasulullah – ‘Adil bin Hasan bin Yusuf al Hamad – Penerbit Khasanah Fawaid

Hari hari Terakhir Kehidupan Rasulullah - 'Adil bin Hasan bin Yusuf al Hamad - Penerbit Khasanah FawaidNama Buku : Hari hari Terakhir Kehidupan Rasulullah

Ukuran/Hal : 15 x 23 cm / 335  halaman

Berat: 800 gram

Penulis: ‘Adil bin Hasan bin Yusuf al Hamad

Penerbit: Penerbit Khasanah Fawaid

Harga : Rp  90.000 ,- –> Rp  81.000

Anda Hemat: Rp 9.000,-

Pesan via Whatsapp: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan via SMS: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan Via Line: Line Wisatabuku <- Cukup Klik

Sinopsis Buku Hari hari Terakhir Kehidupan Rasulullah – ‘Adil bin Hasan bin Yusuf al Hamad – Penerbit Khasanah Fawaid

Siapkan air mata anda untuk mengikuti kisah bagaimana luar biasanya hari-hari terakhir kehidupan kekasih tercinta kita Rasulullah SAW, mulai dari kisah;

Sakitnya Nabi SAW,

Khutbah Nabi SAW Sebelum Wafatnya,

Wasiat dan Nasihat Nabi SAW Sebelum Wafatnya,

Peristiwa-peristiwa yang Terjadi Selama Sakitnya Nabi SAW,

Saat-saat Terakhir Hidup Nabi SAW, dan

Pelajaran dan Faedah Dari Hari-hari Terakhir Kehidupan Nabi SAW.

Daftar Isi Buku Hari hari Terakhir Kehidupan Rasulullah – ‘Adil bin Hasan bin Yusuf al Hamad – Penerbit Khasanah Fawaid

Daftar Isi

Pengantar Penerbit   v
Daftar Isi   ix
Kata Pengantar Dr. Muhammad bin Shamil as-Sulami   1
Pendahuluan   5
Sebab Pemilihan Judul   7
Kerangka Pembahasan   7

Bab I:
Sakitnya Nabi   14
Pembahasan Pertama: Tanda-Tanda Dekatnya Ajal Nabi SAW   15
1. Penaklukan kota Makkah dan masuknya manusia ke dalam agama Allah secara berbondong-bondong   16
2. Beruntunnya wahyu kepada Nabi SAW di tahun wafatnya beliau   20
3. Jibril menyimak bacaan Al-Qur’an Nabi SAW sebanyak dua kali di tahun wafatnya   21
4. Nabi SAW diberi pilihan antara kekal di dunia kemudian Surga atau bertemu Allah   24
Hikmah mengetahui tanda-tanda sakitnya Nabi SAW   27
Pembahasan Kedua: Sebab Wafatnya Nabi SAW   34
Pembahasan Ketiga: Bermulanya Sakit Nabi SAW   41
1. Permulaan sakit Nabi SAW di rumah ‘Aisyah RA   41
2. Memburuknya sakit Nabi SAW di rumah Maimunah RA   45
3. Keras (parah) nya sakit Nabi SAW   46
4. Perawatan Nabi SAW di rumah ‘Aisyah RA   48
5. Pelayanan (pengabdian) yang dipersembahkan ‘Aisyah kepada Nabi SAW ketika beliau sakit yang membuat beliau wafat   49
a. Memandikan dan membersihkan tubuh Nabi SAW   52
b. Memberi minum (al-ladud) Nabi SAW   55
c. Membacakan Al-Mu’awwidzat (surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Nas, serta doa perlindungan lainnya kepada Nabi SAW   56
d. Membantu Nabi SAW untuk buang air   58
e. Melunakkan siwak untuk Nabi SAW   58

Bab II:
Khutbah Nabi SAW Sebelum Wafatnya   62
Tema Khutbah   63
Teks Khutbah   64
Pembahasan Pertama: Keutamaan-Keutamaan Abu Bakar RA   68
1. Abu Bakar RA yang paling mengetahui tentang Nabi SAW   68
2. Abu Bakar RA yang paling banyak mengorbankan dirinya dan hartanya di dalam mengabdi kepada Nabi SAW   69
3. Tingginya kedudukan Abu Bakar RA dalam diri Nabi SAW   71
4. Nabi SAW mengkhususkan “Khaukhah”nya Abu Bakar dari pintu-pintu Shahabat lainnya   73
Pengkhususan ini menunjukkan apa?   74
Apakah “pintu” Ali bin Abi Thalib RA ditutup?   75
Pembahasan Kedua: Wasiat Untuk Kaum Anshar   92
1. Siapakah kaum Anshar itu?   94
2. Keinginan Nabi SAW menjadi orang Anshar   97
3. Kecintaan Nabi SAW terhadap kaum Anshar   99
4. Mencintai kaum Anshar sebagian dari iman   101
Pembahasan Ketiga: Peringatan untuk tidak berlomba-lomba dalam urusan dunia   105
Pembahasan Keempat: Telaga Nabi SAW   114
Pembahasan Kelima: Persaksian Nabi SAW atas Umatnya   120
Pembahasan Keenam: Perbedaan Kemampuan Para Shahabat Dalam Memahami Perkataan Nabi SAW   124

Bab III:
Wasiat Dan Nasihat Nabi SAW Sebelum Wafatnya   134
Pengantar   135
Pembahasan Pertama: Wasiat untuk Mengeluarkan Kaum Musyrikin dari Tanah Arab   137
1. Batas tanah Arab   137
2. Mengeluarkan kaum musyrikin dari tanah Arab   140
3. Hikmah dari dikeluarkannya kaum musyrikin dari tanah Arab   144
4. Keutamaan tanah Arab   145
Pembahasan Kedua Peringatan agar tidak menyerupai kaum Yahudi dan Nashrani dalam berperilaku   146
1. Larangan menjadikan kuburan sebagai masjid   152
2. Larangan menyerupai kaum Yahudi dan Nashrani dalam berperilaku mereka   157
a. Menyelisihi mereka dalam sifat shalat   158
b. Menyelisihi mereka dalam sifat puasa   158
c. Menyelisihi mereka dalam cara memberi salam   160
d. Menyelisihi mereka dalam mewarnai rambut   160
Pembahasan Ketiga: Wasiat untuk Mendirikan Shalat   162
Pembahasan Keempat: Wasiat tentang Hamba Sahaya   171
Pembahasan Kelima: Mimpi yang benar merupakan di antara kabar gembira dari kenabian   177
;pembahasan Keenam: Wasiat untuk berprasangka baik kepada Allah SWT   183

Bab IV:
Peristiwa-Peristiwa Yang Terjadi Selama Nabi SAW Sakit   196
Pembahasan Pertama: Shalatnya Abu Bakar RA Sebagai Imam Umat Islam   197
1. Penunjukkan Abu Bakar RA untuk menjadi imam shalat merupakan tanda akan keutamaannya dan keunggulannya dari Shahabat lainnya   199
2. Penunjukan Nabi SAW kepada Abu Bakar RA menjadi imam shalat merupakan tanda penunjukannya menjadi khalifah (sepeninggalan Nabi SAW)   202
3. Kenapa ‘Aisyah RA meminta Nabi SAW memikirkan ulang dalam memilih menjadikan Abu Bakar RA menjadi imam shalat?   203
4. Alasan ‘Aisyah RA ingin memalingkan penunjukkan Abu Bakar RA menjadi imam shalat tidak mencemari Abu Bakar RA   205
5. Sesungguhnya kalian seperti wanita yang menggoda Nabi Yusuf AS   206
6. Shalat apakah yang dilakukan Nabi SAW bersama umat Islam setelah Abu Bakar RA menjadi imam shalat?   207
7. At-Tabligh (orang yang memperdengarkan suara takbir imam) di belakang imam   212
Pembahasan Kedua: Apakah Nabi SAW Berwasiat kepada Ali bin Abi Thalib RA?   216
1. Catatan yang ingin Nabi SAW tulis   219
a. Catatan apa yang ingin Nabi SAW tulis?   221
b. Apa yang mencegah Nabi SAW menulis catatan ini?   225
c. Kenapa Umar bin Khaththab RA tidak setuju dengan penulisan catatan (wasiat)   226
d. Apakah yang lebih baik adalah Nabi SAW menulis catatan (wasiat) ini?   238
e. Apakah Nabi SAW menjelaskan kepada umat Islam tentang apa yang ingin ia tulis atau yang ingin ia wasiatkan?   240
f. Apakah ada hadits yang menerangkan bahwa Nabi SAW tidak berwasiat kepada seorang pun?   241
g. Hadits-hadits yang mengisyaratkan penunjukkan Abu Bakar ash-Shiddiq RA menjadi khalifah   243
2. Dialog Abbas RA dengan Ali bin Abu Thalib RA tentang kekhalifahan   249
3. Bantahan ‘Aisyah RA bagi orang yang mengatakan bahwa Nabi SAW telah berwasiat kepada Ali RA   252
4. Peningkaran Ali bin Abu Thalib RA bahwa Nabi SAW telah mengkhususkannya dengan sesuatu   253

Bab V:
Saat-saat Terakhir Dari Hidup Nabi SAW   256
Pengantar   257
1. Pandangan terakhir Nabi SAW kepada kaum mukminin   258
2. Permintaan Nabi SAW untuk bersiwak sebelum wafatnya   260
3. Sakaratul maut   262
4. Pilihan Nabi SAW antara kekal di dunia atau bertemu Allah SWT   264
5. Tempat Nabi SAW wafat   266
6. Tanggal wafatnya Nabi SAW   270
a. Sakit Nabi SAW bermula di rumah ‘Aisyah RA   273
b. Lamanya sakit Nabi SAW dan penentuan hari pertama sakitnya beliau SAW   273
c. Penentuan tanggal wafatnya Nabi SAW   274
1) Menyempurnakan hari-hari semua bulan   275
2) Mengurangi hari-hari semua bulan   275
3) Mengurangi jumlah dari pada dua bulan, dan melengkapi jumlah hari pada satu bulan   276
4) Melengkapi jumlah hari pada dua bulan, dan mengurangi jumlah hari pada satu bulan   277
7. Pengaruh wafatnya Nabi SAW terhadap para Shahabat   280
8. Pemandian, pengafanan, dan penguburan Nabi SAW   290
9. Menshalati Nabi SAW   293
10. Lokasi penguburan Nabi SAW   294
11. Sifat kuburan Nabi SAW   295
12. Berbagai pembahasan yang berkaitan dengan kuburan Nabi SAW   295
a. Hukum ziarah ke kuburan Nabi SAW   296
b. Janganlah terlalu sering berziarah ke kuburan Nabi SAW   297
c. Imam Malik memakruhkan orang yang berkata “Aku telah berziarah ke kuburan Nabi SAW”   298
d. Janganlah bersusah payah untuk berziarah ke kuburan Nabi SAW   299
e. Tidak ada satu hadits pun yang shahih yang menjelaskan keutamaan berziarah ke kuburan Nabi SAW   300
f. Janganlah menjadikan kuburan Nabi SAW sebagai masjid   300
g. Jangan menjadikan kuburan Nabi SAW sebagai berhala yang disembah   302
h. Jangan menjadikan kuburan Nabi SAW sebagai tempat perayaan (tempat yang selalu dikunjungi dan didatangi pada setiap waktu tertentu)   303
i. Janganlah berdo’a menghadap kuburan Nabi SAW   304
j. Haram berdo’a kepada Nabi SAW dan meminta kepadanya   305
k. Ar-Raudhah (Taman) itu antara mimbar (masjid Nabawi) dengan rumah Nabi, dan bukanlah dengan kuburannya   306
l. Kapan kuburan Nabi SAW dimasukkan ke dalam kawasan masjid Nabawi?   306

Bab VI:
Pelajaran Dan Faedah Dari Hari-Hari Terakhir Kehidupan Nabi SAW   308
1. Tingginya kedudukan ‘Aisyah RA dalam diri Rasulullah SAW   309
a. Candaan Nabi SAW kepada ‘Aisyah RA   309
b. Nabi SAW memilih untuk dirawat di rumah ‘Aisyah RA   312
c. Perawatan dan penjagaan ‘Aisyah RA untuk Nabi SAW   313
d. Nabi SAW wafat di rumah ‘Aisyah RA, diharinya dan dipangkuannya   313
2. Tingginya kedudukan Abu Bakar Ash-Shiddiq RA dalam diri Nabi SAW   314
a. Nabi SAW mewakilkan Abu Bakar RA sebagai imam shalat   314
b. Pujian Nabi SAW kepada Abu Bakar RA dikhutbah terakhirnya   314
c. Dalamnya pemahaman Abu Bakar RA terhadap maksud Nabi SAW dan pemahamannya mengalahkan Shahabat lainnya   315
3. Keterkaitan para Shahabat kepada Nabi SAW, dan tingginya derajat mereka dalam diri Nabi SAW   315
4. Kecintaan setiap orang yang meneguhkan kakinya untuk menolong agama ini   316
5. Hubungan umat Islam dengan umat Yahudi   317
Penutup   318
Daftar Pustaka   323
Indeks   335

***


Author: Google+ by Toko Buku Islam Online Terpercaya

Kunjungi channel kami di Wisata Buku Online

315 Total Views 1 Views Today
Print Friendly, PDF & Email
About Wisata Buku

Wisatabuku.com adalah tempat Share daftar isi buku islam, resensi, sinopsis, review, dan tempat belanja buku online. Anda juga dapat mendownload majalah maupun buletin di blog ini. Pemesanan: 0857 2510 6570

Speak Your Mind

*