Fiqih Dakwah – Jumah Amin Abdul Aziz – Penerbit Eraadi Citra Intermedia

Fiqih Dakwah - Jumah Amin Abdul Aziz - Penerbit Eraadi Citra IntermediaNama Buku : Fiqih Dakwah

Ukuran/Hal : 15 x 23 cm / 381  halaman

Berat: 500 gram

Penulis: Jumah Amin Abdul Aziz

Penerbit: Penerbit Era adiCitra Intermedia

Harga : Rp 80.000 ,- –> Rp 72.000

Anda Hemat: Rp 8.000,-

Pesan via Whatsapp: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan via SMS: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan Via Line: Line Wisatabuku <- Cukup Klik

Sinopsis Buku Fiqih Dakwah – Jumah Amin Abdul Aziz – Penerbit Eraadi Citra Intermedia

Dakwah adalah sebuah aktivitas yang terutama bersentuhan dengan manusia dan kemanusiaan. Sering kali ia menyajikan kepada pelakunya serangkaian permasalahan yang pelik dan rumit, serumit kemanusiaan itu sendiri. Oleh karenanya, dibutuhkan dai yang berwawasan luas dan memiliki pemahaman yang dalam akan berbagai perangkat yang dibutuhkan; perangkat lunak maupun perangkat kerasnya.

Dakwah berorientasi pembangunan dan perbaikan masyarakat. Namun sering kali karena kedangkaan wawasan dainya, ia tidak berhasil memberikan kontribusi apapun, tidak juga perwujudan maslahat yang riil. Bahkan terkadang keberadaannya justru memperkeruh suasana dan merusak tatanan masyarakat. Dalam kondisi seperti itu kita jumpai orang menolak dakwah bukan karena benar-benar ingkar, tapi semata karena buruknya akhlak sang dai atau dangkalnya pengetahuan dai tentang kaidah-kaidah dakwah.

Buku FIQIH DAKWAH ini menyajikan berbagai resep dakwah, utamanya menyangkut prinsip-prinsip dan kaidah-kaidah dakwah sebagai acuan bagi para dai dalam bertindak, sekaligus koreksi atas banyaknya fenomena penyimpangan di jalan dakwah.

Daftar Isi Buku Fiqih Dakwah – Jumah Amin Abdul Aziz – Penerbit Eraadi Citra Intermedia

Daftar Isi

Pengantar Penerbit   v
Kata Persembahan   vii
Daftar Isi   ix
Pendahuluan   1

1. Prinsip-prinsip Dakwah dan Hal-Hal yang Berkaitan Dengannya   8
Makna Dakwah   9
Definisi Dakwah: Tinjauan Bahasa dan Istilah   9
Kewajiban yang Berat   12
Dakwah yang Kita Maksudkan
Kewajiban yang Syar’i   16
Uraian Tambahan Mengenai Kewajiban Dakwah   19
Kebutuhan yang Mendesak secara Sosial   23
Keutamaan Dakwah   26
Sebuah Penyesalan   28
Karakter Dakwah Kita   29
Kepada Apa Kita Menyeru Manusia   32
Mengikut, Bukan Membuat yang Baru  34
Pemahaman Kita Tentang Dakwah   35
Faktor-faktor Keberhasilan Dakwah   37
Dua Puluh (20) Tahun   39
Sarana Dakwah dan Realisasi Target   43

2. Hal-Hal yang Berkaitan dengan Para Dai   48
Dakwah dan Dai   49
Kepribadian Islam yang Telah Hilang   51
Buih Hari Ini dan Tokoh Masa Lalu   52
Pilar-Pilar Daulah Kami   55
Sifat-Sifat Dai   58
Amanah   59
ShidQ   60
Ikhlas   63
Rahmah, Rifq, dan Hilm   69
Shabr   80
Hirsh   88
Tsiqah   92
Wa’iy   105

3. Prinsip dan Kaidah Dakwah Para Rasul   112
Beberapa Contoh Kaidah Dakwah Para Rasul   113
Ragam Gaya Penjelasan dalam Al-Qur’an   117
Sikap Dai terhadap Masyarakat   122
Kaidah-Kaidah Dakwah   124
Tujuan Syariat   126
Mengetahui Nilai Amal dan Hukum   128
Tingkatan-Tingkatan Dalil   132
Bersama Abu Hanifah   132
Bersama Imam Malik   133
Bersama Imam Syafi’i   133
Bersama Imam Ahmad   133
Tingkatan-Tingkatan Hukum   134
Tingkatan-Tingkatan Manusia   136
Pelajaran dari Orang Salaf   139
Syarat-syarat untuk Melawan Kemungkaran   140
Boleh Mendahulukan Maslahat yang Dominan atas Kerusakan Kecil   145
Kaidah Sad Adz-Dzara’i (Menutup Pintu Fitnah)   146
Kesimpulan   147
Fiqih dan Fleksibilitas Dakwah   150
Beberapa Kaidah yang Wajib Diperhatikan   152

4. Beberapa Kaidah dari Ushul Fiqih; Bimbingan untuk Dai   154
Kaidah Ke-1: (Memberi Keteladanan Sebelum Berdakwah)   155
Keteladanan Manusiawi   155
Keteladanan untuk Diikuti   157
Keteladanan; Itu yang Pertama   158
Mulailah dari Dirimu Sendiri   158
Antara Tukang Bicara dan Pekerja   160
Peringatan untuk Para Dai   163
Awas Murka Allah!   166
Sejenak Bersama Jiwa   166
Pelajaran untuk Pembinaan   168
Takut kepada Allah   171
Kemenangan Palsu   173
Tugas Mulia   175
Kaidah Ke-2: (Mengikat Hati Sebelum Menjelaskan)   177
Risalah Kasih Sayang   177
Fiqih Dakwah Kami   179
Kata-kata adalah “Makhluk Hidup”   182
Tiada Kemunafikan   184
Paham Terbalik   184
Beberapa Pelajaran dari Al-Qur’an   187
Bersama Bilqis   187
Bersama Mukmin dalam Surat Yasin   189
Bersama Mukmin di Masa Fir’aun   191
Penginkaran yang Kita Akui   196
Kekerasan Tidak Membawa Kebaikan   200
Bersama Nabi Ibrahim a.s.   201
Bersama Nabi Musa a.s.   202
Bersama Umar bin Khathab r.a.   205
Memadukan Kebajikan dengan Cinta   207
Jangan Mendahului Keputusan Allah   217
Jadikan Hatimu Bejana Penampung Cinta   218
Menutup Aib Orang yang Bermaksiat   219
Etika Berdialog   225
Bersama Al-Khulais   248
Bersikap Ramah terhadap Orang Awam   250
Kaidah Ke-3: (Mengenalkan Sebelum Memberi Beban)   260
Kebutuhan Kaum Muslimin terhadap Pemahaman yang Benar   261
Menghormati Sumber Perintah   264
Etika Menerima Tugas   266
Ketaatan adalah Buah Pengetahuan   268
Seruan Kepada Iman Sebelum Kepada Pekerjaan dan Tugas   271
Apa Lagi Setelah Pengenalan   273
Mengenal Tahapan-tahapan Dakwah   274
Tsiqah (Kepercayaan) di Jalan Allah   276
Terakhir   278
Kaidah Ke-4: (Bertahap dalam Pembebanan)   280
Berbicaralah kepada Orang Sesuai dengan Kadar Pengetahuannya   282
Menunda Penjelasan   285
Allah yang Mahakasih Mengajari Kita   287
Bersama Rasulullah, Sang Guru   288
Tidak Melakukan Suatu Tindakan Kebaikan Karena Khawatir Orang Salah Paham Lalu Terjerumus dalam Kesalahan Lebih Dalam Lagi   290
Kaidah yang Harus Diperhatikan   294
Kaidah Ke-5: (Memudahkan, Bukan Menyulitkan)   296
Bersama Allah Melalui Kitab-Nya   298
Melalui Shalat   299
Melalui Puasa   299
Melalui Haji   300
Melalui Jihad   301
Permudahlah Jangan Dipersulit   302
Perjarang Frekuensi dalam Memberi Nasihat   303
Jangan Berlebihan   304
Boleh Meninggalkan yang Sunah jika Khawatir Menimbulkan Kejenuhan   306
Jika Menjadi Imam, Ringankan Shalatmu   307
Terapi Mental Ajaib   308
Bersama si Badui yang Kencing di Masjid   309
Dibencinya Sikap Ekstrem dalam Ibadah   310
Kaidah Penting   313
Kaidah Ke-6: (Yang Pokok Sebelum yang Cabang)   314
Menyeru Kaum Muslimin untuk Ber-Islam   315
Menjauhi Titik Singgung Perbedaan   318
Mulai dengan yang Global  320
Sibuk dengan Perbedaan Kecil, Mengesampingkan Persoalan Besar   322
Kaidah Ke-7: (Membesarkan Hati Sebelum Memberi Ancaman)   325
Masuk Islamnya ‘Adl bin Hatim   328
Bersama Si Pembunuh Seratus Jiwa   331
Kesimpulan   333
Kaidah Ke-8: (Memahamkan, Bukan Mendikte)   334
“Kami Pahamkan Sulaiman…”   336
Sebagian dari Fiqih Sahabat   337
Bersama Umar Al-Faruq   338
Bersama Ali r.a.   340
Bersama Abu Ubaidah r.a.   340
Beginikah Fiqih?   341
Contoh Lain   342
Pemahaman Yang Lain   342
Kaidah Ke-9: (Mendidik, Bukan Menelanjangi)   344
Bersama Si Penawar Berbuat Zina   346
Merahasiakan Identitas Orang yang Mengaku Berhak atas Hukuman   347
Tiada Celaan untuk Mereka   349
Bersama Abu Bakar   350
Bersama Para Pezina   351
Bersama Yusuf a.s.   352
Bersama Amar bin Yasir   355
Bersama Hatib bin Abi Balta’ah   357
Kaidah Ke-10: (Muridnya Guru, Bukan Muridnya Buku)   360
Bersama Para sahabat   361
Memuliakan Ahli Ilmu   363
Harus Memahami   366
Menentukan Pemahaman   368
Belajar dari Orang yang Berpengalaman   371
Penutup   373
Daftar Pustaka   381



 

Review Buku Fiqih Dakwah – Jumah Amin Abdul Aziz – Penerbit Eraadi Citra Intermedia


Author: Google+ by Toko Buku Islam Online Terpercaya

Kunjungi channel kami di Wisata Buku Online

1149 Total Views 1 Views Today
Print Friendly

Incoming search terms:

  • fikih dakwah resensi
  • fiqih dakwah intermedia
  • fiqih dakwah kaidah ke 7 buku jumah amin
  • jumah amin abdul aziz fiqih dakwah
  • qawaid 8 buku fiqih dakwah
  • resume buku fiqih dakwah
  • ringkasan buku fiqh dakwah
  • ringkasan buku fiqih dakwah amin aziz
About Wisata Buku

Wisatabuku.com adalah tempat Share daftar isi buku islam, resensi, sinopsis, review, dan tempat belanja buku online. Anda juga dapat mendownload majalah maupun buletin di blog ini. Pemesanan: 0857 2510 6570

Speak Your Mind

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.