Fiqh Sunnah Lin Nisaa 1-2 – Syaikh Abu Malik Kamal – Penerbit Khasanah Fawaid

Fiqh Sunnah Lin Nisaa 1 - Syaikh Abu Malik Kamal - Penerbit Khasanah Fawaid Fiqh Sunnah Lin Nisaa 2 - Syaikh Abu Malik Kamal - Penerbit Khasanah FawaidNama Buku : Fiqh Sunnah Lin Nisaa 1-2

Ukuran/Hal : 15 x 23 cm /   halaman

Berat: 00 gram

Penulis: Syaikh Abu Malik Kamal

Penerbit: Penerbit Khasanah Fawaid

Harga : Rp  220.000 ,- –> Rp  200.000

Anda Hemat: Rp 20.000,-

Pemesanan: 0858 6766 8777 (SMS/Whatsapp/Line)

Line: Line Wisatabuku @smt6500o <- Cukup Klik Untuk Pengguna Line

Sinopsis Buku Fiqh Sunnah Lin Nisaa 1-2  – Syaikh Abu Malik Kamal – Penerbit Khasanah Fawaid

Fiqih Sunnah Lin Nisaa’ 1

Buku di tangan Anda ini membahas secara tuntas tata cara beribadah dan muamalah yang berhubungan dengan wanita. Penyajiannya lengkap dan sistematis, sehingga mempermudah Anda dalam mempelajarinya.
Pembahasan pada Jilid 1 ini mencakup :
Bab Thaharah (Bersuci)
Bab Shalat
Bab Penyelenggaraan Jenazah
Bab Zakat, Shadaqah, dan Jual Beli
Bab Shiyam (Puasa)
Bab Haji dan Umrah

Fiqih Sunnah Lin Nisaa’ 2

Buku di tangan Anda ini membahas secara tuntas tata cara beribadah dan muamalah yang berhubungan dengan wanita. Penyajiannya lengkap dan sistematis, sehingga mempermudah Anda dalam mempelajarinya.
Melanjutkan pembahasan pada Jilid 1, buku Jilid 2 ini mencakup :
Bab Sumpah dan Nadzar
Bab Makanan, Minuman, dan Bejana
Bab Pakaian dan Perhiasan Wanita Serta Hukum Memandang
Bab Nikah dan Hal-hal Seputarnya
Bab Perceraian Suami – Istri
Bab Warisan

Daftar Isi Buku Fiqh Sunnah Lin Nisaa 1-2  – Syaikh Abu Malik Kamal – Penerbit Khasanah Fawaid

Fiqh Sunnah Lin Nisaa 1 - Syaikh Abu Malik Kamal - Penerbit Khasanah Fawaid

DAFTAR ISI Fiqih Sunnah Lin Nisaa’ 1

Pengantar Penerbit   v
Daftar Isi   ix
Biografi Singkat Penulis   xix
Kata Pengantar
Syaikh Abu Abdillah Musthafa Bin Al-‘Adawi   1
Kata Pengantar
Syaikh Abu Abdillah Ahmad bin Ahmad Al-‘Isawi   3
Kata Pengantar
Syaikh Abu ‘Umair Majdi bin ‘Arafat Al-Mishry Al-Atsary   9
Persembahan   13
Mukaddimah Penulis   15

BAB 1

Kitab Thaharah (Bersuci)   21
Hukum-Hukum Air dan Sesuatu yang Bisa Dipakai untuk Bersuci   21
Untuk Membersihkan Macam-Macam Najis   30
Sunnah-sunnah Fitrah   34
Wudhu   42
Perkara-Perkara yang Tidak Membatalkan Wudhu   55
Perkara-Perkara yang Diwajibkan Berwudhu   59
Perkara-Perkara yang Dianjurkan Berwudhu   63
Mengusap Khuf (Sepatu) dan Sejenisnya   67
Mandi   72
Perkara-Perkara yang Mewajibkan Mandi Bagi Wanita   72
Tata Cara Mandi Junub   79
Tata Cara Mandi Wanita dari Haid dan Nifas   81
Tayamum   86
Darah Haid dan Nifas   92

BAB 2

Kitab Shalat   113
Definisi Shalat Dan Kedudukannya   113
Hukum Wanita Yang Meninggalkan Shalat   113
Jumlah Shalat Fardhu   114
Waktu-Waktu Shalat   115
Dengan Apakah Waktu Shalat Diperoleh?   120
Tidur Atau Lupa Dari Shalat   120
Orang Yang Tidak Melaksanakan Shalat Hingga Keluar Waktunya Tanpa Uzur Syar’i   121
Orang Yang Meninggalkan Shalat Selama Bertahun-Tahun Dari Umurnya, Apa Yang Harus Dia Lakukan   122
Mengqadha’ Shalat Yang Terlewatkan Karena Ada Uzur Syar’i   122
Tertib (Berurutan) Dalam Mengqadha Shalat Yang   Terlewatkan   123
Waktu-Waktu Yang Terlarang Untuk Melaksanakan Shalat Sunnah   124
Adzan   127
Syarat-Syarat Sah Shalat Bagi Wanita   129
Tempat-Tempat yang Dilarang Digunakan Untuk Shalat   131
Batasan Aurat Wanita Dalam Shalat   133

Rukun-Rukun Shalat   144
Kewajiban-Kewajiban Shalat   153
Sunnah-Sunnah Shalat   160
Sunnah-Sunnah Fi’liyah dalam Shalat   173
Hal-Hal Yang Diperbolehkan Dalam Shalat   182
Shalat Tathawwu’ (Shalat Sunnah)   211
Macam-Macam Shalat Tathawwu’   212
Hukum Shalat Berjama’ah Bagi Wanita   249
Sekilas Hukum-Hukum Shalat Berjama’ah   254
Hukum Shalat Jum’at Bagi Wanita   279
Sekelumit Hukum Shalat Jum’at   287
Shalat Dua Hari Raya Bagi Wanita   291

BAB 3

Kitab Jenazah   299
Apa Yang Seharusnya Dilakukan Wanita –Dan Yang Lainnya– Ketika Hadir di Sisi Salah Seorang Dari Keluarganya Yang Sedang Mengalami Sakaratul Maut   299
Apa Yang Boleh Dilakukan Orang-Orang Yang Hadir Dan Selainnya Terhadap Mayit?   303
Apa Yang Wajib Dilakukan Oleh Kerabat Mayit –Terutama Wanita– Apabila Kabar Kematiannya Sampai Kepada Mereka?   306
Tata Cara Memandikan Mayit Wanita Dan Sifat Wanita Yang Memandikannya   310
Apakah Wanita Yang Memandikan Mayit Harus Mandi?   319
Apabila Seorang Wanita Meninggal Dunia, Sedangkan di Dalam Perutnya Ada Janin Yang Masih Hidup   320
Apabila Mayit Telah Dikuburkan Tanpa Dimandikan Terlebih Dahulu   320

Apakah Janin Yang Gugur Harus Dimandikan?   320
Orang Yang Mati Syahid Dalam Peperangan Tidak Perlu Dimandikan   321
Mengkafani Mayit Perempuan   321
Hukum Mengiringi Jenazah Bagi Wanita   324
Wanita Tidak Disyariatkan Memikul Jenazah   324
Shalat Jenazah   325
Hukum Shalat Jenazah   325
Wanita Boleh Melaksanakan Shalat Jenazah   325
Dimanakah Shalat Jenazah Dilaksanakan?   326
Posisi Imam Dalam Shalat Jenazah Wanita   326
Berkumpulnya Sejumlah Jenazah Laki-Laki Dan Wanita   327
Tata Cara Shalat Jenazah   238
Pemakaman Jenazah Wanita   335
Kriteria Orang Yang Bertugas Memakamkan Jenazah Wanita ke Dalam Kubur   338
Tata Cara Meletakkan Jenazah Dalam Kubur   340
Takziyah   343
Amalan-Amalan Yang Bermanfaat Bagi Wanita Sepeninggalnya   347
Hukum Menghadiahkan Pahala Bacaan Al-Qur’an Untuk   Mayit   349
Ihdad Wanita Atas Mayit (Masa Berkabung Wanita Setelah Meninggalnya Suami)   350
Hal-Hal Yang Diperbolehkan Bagi Wanita Yang Berkabung   355
‘Iddah Wanita Yang Ditinggal Wafat Suaminya   356
Di Manakah Seorang Istri Yang Ditinggal Mati Suaminya Menjalani Masa ‘Iddah?   356
Kapan Berakhirnya ‘Iddah Wanita Hamil Yang Ditinggal Mati Suaminya?   357

BAB 4

Kitab Zakat, Shadaqah Dan Jual Beli   359
Definisi Dan Kedudukan Zakat   359
Ancaman Bagi Orang Yang Menolak Zakat   360
Harta Benda Yang Wajib Dikeluarkan Zakat   361
Kadar (Presentase) Zakat Emas Dan Perak   362
Zakat Uang Kertas (Uang Kertas Bank)   362
Zakat Penghasilan   363
Zakat Perhiasan Yang Terbuat dari Emas Dan Perak   364
Zakat Mahar (Mas Kawin) Wanita   367
Macam-Macam Pertanian Dan Buah-Buahan Yang Wajib Dikeluarkan Zakatnya   369
Zakat Binatang Ternak   370
Zakat Unta   370
Jumlah Zakat Yang Wajib Dikeluarkan   371
Zakat Sapi   372
Zakat Domba (Kambing)   372
Zakat Yang Wajib Dikeluarkan   372
Zakat Binatang Ternak Yang Dimiliki Dua Pihak Yang Berserikat (Syirkah)   373
Tidak Diperbolehkan Adanya Kecurangan Untuk Menggugurkan Kewajiban Zakat Atau Meringankannya   373
Zakat Barang Perniagaan   374
Zakat Rikaz (Harta Terpendam)   376
Orang-Orang Yang Berhak Menerima Zakat (Mustahiq)   377
Zakat Fitrah   381
Hukum Zakat Fitrah   381
Hikmah Zakat Fitrah   382
Siapa Yang Wajib Mengeluarkan Zakat Fitrah?   383
Ukuran Zakat Fitrah   384
Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah   385
Kepada Siapakah Zakat Fitrah Diberikan?   385
Shadaqah Tathawwu’ (Sunnah)   386
Persoalan-persoalan Penting Terkait Hukum-Hukum Jual Beli Untuk Wanita   389

BAB 5

Kitab Shiyam (Puasa)   391
Definisi Puasa Dan Kedudukannya   391
Macam-Macam Puasa (Shaum)   392
Puasa Ramadhan   392
Dengan Apakah Puasa Ramadhan Menjadi Wakib (Penetapan Bulan)?   393
Kapan Rukhshah (Keringanan) Tidak Berpuasa Gugur Bagi Wanita Yang Musafir?   399
Syarat Sah Puasa Bagi Wanita   402
Rukun Puasa   404
Adab-Adab Puasa   404
Perkara-Perkara Yang Diperbolehkan Ketika Berpuasa   407
Perkara-Perkara Yang Membatalkan Puasa   412
Perkara-Perkara Yang Membatalkan Puasa Dan Wajib Mengqadhanya   412
Perkara Yang Membatalkan Puasa Serta Wajib Mengqadhanya Dan Membayar Kafarat   415
Qadha Puasa Ramadhan Boleh Diakhirkan   418
Puasa Sunnah   419
Hari-Hari Yang Dilarang Berpuasa   424
Hukum I’tikaf Bagi Wanita   428
Wanita Disyari’atkan Untuk Beri’tikaf   429

BAB 6

Kitab Haji dan Umrah   435
Definisi Haji, Kedudukan Dan Hukumnya   435
Keutamaan-Keutamaan Ibadah Haji   436
Syarat-Syarat Wajibnya Ibadah Haji Bagi Wanita   437
Apakah Seorang Wanita (Yang Sudah Menikah) Harus Meminta Izin Suaminya Untuk Menunaikan Ibadah Haji?   439
Hukum Wanita Menghajikan (Badal Haji) Orang Lain   439
Tata Cara Ibadah Haji (Manasik Haji)   441
Ihram   443
Memasuki Kota Makkah Dan Thawaf   444
Sa’i di Antara Shafa Dan Marwah   446
Tahallul dari Ihram   447
Hari Tarwiyah   447
Hari ‘Arafah   448
Bertolak Menuju Muzdalifah Dan Mabit (Bermalam) Di Sana   448
Hari Nahr (Hari Qurban)   449
Bertolak Ke Mina Dan Melempar Jumrah   449
Berangkat Ke Mina   450
Hari-Hari Tasyriq   450
Melontar Tiga Jumrah Pada Hari Kesebelas Dan Keduabelas Dzulhijjah   450
Melontar Jumrah di Hari Ketigabelas (Yaitu, Akhir Dari Hari-Hari Tasyriq)   451
Thawaf Wada’ Sebelum Safar (Perjalanan Pulang ke Negerinya)   451
Rukun-Rukun Haji   452
Rukun Pertama: Ihram   452
Wajib Menetapkan Niat Di Miqat   452
Miqat-Miqat Ini Di Antaranya Adalah :   452
A. Dzul Hulaifah   452
B. Juhfah   452
C. Yalamlam   453
D. Qarnul Manazil   453
E. Dzat ‘Iraq   453
F. Barang Siapa Yang Tempat Tinggalnya di Daerah di Antara Miqat Dan Makkah, Maka Ia Berihram Dari Rumahnya   453
Macam-Macam Ihram   453
A. Tamattu’   453
B. Qiran   454
C. Ifrad   454
Sunnah-Sunnah Ihram Dan Adab-Adabnya Bagi Wanita   456
Larangan-Larangan Atas Wanita Yang Berihram   461
Larangan-Larangan di tanah Haram (Makkah), Baik Untuk Yang Sedang Ihram (Muhrim) Atau Penduduk Setempat   472
Rukun Kedua: Thawaf (Thawaf Ifadhah)   473
A. Thawaf Qudum   474
B. Thawaf Ifadhah   474
Waktu Pelaksanaan Thawaf Ifadhah   474
C. Thawaf Wada’   476
Syarat-Syarat Thawaf   477
Sunnah-Sunnah Thawaf   478
Rukun Ketiga: Sa’i Antara Shafa Dan Marwah   481
Sunnah-Sunnah Sa’i   482
Apakah Seorang Wanita Yang Haid Boleh Melaksanakan Sa’i Antara Shafa Dan Marwah?  484
Rukun Keempat: Wuqut Di ‘Arafah   484
Kewajiban-Kewajiban Ibadah Haji   485
Al-Hadyu (Hewan Qurban)   489
Jenis-Jenis Kurban   490
Seorang Suami Dianjurkan Menyembelih Hewan Kurban Untuk Istrinya   492
Waktu Menyembelih   492
Tempat Penyembelihan   492
Apakah Daging Hewan Kurban Boleh Dibawa Keluar Dari Tanah Haram?   493
Hukum Memanfaatkan Hewan Kurban Bagi Pemiliknya   494
Jika Tidak Sanggup Membeli Hewan Sembelihan (Kurban Yang Wajib)   495
Kapan Tiga Hari Puasa Pada Masa Haji Tersebut    Dilaksanakan?   496
Umrah   497
Definisi Umrah   497
Hukum Umrah   497
Rukun-Rukun Umrah   498
Kewajiban-Kewajiban Umrah   498
Keutamaan Umrah   498
Waktu Pelaksanaan Umrah   499
Apakah Disyari’atkan Melaksanakan Umrah Berkali-kali?   500
Ziarah Ke Masjid Nabawi   501
Keutamaan Masjid Nabawi Dan Shalat di Sana   502
Adab Menziarahi Masjid Dan Kubur Rasulullah   503
Masjid Quba’   506
Baqi’ Dan Uhud   506
Tempat-Tempat Ziarah Lainnya Yang Biasa Dikunjungi   507
Fiqh Sunnah Lin Nisaa 2 - Syaikh Abu Malik Kamal - Penerbit Khasanah Fawaid

DAFTAR ISI Fiqih Sunnah Lin Nisaa’ 1

Pengantar Penerbit   v
Daftar Isi   ix
Biografi Singkat Penulis   xxi
Kata Pengantar
Syaikh Abu Abdillah Musthafa Bin Al-‘Adawi   1
Kata Pengantar
Syaikh Abu Abdillah Ahmad bin Ahmad Al-‘Isawi   3
Kata Pengantar
Syaikh Abu ‘Umair Majdi bin ‘Arafat Al-Mishry Al-Atsary   9
Persembahan   13
Mukaddimah Penulis   15

BAB 7

Kitab Sumpah Dan Nadzar   21
Pertama: Sumpah   21
Definisi   21
Etika Bersumpah   21
Macam-Macam Sumpah Atau Al-Yamin   27
A. Sumpah Sia-Sia (Yamin Al-Laghwi)   27
B. Sumpah Palsu (Al-Yamin Al-Ghamus)   28
C. Sumpah yang Berlaku (Al-Yamin Al-Mun’aqidah)   30

Kedua: Nadzar   38
Definisi   38
Dalil Dibolehkannya Bernadzar   38
Nadzar Ada Dua Jenis:   39
1. Nadzar yang Tidak Terikat (Nadzar Muthlaq),   39
2. Nadzar yang Terikat (Nadzar Mu’allaq)   39
Beberapa Hukum Nadzar   39

BAB 8

Kitab Makanan, Minuman Dan Bejana   45
Pertama: Makanan   45
Definisinya   45
Hukum Asal Makanan Adalah Halal Kecuali yang Ada Dalil Keharamannya   45
Makanan yang Diharamkan oleh Al-Qur’an dan As-Sunnah   47
Menyembelih Binatang Menurut Syari’at Islam   58
Definisi   58
Syarat Menyembelih   58
Etika Menyembelih   60
Menyembelih Janin Binatang   62
Berkurban   62
Definisi   62
Hukumnya   62
Waktunya   63
Tempat Menyembelih   63
Dalil Berkurban Bagi Perempuan, dan Seorang Suami Hendaklah Berkurban Untuk Istrinya   64
Hal-hal yang Dimakruhkan Bagi Orang yang Hendak Berkurban   64
Boleh Berkurban Untuk Seseorang dan Untuk Keluarganya   65
Boleh Berkurban Unta Untuk Sepuluh Orang dan Sapi Untuk Tujuh Orang   65
Apa yang Dilarang Dalam Berkurban   66
Memakan dan Menyediakan Daging Kurban, Serta Tidak Menjualnya   67
‘Aqiqah   68
Etika Makan Bagi Perempuan   68
Kedua: Minuman   74
Etika Minum   77
1. Membaca Bismillah Sebelum Minum   77
2. Minum Dengan Tangan Kanan   77
3. Minum Sambil Duduk Lebih Utama,   77
4. Hendaklah Minum Itu Dilakukan Tiga Tegukan Sambil Mengeluarkan Nafas di Luar Gelasnya   78
5. Jangan Bernafas Atau Meniup Air di Dalam Gelasnya   78
6. Jangan Minum Dari Mulut Ceret Atau Teko   78
7. Jika Memberi Minum Suatu Kaum, Maka Mulailah Dari Bagian Kanan Dan yang Ada di Samping Kanannya   79
8. Hendaklah Orang yang Memberi Minum Ia Terakhir  Minum   79
9. Membaca Alhamdulillah Setelah Selesai Minum   79
Ketiga: Bejana   80
1. Hukum Asal Menggunakan Bejana Adalah Halal, Kecuali Ada Dalil yang Mengharamkannya   80
2. Tidak Boleh Makan Atau Minum Menggunakan Bejana yang Terbuat Dari Emas Atau Perak   80
3. Jika Tidak Ada Bejana Lagi, Boleh Menggunakan Bejana Orang Kafir, Tetapi Harus Dicuci Terlebih Dahulu   80
4. Disunnahkan Untuk Menutup Bejana Dan Ceret Serta Membacakan Bismillah Sebelum Tidur   81

BAB 9

Kitab Pakaian Dan Perhiasan Wanita Serta Hukum Memandang   83
Pertama: Pakaian Wanita Muslimah   83
Kewajiban Menutup Aurat   83
Pakaian Perempuan Muslimah di Depan Orang Asing (Bukan Mahram)   84
Larangan Tabarruj (Memperlihatkan Perhiasan) Serta Ancaman Bagi yang Melakukannya   84
Syarat Pakaian Wanita Muslimah   85
Masalah yang Berkaitan Dengan Hukum Memandang   116
Hukum Lelaki Melihat Perempuan yang Bukan Mahram   116
Laki-Laki Boleh Melihat Perempuan yang Bukan Mahramnya Untuk Sebuah Keperluan   118
Perempuan Melihat Laki-Laki yang Bukan Mahram   124
Perempuan Boleh Menjenguk Laki-Laki yang Sedang Sakit, Dengan Syarat Ia Menutup Auratnya dan Terbebas Dari Fitnah   125
Perempuan Boleh Mengobati Laki-Laki Ketika Darurat   125
Perempuan Tidak Boleh Bersalaman (Berjabat Tangan) Dengan Laki-Laki yang Bukan Mahramnya   125
Dibolehkannya Bagi Perempuan Berbicara Dengan Laki-Laki Dengan Syarat Aman Dari Fitnah   127
Laki-Laki Menelpon Perempuan Untuk Sebuah Keperluan   129
Etika Berpakaian   129
Kedua: Hiasan Wanita Muslimah   132
1. Hiasan Rambut   133
2. Hiasan Pada Gigi   137
3. Memakai Parfum   138
4. Menggunakan Celak   142
5. Memakai Pacar Atau Inai   143
6. Menggunakan Perhiasan   151
Hukum Memakai Lensa Mata   158

BAB 10

Kitab Nikah Dan Hal-Hal Seputarnya   163
Perintah dan Anjuran Menikah   163
Hukum Menikah   166
Perempuan yang Tidak Boleh Dinikahi   168
Syarat Diharamkannya Karena Persusuan   177
Bagaimana Jika Ragu Dalam Jumlah Susuannya?   180
Beberapa Bentuk Pernikahan yang Batil (Tidak Sah)   189
Khitbah (Melamar)   202
Kepada Siapakah Kita Melamar Perempuan Itu?   202
Melihat Kepada Orang yang Dilamar   204
Apa Saja Batasan yang Boleh Dilihat Dari Perempuan yang Dilamar?   206
Melamar Perempuan yang Sedang Dalam Masa ‘Iddah (Masa Menunggu Bagi Seorang Wanita Untuk Dapat Menikah Lagi Karena Diceraikan Atau Suaminya Meninggal)   213
Boleh Menjadi Perantara Khitbah Atau Pernikahan Antara Laki-Laki dan Perempuan   216
Hukum ‘Medical Check Up’ Atau Memeriksa Kesehatan Sebelum Menikah   216
Akad Nikah   223
Dua Rukun Akad Nikah Adalah Ijab dan Qabul   223
Syarat Sahnya Akad Nikah:   223

1. Izin Dari Wali   223
2. Ridha Perempuan yang Akan Menikah   224
3. Mahar (Mas Kawin)   225
4. Saksi (Menurut Kebanyakan Ulama Saksi Ini Menjadi Syarat Nikah)   225
Persyaratan Dalam Akad Nikah   226
1. Syarat yang Dibolehkan dan Wajib Ditunaikan   226
2. Syarat yang Tidak Boleh Dilakukan   226
3. Syarat yang Tidak Wajib Ditaati Karena Allah Tidak Memerintahkannya, dan Juga Tidak Haram Karena Allah Tidak Melarangnya   228
Apa Hukum Nikah ‘Misyar’?   228
Mahar Atau Maskawin   232
Pengertiannya   232
Hukum Mahar   232
Tidak Ada Batasan Maksimal Dalam Mahar   234
Berlebih-Lebihan Dalam Membayar Mahar   236
Mahar Adalah Hak Perempuan, Bukan Hak Orang Tuanya   241
Yang Menyebabkan Mahar Menjadi Milik Istri Seutuhnya   242
1. Berhubungan Intim (Jimak)   242
2. Apabila Salah Satu Pasangan Meninggal Sebelum Saling Berhubungan, Maka Kepemilikan Mahar Itu Dilihat Dari Dua Hal   243
3. Bercumbu Berdua (Setelah Akad) Namun Tidak Berhubungan Intim   244
4. Menceraikan Istri yang Belum Digauli Pada Saat Sakit Yang Menyebabkan Kematian Suami (Ini Menurut Madzhab Hanbali)   245
5. Apabila Istri Sudah Berdiam Satu Rumah Selama Satu Tahun Tapi Belum Digauli (Ini Menurut Madzhab Malikiyah)   245
Yang Menyebabkan Separuh Mahar Menjadi Milik Istri   245
Mengawalkan dan Mengakhirkan Bayar Mahar   246
Mahar Boleh Diakhirkan Tetapi Dengan Dua Syarat:   247
Apa Hukum Seorang Lelaki Memberikan Barang Atau Hadiah Pada Tunangannya di Hari Dimana Dia Dikhitbah   248
Mempersiapkan Tempat Resepsi Pernikahan (Termasuk Merias Kamar Pengantin)   248
Mengumumkan Pernikahan   250
Dengan Apakah Mengumumkan Pernikahan Tersebut?   250
Diantara Kemungkaran Dalam Pesta Pernikahan   252
1. Pengantin Pergi ke Salon Pada Malam Pesta Pernikahan   252
2. Mempersilahkan Perempuan Untuk Melihat Aurat Pengantin Wanita, Dengan Dalih Persiapan Pernikahan   252
3. Memaksakan Kehendak Untuk Mengadakan Pesta Pernikahan di Hotel Sehingga Mengundang Banyak Kemaksiatan   253
4. Pengantin Perempuan Memperlihatkan Perhiasan dan Keindahannya Pada Malam Pesta Pernikahan   254
5. Pasangan Pengantin Duduk di Atas Kursi Dikelilingi Para Tamu Lelaki dan Perempuan   254
6. Sebagian Perempuan Berdiri Untuk Menari di Hadapan Para Undangan Pesta Pernikahan   254
7. Mengabadikan Pesta Tersebut Dengan Fotografi dan Video   255
8. Berlebih-Lebihan Dalam Pesta Pernikahan   255
9. Pesta Malam Pernikahan yang Meninggalkan Shalat   256
10. Mengucapkan Selamat Kepada Kedua Mempelai Dengan Ucapan ‘Selamat Semoga Langgeng dan Banyak Keturunan’   256
Walimatul ‘Urs Atau Resepsi Pernikahan   257
Definisinya   257
Hukumnya   257
Menghadiri Undangan Walimatul ‘Urs   259
Kapan Kita Boleh Tidak Menghadiri Undangan Walimatul “Urs?   260
Ucapan Selamat Kepada Pengantin   262
Apa yang Diucapkan Kepada Pasangan Pengantin   262
Disunnahkan Untuk Memberikan Hadiah Kepada Kedua Mempelai Pengantantin   263
Etika Malam Pertama   263
Etika Berhubungan Intim (Jimak)   266
1. Disunnahkan Untuk Bercanda dan Bercumbu Rayu Terlebih Dahulu Sebelum Berhubungan Intim   266
2. Suami Boleh Menggauli Istrinya Dengan Gaya Apapun Dengan Syarat Dia Hanya Boleh Memasukkan ke Dalam Farji (Lubang Kemaluan Wanita) Saja   267
3. Suami Boleh Menggauli Semua Anggota Tubuh Istrinya Kecuali Duburnya   267
4. Tidak Boleh Berjimak Pada Saat Istri Sedang Haid (Datang Bulan)   268
5. Jika Suami Masih Kuat Untuk Melakukan Hubungan Intim, Maka Dianjurkan Untuk Berwudhu Terlebih Dahulu Sebelum Melanjutkan Hubungan Intimnya   268

6. Apabila Pasangan Suami Istri Hendak Menanggalkan Pakaian Semuanya (Bertelanjang) Pada Saat Berhubungan Intim Maka Tidak Mengapa   269
7. Seorang Istri Tidak Boleh Menolak Jika Diajak Oleh Suaminya Untuk Melakukan Hubungan Intim   269
8. Jika Seorang Suami Terpesona Ketika Melihat Perempuan Lain, Maka Pulanglah dan Gaulilah Istrinya   270
9. Tidak Boleh Salah Seorang di Antara Pasangan Tersebut Untuk Mengumbar Rahasia di Ranjang   270
10. Apabila Seorang Suami Dalam Perjalanan Keluar Rumah. Maka Hendaklah Ia Memberitahu Kapan Kepulangannya Kepada Istrinya Supaya Tidak Pulang Secara Tiba-Tiba   271
11. Dibolehkan Menggauli Istri yang Sedang Menyusui   271
12. Dimakruhkan Al-‘Azl (Mengeluarkan Air Mani Diluar Vagina)   272
Mencegah Kehamilan   273
Bayi Tabung   274
Hak-Hak Antara Suami Istri   276
A. Hak-Hak Suami Atas Istri (Kewajiban Istri Kepada Suaminya)   276
B. Hak-Hak Istri Atas Suaminya (Kewajiban Suami Kepada Istrinya)   285
Hak Bersama Antara Suami dan Istri   303
Poligami   303
Landasan Hukum Berpoligami   303
Syarat-Syarat Berpoligami:   304
Hikmah Disyariatkannya Poligami   305
Beberapa Faedah Fiqih yang Berkaitan Dengan Poligami   307
Beberapa Hukum Terkait Persalinan (Melahirkan)   310
Siapakah yang Melakukan Proses Persalinan Seseorang?   310
Disunnahkan Untuk Memberitahu dan Mengucapkan Selamat Atas Kelahirannya   311
Apakah Disunnahkan Untuk Mengumandangkan Adzan di Telinga Kanan Bayi dan Iqamat di Telinga Bagian Kirinya?   312
Disunnahkan Untuk Mentahnik Bayinya   312
Disunnahkan Untuk Ber’aqiqah   312
Mencukur Rambut Bayi Tersebut dan Menimbangnya Kemudian Bersedekah Dengan (Harga) Perak Seberat Rambut Tersebut   314
Mengkhitan Bayi   314
Memberi Nama Bayi   314
Nusyuz dan Solusinya   317
Pengertian Nusyuz   317
Hukumnya   318
Beberapa Solusi Untuk Istri yang Nusyuz   318
1. Nasihat   319
2. Pisah Ranjang   319
Masa Pisah Ranjang   321
Pertengkaran Rumah Tangga dan Solusinya   326
Kekuasaan Dua Juru Penengah   326

BAB 11

Kitab Perceraian Suami-Istri   331
Talak, Li’an, Zhihar, Khulu’ dan ‘Ila   331
Definisinya   331
Hukumnya   331
Syarat Talak   333
Lafadz Talak   339
Lafazh Talak Sharih (Jelas)   339
Lafazh Talak Kinayah (Kiasan)   339
Persaksian Terhadap Perceraian   342
Macam-Macam Talak   343
Nafkah dan Rumah Bagi Perempuan yang Diceraikan   362
Harta Mut’ah Atau Harta yang Diberikan Suami Kepada Istri yang Diceraikan   363
Hak Asuh Anak   366
‘Iddah Istri yang Diceraikan   367
Hikmah Disyariatkannya Masa ‘Iddah   367
Apakah Suami Ada Masa ‘Iddah   368
Macam-macam ‘Iddah   368
Al-Khulu’   372
Pengertiannya   372
Landasan Hukum Al-Khulu’   372
Tidak Boleh Seorang Istri Meminta Cerai Tanpa Ada Alasan Syar’i   373
Apakah Menceraikan Istri Dengan Cara Khulu’  Dihitung Talak?   374
‘Iddah Orang yang Melakukan Khulu’   378
Al-Li’an (Sumpah Saling Melaknat)   378
Pengertiannya   378
Landasan Hukumnya   378
Sifat dan Tata Cara Li’an   381
Apa yang Berlaku Bagi Mereka yang Telah Melakukan Sumpah Li’an   383
Al-Ila’   387
Pengertiannya   387
Hukum Istri yang Kehilangan Suaminya   389
Azh-Zhihar   390
Pengertiannya   390
Hukumnya   390
Apa yang Harus Dilakukan Terhadap Suami yang Menzhihar Istrinya   390

BAB 12

Kitab Warisan   397
Definisinya   397
Harta yang Dapat Diwariskan   398
Beberapa Sebab yang Menjadikan Seseorang Mendapatkan Warisan   398
Hal-Hal yang Mencegah Seseorang Mendapatkan Warisan   399
Orang-orang yang Mendapatkan Warisan   400
Hajib (yang Menghalangi Untuk Mendapatkan) Warisan   411
Penutup   413

Berikut Pengiriman Buku Fiqh Sunnah Lin Nisaa jilid 1 dan 2 ke Berbagai Daerah

==============
Pesanan Buku: 10 Shahabat Dijamin Masuk Surga, Fiqh Sunnah Lin Nisaa jilid 1 dan 2
Alamat Pengiriman: Kec. Penajam, Kab. Penajam Paser Utara
Status: Terkirim via JNE
No Resi: SOCE600521046516
==============

 

Author: by Toko Buku Islam Online Terpercaya

Kunjungi channel kami di Wisata Buku Online

725 Total Views 7 Views Today
Print Friendly

Incoming search terms:

  • fiqih sunnah wanita pdf
  • fiqh nisa pdf
  • fiqih sunnah lin nisa khasanah fawaid
  • shahih fiqih sunnah abu malik kamal pdf
  • fiqih sunnah lin nisa
  • syaikh abu malik shahih fiqih wanita
  • kitabulfiqhu sunna linnisai
  • download fiqhu sunnah linisa pdf
  • buku fiqh safar
  • terjemah fiqih sunnah linnisa abu malik kamal pdf
About Wisata Buku

Wisatabuku.com adalah tempat Share daftar isi buku islam, resensi, sinopsis, review, dan tempat belanja buku online. Anda juga dapat mendownload majalah maupun buletin di blog ini. Pemesanan: 0857 2510 6570

Speak Your Mind

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.