Biografi 35 Shahabiyah Nabi – Syaikh Mahmud Al-Mishri

Buku Biografi 35 Shahabiyah Nabi adalah salah satu karya Mahmud Al Mishri yang diterjemahkan dan diterbitkan oleh Penerbit Buku Ummul Qura.

Spesifikasi Buku Biografi 35 Shahabiyah Nabi

Biografi 35 Shahabiyah Nabi Mahmud Al Mishri- Ummul QuraNama Buku : Biografi 35 Shahabiyah Nabi

Ukuran/Hal : 16 x 24 cm /  661 halaman

Berat: 800 gram

Penulis: Mahmud Al Mishri

Penerbit: Ummul Qura

Harga : Rp 98.000 ,- –> Rp 89.000

Anda Hemat: Rp 10.000,-

Pesan via Whatsapp: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan via SMS: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan Via Line: Line Wisatabuku <- Cukup Klik

Tersedia Juga Buku Terjemahan Lain Seperti dibawah

Jual Buku Biografi 60 Shahabat Nabi - Biografi 35 Shahabiyah Nabi - Biografi Empat Imam Mazhab - Kisah Para Tabiin

Sinopsis Buku Biografi 35 Shahabiyah di sekitar Rasul

Selalu ada wanita hebat di belakang lelaki luar biasa. Itulah sebuah kalimat yang sedikit menggambarkan sosok shahabiyah Rasulullah SAW. Mereka adalah seorang anak dari para pejuang, istri mujahid ataupun ibu dari generasi-generasi terbaik yang kelak mengharumkan nama Islam di muka bumi.
Buku ini menggambarkan 35 shahabiyah Nabi yang secara teguh dan ikhlas membantu perjuangan dakwah Rasulullah di Masa awal dan kejayaan Islam. Kita tentu pernah mendengar cerita ibunda Khadijah. Bagaimana dengan kekuatan akal dan harta yang dimiliki membantu secara total dakwah Nabi dari awal. Tatkala wahyu turun untuk pertama kali dengan sangat berat dan dahsyat kepada Rasulullah SAW, Khadijah menenangkan gejolak dalam hati, pikiran, dan raga beliau. Penuh kebahagiaan, haru, cinta, dan pengorbanan yang kesemuanya dibingkai dengan keimanan.
Di antara pengukir sejarah Islam, Aisyah (yang tersayang pemilik tujuh keutamaan), Zainab binti Khuzaimah (ibundanya orang-orang miskin), Fathimah binti Muhammad (pemimpin wanita penghuni surga), Ummu Aiman (veteran perang dan pengasuh Rasulullah), Ummu Umarah (mujahidah perang Uhud), Ummul Fadhl (ibu ulama umat dan ahli tafsir), dan lain-lain. Bagaimaan dengan banyak shahabiyah yang lain?
Bersiaplah untuk membuka lembaran emas sejarah para mukminah perkasa, cerdas, santun akhlaknya, dan berhati mulia dalam sejarah islam.

Daftar Isi Buku Biografi 35 Shahabiyah di sekitar Rasul

DAFTAR ISI

Daftar Isi   iii
Pengantar Penerbit   xxi
Mukadimah Penerbit   xxiii
Persembahan Penulis   xxv
Pendahuluan   xxviii
Keutamaan Kaum Wanita Quraisy   33
Keutamaan Kaum Wanita Anshar   34
Keutamaan Istri-istri Nabi n   35

KHADIJAH BINTI KHUWAILID d
(Pemimpin Kaum Wanita Seluruh Alam)   37
Siapa Khadijah d   39
Merenungkan Diri   40
Mimpi Memeluk Bintang Orion   41
Pernikahan yang Diberkahi   43
Kebijaksanaan dan Kekuatan Akal Khadijah d   47
Dialah Ash-Shadiqul Amin (Lelaki Jujur Lagi Terpercaya)   49
Kebahagiaan Berkibar di Atas Rumah Paling Agung   50
Wanita dengan Hati Penuh Kasih   52
Benih Cinta Nan Diberkahi   53
Sifat Mulia dan Mementingkan Orang Lain   55
Pemimpin Orang-orang Terdahulu dan Kemudian   57
Dari Sinilah Awal Mulanya   59
Saat-saat Paling Agung yang Pernah Dilalui Dunia Ini   61
Tegar Menghadapi Badai   62
Renungan-Renungan Lembut   65
Jantung Pertama Yang Mendetakkan Islam   68
Rumah yang Diberkahi   69

Bersama Sang Kekasih n   70
Emosi dan Amarah Mekah pun Meledak   72
Sabar dan Mengharap Pahala   73
Awan Kesedihan dan Hijrah ke Habasyah   76
Lembar Perjanjian Zalim dan Pemboikotan Total   78
Allah Menitipkan Salam kepada Khadijah d   81
Balasan Sesuai dengan Perbuatan   81
‘Amul Huzn (Tahun Penuh Kesedihan)   83
Seperti Inilah Seharusnya Kesetiaan Itu   84
Keutamaan Besar Khadijah d   87
Aisyah pun Cemburu terhadap Khadijah d   88
Bekal Meniti Jalan Kesucian dan ‘Iffah (Menjaga Diri)   90

SAUDAH BINTI ZAM’AH d
(Rela Berkorban demi Allah dan Rasul-Nya)   93
Dari Kegelapan Kesyirikan dan Kekafiran Menuju Cahaya Tauhid dan Iman   93
Mereka yang Terdahulu dan Pertama Masuk Islam   94
Sabar dan Mengharap Pahala dalam Hijrah   95
Tujuan Mulia   97
Perpisahan Memilukan   98
Sebuah Janji Bahagia   98
Beginilah Saudah Menjadi Ummul Mukmini; Istri Pemimpin orang-orang Terdahulu dan Kemudian   99
Tinggal di Rumah Nubuwah   102
Kebahagiaan Abadi   102
Memori-memori Itu Terulang Kembali   103
Hijrah Menuju Madinah Al-Munawwarah   104
Berkah Datang Silih Berganti   104
“Ia Mengutamakan Aisyah, Atas Dirinya Sendiri”   105
Pujian Aisyah untuk Saudah   106
Kejadian Unik nan Membahagiakan Rasulullah   106
Cinta dan Kasih Sayang   107
Senantiasa Berlomba-lomba Dalam Melakukan Kebaikan   107
Mulia dan Murah Hati   109
Izin Datang Kepadanya dari Langit Ketujuh   109
Tibalah Saat Berpisah   110
AISYAH BINTI ABU BAKAR d
(Yang Tercinta, Pemilik 7 Keutamaan)   111
Tumbuh Dalam Keluarga Penuh Kemuliaan   112
Nilai dan Kedudukannya   114
Mentari Islam Terbit di Atas Bumi Jazirah   115
Dia Istrimu di Dunia dan Akhirat   116
Kisah Pernikahan Penuh Berkah   116
Bersegera Kembali kepada Allah   118
Hijrah Penuh Berkah   118
Lengkap Sudah Kebahagiaan Itu   125
Nabi n Tidak Menikahi Perawan Selain Aisyah   126
Bahagia Berkibar di Atas Rumah Penuh Berkah   127
“Hargailah Anak Perempuan yang Masih Kecil”   128
“Apa kau tidak mendengar kalau Sulaiman punya kuda bersayap?”   129
“Kemenangan ini sebagai balasan kekalahan yang dulu!”   130
“Ajaklah aku dalam perdamaian kalian berdua, seperti kalian berdua mengajakku dalam peperangan kalian berdua”   130
“Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung” 131
Pelajaran Berharga   131
Kecemburuan Aisyah d Terhadap Rasulullah n   133
“Ibu kalian cemburu”   134
“Menurutku, Rabbmu selalu bersegera memenuhi keinginanmu”   135
Kepandaian dan Kecerdasan   136
Kisah Canda tentang “Madu”   137
Mengulang Memori Kecemburuan Aisyah Terhadap Khadijah d   138
“Dia ini Putri Abu Bakar”   140
Aisyah dan istri-istri Nabi n Lebih Memilih Allah, Rasul-Nya dan Negeri Akhirat   141
Hati yang Terangkat Hingga ke Ufuk Tinggi   146
Kedudukan Aisyah di Hati Nabi n   148
“Yang aku tinggalkan hanya namamu”   152
Jibril Mengucapkan Salam kepada Aisyah   153
Wahyu Turun kepada Rasulullah n Kala Berselimut dengan Aisyah   153
Sejumlah Sifat yang Hanya Dimiliki Aisyah   154
Zuhud dan Infak Aisyah   155
Ahli Puasa dan Ibadah   160
“Ini adalah urusan yang sudah ditetapkan Allah kepada semua anak perempuan Adam”   161

“Jihad kalian adalah haji”   162
Satu Lembar dari Bumi Kemuliaan dan Jihad   162
Seperti Inilah Seharusnya Rumah Tangga Kaum Muslimin   164
Tuntas Sudah Penakwilan Mimpi Itu   165
Aisyah dan Rasa Malu yang Tak Mampu Dilukiskan dengan Kata-kata   165
Takut Berbuat Zalim   166
Ujian Berat dan Kisah Penuh Dusta   166
Ash-Shiddiqah dan Ujian Berat   167
“Dibebaskan dari Tuduhan Keji dari Langit Ketujuh”   169
Duka Nestapa dan Kesedihan nan Meluluh-lantakkan Gunung   171
“Demi Allah, aku tidak mengetahui apa pun terkait keluargaku (Aisyah) melainkan yang baik-baik saja”   172
Kata-kata Nan Membuat Hati Menangis Darah   173
Renungan dari Ujian   176
Sebuah Renungan Berharga   177
“Dan barangsiapa di antara mereka yang mengambil bagian terbesar (dari dosa yang diperbuatnya), dia mendapat azab yang besar (pula).”   179
“Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman”   180
Pembebasan Terbesar yang Abadi   181
Nikmat Agung   182
Berkah Aisyah dan Turunnya Ayat Tayamum   184
Tanda-tanda yang Mengisyaratkan Kematian Rasulullah n Sudah Dekat   185
“Bagaimana kiranya Muhammad menduga andai ia bertemu Allah k sementara (emas ini) masih ada padanya?”   187
(Aisyah) Mengusap Menggunakan Tangan Beliau Demi Mengharap Berkahnya  187
“Perintahkan Abu Bakar, hendaklah ia mengimami ornag-orang!”   188
Detik-detik Terakhir Kehidupan Nabi n   188
Sikap Ash-Shiddiq   190
Mengurus Jenazah Nabi n   191
Wanita Faqih dan Rabbani yang Seperempat Syariat Diriwayatkan Darinya   192
Bagaimana Dugaan Anda Terhadap Adab Nubuwah   196
Pengetahuan Aisyah di Bidang Pengobatan   199
Di Bawah Naungan Khilafah Islam   199
“Bagaimana kiranya jika mereka melihat zaman kita ini?”   200
“Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya”   201
Sikap Mengalah Melebihi Hayalan   202

Kehadiran Aisyah pada Perang Jamal   203
Tibalah Saat Berpisah   204
Ibnu Abbas Memuji Aisyah Saat Menjelang Kematian   204
Ke Haribaan Ilahi   205

HAFSHAH BINTI UMAR d
(Ahli Puasa & Shalat Malam; Istri Rasulullah di Surga)   207
Pertumbuhan yang Diberkahi   209
“Keislaman Umar adalah sebuah kemenangan”   209
Menikah dengan Khunais a   210
“Maka segeralah kembali Menaati Allah”   210
Perpisahan Pilu   211
Menjadi Ummul Mukminin   212
Kedudukan Hafshah Nan Tinggi   212
Dengan Adil, Mengikis Rasa Cemburu   213
Berlomba Menggapai Ridha Rasulullah n   214
Ia Istri Nabi n di Surga   214
Ilmu dan Pemahamannya   215
Kematian Sang Kekasih n   215
Al-Faruq Menjabat Sebagai Khalifah   216
Mengemban Amanat Al-Qur’an di Pundak   217
Kisah Kodifikasi Al-Qur’an   217
Tibalah Saat Berpisah   220

ZAINAB BINTI KHUZAIMAH d
(Ibu Orang-Orang  Miskin)   221
Permulaan Kisah Penuh Berkah   223
Pernikahannya Sebelum Memasuki Rumah Tangga Nabi n   223
Menjadi Ummul Mukminin   224
Kian Menyayangi Orang-orang Miskin   225
Ia Gunakan Seluruh Waktunya untuk Allah   227
Bersama Sang Kekasih n   228
Tibalah Saat Berpisah   228

UMMU SALAMAH d
(Sang Penyayang nan Kuat Akalnya)   231
Pertumbuhan Nan Mengakar dan Pernikahan Penuh Berkah   232

Hijrah Menuju Habasyah   233
Sabar dan Mengharap Pahala   234
Bersama Rasulullah n   236
Lembarang dari Bumi Kemuliaan dan Patriotisme   236
Datasemen Abu Salamah   237
Kesetiaan Tiada Duanya   238
Pernikahan Penuh Berkah   239
Dalam Rumah Tangga   242
Kedudukannya di Mata Rasulullah n   242
Kekuatan Akalnya   242
Pemilik Hati Penyayang   245
Keutamaan Agung Ummu Salamah d   247
Tibalah Saat Berpisah   248

ZAINAB BINTI JAHSY d
(Perintah Allah untuk Menikahinya Turun dari Langit Ketujuh)   249
Inilah Kebanggaan Sejati   249
Dari sinilah Awal Mulanya   250
Hijrah, Sabar, dan Mengharap Pahala   251
Bersama Kaum Anshar   252
“Dan tidak pantas bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin”   253
Seperti Itulah Zainab Menjadi Ummul Mukminin   256
Perintah Allah dari Atas Tujuh Langit untuk Menikahinya   257
Kedudukannya di Hati Nabi n   258
Kedudukan Zainab di Hati Aisyah d   260
Sifat Zuhud Zainab Terhadap Dunia dan Perhiasannya Nan Fana   261
“Yang paling cepat menyusulku di antara kalian adalah yang paling panjang tangannya”   262
Tibalah Saat Berpisah   263

JUWAIRIYAH BINTI HARITS d
(Wanita yang Paling Besar Berkahnya Bagi Kaumnya)   265
Tumbuh Berkembang di Tengah Buaian Kenikmatan   268
Mentari Islam Terbit di Bumi Jazirah   269
Memperkokoh Sendi-sendi Daulah Islam   269
Cahaya Terang dan Kelelawar-kelelawar yang Beterbangan Dalam Kegelapan   271

Perang Bani Musthaliq   273
Keislaman dan Pernikahan Juwairiyah Menjadi Sebab Kebaikan bagi Kaumnya   275
Memasuki Rumah Nubuwah   276
Meminum dari Sumber Mata Air Jernih   276
Kematian Rasulullah n   277
Tibalah Saat Berpisah   278

RAMLAH BINTI ABU SUFYAN (UUMU HABIBAH) d
(Teladan Wala’ wal Bara’)   279
Kartu Namanya   280
“Dan Rabbmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya”   280
Berhijrah ke Habasyah   281
“Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu”   282
“Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempatan”   285
Seperti Itulah Ia Menjadi Ibunda Orang-orang Mukmin   285
Suami Paling Agung di Seluruh Dunia   286
Lembaran Cemerlang Wala’ dan Bara’   287
Perpisahan Memilukan   287
Tibalah Saat Berpisah   288

SHAFIYAH BINTI HUYAI d
(Keturunan Para Nabi nan Berhati Mulia)   289
Renungan Bersama Tamu Penuh Berkah   291
Bagaimana Permulaannya?   292
Mentari Islam dan Permusuhan Yahudi   292
Yahudi, Si Penipu dan Pengkhianat   293
Konspirasi Kelas Teri   297
“Sungguh, kau menjatuhkan putusan terhadap mereka sesuai putusan Allah dari atas langit ketujuh”   298
Kematian Ayah Shafiyah   300
Perang Khaibar   301
Pasukan Islam Bergerak Menuju Benteng-benteng Khaibar   302
“Esok hari, aku akan menyerahkan panji kepada seseorang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya, dan dicintai Allah dan Rasul-Nya”   304
Janji Bahagia   304
Di Rumah Nubuwah   308
Wanita Mulia Berhati Penyayang   310

“Kau putri nabi, pamanmu seorang nabi, dan kau istri seorang nabi”   310
“Demi Allah, dia jujur”   312
“Berjalan dengan tenang, dia ini Shafiyah”   312
Menebus Kesalahan Masa Lalu   313
Perpisahan Pilu   314
“Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik”   314
Sikap Mulia Shafiyah Terhadap Utsman a   315
Tibalah Saat Berpisah   316

MAIMUN BINTI HARITS d
(Wanita yang paling bertakwa dan gemar menyambung tali silaturahmi)   317
Asal Usul Nan Suci   317
Besannya adalah Orang Paling Mulia   318
Tanah Subur   318
Harapan Qadha dan Janji Bahagia   319
Di Rumah Nubuwah   324
Kesaksian Berharga   324
Gigih Menegakkan Hukum-hukum Allah k   325
Perpisahan Pilu   325
Perawi Hadits Nabi d   327
Tiba Saat Berpisah   327

FATIMAH BINTI RASULULLAH d
(Pemimpin wanita penghuni surga)   329
Kelahiran dan Pertumbuhan Penuh Berkah   331
Ibu Bagi Ayahnya   332
Bersama Budi Pekerti Mulia   333
Termasuk Golongan Wanita yang Lebih Dulu Masuk Islam   335
Kesabaran Rasulullah n Dalam Menghadapi Gangguan Orang-orang Musyrik   335
Pembelaan Fatimah Terhadap Nabi n   337
Pemboikotan Total dan Ujian Pengepungan   338
Kematian Sang Ibu   340
Hijrah Penuh Berkah   340
Balasan Sesuai Amal Perbuatan   340
“Allah memerintahkanku untuk menikahkan Fatimah dengan Ali”   343

“Aku menikahkanmu dengan seorang keluarga yang paling aku cintai”   344
“Kau benar, Semoga Allah memberikahimu”   346
“Itu lebih baik bagi kalian berdua dari seorang pelayan”   346
Sifat Malu Fatimah d   349
“Bangunlah, wahai Abu Turab!”   349
“Putri Rasulullah n tidak akan menyatu dengan putri musuh Allah”   350
Nilai dan Kedudukan Fatimah di Mata Nabi n   351
Wahai Saudariku, Inilah Teladan dan Panutan Anda   353
Dua Pemimpin Pemuda Penghuni Surga   354
Nabi n Bercanda dengan Hasan dan Husain   356
Lembaran-lembaran Emas Jihad Fatimah d   357
“Katakanlah, Kesenangan di dunia ini hanya sebentar”   359
Duka dan bahagia   360
Pertanda Kematian Rasulullah n   362
Detik-detik Terakhir Kehidupan Nabi n   363
Seperti Itulah Seharusnya Rumah Tangga Seluruh Kaum Muslimin   365
Tibalah Saat Berpisah   366

HALIMAH AS-SA’DIYAH d
(Dari Air Susunya, Jasad Paling Suci Tumbuh Berkembang)   369
Kelahiran Rasulullah n   369
Kisah Penyusuan Rasulullah n   371
Perpisahan Pilu   376
Kedudukan dan Nilai Halimah d di Mata Rasulullah n   376
Inilah Kesetiaan Sebenarnya   376
Tibalah Saat Berpisah   377

UMMU AIMANd
(Veteran Perang & Pengasuh Rasulullah n )   379
Siapa Ummu Aiman?   379
Dari Sinilah Kita Memulai   380
Seperti Itulah Rasulullah n Tumbuh Sebagai Anak Yatim   380
Barakah d Menuturkan Keberkahan Rasulullah n   382
Nabi n Memerdekakannya, dan Ubaid Menikahinya   383
Mentari Islam Terbit di Bumi Jazirah   383
Janji Bahagia   383
Hijrah Penuh Berkah   385
Jihad Ummu Aiman di Jalan Allah   386
Kedudukan Ummu Aiman di Hati Rasulullah n   389
Ikut Merasakan Suka dan Duka yang Dirasakan Nabi n   391
Kematian Rasulullah n   392
Ummu Aiman Menangisi Kematian Umar a   395
Tibalah Saat Berpisah   395

FATIMAH BINTI QAIS d
(Ibu Penyayang yang Telah Mengenakan Pakaian Surga)   397
Renungan Lembut   398
Dari Sinilah Awal Mulanya   398
Berkahnya Mengenal Islam   399
Cinta Semakin Hari Semakin Tumbuh   400
Belahan Jiwa Fatimah binti Asad di Rumah Nabi n   400
Janji Bahagia   401
“Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempatan”   402
Berhijrah ke Madinah Al-Munawwarah   403
Kedudukan Fatimah di Mata Nabi n   403
Kedudukan Fatimah binti Asad di Jiwa Para Shahabat   404
Mertua yang Baik   404
Tibalah Saat Berpisah   405
Inilah Kesetiaan Sejati dan Itulah Kemuliaan Hakiki   405

UMMU SULAIM d
(Maharnya adalah Islam)   407
Siapakah Ummu Sulaim?   407
Seperti Inilah Awal Mulanya   408
“dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin   Allah”   408
Janji Bahagia   408
Kebanggaan di Dunia, Kemuliaan di Akhirat   410
Gigihnya Menjaga Rahasia Nabi n   411
Keteguhan Ummu Sulaim dalam Menjalankan Agama   412
Kedudukan dan Posisi Ummu Sulaim di Hati Rasulullah n   412
Maharnya Islam   413
“Dan mereka mengutamakan (Muhajirin), atas dirinya sendiri, meskipun mereka juga memerlukan”   416
Rumah Nan Begitu Diberkahi   417
Mengenakan Wewangian dengan Keringat Rasulullah n   418
Mengais Berkah dari Rambut Nabi n   419
Sabar dan Mengharap Pahala   419
Jihad Ummu Sulaim di Jalan Allah Ta’ala   422
Kabar Gembira Surga untuk Ummu Sulaim   423
Tibalah Saat Berpisah   423

UMMU HISYAM BINTI HARITSAH d
(Meraih Surga dan Keridhaan dalam Baiatur Ridhwan)   425
Bersama Akhlak-akhlak Mulia   425
Seperti Inilah Iman Masuk ke dalam Rumah Haritsah bin Nu’man   428
Bersama Rasulullah n   429
Selamat untuk Mereka   429
Antusias Menuntut Ilmu   430
Berbaiat untuk Mati   431
Tibalah Saat Berpisah   433

UMMU UMARAH d
(Mujahidah yang Membela Nabi n Saat Perang Uhud)   435
Kemanakah Akhlak-akhlak Mulia Itu?   436
Mentari Nan Berharga Muncul Seiring Baiatur Aqabah II   437
Amanah Besar   437
Kisah-kisah Jihad Ummu Umarah di Jalan Allah   438
Jihad Ummu Umarah dalam Perang Uhud Serta Pembelaannya Terhadap Nabi n   439
Rasulullah n Memberikan Kesaksian Agung Padanya   441
“Ya Allah! Jadikanlah mereka sebagai pendamping-pendampingku di Surga”   442
Duka dan Bahagia   443
Meraih Ridha Allah dalam Baiatur Ridhwan   443
Peristiwa-peristiwa Silih Berganti Dilalui Ummu Umarah   444
Saat Perang Hunain   445
Wanita Mujahidah, Ibu Anak yang Mati Syahid   446
Jihad Ummu Umarah Saat Perang Yamamah   449
Tibalah Saat Berpisah   449

ASMA’ BINTI ABU BAKAR d
(Allah mengganti ikat pinggangnya dengan dua ikat pinggang di surga)   451
Pohon Nan Diberkahi   451

Termasuk Para Wanita yang Lebih Dulu Masuk Islam   453
Menikahi Salah Satu di Antara Sepuluh Orang yang Dijamin Surga   454
Seperti Inilah Istri Salehah   454
Dzatun Nithaqain   455
Cepat Tanggap dan Bertindak dengan Baik   456
Sabar dan Teguh   456
Renungan Bersama Dzatun Nithaqain   457
Bayi Pertama di Darul Hijrah   458
Lembaran Cemerlang Sifat Murah Hati dan Mulia Asma’   458
Ibadah dan Ketaatan Asma’ kepada Allah   460
Menyambung Tali Kekeluargaan   460
Tanda Nan Tinggi serta Kedudukan Nan Layak   461
Kesedihan Datang Silih Berganti   462
Sikap Agung Asma’ Terhadap Hajjaj Setelah Anaknya (Abdullah bin Zubair) Dibunuh   462
Tibalah Saat Berpisah   467

UMMU HARAM BIN MILHANd
(Wanita Syahid yang Sabar)   469
Pohon Nan Mendekap Bintang-Bintang Orion   470
Penantian dan Kerinduan   471
Menikahi Seorang Lelaki yang Setara dengan Seribu Lelaki   471
Renungan Bersama Suami Mulia   472
Karangan Bunga Harum Keutamaan-keutamaan Ummu Haram   474
Kedudukannya di Hati Rasulullah n   475
Kabar Gembira Mati Syahid di Jalan Allah   476
Teguh Memegang Prinsip   477
Kabar Gembira Surga dan Meraih Mati Syahid   478

KABSYAH BINTI RAFI’ d
(Anaknya Mati Syahid Hingga Arsy Ar-Rahman Terguncang Karenanya)   479
Madinah Memancarkan Cahaya Tauhid   481
Kisah Keislaman Kabsyah d   481
Gembira nan Bersinar… Bahagia nan Melimpah   485
Angan nan Berharga   486
Rumah Terbaik Kaum Anshar   487
Wanita Pertama  yang Berbaiat kepada Nabi n   488

Kisah-kisah Tak Terlupakan   488
Seperti Inilah Pembelaan Itu   489
Dalam Perang Uhud   490
Korban Mereka Berdampingan di Surga   491
Kegigihan Ummu Sa’ad Agar Anaknya Berada di Baris Depan Mujahidin pada Perang Khandaq   492
“Sungguh, kau menjatuhkan putusan terhadap mereka sesuai putusan Allah”   493
“Setiap wanita yang menangis itu berdusta, kecuali Ummu Sa’ad”   494
“Anakmu adalah orang pertama yang membuat Allah tersenyum padanya dan Arsy berguncang karena (kematian)nya”   495
Saat-saat Terakhir   497

SUMAIYAH BINTI KHABBATH d
(Wanita Pertama yang Mati Syahid dalam Islam)   499
Janji Bahagia   499
Mentari Islam Terbit di Atas Bumi Jazirah Arab   500
Surga Dunia….. Surga Akhirat….   501
Sabar dan Mengharap Pahala   502
Sumaiyah, Wanita Pertama yang Memperlihatkan Keislamannya   502
Wanita Pertama yang Mati Syahid dalam Islam   503

UMMU WARAQAH BINTI HARITS d
(Tetaplah tinggal di rumahmu, karena Allah Ta’ala akan memberimu mati syahid)   505
Ia Termasuk Diantara Wanita yang Lebih Dulu Masuk Islam   506
Kebahagiaan Ummu Waraqah Karena Kedatangan Nabi n   507
Ahli Ibadah di dalam Mihrab   508
Kedudukannya di hati Rasulullah n   509
“Allah akan memberimu mati syahid”   510
Teguh Memegang Janji   510
Detik-detik Perpisahan   511

SHAFIYAH BINTI ABDUL MUTTHALLIB d
(Ibu Pembela Rasulullah n Dan Orang Pertama yang Membunuh Orang Musyrik)   513
Kemuliaan Menaungi Shafiyah bin Abdul Mutthallib Dari Segala Sisi   513
Pertumbuhan Shafiyah d   514

Di Belakang Orang Besar, Ada Seorang Ibu Besar   514
“Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat.” (Asy-Syu’ara: 214)   516
Berhijrah ke Yatsrib   516
Lembaran-lembaran Cemerlang Jihad Shafiyah d di Jalan Allah   517
Jihad Shafiyah d Saat Perang Uhud   517
Membela Nabi n dan Sabar Menghadapi Kematian Saudaranya, Hamzah a    517
Shafiyah d, Wanita Pertama yang Membunuh Orang Musyrik   518
Kematian Rasulullah n   519
Tibalah Saat Berpisah   520

ATIKAH BINTI ZAID d
(Siapa Ingin Mati Syahid, Menikahlah dengan Atikah Binti Zaid)   521
“Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah”   522
Perjalanan Tauhid   523
Menikah dengan Abdullah bin Abu Bakar   527
Al-Faruq Umat ini dan Pernikahan Penuh Berkah   528
Perpisahan Pilu   529
Al-Faruq Umat dan Mati Syahid   531
Menikahi Pembela Rasulullah n   532
Tibalah Saat Berpisah   534

ASMA’ BINTI UMAIS d
(Menikahi Tiga Lelaki Penghuni Surga)   535
Dari Sinilah Awal Mulanya   535
Sabar yang Baik   536
Berhijrah ke Habasyah   537
“Kalian, para penumpang perahu, mendapat dua hijrah”   538
Perpisahan Pilu   539
Pasukan Mu’tah dan Mati Syahid di Jalan Allah   539
Ja’far Terbang di Surga dengan Kedua Sayapnya Bersama Para Malaikat   541
Kesedihan Nabi n atas Kematian Ja’far   542
Betapa Kemuliaan-kemuliaan Nan Agung   541
“Allah telah membebaskannya dari hal itu”   543
Haji Wada’ dan Kelahiran yang Diberkahi   543
Kesedihan Kembali Muncul   544

Janji Bahagia   545
Puncak Kesetiaan   545
Tibalah Saat Berpisah   546

UMMU SYURAIK d
(Air dari Langit, dan Keislaman Secara Menyeluruh)   547
Dakwah Menuju Allah Ta’ala (Tugas Para Nabi)   548
Mobilitas Seorang Da’i   548
Cara Menyeru Manusia Menuju Allah   549
Air dari Langit, dan Keislaman Secara Menyeluruh   550

UMAMAH BINTI ABU ASH d
(Ahlul Bait yang Paling Dicintai Rasulullah n )   553
Betapa Pohon Nan Diberkahi!   553
Dari Sinilah Awal Mulanya   554
“Aku tidak akan meninggalkan istriku”   555
Penyusuan dalam Lingkup Wahyu   556
Duka dan Sedih   556
Situasi yang Membuat Hati Menangis Darah   557
Setia Pada Janji   559
Bersama Rasulullah n   560
“Demi Allah, aku akan memasang (kalung ini) di leher ahlul bait yang paling aku cintai”   561
“Kenakan hiasan ini, putriku!”   562
Janji Bahagia   563
Kesedihan Pun Mengetuk Pintu Rumah Zainab   565
Pernikahan Penuh Berkah   567
Tibalah Saat Berpisah   568

RUBAYYI’ BINTI MU’AWWIDZ d
(Putri Pembunuh Fir’aun Umat Ini)   569
Renungan Bersama Serangkaian Kemuliaan   570
Kisah Agung Ayah dan Pamannya Saat Perang Badar   572
Ayah Rubayyi’ Ikut Terlibat dalam Pembunuhan Abu Jahal, Setelah Itu Allah Menganugerahkan Mati Syahid Padanya   574
Kedudukan Rubayyi’ di Hati Rasulullah n   576
Rubayyi’ Meriwayatkan Kepada Kita Tata Cara Wudhu Nabi n   577

Bahkan, Beliau Lebih Indah dari Mentari dan Bulan   578
Ia Mengemban Beban Pikiran Agama   579
Seperti Inilah Kemuliaan Itu   580
“Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin”   581
“Tidaklah masuk neraka seorang pun di antara (mereka yang berbaiat di bawah) pohon (Baitur Ridhwan)”   582
Lembaran Cemerlang Amal dan Riwayat Rubayyi’   583
Tibalah Saat Berpisah   584

UMMUL FADHL d (LUBABAH BINTI HARITS)
(Ibu Ulama Umat dan Imam Tafsir)   585
Pemilik Berbagai Keutamaan dan Kemuliaan   587
Manusia Paling Mulia Kekerabatannya   588
Saudari-saudari yang Beriman   588
Termasuk Golongan Wanita yang Lebih Dulu Masuk Islam   589
Sabar dan Mengharap Pahala   589
Sikap Mulia Suami Ummul Fadhl Pada Peristiwa Aqabah   590
Menuju Madinah Al-Munawwarah   591
Abbas Ikut dalam Perang Badar Karena Dipaksa   592
Abbas Tertawan dalam Perang Badar   593
Kesedihan Nabi n Terhadap Paman Beliau   594
Keberanian Tiada Tara   594
Ummul Fadhl Menyusui Pemimpin Kaum Muda Penghuni Surga   597
Sikap Mulia Pasca Penaklukan Khaibar   597
Bahagia Melimpah Ruah   600
Ulama Umat dan Imam Tafsir   602
Meraih Doa Nabi n   603
Menebus Kesalahan Masa Lalu   604
Kecerdasan   604
Perpisahan Pilu   605
Tibalah Saat Berpisah   605

KHANSA’ d
(Ibu yang Mengharapkan Pahala Atas Kematian Empat Anaknya dalam Perang Qadisiyah)   607
Pujangga Wanita Nan Cerdik   608
Kesedihan Atas Kematian Saudaranya   608
Mentari Islam Terbit di Hatinya   610
Sabar dan Mengharap Pahala dalam Perang Qadisiyah   611
“Demi Allah, aku tidak akan memberinya harta yang terburuk”   613
Tibalah Saat Berpisah   614

UMMU MA’BAD AL-KHUZA’IYAH d
(Pemilik Kambing yang Diberkahi)   615
Tamu Kita yang Diberkahi   613
Peristiwa Hijrah   617
Berkah Turun di Rumah Ummu Ma’bad   619
Keislaman Ummu Ma’bad   622
Kambing Ummu Ma’bad dan Tahun Paceklik   622
Kedudukan Ummu Ma’bad d   623
Tibalah Saat Berpisah   624

UMMU KULTSUMd
(Al-Qur’an Turun Untuk Menyelamatkannya dari Cengkeraman Kaum Musyrikin)   625
Seperti Inilah Awal Mulanya   626
Uqbah bin Abi Mu’ith   627
“Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang zalim menggigit dua jarinya, (menyesali perbuatannya)”   627
Seperti Inilah Akhir Kisah Setiap Orang Zalim   628
Hijrah Penuh Berkah   629
Pernikahan Nan Diberkahi   633
Tibalah Saat Berpisah   633

UMMUL MUNDZIR BIN QAIS d
(Shalat Menghadap Dua Kiblat, dan Menjaga Dua Baiat)   635
Bersama Serangkaian Kemuliaan   636
Buah Dakwah   636
Ummul Mundzir Berbaiat kepada Rasulullah n   637
Bersama Iman   638
Kedudukan di Hati Rasulullah n   638
Sikap Mulia dalam Perang Bani Quraizhah   639
Meraih Ridha Allah dalam Baitur Ridhwan   642
“Sungguh, orang-orang yang bertakwa berada di taman-taman dan sungai-sungai”   643

HINDUN BINTI UTBAH d
(Yang terbaik di antara kalian dalam Jahiliyah, dialah yang terbaik di antara kalian dalam Islam)   645
Iman dan Pengaruhnya dalam Hati   646
Dari Sinilah Awal Mulanya   646
Kehilangan Orang-orang Tercinta dalam Perang Badar   647
Dendam dalam Perang Uhud   648
Peran Hindun dalam Perang Uhud   649
Bersama Abu Dujanah   650
Hamzah a Terbunuh dan Jasadnya Dimutilasi   652
Hindun Masuk Islam Saat Penaklukan Mekah   655
Pengambilan Sumpah Setia   656
Nikmat Agung   658
“Ambillah sebagian dari hartanya dengan cara yang patut”   658
Perpisahan Pilu   658
Sikap Monumental Hindun dalam Perang Yarmuk   659
Saat Ajal Menjelang   660

REFERENSI   661



Biografi Syaikh Mahmud Al Mishri

Foto Wajah Syaikh Mahmud Al MishriMahmud Al-Mishri. Penulis yang biasa dipanggil Abu Ammar ini merupakan seorang dai kelahiran Kairo, Mesir. Dibesarkan di tengah keluarga yang taat beragama. Lulus sarjana dari Fakultas Pekerjaan Sosial (Sosiatri), Universitas Helwan, Mesir. Belajar ilmu syar’i kepada para ulama Mesir. Kemudian melanjutkan belajar ushuluddin dan dakwah Islamiyah secara Talaqqi kepada para ulama Arab Saudi. Berhasil meraih ijazah ilmiah di bidang kajian kitab-kitab hadits Al-Kutub As-Sittah dan semua disiplin ilmu syar’i dari Dr. Muhammad Al-Muqaddim (Aleksandria). Puluhan judul karyanya telah diterbitkan di Timur Tengah dan diterjemahkan ke berbagai bahasa.

Review Buku Biografi 35 Shahabiyah di sekitar Rasul

Berikut Buku Biografi 35 Shahabiyah ke Berbagai Daerah

==============
Pesanan Buku: Biografi 35 Shahabiyah Nabi, Mukjizat Ilmiah di lautan dan Dunia Binatang
Alamat Pengiriman: Batang, kab. Batang
Status: Terkirim via JNE
No Resi: SOCE600538104616
==============

==============
Pesanan Buku: Biografi 35 Shahabiyah Nabi, 10 Sahabat Nabi Dijamin Surga
Alamat Pengiriman: Serang Baru, Kab. Bekasi
Status: Terkirim via JNE
No Resi: SOCE600569152716
==============
baca biografi beliau di wikipedia

2858 Total Views 1 Views Today
Print Friendly

Incoming search terms:

  • biografi 35 shahabiyah nabi wisata buku com
  • ebook shahabiyah sumayyah
  • biografi salah satu sahabiyah nabi
  • buku ketika sahabiyat nabi menangis
  • buku shahabiyah
  • cerita buku sohabiyah para istri nabi
  • harga buku 35 kisah shahabiyah
  • sinopsis buku biografi 35 shahabiyah nabi
About Wisata Buku

Wisatabuku.com adalah tempat Share daftar isi buku islam, resensi, sinopsis, review, dan tempat belanja buku online. Anda juga dapat mendownload majalah maupun buletin di blog ini. Pemesanan: 0857 2510 6570

Speak Your Mind

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.