Bangkit dan Runtuhnya Daulah Ayyubiyah – Prof. DR. Ali Muhammad Ash Shallabi – Penebit Pustaka Al Kautsar

Bangkit dan Runtuhnya Daulah Ayyubiyah - Prof. DR. Ali Muhammad Ash Shallabi - Penebit Pustaka Al KautsarNama Buku : Bangkit dan Runtuhnya Daulah Ayyubiyah

Ukuran/Hal : 15 x 23 cm / 814  halaman

Berat: 1300 gram

Penulis: Prof. DR. Ali Muhammad Ash Shallabi

Penerbit: Penebit Pustaka Al Kautsar

Harga : Rp  185.000 ,- –> Rp  170.000

Anda Hemat: Rp 15.000,-

Pesan via Whatsapp: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan via SMS: 0858 6766 8777 <- Cukup Klik
Pesan Via Line: Line Wisatabuku <- Cukup Klik

Sinopsis Buku Bangkit dan Runtuhnya Daulah Ayyubiyah – Prof. DR. Ali Muhammad Ash Shallabi – Penebit Pustaka Al Kautsar

Bercerita tentang era para Sultan Dinasti Ayyub sepeninggal Shalahuddin Al-Ayyubi, buku sejarah ini merinci kampanye Perang Salib IV, V, VI dan VII, membeberkan konflik budaya antara Kaum Muslimin dan Salibis, serta menganalisis aneka faktor penyebab runtuhnya pemerintahan Dinasti Ayyub. Di sela-sela semua itu, diulas pula biografi Syaikh Izzuddin bin Abdussalam, ulama masyhur yang hidup di zaman Al-Malik Ash-Shalih Najmuddin Ayyub.

Selain memaparkan aneka kejadian bersejarah di kurun waktu antara 1993 M hingga 1250 M, buku ini sarat dengan pelajaran yang bisa dipetik dari sejarah. Antara lain sistem pemerintahan kesultanan serta hubungannya dengan kekhalifahan, teknik menangkal kristenisasi terhadap Islam, dan faktor penyebab keruntuhan pemerintahan Islam yang mesti dihindari.

Pastilah semua peminat sejarah Islam selalu menantikan hadirnya karya tulis yang berbobot serta memadai. Dan, tentu saja nama sejarahwan Islam Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi menjadi jaminan mutu bagi bacaan sejarah yang satu ini.

Daftar Isi Buku Bangkit dan Runtuhnya Daulah Ayyubiyah – Prof. DR. Ali Muhammad Ash Shallabi

ISI BUKU

DUSTUR ILAHI   v
PENGANTAR PENERBIT   vii

MUKADIMAH   1

BAGIAN PERTAMA
DINASTI AYYUB SEPENINGGAL SHALAHUDDIN

BAB 1 PARA PENGGANTI SHALAHUDDIN   20
Pertama: Pembagian Wilayah Negara   20
Kedua: Konflik antara Para Pengganti Shalahuddin   22
Ketiga: Konflik Antara Dua Bersaudara Al-Afdhal dan Ak-Aziz   23
Keempat: Makar Al-Malik Al-Adil terhadap Al-Afdhal   29
1. Kepergian Al-Malik Al-Adil dan Al-Afdhal Ke Mesir   30
2. Upaya Kadi (Hakim) Al-Fadhil dalam Mendamaikan Mereka   31
3. Persekutuan Antara Al-Malik Al-Adil dan Al-Aziz Utsman   34
4. Penguasaan Damaskus Oleh Al-Aziz   36
5. Kembalinya Al-Malik Al-Aziz ke Mesir   39
6. Turun Langsungnya Penguasa Dinasti Al-Ayyub Dalam Menghadapi Orang Frank (Salibis)   40
7. Anjuran Kadi (Hakim) Al-Fadhil kepada Al-Malik Al-Adil untuk Berjihad   42
8. Penjelasan Kadi (Hakim) Al-Fadhil tentang Awan Gelap yang Menggelayut dan Halilintar yang Menyambar   44
9. Kematian Raja Yaman Saiful Islam Tugtikin   45
10. Pengepungan Wilayah Tibnin oleh Orang Frank   46
11. Kematian Imaduddin Zanki bin Mawdud Penguasa Mosil pada Tahun 594 H   46
12. Kematian Izzuddin Jurdaik pada Tahun 594 H   47
Kelima: Wafatnya Al-Malik Al-Aziz Putra Shalahuddin   47
1. Sebab Kematiannya   48
2. Kadi (Hakim) Al-Fadhil Bertakziyah kepada Al-Malik Al-Adil   49
3. Al-Aziz dan Kadi (Hakim) Al-Fadhil   49
4. Pelimpahan Kekuasaan kepada Al-Malik Al-Manshur Putra Al-Malik Al-Aziz   52
5. Persekutuan Dua Bersaudara Al-Afdhal dan Azh-Zhahir Melawan Al-Malik Al-Adil   53
6. Pencopotan Al-Malik Al-Afdhal   54
7. Otonomi Al-Malik Al-Adil dengan Kesultanan Dinasti Ayyub   55
8. Masuknya Al-Malik Al-Manshur Penguasa Hama di Bawah Kepemimpinan Al-Adil   56
9. Meninggalnya Lu’Lu’ Sang Hajib pada Tahun 596 H   57
10. Meninggalnya Kadi (Hakim) Al-Fadhil (596 H)   58

BAB 2 ERA AL-MALIK AL-ADIL   62
Pertama: Persekutuan Politik Melawan Dinasti Ayyub di Al-Jazair   63
1. Di Kamp Militer Sekutu   64
2. Sikap Aleppo   65
3. Kekuatan Politik di Al-Jazirah Syam (Permasalahan Ahlat)   66
4. Kekuasaan Al-Afdhal di Al-Jazirah (Mesopotamia)   69
5. Hubungan Antara Dinasti Ayyub dan Dinasti Zanki Di Era Al-Adil   74
A. Benturan antara Dinasti Ayyub dan Dinasti Zanki ihwal Mardin   75
B. Koalisi Kwartet Melawan Al-Adil   77
C. Kerja Sama Dinasti Ayyub dengan Dinasti Zanki dalam Mengepung Mardin   78
D. Pertikaian Baru dengan Al-Adil   79
E. Pergerakan Al-Malik Al-Adil ke Sinjar untuk Mengepungnya   81
F. Sekilas tentang Manuver Sekutu terhadap Al-Malik Al-Adil dalam Pengepungan Sinjar   85
G. Meninggalnya Nuruddin Penguasa Mosil   86
6. Hubungan Antara Dinasti Ayyub dan Dinasti Saljuk-Rum di Era Al-Malik Al-Adil   88
A. Upaya Ekspansi Izzudin Kaykawus ke Aleppo   92
B. Meninggalnya Al-Malik Azh-Zhahir Penguasa Aleppo pada 613 H   96
7. Hubungan Antara Pemerintahan Khuwarezm dan Dinasti Ayyub   97
8. Hubungan Antara Kesultanan Dinasti Ayyub dan Kelompok Nizari-Ismaili   98
9. Hubungan dengan Kekhalifahan Dinasti Abbas   99
A. Taqlid   103
B. Tasyrif   104
C. Khul’ah   104

BAB 3 PERANG SALIB IV DAN JATUHNYA KONSTANTINOPEL KE TANGAN SALIBIS   106
Pertama: Jihad Al-Malik Al-Manshur Muhammad bin Taqiyuddin Umar   107
Kedua: Akar Konflik Imperium Byzantium dengan Paus Vatikan   110
1. Kaisar Konstantinus I   110
2. Pertikaian Ideologis Antara Timur-Byzantium dan Barat-Latin   111
3. Kepuasan Melancarkan Tamparan Keras terhadap Imperium Byzantium   112
4. Pengutukan Terhadap Photios pada Era Dinasti Macedonia   113
5. Terbunuhnya Kaisar Michael III   113
6. Perpecahan Besar   114
7. Permusuhan Baru Antara Kepausan dan Byzantium   115
8. Persoalan Antiokia   116
9. Persekutuan Antara Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi dengan Kaisar Byzantium   117
Ketiga: Gagasan untuk Meletuskan Perang Salib IV   118
1. Upaya Keras Paus Innocent III   119
2. Beberapa Kesulitan dan Masalah yang Dialami Salibis   120
3. Mengarahkan Pasukan Melawan Orang Magyar   121
4. Salibis mengarungi Samudera Menuju Konstantinopel (1203 M)   122
5. Jatuhnya Konstantinopel ke Tangan Salibis dan Berdirinya Kekaisaran Latin   124
6. Politik Luar Negeri Paus dan Salibis   127
7. Tanggung Jawab Atas Jatuhnya Konstantinopel ke Tangan Salibis   128
8. Berbagai Akibat Perang Salib IV   130
Keempat: Upaya Salibis Menguasai Syam   132
Kelima: Perang Salib V pada Era Al-Malik Al-Adil   134
1. Pasukan Salib Kanak-Kanak   136
2. Konsili Lateran dan Upaya Keras Paus Innocent III   137
3. Sikap Para Patriark dan Raja Eropa Terhadap Salibis V   140
4. Pasukan Perintis dan Raja Magyar di Negeri Syam   141
5. Persiapan Pasukan   146
6. Salibis Tiba di Damaskus   147
7. Situasi di Negeri Syam   148
8. Permulaan Operasi Militer dan Pertikaian Memperebutkan Benteng Silsilat   149
9. Meninggalnya Al-Malik Al-Adil   151
10. Peranan Para Fuqaha’ dan Ulama Lain dalam Jihad di Zaman Al-Malik Al-Adil   152
11. Perjanjian-Perjanjian Damai Penting yang Dibuat oleh Al-Malik Al-Adil dengan Orang Frank (Salibis)   156
12. Politik Sejumlah Negara-Kota Italia terhadap Dinasti Ayyub   158
Keenam: Beberapa Pelajaran dan Catatan Penting   159
1. Resensi, kematian, dan Wabah Penyakit   159
2. Gempa Besar   160
3. Meninggalnya Syaikh Abul Faraj Ibnul Jauzi   160
A. Kata-kata Mutiaranya   162
B. Tulisan-tulisannya   163
C. Syair-syairnya   163
D. Wafatnya   164
4. Al-Imad Al-Katib Al-Ashbahani  165
5. Maklabah bin Abdullah Al-Mustanjadi   166
6. Al-Hafizh Abdul Ghani Al-Maqdisi (Wafat 600 H)   167
A. Tulisan-tulisannya   168
B. Daya Ingatannya   168
C. Aktivitas dan Kesibukannya   169
D. Waktu-waktunya   169
E. Komitmennya dalam Memberantas Kemungkaran dan Rasa Hormat Al-Malik Al-Adil kepadanya   170
F. Sifat-sifatnya   171
G. Wafatnya   173
7. Fakhruddin Ar-Razi (Wafat 606 H)   174
A. Wasiat Fakhruddin Ar-Razi   175
8. Muhammad bin Ahmad bin Qudamah (Wafat 607 H)   179
9. Ibrahim Abdul Wahid Al-Maqdisi (Wafat 614 H)   182
10. Karakter Dinasti Ayyub Dalam Konflik Internal   185
11. Fitnah di Makkah dan Pernyataan Kelompok Al-Bathiniyyah Bahwa Mereka Akan Kembali kepada Islam   185
12. Pembangunan Benteng Ath-Thur pada Tahun 609 H Atau Sebelumnya   188

BAGIAN KEDUA
ERA AL-MALIK AL-KAMIL BIN AL-ADIL AL-AYYUBI

PENDAHULUAN   190
BAB I PERANG SALIB V   191
Pertama: Perjuangan Al-Malik Al-Kamil Menghadapi Salibis   191
1. Keterkaitan Al-Malik Al-Kamil di Desa Adiliyah   191
2. Pengaruh Meninggalnya Al-Malik Al-Adil   194
Kedua: Al-Malik Al-Kamil Menawarkan Palestina   197
Ketiga: Al-Malik Al-Kamil Menyiapkan Mesir dan Syam Berperang Melawan Salibis   201
1. Penghancuran Kota Suci Yerussalem atau Baitul Maqdis pada Tahun 616 H (1219 M)   202
2. Tawaran Al-Malik Al-Malik untuk Melepaskan  Palestina   204
Keempat: Jatuhnya Kota Damietta   206
1. Keputusan Mengepung Kota Damietta   206
2. Jatuhnya kota Damietta   207
3. Konsekuensi Jatuhnya Kota Damietta   209
4. Perselisihan di Kalangan Salibis   211
5. Situasi Militer Pascakejatuhan Kota Damietta   212
6. Pertempuran-Pertempuran Kecil Antara Al-Malik Al-Kamil dengan Salibis   214
7. Al-Malik Al-Kamil Mengumpulkan Pasukan untuk Menghadapi Salibis   214
8. Pengepungan Salibis terhadap Kairo dan Pertempuran yang Menentukan   215
9. Menerima Tawaran Perjanjian Damai   218
10. Sebab-Sebab Kegagalan Tentara Perang Salib V   220
11. Yang Dihasilkan dari Perang Salib V   223

BAB 2 POLITIK INTERNAL DINASTI-DINASTI AYYUB PADA ZAMAN AL-MALIK AL-KAMIL   225
Pertama: Kekuasaan Al-Malik Al-Kamil dan Upaya Menggulingkan-nya   225
Kedua: Usaha-usaha Menggulingkan Al-Malik Al-Kamil   227
1. Al-Malik Ash-Shalih Najmuddin Ayyub dan Persekongkolan yang Palsu   230
2. Kekhawatiran Al-Malik Al-Kamil kepada Para Pejabat Tinggi Pemerintahannya   232
Kedua: Manajemen Al-Malik Al-Kamil Administrasi, Keamanan, dan Hukum   233
1. Di Bidang Administrasi   233
2. Situasi Keamanan Dalam Negeri yang Stabil   234
3. Di Bidang Hukum   236
4. Situasi yang Rusak Dalam Mahkamah Pengadilan    236
5. Mengatasi Krisis yang Terjadi di Gereja Koptik   238
Ketiga: Manajemen Al-Malik Al-Kamil di Bidang Ekonomi dan Keuangan   239
1. Di Bidang Pertanian   239
2. Di Bidang Industri   241
3. Memperbaiki Sistem Keuangan   242
Keempat: Konsep Al-Malik Al-Adil Dalam Bidang Budaya dan Pendidikan   245
1. Syaikh Abdullah Al-Yunani Asad Asy-Syam (Wafat 618 H)   250
2. Saiful Amidi (Wafat 631 H)   251
3. Kadi (Hakim) Ibnu Syadad (Wafat 632 H)   253
Kelima: Abu Muhammad Abdullah bin Ahmad bin Qudamah, Salah Seorang Ulama yang Terkenal di Zaman Pemerintahan Dinasti Ayyub Al-Malik Al-Adil dan Al-Malik Al-Kamil Muhammad   254
1. Ilmunya dan Tulisan-tulisannya   255
2. Perjuangannya Dalam Menunaikan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dan Jihad Melawan Orang Kristen   258
3. Kedudukannya dan Sanjungan Orang Terhadapnya   259
4. Metode Ibnu Qudamah Dalam Bab tentang Nama dan Sifat-sifat Allah Ta’ala   260
5. Doa Dalam Pandangan Ibnu Qudamah: Doa adalah jenis ibadah yang paling agung dan paling mulia. Doa disinggung dalam banyak ayat Al-Qur’an dan Hadits Nabi. Allah Ta’ala berfirman:   261
6. Cinta Dalam Pandangan Ibnu Qudamah   262
7. Nadzar   264
8. Masalah Imamah   266
9. Sahabat   267
10. Wasiat Muwafiquddin Ibnu Qudamah   269
11. Wafatnya   277
1. Menggalakkan Pembangunan   278
A. Membangun Jembatan   278
B. Mendirikan Dar Al-Hadits   279
C. Mendirikan Kota Al-Manshurah   280
2. Kehidupan Sosial   280
A. Fenomena Krisis Pangan, Wabah Penyakit, dan Kelaparan   282
B. Kerja Rodi   284
C. Suap   284
D. Penyitaan dan Kezhaliman Sosial   285
E. Pencurian Harta   285
Keenam: meninggalnya Khatum Putri Al-Malik Al-Adil   286
Ketujuh: Meninggalnya Sittusy-Syam Putri Ayyub (Tahun 616 H)   286
Kedelapan: Meninggalnya Penguasa Irbil Muzhaffaruddin Abu Sa’id Kukburi (630 H)   287
Kesembilan: Beberapa Tokoh Pejabat Al-Malik Al-Kamil   288
1. Putra-Putra Syaikh Suyukh   289
2. Ibnu Dahiyat   291
3. Al-Hafizh Zakiyuddin Al-Mundziri   292

BAB 3 POLITIK AL-MALIK AL-KAMIL TERHADAP PARA MAMLUK DI ZAMANNYA   294
Pertama: Sikap Al-Malik Al-Kamil terhadap Para Penguasa Dinasti Ayyub   295
1. Penentang-Penentang Persekutuan di Wilayah Semenanjung   296
2. Meninggalnya Al-Malik Al-Mu’azhzham Isa (Tahun 624 H)   298
3. Periode Kerukunan Para Penguasa Dinasti Ayyub dan Pengakuan Terhadap Kekuasaan Al-Malik Al-Kamil   300
4. Persekutuan Syam Melawan Al-Malik Al-Kamil dan Perpecahan Raja-raja Dinasti Ayyub   304
5. Meninggalnya Al-Malik Al-Asyraf Musa pada Tahun 635 H   306
A. Akhlaknya yang Mulia dan Perilakunya yang Sangat Baik   306
B. Sukses dan Beruntung   307
C. Akidahnya Baik dan Niatnya Mulia   308
D. Dermawan dan Budiman   308
E. Rasa Malu dan Jiwa Keperwiraan   309
F. Merasa Malu Melanggar Syariat Allah Demi Kepentingan Diri Sendiri   310
G. Perhatiannya yang Besar Terhadap Hadits, Tafsir, dan Fikih   310
H. Akhir Kehidupan yang Baik   311
Kedua: Hubungan Al-Malik Al-Kamil dengan Orang Khuwarezm   312
1. Hubungan Antara Jalaluddin Al-Khuwarezmi dan Al-Malik Al-Mu’azhzham   313
2. Perjanjian Damai Antara Al-Malik Al-Kamil dan Orang Khuwarezm   314
3. Hubungan Al-Malik Al-Kamil dengan Kaum Khuwarezm Setelah Keruntuhan Negeri Mereka   314
Ketiga: Hubungan Al-Malik Al-Kamil dengan Seljuk-Rum   315
1. Dukungan Al-Malik Al-Kamil kepada Seljuk-Rum   316
2. Kesepakatan Antara Al-Malik Al-Kamil dan Al-Malik Al-Asyraf   317
3. Ekspansi Al-Malik Al-Kamil ke Kawasan Timur   318
Keempat: Hubungan Al-Malik Al-Kamil dengan Dinasti Artuk   320
1. Al-Malik Al-Kamil Mengepung Wilayah Kawasan Timur pada 629 H   321
2. Dominasi Al-Malik Al-Kamil Atas Pemerintahan Kecil Hasankeyf dan Amid   321
3. Persekutuan Penguasa Mardin dengan Orang Seljuk   323
Kelima: Hubungan Al-Malik Al-Kamil dengan Yaman   323
1. Al-Malik Al-Adil Menduduki Yaman   324
2. Al-Malik Al-Mas’ud Mengunjungi Ayahnya   325
3. Meninggalnya Al-Malik Al-Mas’ud bin Al-Kamil   326
4. Pertikaian Antara Al-Malik Al-Kamil dan Ibnu Rasul Memperebutkan Makkah   327
Keenam: Al-Malik Al-Kamil dan Tentara Tatar   327
Ketujuh: Meninggalnya Khalifah Dinasti Abbas An-Nashir Li Dinillah pada Era Al-Malik Al-Kamil (tahun 622 H)   332
1. An-Nashir Khalifah Kaum Muslimin   333
2. Orang yang Membantu Sang Khalifah   334
3. Kantor-Kantor Pemerintahan Pusat   336
A. Kantor Pembangunan   337
B. Kantor Pertahanan   337
C. Kantor Wakaf   337
D. Kantor Sosial   338
4. Konsep Khalifah An-Nashir Li Dinillah Dalam Bidang Keuangan dan Ekonomi   338
5. Futuwat An-Nashiriyah (Keperwiraan Ala Khalifah An-Nashir Li Dinillah)   340
A. Sistem Futuwat   341
B. Aktivitas-aktivitas Futuwah   343
6. Sosok Kekhalifahan Dinasti Abbas   344
7. Menyerang Pengaruh Seljuk   345
8. Khalifah An-Nashir Li Dinillah dan Orang Khuwarezm   346
9. Khalifah An-Nashir Li Dinillah dan Kelompok Nizari-Ismaili   350
10. Khalifah An-Nashir Li Dinillah dan Para Penguasa Syam   351
11. Serangan-Serangan Awal Tentara Mongol ke Wilayah Perbatasan Islam   352
12. Komentar Para Ulama-Sejarawan tentang Khalifah An-Nashir Li Dinillah dan Hari-hari Akhir Hayatnya   353
Kedelapan: Kekhalifahan Azh-Zhahir putra Khalifah An-Nashir Li Dinillah pada Tahun 622 H   357
Kesembilan: Khalifah Al-Mustanshir Billah (623-640 H)   360
Kesepuluh: Meninggalnya Katib Diwan pada Era Kekhalifahan Al-Muntanshir (w. 6266 H)   363

BAB 4 PERANG SALIB VI   365
Pertama: Sosol Kaisar Frederick II dan Ambisinya   368
1. Keberangkatan Tentara Perang Salib VI   371
2. Kaisar Frederick II Berlayar ke Syam   372
3. Meninggalnya Al-Malik Al-Mu’azhzham Isa   373
Ketiga: Perundingan antara Al-Malik Al-Kamil dan Kaisar Frederick II   373
Keempat: Perdamaian Yafa   377
Kelima: Reaksi Umat Islam atas Penyerahan Kota Yerussalem   382
1. Al-Malik Al-Kamil Muhammad Mengatasi Sikap Kaum Muslimin yang Menolak Perjanjian Damai   385
2. Berubahnya Kekuatan Militer Para Penguasa Dinasti Ayyub   387
Keenam: Penolakan Orang Kristen terhadap Perjanjian Damai   389
Ketujuh: Menganalisa Dua Sosok Kepribadian Al-Malik Al-Kamil dan Kaisar Frederick II   395
Kedelapan: Palestina Setelah Perjanjian Damai dan Akibat-akibat Perang Salib VI   396
Kesembilan: Politik Kaisar Frederick II  terhadap Kaum Muslimin Sisilia   398
Kesepuluh: Apakah Al-Malik Al-Kamil Politisi yang Sangat Hebat? Apakah Ia Berencana Menjadikan Palestina Alat Negosiasi Saat Itu?   399
Kesebelas: Hubungan Antara Al-Malik Al-Kamil dan Kaisar Frederick II Terus Berlangsung   410
Kedua Belas: Memerangi Al-Malik Al-Kamil Setelah Berakhirnya Perang Salib VI   411
Ketiga Belas: Kematian Jengis Khan pada Era Al-Malik Al-Kamil   412
Keempat Belas: Beberapa Catatan yang Tercecer dan Beberapa Biografi Penting Sebelum Meninggalnya Al-Malik Al-Kamil   419
1. Abu Yusuf Ya’qub Al-Munjiniqi (Wafat 626 H)   419
2. Merasa Senang Bermimpi Melihat Rasulullah SAW pada Tahun 627 H   420
3. Pada Tahun 628 H   420
4. Terbunuhnya Mahmud Ala’uddin Khuwarezm pada Tahun 628 H   421
5. Penguasa Mosil yang Terakhir Berasal dari Keluarga Ningrat (yang Meninggal pada Tahun 630 H)   421
6. Kadi (Hakim) Syarafuddin Ismail bin Ibrahim Al-Hanafi Meninggal Dunia pada Tahun 630 H   422
7.  Ibnu Unain Sang Penyair   422
8. Merampungkan Pembangunan Madrasah Al-Mustanshiriyah pada Tahun 631 H   423
9. Meninggalnya Al-Malik Al-Kamil Al-Ayyubi pada Tahun 635 H   424

BAGIAN KETIGA
ERA AL-MALIK ASH-SHALIH NAJMUDDIN AYYUB

BAB I NAMA, NASAB, DAN LANGKAHNYA UNTUK MENCAPAI KEKUASAAN   428
Pertama: Apa yang Terjadi Sepeninggal Al-Malik Al-Kamil?   428
1. Al-Malik Ash-Shalih Najmuddin Ayyub Bergerak untuk Menggabungkan Damaskus   430
2. Al-Malik Ash-Shalih Ismail bin Al-Adil   431
3. Al-Malik Ash-Shalih Najmuddin Ayyub Ditawan di Kota Karech   432
4. Meninggalnya Penguasa Homs Al-Mujahid Asaduddin Syirkuh pada Tahun 637 H   434
5. An-Nashir Dawud Menaklukkan Palestina pada Tahun 537 H   434
6. Syaikh Al-Izz bin Abdussalam Pindah ke Mesir   435
7. Meninggalnya Muhyidin bin Arabi, Penguasa Fusus dan Lainnya pada Tahun 638 H   436
Kedua: Penguasa-penguasa Dinasti Ayyub Meminta Bantuan kepada Orang Kristen   436
Ketiga: Orang Khuwarezm dan Upaya Merebut Kembali Kota Yerussalem   439
Keempat: Al-Malik Ash-Shalih Najmuddin Ayyub dan Upaya Menyatukan Pemerintahan dinasti Ayyub   441
1. Syaikh Taqiyuddin bin Ash-Shalah (wafat 643 H)   444
2. Meninggalnya Syaikh Al-Qarra’ di Damaskus pada Tahun 643 H   446
3. Jamaluddin Abul Hasan Al-Makhrami (wafat 646 H)   446
Kelima: Hubungan Al-Malik Ash-Shalih Najmuddin Ayyub dengan Kekhalifahan Abasiyyah   448
Keenam: Upaya Al-Malik Ash-Shalih Najmuddin Ayyub Mengembangkan Militer Dinasti Ayyub   448
1. Shalihiyah   448
2. Orang Khuwarezm   451
3. Arab Bani Kinanah   452
4. Perhatian Para Penguasa Dinasti Ayyub Dalam Mendidik Mamluk Secara Islam   452
5. Apakah Al-Malik Ash-Shalih Najmuddin Ayyub Orang Pertama yang Memberi Nama Mamluk Bahri?   453

BAB 2 PERANG SALIB VII   455
Pertama: Sebab-sebabnya   455
Kedua: Persiapan Perang Salib VII   459
Ketiga: Salibis VII Berangkat ke Mesir   459
Keempat: Pendudukan Kota Damietta   465
1. Saling Berkirim Surat Antara Raja Prancis Louis IX dan Al-Malik Ash-Shalih Najmuddin Ayyub   468
2. Jawaban Al-Malik Ash-Shalih Najmuddin Ayyub Atas Surat Raja Prancis Louis IX   469
3. Salibis Bermarkas di Kota Al-Manshurah   470
4. Al-Malik Ash-Shalih Najmuddin Ayyub Meninggal Dunia   471
5. Salibis VII Mengepung Kairo   474
Kelima: Pertempuran Al-Manshurah dan Turan Syah Memimpin Pertempuran Terakhir   476
1. Kabar Gembira Kemenangan Diumumkan kepada Kaum Muslimin   480
2. Raja Louis IX Dalam Tawanan dan Syarat-syarat Perjanjian Damai   481
Keenam: Sebab-sebab Kekalahan Salibis   482
1. Perkembangan Militer pada Pasukan Dinasti Ayyub   482
2. Persatuan Barisan Islam   483
3. Kewibawaan Kepemimpinan Islam   484
4. Turunnya Para Ulama Ahli Fikih dan Ulama Lainnya di Gelanggang Jihad   485
5. Salibis Tidak Mengenal Peta Geografis Negeri-negeri Islam   492
6. Kesalahan Besar Dalam Menentukan Faktor Waktu   494
7. Menentang dan Tidak Mau Patuh   495
8. Kemerosotan Moral Tentara Perang Salib VII   496
9. Melemahnya Semangat Keagamaan Salibis   497
10. Ngawur dan Berpandangan Picik   498
Ketujuh: Akibat-akibat Serangan Salibis VII   498
1. Ketidakmampuan Prancis Mewujudkan Targetnya   498
2. Pijakan Sejarah yang Digunakan Para Mamluk untuk Mencapai Kekuasaan   499
3. Seorang Wanita Dalam Barisan Para Pejuang   499
4. Kerugian Ekonomi Eropa   500
5. Kesedihan yang Mendalam bagi Prancis dan Eropa   500
6. Runtuhnya Kota Damietta   501
7. Kegoncangan Politik di Eropa   502
8. Tidak Mau Memenuhi Panggilan Paus Innocent IV   503
9. Terhentinya Bantuan   504
10. Louis IX Pulang ke Prancis   505
11. Melemahnya Semangat Salib   507
Kedelapan: Karya Syair tentang Kekalahan Salibis VII   508
Kesembilan: Terbunuhnya Turan Syah dan Lenyapnya Pemerintahan  Dinasti Ayyub   510
Pembunuhan Turan Syah   514

BAB 3 SYAIKH IZZUDDIN BIN ABDUSALAM ULAMA TERKENAL DI ERA AL-MALIK ASH-SHALIH NAJMUDDIN AYYUB   517
Pertama: Nama dan Nasabnya   517
Kedua: Tumbuh Kembangnya   517
Ketiga: Guru-gurunya dalam Menuntut Ilmu   519
Keempat: Guru-guru Syaikh Izzuddin bin Abdussalam   521
1. Fakhruddin Ibnu Asakir   521
2. Jamaluddin Al-Harastani   521
3. Saifuddin Al-Amidi   523
4. Al-Qasim bin Asakir   524
5. Abdul Lathif bin Syaikh Asy-Syuyukh   525
6. Al-Khusyu’i   525
7. Hanbal Ar-Rashafi   525
8. Umar bin Thabrazad   526
9. Syihabuddin As-Suhrawardi   526
Kelima: Murid-murid Syaikh Izzuddin bin Abdussalam   527
1. Syaikh Al-Islam Ibnu Daqiq Al-Id   527
2. Al-Qarafi   529
A. Pengaruh Syaikh Izzuddin bin Abdussalam pada Dirinya   529
B. Membedakan antara Kaidah-kaidah Fikih   530
C. Alasan Al-Qarafi Menulis Kitab Al-Furuq   530
D. Al-Qarafi Membuang Jauh-jauh Fanatisme Tercela pada Madzhab   531
E. Menentukan Kaidah-kaidah yang Memiliki Tujuan dalam Ijtihad   531
F. Memberikan Contoh Kaidah pada Masalah Fikih yang Bersifat Furu’   532
G. Antusias Mengutip dan Menyusun Pendapat-pendapat Gurunya   532
3. Jalaluddin Ad-Dasynawi   536
4. Ahmad bin Farah Al-Isybili   537
5. Syarafuddin Abu Muhammad Ad-Dimyathi   537
6. Syihabuddin Abu Syamah   538
7. Tajuddin Al-Farkah   539
8. Shadruddin Ibnu bintu Al-A’az   539
9. Asbu Ahmad bin Zaitun   539
Keenam: Aneka Karya Tulisnya   540
1. Tafsir dan Ilmu-ilmu Tafsir   540
2. Hadits dan Sejarah   541
3. Tentang Iman, Akidah, dan Ilmu Tauhid   543
4. Tentang Fikih dan Ushul Fikih   543
5. Tentang Fatwa   545
6. Tentang Tasawuf   545
7. Ciri Khas Tulisan Syaikh Izzuddin bin Abdussalam   545
8. Syaikh Izzuddin bin Abdussalam dan Perkembangan Fikih Politik Serta Hubungan-hubungan Antar Pemerintahan   549
9. Musuh yang Menguasai Salah Satu Wilayah Kaum Muslimin   556
Ketujuh: Tugas Syaikh Izzuddin bin Abdussalam Sebagai Pengajar, Pemberi Fatwa, Hakim, dan Mubaligh   561
1. Sebagai Pengajar   561
2. Sebagai Pemberi Fatwa   563
3. Sebagai Hakim   568
4. Sebagai Khatib   569
Kedelapan: Sifat-sifat Syaikh Izzuddin bin Abdussalam yang  Menonjol   571
1. Pemberani   570
2. Gemar Bersedekah   583
3. Sifat Warok dan Ketakwaannya   584
4. Rendah Hati dan Bersahaja   584
5. Kefasihannya   585
Kesembilan: Pembaharuan Menurut Syaikh Izzuddin bin Abdussalam   587
1. Menjadikan Ilmu Fikih Sebagai Sebuah Disiplin Ilmu Tersendiri   588
2. Cenderung Praktis dan Jauh dari Kerumitan Teoritis   592
3. Pembagian Maslahat dan Mafsadat   592
4. Sarana untuk Mewujudkan Tujuan Syariat   593
5. Angka Cara Menuju Maslahat Duniawi   593
6. Mewujudkan Tujuan Melalui Cara Pandang yang Komprehensif   593
7. Pahala dari Musibah   593
8. Memadukan Antara Kelembutan dan Kekerasan   593
Kesepuluh: Jihad Syaikh Izzuddin bin Abdussalam   602
1. Wafatnya Syaikh Izzudin bin Abdussalam   607
2. Komentar-komentar Para Ulama tentang Syaikh Izzuddin bin Abdussalam   609
A. Pujian Para Ulama yang Hidup Sezamannya   609
B. Pujian Murid-muridnya   610
C. Pujian Para Ulama dan Para Penulis   610
D. Pujian Para Ulama dari generasi Belakangan   612
E. Syair yang memuji Syaikh Izzuddin bin Abdussalam   614

BAB 04 KONFLIK BUDAYA ANTARA KAUM MUSLIMIN DAN ORANG KRISTEN DALAM PERANG SALIB   616
Pertama: Topik Penting Dakwah Kaum Muslimin kepada Orang Kristen   624
1. Seruan untuk Mengesakan Allah   624
2. Seruan untuk Memeluk Islam Secara Global   625
A. Seruan Langsung untuk Memeluk Islam   625
B. Menyerukan Islam dengan cara Menjelaskan Kebaikan-kebaikannya   627
C. Menyerukan Islam dengan cara Menjawab Keragu-raguan yang dicampuradukkan ke dalam Tasyri’at-nya   629
3. Ajakan untuk Mengimani Al-Qur’an Al-Karim   630
A. Memperhatikan Al-Qur’an Al-Karim Secara Umum   630
B. Menerangkan I’jaz Al-Qur’an Al-Karim Secara Umum dan Menjelaskannya kepada Orang Kristen Secara Khusus   631
4. Seruan Beriman kepada Al-Qur’an Al-Karim dengan cara Menjawab Keragu-raguan yang Dicampuradukkan di Sekitarnya   638
5. Seruan Beriman kepada Kenabian Muhammad SAW   638
6. Seruan Beriman kepada Kenabian Al-Masih Isa AS   641
Ketiga: Mendiskusikan Akidah Orang Kristen   648
1. Membatalkan Amanat   648
2. Aneka Perbedaan Injil   650
3. Menyanggah Pandangan Orang Kristen tentang Isa Al-Masih AS   655
A. Membatalkan Akidah Trinitas   656
B. Membatalkan Penitisan dan Penjelmaan   661
C. Menafikan Ketuhanan Al-Masih Isa   663
D. Menyanggah Akidah Penyaliban dan Penebusan   674
Keempat: Mempersoalkan Ritual Kristen   680
1. Pembaptisan   681
2. Pengakuan Dosa dan Tiket Pengampunan   683
3. Hari Raya Orang Kristen   685
4. Sembahyang dan Puasa Orang Kristen   687
A. Sembahyang   687
B. Puasa   688
5. Tasyri’ Orang Kristen Dalam Pernikahan   689
6. Mendebat Orang Kristen Karena Menolak Islam   690
7. Orang Kristen Memuja-Muja Patung Berhala   692
8. Hakikat Hal-Hal yang Luar Biasa di Mata Orang Kristen dan yang Mereka Kaburkan   694
Kelima: Keragu-raguan yang Disebarkan oleh Orang Kristen pada Zaman Perang Salib   696
1. Soal Tuduhan Risalah Muhammad SAW Bersifat Khusus   697
2. Tuduhan bahwa Al-Qur’an Memuji Orang Kristen   702
3. Tentang Poligami   707
4. Tuduhan Bahwa Islam Disiarkan dengan Menggunakan Pedang   709
5. Tuduhan Bahwa Kaum Muslimin Tidak Yakin terhadap Keabsahan Al-Qur’an Al-Karim, Karena Para Sahabat Berbeda Pendapat tentang Penghimpunannya dan Jumlah Bacaannya   712
6. Orang Kristen Mengkritik Perceraian Dalam Islam   714
7. Terbukanya Kedok Orang Kristen Ihwal Fenomena Aliran Berhala dan Kemusyrikan pada Mereka   717
Keenam: Para Pelaksana Dakwah terhadap Orang Kristen pada Zaman Perang Salib   717
1. Para Komandan Perang dan Para Penguasa   717
A. Perjuangan Shalahuddin dalam Mendakwahi Orang Kristen   721
B. Perjuangan Al-Malik Al-Adil   714
C. Perjuangan Yusuf bin Tasyfin di Maroko-Islam   725
2. Para Ulama   726
A. Nashr bin Yahya bin Isa bin Sa’id Al-Mutathabbib   727
B. Muhammad bin Umar bin Al-Husain bin Ali Ar-Razi   727
C. Shalih bin Al-Husain bin Thalhah Al-Ja’fari   728
D. Ahmad bin Idris bin Abdurrahman Adh-Dhahaji Al-Qarafi   730
E. Ahmad bin Ash-Shamad bin Abu Ubaidah Al-Khazraji   731
F. Muhammad bin Ahmad bin Abu Bakar Al-Qurthubi   732
Ketujuh: Sarana-sarana Dakwah Islam Pada Zaman Perang Salib   733
1. Buku   733
2. Sarana Jihad   735
3. Sarana Pengiriman Utusan   736
4. Sarana Masjid   737
5. Sarana Surat-Menyurat   738
Kedelapan: Cara Dakwah Kaum Muslimin kepada Salibis   740
1. Jurus yang Bersifat Rasional   740
A. Jurus menguji lalu menyangkal   740
B. Jurus Qiyas Awla   742
C. Usul Qiyas Musawi   744
D. Jurus Qiyas Khalaf   745
E. Jurus Pengadilan Akal   746
F. Jurus Hati   747
G. Jurus Mempertentangkan Musuh   747
H. Jurus Membandingkan   749
I. Jurus Menggunakan Dalil dengan Hal-hal yang Diterima oleh Musuh   751
2. Jurus-jurus yang Bersifat Emosional   753
A. Jurus Menakut-nakuti   754
B. Jurus Memperolok-olok dan Mengejek   755
C. Jurus Lemah Lembut dalam Berbicara   756
D. Jurus Sumpah   758
3. Jurus Seni   758
A. Jurus Membuat Perumpamaan   759
B. Jurus Kisah   760
C. Jurus Pengulangan   762
D. Jurus Pertanyaan yang Menyalahkan   764
E. Jurus Menyatakan Keheranan   765
F. Penggunaan Syair   765
Kesembilan: Pengaruh Dakwah Kaum Muslimin kepada Kaum Kristen pada Zaman Perang Salib   767
1. Banyak Orang Kristen Masuk Islam   767
2. Orang Kristen Terpengaruh pada Tradisi dan Akhlak Kaum Muslimin   772
3. Warga Kristen Berpandangan Baik terhadap Islam dan Kaum Muslimin   774
4. Keberhasilan Kaum Muslimin Mengambil Hati Sebagian Salibis   776
5. Salibis Memperlakukan dengan Baik Kaum Muslimin yang Ada di Bawah Kekuasaan Mereka   777
6. Munculnya Kejayaan Islam dan Berubahnya Taktik Salibis   777
Kesepuluh: Pengaruh dakwah Islam di Eropa   778
1. Sebagian Pemimpin Eropa Tertarik pada Peradaban Islam   779
2. Sebagian Pemimpin Eropa Memperlakukan dengan Baik Kaum Muslimin yang Berada di Bawah Pemerintahan Mereka   780
3. Perhatian Banyak Ilmuwan Barat terhadap Budaya Timur   782
4. Salibis Terpengaruh dengan Bahasa Arab   784
5. Hilangnya Kepercayaan kepada Paus dan Tokoh Agama Kristen   785
Kesebelas: Catatan dan Pelajaran Penting dari Dakwah Kaum Muslimin kepada Salibis pada Zaman Perang Salib   788

BAB 05 SEBAB-SEBAB KERUNTUHAN PEMERINTAHAN DINASTI AYYUB   790
Pertama: Berhentinya Sistem Reformasi   794
1. Kurangnya Fikih Gerakan pada Madrasah-Madrasah Reformasi   794
2. Berimbasnya Nilai-nilai Fanatisme Kekeluargaan ke Madrasah-Madrasah Reformasi itu Sendiri   797
Kedua: Kezhaliman   797
Ketiga: Bermewah-mewah dan Tenggelam dalam Kesenangan   800
1. Mengabaikan Musyawarah   802
2. Konflik Internal Dinasti Ayyub   804
3. Menjalin Hubungan yang Akrab dengan Salibis   805
4. Kegagalan Para Penguasa Dinasti Ayyub Dalam Mewujudkan Arus Peradaban   807
5. Lemahnya Pemerintahan Pusat   808
6. Lemahnya Sistem Informasi   810
7. Hilangnya Para Ulama dari Kancah Politik   811
8. Meninggalnya Al-Malik Ash-Shalih Najmuddin dan Tidak Cakapnya Ahli Warisnya   812

DAFTAR PUSTAKA   814

***

Review Buku Bangkit dan Runtuhnya Daulah Ayyubiyah – Prof. DR. Ali Muhammad Ash Shallabi – Penebit Pustaka Al Kautsar


Author: Google+ by Toko Buku Islam Online Terpercaya

Kunjungi channel kami di Wisata Buku Online

167 Total Views 3 Views Today
Print Friendly

Incoming search terms:

  • buku daulah ayyubiyah
  • Bku daulah ayubiyah
  • Buku bangkit runtuhnya dinasti zankiyah
  • bangkit runtuhnya zankiyah
  • buku daulah zankiyah
  • Buku daulah zankiyah wisatabuku
  • sinopis daulah ayyubiyah pustaka alkautsar
About Wisata Buku

Wisatabuku.com adalah tempat Share daftar isi buku islam, resensi, sinopsis, review, dan tempat belanja buku online. Anda juga dapat mendownload majalah maupun buletin di blog ini. Pemesanan: 0857 2510 6570

Speak Your Mind

*

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.